Sumbawanews.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan pemilihan kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI akan digelar serentak pada Oktober hingga November 2026. Keputusan ini diambil usai Kongres PSSI 2026 di Jakarta, sebagai bagian dari strategi memperkuat fondasi sepak bola nasional dari tingkat akar rumput. Erick menekankan bahwa pembinaan tim nasional dan kompetisi liga tidak akan berjalan optimal tanpa kepengurusan provinsi yang kuat, transparan, dan terkoordinasi. Pemilihan yang serentak ini juga dirancang agar selaras dengan agenda pemilihan Ketua Umum PSSI pada 2027, menciptakan sinergi program antara pusat dan daerah.
Erick menjelaskan bahwa meski jadwalnya ditetapkan dalam rentang dua bulan, setiap provinsi memiliki keleluasaan menentukan tanggal pasti pelaksanaan kongres sesuai kesiapan lokal. Ia menegaskan bahwa mekanisme pemilihan akan dilakukan secara terbuka sesuai statuta yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari rencana PSSI untuk memberikan kewenangan lebih besar kepada Asprov dalam mengelola kompetisi daerah, sekaligus mendorong kemandirian finansial dan organisasi di tingkat provinsi. “Kita berharap para ketua baru nanti adalah sosok yang benar-benar mencintai sepak bola, punya waktu, dan mampu mencari pendanaan untuk memajukan sepak bola di daerahnya,” ujar Erick.
Dengan terbentuknya kepengurusan definitif di seluruh Asprov, PSSI bertujuan membangun sistem pembinaan yang terintegrasi, mulai dari level akar rumput hingga tim nasional. Langkah ini juga sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola sepak bola Indonesia secara struktural, sekaligus menyiapkan infrastruktur organisasi yang mampu mendukung ambisi jangka panjang, termasuk target tampil di Piala Dunia 2030.















