Sumbawanews.com,- Pemerintah Kota Bontang, melalui Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang, memperkuat strategi pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Acara puncak digelar pada Kamis, 23 Juli 2026, di Bontang Nusantara Resto, dengan tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kepala BNNK Bontang, Lulyana Ramdhani, mengungkapkan sejumlah langkah konkret telah dilakukan, termasuk kampanye P4GN “Ananda Beraksi” di ruang publik, aksi donor darah, dan edukasi melalui podcast bersama duta anti-narkoba. Pihaknya juga fokus pada intervensi terpadu di delapan lokasi prioritas, seperti penguatan Kelurahan Bersinar di Loktuan dan Tanjung Laut Indah, pembentukan Satgas P4GN di Dinas Pemadam Kebakaran, deteksi dini di sekolah-sekolah, serta tes urine berkala di fasilitas vital nasional seperti PT Pupuk Kaltim dan sejumlah industri swasta.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bontang, Deddy Haryanto, menegaskan sinergi antara Pemkot dan BNNK kini semakin solid, didukung oleh Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 tentang Fasilitasi P4GN. Deddy menekankan komitmen pemerintah untuk tidak memberi ruang bagi peredaran narkoba, demi melindungi generasi muda Bontang agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.















