Sumbawanews.com,- Lionel Messi, yang membawa Argentina lolos ke final Piala Dunia 2026, masih memiliki peluang kuat memenangkan Ballon d’Or tahun ini, meskipun timnya gagal menjadi juara. Penghargaan tertinggi individu dalam sepak bola global itu, yang diberikan oleh France Football, akan ditentukan berdasarkan performa individu sepanjang musim, termasuk kontribusi Messi di turnamen paling bergengsi di dunia.
Messi, yang kini berusia 39 tahun, menjadi sosok sentral di timnas Argentina selama Piala Dunia 2026. Ia tidak hanya menjadi pengatur serangan, tetapi juga mencatatkan sejumlah assist dan permainan krusial yang mengantarkan timnya ke babak final. Rekor delapan gelar Ballon d’Or yang ia pegang menjadikannya pemain paling sukses dalam sejarah penghargaan ini, sekaligus satu-satunya pemain yang pernah memenangkannya dengan tiga klub berbeda.
Meski Argentina kalah dalam laga final melawan Inggris di New York New Jersey Stadium, performa konsisten Messi di usia yang sudah tidak lagi muda tetap menjadi sorotan global. Ia menjadi satu-satunya pemain di luar liga Eropa yang pernah memenangkan Ballon d’Or, yakni pada 2023 setelah juara Piala Dunia 2022. Kepemimpinannya, ketajaman teknis, dan ketahanan fisik di level tertinggi membuatnya tetap menjadi kandidat utama, bahkan tanpa gelar juara.
Pemenang Ballon d’Or 2026 akan diputuskan oleh juri yang terdiri dari pelatih, kapten tim nasional, dan jurnalis sepak bola dari seluruh dunia. Dengan catatan individu yang luar biasa di tengah tekanan turnamen besar, Messi tetap menjadi nama yang paling sulit diabaikan—terlepas dari hasil akhir laga final.















