Home Berita Olah Raga Prancis vs Maroko: Deschamps Tuntut Ketajaman Lebih Tajam di Depan Gawang

Prancis vs Maroko: Deschamps Tuntut Ketajaman Lebih Tajam di Depan Gawang

Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, meminta anak asuhnya meningkatkan efektivitas dalam penyelesaian akhir saat menghadapi Maroko dalam laga perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan berlangsung sebagai benturan antara tim tersubur turnamen dengan wakil Afrika yang dikenal disiplin bertahan, di mana Les Bleus telah mencatat 14 gol dan 39 tembakan tepat sasaran sejauh ini.

Meski menjadi salah satu tim paling produktif di Piala Dunia 2026, Deschamps menekankan bahwa kualitas peluang jauh lebih penting daripada jumlahnya. “Kami memang sudah cukup efektif, tetapi sebenarnya kami masih bisa tampil lebih baik dalam hal itu. Terkadang Anda mendapatkan enam peluang tetapi hanya mencetak dua gol. Di lain kesempatan, Anda hanya memiliki dua peluang dan berhasil mencetak dua gol. Yang paling penting adalah bagaimana kami bisa memanfaatkan peluang secara maksimal,” ujar pelatih berusia 47 tahun itu dalam konferensi pers.

Kylian Mbappe, yang kini mengoleksi tujuh gol dan menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak, menjadi ujung tombak serangan Prancis. Namun, Deschamps menegaskan bahwa keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada satu nama, melainkan pada kesatuan dan ketajaman kolektif di depan gawang lawan.

Laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi Deschamps, yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Prancis setelah turnamen ini. Ia kini telah memimpin timnas dalam 25 pertandingan di putaran final Piala Dunia, menyamai rekor legenda Jerman Barat, Helmut Schön. Dengan 19 kemenangan di ajang tersebut, ia juga menjadi pelatih dengan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.

Maroko, yang melaju ke babak delapan besar berkat ketangguhan defensif dan serangan balik mematikan, siap menghadapi tantangan besar. Kedua tim bertemu lagi setelah pertemuan di semifinal Piala Dunia 2022, yang dimenangkan Prancis dengan skor 2-0. Namun, kali ini, Deschamps menekankan bahwa masa lalu tidak relevan—yang penting adalah bagaimana timnya bisa lebih kejam, lebih tajam, dan lebih efisien di depan gawang.

Previous article17 Bintang Dunia Siap Pindah Gratis, Bursa Transfer 2026 Panas
Next articlePrancis vs Maroko Bertemu Lagi di Perempat Final Piala Dunia 2026