Sumbawanews.com,- Senator Paraguay Celeste Amarilla membalas kritik keras dari Kylian Mbappe dengan ancaman politis yang menyeret nama legenda sepak bola Ronaldinho. Perang kata-kata ini memanas setelah Mbappe mengecam Amarilla atas unggahan rasis yang ditujukan kepadanya usai laga Prancis melawan Paraguay di Piala Dunia 2026, yang berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi Les Bleus.
Amarilla, anggota Partai Liberal Radikal Autentik (PLRA), menanggapi pernyataan Mbappe yang menyebutnya tidak layak memegang jabatan senator dengan menantang pemain Real Madrid itu untuk membaca surat resminya yang ditulis dalam bahasa Prancis dan Spanyol. Ia menekankan agar Mbappe tidak meremehkan rakyat Paraguay, dengan menyebut bahwa negaranya pernah menahan Ronaldinho selama 32 hari pada 2020 karena kasus penggunaan paspor palsu—sebuah insiden yang berakhir dengan denda sebesar Rp1,34 miliar dan tahanan rumah sebelum kebebasannya.
Mbappe sebelumnya telah mengecam Amarilla secara terbuka di platform X, menyatakan bahwa wanita berusia 61 tahun itu tidak mewakili semangat dan kehormatan Paraguay yang telah ditunjukkan selama turnamen. Pernyataan itu mendapat dukungan kuat dari pemerintah Prancis dan Federasi Sepak Bola Prancis, yang telah mengambil langkah hukum terhadap Amarilla.
Meski kontroversi ini memicu gelombang respons global, Amarilla tetap bersikeras bahwa Paraguay tidak bisa dianggap remeh—baik dalam olahraga maupun hukum. Ia menegaskan, “Jangan macam-macam dengan rakyat Paraguay,” sebagai peringatan tegas kepada Mbappe dan pihak yang mendukungnya.















