Sumbawanews.com,- Brian Cipenga mencetak gol cepat pada menit ketujuh, membawa Republik Demokratik Kongo unggul 1-0 atas Inggris dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Rabu (1/7).
Awal pertandingan dikuasai Inggris dengan serangan berulang dari sisi kanan, terutama melalui Marcus Rashford dan Declan Rice, namun upaya mereka gagal membuahkan hasil. Pertahanan RD Kongo tetap rapat, sambil menunggu momen serangan balik.
Kesempatan itu datang tepat pada menit ketujuh. Chancel Mbemba mengirim umpan silang dari sisi kanan, memanfaatkan kekosongan di pertahanan Inggris yang terlalu fokus pada pergerakan pemain tengah. Cipenga, yang berada di posisi bebas di sisi kiri kotak penalti, menerima bola dengan tenang sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang meluncur tepat ke pojok bawah gawang Jordan Pickford.
Tak ada yang bisa menghalangi bola itu. Gawang Inggris runtuh, dan stadion yang dipadati penonton terkejut oleh kejutan besar dari tim yang dianggap underdog.
Inggris yang terkejut langsung meningkatkan tekanan, namun RD Kongo tetap disiplin dalam pertahanan dan terus mengancam lewat serangan cepat. Susunan pemain Inggris yang mengandalkan nama-nama besar seperti Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford tampak kehilangan keseimbangan setelah kebobolan.
Sementara itu, RD Kongo tampil tanpa beban, memanfaatkan kecepatan dan kerja sama tim untuk mempertahankan keunggulan. Cipenga, yang sebelumnya kurang dikenal di panggung dunia, tiba-tiba menjadi pahlawan di Atlanta.
Susunan pemain:
**Inggris:** Jordan Pickford; Djed Spence, Marc Guéhi, Ezri Konsa, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Marcus Rashford; Harry Kane.
**RD Kongo:** Lionel Mpasi; Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Chancel Mbemba, Arthur Masuaku; Ngal’ayel Mukau, Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki; Nathanaël Mbuku, Yoane Wissa, Brian Cipenga.
Dengan gol ini, RD Kongo mencatatkan sejarah sebagai tim pertama di Piala Dunia 2026 yang mampu mengalahkan Inggris di babak gugur. Laga masih berlangsung, dan seluruh dunia sepak bola menanti apakah kejutan ini akan berlanjut menjadi keajaiban.















