Sumbawanews.com,- Laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Monterrey Stadium berlangsung sengit namun minim gol hingga babak pertama berakhir imbang 0-0. Kedua tim, Belanda dan Maroko, sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan meski berkali-kali menciptakan peluang berbahaya.
Sejak menit awal, intensitas permainan langsung tinggi. Ketegangan muncul di menit kedelapan saat Jan Paul van Hecke beradu fisik dengan Ismail Saibari. Namun, hingga menit ke-15, kedua tim gagal menciptakan peluang jelas. Belanda yang lebih menguasai bola kesulitan memecah rapatnya pertahanan Maroko, sementara tim Afrika Utara itu lebih banyak menunggu kesalahan lawan.
Ancaman pertama datang dari Maroko di menit ke-20. Neil El Aynaoui menyundul umpan tendangan sudut, tetapi bola dengan sempurna ditepis kiper Bart Verbruggen. Satu menit berselang, Achraf Hakimi melepaskan tembakan keras dari sisi kanan, kembali dihalau Verbruggen dengan refleks.
Setelah jeda hidrasi, permainan justru melambat. Belanda tak mampu melepaskan satu tembakan pun hingga menit ke-40. Maroko pun tak mampu memanfaatkan peluang langka yang tersisa setelah dua serangan beruntun di awal babak.
Ketegangan kembali muncul di menit ke-27 saat Azzedine Ounahi menyikut van Hecke dalam duel udara, namun wasit membiarkan insiden itu tanpa kartu. Baru di menit ke-43, Belanda akhirnya menciptakan peluang terbaiknya lewat Micky van de Ven—tendangan kerasnya ditepis kiper Bono. Di masa injury time, Saibari gagal menyambut umpan tendangan bebas yang melintas di depan gawang, menutup babak pertama dengan skor tetap 0-0.
Susunan pemain:
**Belanda:** Verbruggen, Van Hecke, Van Dijk, Ake, Dumfries, Gravenberch, De Jong, Van de Ven, Summerville, Gakpo, Brobbey.
**Maroko:** Bounou; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi, Diaz, Ounahi, El Khannous; Saibari.















