Sumbawanews.com,- Rumor kepindahan Julian Alvarez dari Atletico Madrid ke Barcelona kian memanas, didukung oleh salah satu bintang muda Blaugrana, Pedri. Gelandang berusia 23 tahun itu secara terbuka menyatakan keinginannya agar striker Argentina itu bergabung di Camp Nou, meski menyadari prosesnya bakal rumit.
Alvarez, yang telah mencatatkan 49 gol dan 17 assist dalam 106 penampilan untuk Atletico Madrid sejak bergabung dari Manchester City, menjadi target utama Barcelona menyusul kepergian Robert Lewandowski. Pemain berjuluk “El Cholo” itu bahkan telah mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Metropolitano, meski kontraknya masih berlaku hingga 2030.
Namun, keinginan Barcelona tak mudah terwujud. Atletico Madrid menetapkan klausul pelepasan senilai 500 juta euro, dan klub ibukota Spanyol itu tegas menolak melepaskan sang penyerang tanpa pembayaran penuh. Bahkan, manajemen Atletico sempat mengancam akan melaporkan Barcelona ke FIFA atas dugaan intervensi dalam urusan kontrak pemain.
Pedri, yang dikenal dekat dengan rekan senegaranya di tim nasional, tak ingin terlibat dalam permainan politik antar-klub. “Aku tidak mau terlibat dalam urusan klub atau persoalan pemain,” ujarnya dalam wawancara dengan RTVE. “Tapi sebagai pemain, aku selalu ingin yang terbaik untuk Barcelona. Jika Julian datang, selamat datang.”
Minat terhadap Alvarez tak hanya datang dari Barcelona. Arsenal dan Paris Saint-Germain juga dikabarkan tengah memantau perkembangan situasi. Sementara itu, pelatih Atletico, Diego Simeone, tetap bersikeras bahwa Alvarez telah memutuskan masa depannya—meski tak menyebutkan klub mana yang dipilihnya.
Di tengah tekanan transfer, nama Alvarez kembali menjadi sorotan setelah performanya yang konsisten di Piala Dunia 2022 dan kompetisi Eropa musim ini. Banyak yang meyakini, kehadirannya di lini depan Barcelona bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan Lewandowski, sekaligus memperkuat lini serang yang kini bergantung pada pemain muda seperti Lamine Yamal dan Raphinha.
Sementara itu, Presiden Barcelona, Joan Laporta, sebelumnya menyatakan kekecewaannya atas tuduhan dari Atletico yang menyalahkan Barca atas rumor yang beredar. “Tidak pantas,” tegasnya dalam pernyataan resmi, menanggapi kritik dari pihak lawan.
Dengan musim panas 2026 semakin dekat, tekanan untuk menyelesaikan transfer ini akan terus meningkat. Bagi Barcelona, Alvarez bukan sekadar pemain—ia adalah solusi strategis. Bagi Pedri, ia adalah rekan yang bisa mengubah mimpi tim menjadi kenyataan. Dan bagi Atletico? Mereka siap mempertahankan aset terbesar mereka—dengan harga yang tak terjangkau.















