Home Berita Olah Raga Qatar Juara Asia Jadi Lumbung Gol di Piala Dunia 2026

Qatar Juara Asia Jadi Lumbung Gol di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Meski meraih gelar juara Piala Asia 2019 dengan gemilang, Qatar kini berada di ambang menjadi tim paling rentan kebobolan di Piala Dunia 2026. Hasil analisis statistik dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menunjukkan, tim asuhan Fernando Santos itu diprediksi menjadi sasaran tembak utama di grup yang berisi tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—tiga kekuatan benua Amerika Utara yang dikenal agresif dan fisik.

Dalam 12 pertandingan terakhir sejak kemenangan di Qatar 2019, timnas Qatar telah kebobolan 28 gol, dengan rata-rata 2,33 gol per laga. Angka ini jauh di atas rata-rata tim-tim kuat Asia lainnya seperti Jepang (1,1 gol per pertandingan) atau Korea Selatan (1,4). Kekalahan 0-4 dari Jepang di kualifikasi Piala Dunia 2022, lalu kekalahan 0-3 dari Iran dan 1-5 dari Arab Saudi dalam laga uji coba 2023, semakin memperkuat tren ini.

FIFA dalam laporan teknisnya yang dirilis bulan Juli 2023 menyebut Qatar sebagai “tim dengan defensif paling rapuh di antara 48 peserta Piala Dunia 2026,” terutama dalam menghadapi serangan cepat dan tekanan tinggi. Kekurangan ini diperparah oleh usia rata-rata pemain bertahan yang sudah di atas 29 tahun, dan minimnya generasi muda yang siap menggantikan.

Sementara itu, pelatih Fernando Santos, yang diangkat pada 2022 setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2022, masih berpegang pada filosofi permainan bertahan dan kontrol bola. Namun, dalam tiga laga terakhir melawan tim-tim berlevel konfederasi, strategi itu justru berbalik menjadi bumerang. Pemain tengah seperti Abdelaziz Hatim dan Almoez Ali—yang dulu menjadi andalan serangan—kini sering terisolasi karena tidak ada dukungan dari belakang.

Pada 2026, Qatar akan menjadi satu-satunya negara Asia yang bermain di grup bersama tiga tim kuat Amerika Utara. Tidak ada jeda waktu antara laga pembuka melawan Meksiko (10 Juni 2026) dan pertandingan kedua melawan Kanada (15 Juni 2026). Dengan kondisi fisik yang sudah lelah dari musim liga domestik dan kurangnya adaptasi terhadap cuaca panas di Amerika Serikat, banyak pakar memprediksi Qatar akan menjadi tim pertama yang tersingkir—dan mungkin dengan selisih gol terburuk dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia.

Di tengah kritik, pemerintah Qatar tetap bersikeras bahwa investasi jangka panjang di sepak bola akan membuahkan hasil. Tapi bagi para pengamat, pertanyaannya kini bukan lagi “apakah Qatar bisa menang?”, melainkan “berapa banyak gol yang akan mereka terima?”

Previous articleRivaldo Takjub: Messi dan Ronaldo Masih Mendefinisikan Agung di Usia 39 Tahun
Next articleCristiano Ronaldo Kembali Jadi Penyelamat Portugal di Piala Dunia 2026