Home Berita Nasional Aksi Mahasiswa di Monas Berakhir Khusyuk

Aksi Mahasiswa di Monas Berakhir Khusyuk

Sumbawanews.com,- Puluhan mahasiswa dari Aliansi Cipayung Jakarta Barat menutup aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional dengan doa bersama, tabur bunga, dan pengumuman azan menjelang Magrib. Demonstrasi yang berlangsung sejak siang hingga pukul 17.45 WIB, Rabu (24/6/2026), berakhir tertib tanpa insiden, meski sempat memicu kepadatan lalu lintas di sekitar Bundaran Patung Kuda.

Massa yang berkumpul di Jalan Medan Merdeka Selatan menyampaikan aspirasi mereka dengan cara yang damai dan penuh makna. Setelah menyuarakan tuntutan melalui pernyataan sikap yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan semangat reformasi, mereka secara serentak mematikan lampu sorot, menyalakan ratusan lilin, dan menaburkan bunga di depan monumen sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Di tengah heningnya suasana, suara azan pun menggema, menandai berakhirnya rangkaian aksi dengan ketenangan spiritual.

Kepadatan lalu lintas sempat terjadi di ruas jalan menuju Gambir dan MH Thamrin. Petugas kepolisian menutup total jalur dari arah Medan Merdeka Selatan menuju Gambir sejak pukul 17.00 WIB, sementara arus dari arah sebaliknya dibatasi hanya untuk kendaraan tertentu. Namun, tidak ada bentrokan, tidak ada penangkapan, dan tidak ada kerusakan fasilitas umum.

Dalam pernyataannya, perwakilan massa menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar protes, melainkan bentuk partisipasi sipil yang bertanggung jawab. “Kami memilih jalan damai karena kami percaya bahwa perubahan lahir dari keberanian berdialog, bukan dari kekerasan,” ujar salah satu orator dari mobil komando, sebelum mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama berdoa.

Keheningan yang menyelimuti Monas menjelang petang menjadi gambaran kuat bahwa generasi muda hari ini tidak hanya mampu menyuarakan ketidakpuasan, tetapi juga menghormati proses demokrasi dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan bunga yang tersebar dan lilin yang berkilau, aksi ini bukan sekadar demonstrasi—ia menjadi doa publik untuk Indonesia yang lebih adil.

Previous articlePerut Lapar Lebih Genting dari Politik
Next articleSon Heung-min Jadi Harapan Terakhir Korea Selatan
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik