Home Berita Internasional Iran Punya Rudal, Tak Akan Jadi Gaza

Iran Punya Rudal, Tak Akan Jadi Gaza

Sumbawanews.com,- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa kekuatan rudal negaranya bukan sekadar alat pertahanan, tapi benteng terakhir yang mencegah Iran mengalami nasib seperti Gaza. Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, Pezeshkian menolak tegas segala bentuk negosiasi terkait kemampuan pertahanan militer Iran, bahkan dalam kondisi tekanan paling berat sekalipun.

“Republik Islam Iran tidak akan pernah, dalam kondisi apa pun, membahas kemampuan pertahanan dan pencegahannya dengan pihak mana pun,” tegasnya, menegaskan bahwa kekuatan rudal balistik dan sistem pertahanan udara yang telah dikembangkan selama puluhan tahun adalah jaminan kedaulatan nasional.

Pezeshkian menyoroti ketidaksesuaian antara retorika Barat yang mengklaim diri sebagai pelindung hak asasi manusia dengan tindakan nyata mereka di kawasan Timur Tengah. Ia menunjuk kehancuran yang dialami Gaza sebagai peringatan keras: “Mereka yang melemahkan diri sendiri dengan menyerah pada tekanan, akhirnya kehilangan segalanya. Iran tidak akan membiarkan dirinya menjadi korban dari kebijakan yang sama.”

Pernyataan ini disampaikan hanya beberapa hari setelah sejumlah rudal Iran jatuh di Lembah Yordania, sebuah insiden yang memicu kekhawatiran regional namun juga memperkuat narasi Teheran tentang kemampuan menangkal ancaman dari jarak jauh. Meski tidak secara eksplisit menyebut Israel atau AS, konteks pernyataan Pezeshkian jelas merujuk pada ketegangan berkepanjangan dengan kedua kekuatan itu, terutama pasca serangan balasan Iran terhadap target Israel pada April 2024.

Dalam pandangan Teheran, program rudal bukanlah ancaman, melainkan respons logis terhadap dominasi militer asing dan sanksi ekonomi yang bertahan selama lebih dari empat dekade. “Kami tidak mencari perang,” ujar Pezeshkian, “tapi kami juga tidak akan pernah membiarkan diri kami rentan terhadap agresi.”

Pernyataan ini kembali memperkuat posisi Iran yang konsisten sejak revolusi 1979: tidak ada kompromi pada kedaulatan, tidak ada negosiasi atas senjata, dan tidak ada pengakuan terhadap legitimasi ancaman militer dari luar. Bagi Iran, rudal bukan sekadar senjata—ia adalah simbol ketahanan, sekaligus pesan bahwa nasib Gaza tidak akan pernah terulang di tanah Persia.

Previous articleKPK Geledah Biro Jasa di Bali Terkait Dugaan Pemerasan Izin WNA
Next articleWanita Tewas dalam Mobil di Parkir Bandara Juanda
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik