Home Berita Internasional Negosiasi Teknis AS-Iran Selesai di Swiss, Bentuk Kelompok Kerja

Negosiasi Teknis AS-Iran Selesai di Swiss, Bentuk Kelompok Kerja

Sumbawanews.com,- Jakarta – Negosiasi teknis antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung selama beberapa hari di Swiss telah berakhir dengan kesepakatan untuk membentuk kelompok kerja bersama. Kelompok ini akan menjadi saluran komunikasi resmi guna membahas isu-isu krusial, termasuk program nuklir Iran dan pencabutan sanksi ekonomi yang selama ini membelenggu Teheran.

Pertemuan tertutup yang berlangsung di Jenewa itu melibatkan tim diplomatik tingkat tinggi dari kedua negara, yang sebelumnya tidak pernah bertemu langsung sejak pemerintahan Joe Biden mengambil alih kepresidenan AS. Meski tidak ada pernyataan resmi tentang detail kesepakatan, sumber yang mengetahui proses negosiasi mengatakan kedua pihak sepakat untuk menetapkan kerangka kerja teknis yang jelas, dengan mekanisme verifikasi independen dan jadwal evaluasi berkala.

Kesepakatan ini dianggap sebagai terobosan kecil namun strategis, mengingat hubungan AS-Iran yang sempat membeku setelah Amerika menarik diri dari Kesepakatan Nuklir 2015 (JCPOA) pada 2018. Kedua belah pihak menegaskan bahwa kelompok kerja ini bukanlah awal dari pembicaraan ulang JCPOA, tetapi langkah pertama untuk membangun kepercayaan melalui dialog teknis yang terstruktur.

Diplomat AS yang terlibat menekankan bahwa tujuan utama bukanlah menghapus sanksi secara sepihak, melainkan memastikan bahwa Iran tidak memperluas kapasitas nuklirnya sambil menunggu kemungkinan perjanjian lebih luas di masa depan. Sementara itu, pejabat Iran menyatakan bahwa langkah ini merupakan pengakuan terselubung terhadap hak nuklir sipil mereka, sekaligus bukti bahwa diplomasi masih menjadi jalur terbaik untuk menyelesaikan ketegangan.

Pengamat keamanan internasional memandang kesepakatan ini sebagai sinyal positif, meskipun tetap waspada terhadap risiko kemunduran jika ada perubahan kebijakan di Washington atau Teheran. Kedua negara berencana menggelar pertemuan berikutnya dalam waktu tiga bulan, dengan agenda yang akan mencakup pengawasan fasilitas nuklir, akses inspektur IAEA, dan kemungkinan pelonggaran sanksi terbatas terhadap sektor energi dan perbankan.

Dengan terbentuknya kelompok kerja ini, dunia internasional kembali menyimpan harapan bahwa konflik berkepanjangan antara AS dan Iran bisa diredam melalui saluran diplomatik, bukan militer atau ancaman.

Previous articleKorea Selatan Prihatin Hambatan Investasi di Indonesia
Next articlePortugal Butuh Menang, Ronaldo Siap Bangkit
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik