Home Berita Nasional Lansia di Malang Disekap, Mobil Dibawa Kabur

Lansia di Malang Disekap, Mobil Dibawa Kabur

Sumbawanews.com,- Rumah seorang lansia berusia 62 tahun di kawasan Pasar Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi saksi kekejaman malam yang tak terduga. Pada dini hari Minggu (21/6/2026), sekelompok perampok masuk ke rumah korban lewat pintu yang sengaja tidak dikunci—karena sang ibu menunggu anaknya yang belum pulang. Tanpa ampun, pelaku melumpuhkan korban dengan mengikat mulutnya menggunakan kantong plastik kresek, memastikan ia tak bisa berteriak atau melihat wajah para penjahat.

Saat korban tak berdaya, pelaku menggasak mobil Honda Jazz yang parkir di garasi depan rumah. Kendaraan itu telah menjadi milik keluarga selama sepuluh tahun—selalu aman, tak pernah diganggu. “Sudah 10 tahun parkir di tempat yang sama, baru kali ini terjadi,” ujar Linda, putri korban, dalam wawancara dengan Radio Suara Surabaya. Ia menggambarkan kejadian itu sebagai bencana yang tak masuk akal, terutama karena korban adalah seorang lansia yang hidup sendirian.

Kronologi kejadian yang terungkap menunjukkan pelaku beroperasi dengan presisi: memanfaatkan kelemahan keamanan rumah, mengeksploitasi kepercayaan korban yang menganggap lingkungan sekitar aman, lalu menghilang tanpa jejak. Polisi kini sedang mengumpulkan jejak digital dan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, sambil mengintensifkan patroli di kawasan permukiman padat penduduk yang kerap dianggap “tidak rawan”.

Kejadian ini memicu kekhawatiran luas di kalangan masyarakat, terutama di kalangan keluarga yang memiliki lansia tinggal sendirian. Lembaga sosial dan organisasi pemuda setempat mulai menggalakkan program “Rumah Aman Lansia”, yang mengajak tetangga saling memantau dan memastikan keamanan rumah lansia melalui sistem sederhana: kunci ganda, lampu otomatis, dan jaringan komunikasi darurat antar rumah.

Kasus ini bukan sekadar pencurian mobil. Ia adalah simbol kerapuhan sistem perlindungan sosial bagi lansia di tengah urbanisasi yang tak terkendali. Di balik hilangnya sebuah Honda Jazz, ada sebuah pertanyaan besar: sampai kapan kita membiarkan orang tua yang paling rentan menjadi sasaran kekejaman karena kita menganggap keamanan adalah urusan pribadi, bukan tanggung jawab bersama?

Previous articleDishub DKI Bantah Hoaks Pungutan pada Ojol
Next articleLeipzig Pertahankan Diomande, Tolak Tawaran Liverpool Rp2 Triliun
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.