Home Serba Serbi Tekno Android 17 Resmi Meluncur, Pixel Jadi yang Pertama

Android 17 Resmi Meluncur, Pixel Jadi yang Pertama

Sumbawanews.com,- Google resmi merilis Android 17 hari ini, membawa lompatan besar dalam pengalaman pengguna melalui fitur-fitur cerdas yang terintegrasi mendalam ke dalam sistem operasi. Perangkat Google Pixel menjadi yang pertama mendapatkan pembaruan OTA secara bertahap, dengan total 20 model dari seri Pixel 6 hingga Pixel 10 Pro Fold yang langsung mendapat akses ke versi terbaru ini.

Pembaruan yang diluncurkan pada Jumat, 19 Juni 2026, tidak hanya sekadar perbaikan bug atau peningkatan antarmuka, tetapi merupakan transformasi menyeluruh yang menekankan produktivitas, keamanan, dan pengalaman gaming yang lebih imersif. Pengguna dapat mulai mengecek pembaruan melalui menu Pengaturan > Sistem > Pembaruan Perangkat Lunak, meskipun distribusi dilakukan secara bertahap untuk memastikan stabilitas.

Di luar jajaran Pixel, pengguna perangkat dari Samsung, Xiaomi, OPPO, vivo, Realme, OnePlus, Honor, dan merek lainnya masih harus menunggu jadwal resmi dari produsen masing-masing. Google menegaskan bahwa pembaruan untuk perangkat non-Pixel akan bergulir secara bertahap sepanjang tahun 2026, dengan prioritas diberikan pada perangkat kelas atas dan model terbaru.

Salah satu inovasi paling mencolok adalah perluasan fitur Bubbles, yang kini tidak lagi terbatas pada notifikasi pesan. Pengguna dapat mengubah hampir semua aplikasi—mulai dari browser, catatan, hingga pemutar musik—menjadi jendela mengambang yang bisa diatur ukurannya dan ditempatkan di atas aplikasi lain. Di perangkat layar lebar dan lipat, fitur baru bernama Bubble Bar memungkinkan manajemen multitasking yang lebih intuitif, dengan kemampuan menyeret, menggabungkan, atau mengubah ukuran jendela hanya dengan satu ketukan.

Untuk para gamer, Android 17 memperkenalkan mode Foldable Gaming yang dirancang khusus untuk perangkat layar lipat. Mode ini membagi layar menjadi dua zona: bagian atas menampilkan game, sementara bagian bawah berubah menjadi kontroler virtual dengan tombol dinamis yang menyesuaikan bentuk permainan. Peningkatan manajemen RAM dan dukungan pemetaan tombol untuk controller eksternal juga memperkuat performa, mengurangi lag dan stuttering bahkan pada judul game berat.

Di bidang keamanan, Google memperkenalkan izin lokasi bersifat sementara, memungkinkan pengguna memberi akses hanya untuk durasi tertentu, bukan secara permanen. Fitur “Mark as Lost” di Find My Device kini dilengkapi kunci biometrik, sehingga pencuri yang mengetahui PIN tetap tidak bisa mengakses data atau mematikan pelacak. Sistem juga memperketat proteksi terhadap serangan brute-force dengan menambah waktu tunggu setelah beberapa percobaan gagal, sambil memperkuat deteksi ancaman real-time melalui Live Threat Detection yang mampu mengidentifikasi dan memblokir aplikasi penipuan sebelum sempat diinstal.

Fitur lain yang tak kalah menarik adalah Screen Reactions, yang memungkinkan pengguna merekam layar sekaligus menampilkan wajah melalui kamera depan tanpa perlu aplikasi tambahan atau green screen—ideal untuk pembuat konten tutorial atau reaksi langsung. Di sisi lain, pengaturan volume khusus untuk asisten virtual memungkinkan pengguna menyesuaikan tingkat suara Google Assistant tanpa mengganggu volume media atau notifikasi lainnya.

Pengguna juga kini bisa menyembunyikan nama aplikasi di layar utama demi tampilan yang lebih minimalis, sementara fitur pengawasan orang tua diperluas ke seluruh perangkat Android, memberi orang tua kendali lebih komprehensif atas waktu layar dan konten anak-anak mereka.

Tak ketinggalan, Gemini Intelligence—kecerdasan buatan canggih Google—mulai terintegrasi secara mendalam di sejumlah perangkat kelas atas mulai pertengahan tahun ini. Fitur ini memungkinkan pengguna mengedit video hanya dengan perintah suara, membuat avatar AI personal, atau bahkan menghasilkan konten kreatif berbasis konteks percakapan alami.

Dengan Android 17, Google tidak hanya memperbarui sistem operasi—tetapi membangun ulang cara pengguna berinteraksi dengan perangkat mereka. Dari multitasking yang lebih alami, keamanan yang lebih tangguh, hingga pengalaman gaming yang sebelumnya hanya bisa dinikmati di konsol, Android 17 menegaskan posisinya sebagai platform mobile paling inovatif di era kecerdasan buatan.

Previous articleAS Tegur Netanyahu Soal Kesepakatan Iran
Next articleProjo: Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa Tanda Kemajuan Hukum
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.