Home Berita Nasional Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di TMP Kalibata untuk Ziarah Nasional

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di TMP Kalibata untuk Ziarah Nasional

Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Juni 2026, guna mendukung kelancaran pelaksanaan Upacara Ziarah Nasional. Pengaturan arus kendaraan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga acara selesai, menyusul tingginya volume peserta yang memadati kawasan bersejarah itu.

Melalui akun resmi Instagram @dishubdkijakarta, Dishub DKI menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas sengaja dirancang untuk menghindari kemacetan dan memastikan keamanan para peserta, termasuk pejabat negara, veteran, dan masyarakat umum yang datang berziarah. Tiga koridor utama menjadi fokus pengaturan: arus dari arah Manggarai (utara), Pasar Minggu (selatan), dan kawasan timur yang mengarah ke TMP Kalibata.

Kendaraan dari arah Manggarai dialihkan melalui Jalan Raya Pasar Minggu, sementara arus dari Pasar Minggu dan timur diarahkan mengikuti rute alternatif yang telah ditetapkan petugas di lapangan. Sejumlah titik strategis di Jalan Raya Kalibata dan Jalan Raya Pasar Minggu ditutup sementara, dengan pemasangan rambu-rambu, barricade, dan penjagaan intensif oleh petugas keamanan dan petugas Dishub.

Untuk memudahkan mobilitas, Dishub DKI juga menyiapkan layanan angkutan umum khusus. TransJakarta mengerahkan rute 7B (Kampung Rambutan–Blok M), 7Q (Blok M–Cawang Cililitan), dan JAK43B (Tongtek–Tebet Eco Park–Cililitan) dengan halte pemberhentian di Halte Danau. Sementara itu, Mikrotrans M16 (Pasar Minggu–Kampung Melayu) berhenti di Halte Danau, Halte Makam Pahlawan, dan Halte Petani. TransJakarta rute 4B (Manggarai–Universitas Indonesia) dan 9D (Pasar Minggu–Tanah Abang) juga menyesuaikan rute untuk melayani penumpang di Halte Petani.

Dishub DKI mengimbau warga yang melintas di sekitar kawasan TMP Kalibata untuk mempertimbangkan rute alternatif, mematuhi arahan petugas, dan menghindari area yang ditutup. “Keselamatan dan kenyamanan semua pengguna jalan adalah prioritas utama. Kami meminta kerja sama masyarakat agar prosesi ziarah berjalan khidmat dan tanpa hambatan,” demikian pernyataan resmi Dishub DKI.

Upacara ziarah di TMP Kalibata, yang menjadi salah satu peringatan nasional penting, rutin digelar setiap tahun untuk menghormati para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali menjadi fokus nasional, dengan partisipasi tinggi dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pejabat pemerintah dan tokoh nasional.

Previous articleInggris Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Next articleAS-Iran Capai Kesepakatan Damai Sementara
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.