Home Berita Nasional Gibran Bertemu Mahasiswa Demo di Istana Wapres

Gibran Bertemu Mahasiswa Demo di Istana Wapres

Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6). Pertemuan berlangsung di Istana Wakil Presiden, tak jauh dari lokasi aksi, dalam suasana yang terbuka dan santai. Para mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebijakan pemerintah, termasuk isu pendidikan, transparansi anggaran, dan kebebasan berpendapat.

Dalam pertemuan itu, mereka memberikan tenggat waktu 5 x 24 jam bagi pemerintah untuk merespons tuntutan mereka. Jika tidak ada tindak lanjut, mereka berjanji akan kembali turun ke jalan. Plt. Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan segera disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari proses dialog antara pemerintah dan generasi muda.

Gibran, yang tampak mendengarkan secara aktif, tidak memberi komentar langsung terhadap tuntutan spesifik, tetapi menegaskan pentingnya ruang dialog yang konstruktif. “Kami menghargai suara kalian. Ini bukan sekadar demonstrasi, tapi bagian dari demokrasi yang hidup,” ujarnya, menurut sumber yang hadir.

Pertemuan ini menjadi salah satu langkah langka di mana wakil presiden secara langsung menemui kelompok demonstran tanpa melalui perantara institusi atau keamanan. Aksi tersebut juga menandai semakin menguatnya peran mahasiswa sebagai aktor kritis dalam dinamika kebijakan nasional pasca-pemilu 2024.

Previous articleMBG Ganggu Kesejahteraan Guru, P2G Ajukan Gugatan ke MK
Next articleMedia Nasional Tetap Liput Demo Mahasiswa, KPI Bantah Isu Penyensoran
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.