Home Berita Internasional Iran dan Israel Kembali Terlibat Konflik Bersenjata, Xi Jinping Kunjungi Korea Utara

Iran dan Israel Kembali Terlibat Konflik Bersenjata, Xi Jinping Kunjungi Korea Utara

Sumbawanews.com,- Jakarta — Konflik di Timur Tengah meledak kembali setelah Iran meluncurkan serangan rudal massal ke wilayah Israel pada Minggu (7/6), direspons tajam oleh Tel Aviv dengan serangan balasan pada Senin (8/6). Ini merupakan pertama kalinya kedua negara saling menyerang langsung sejak gencatan senjata yang disepakati pada April lalu, menggagalkan upaya damai yang sempat terlihat menjanjikan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim serangan itu sebagai respons terhadap serangan berkelanjutan Israel terhadap Lebanon, yang menewaskan banyak warga sipil. Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa serangan rudal ke Israel adalah “tindakan tegas” atas “pengabaian terus-menerus terhadap peringatan Iran.” Serangan itu memicu kegembiraan di Teheran, di mana warga berbondong-bondong memperingati “kemenangan” di jalanan, sementara Israel mengalihkan fokusnya ke pertahanan udara dan evakuasi warga di wilayah perbatasan.

Pada hari berikutnya, Israel membalas dengan serangan udara dan rudal ke target di Iran, termasuk fasilitas militer dan rudal yang dituduh sebagai basis serangan. Meski belum ada laporan korban jiwa besar di sisi Iran, gelombang kekhawatiran menyebar di seluruh kawasan, dengan sejumlah negara menyerukan pengekangan diri dan menghindari eskalasi lebih lanjut.

Sementara itu, di Asia, Presiden Tiongkok Xi Jinping tiba di Pyongyang pada Senin (8/6) dalam kunjungan resmi yang dianggap sebagai sinyal strategis bagi keseimbangan kekuatan global. Dalam pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un di Alun-Alun Kim Il Sung, Xi menegaskan komitmennya untuk memperdalam kerja sama strategis antara kedua negara di bidang diplomasi, keamanan, dan penegakan hukum.

“Saya sangat bersedia bekerja sama dengan Kamerad Sekretaris Jenderal Kim Jong Un untuk menjaga komunikasi strategis yang erat dan terus-menerus, serta membawa hubungan Tiongkok-Korea Utara ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Xi, menurut laporan AFP. Kunjungan ini menjadi yang pertama oleh seorang pemimpin Tiongkok ke Korea Utara sejak 2019, dan datang di tengah ketegangan geopolitik global yang kian memanas.

Di sisi lain, gempa berkekuatan 7,8 magnitudo yang mengguncang Filipina pada Senin (8/6) menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai 134 lainnya, menurut laporan Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Filipina. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan belum ada laporan warga negara Indonesia yang terdampak, namun tetap mengimbau seluruh WNI di wilayah tersebut untuk waspada dan memantau perkembangan terkini.

Ketegangan antara Iran dan Israel kini menjadi fokus utama komunitas internasional, sementara kunjungan Xi Jinping ke Korea Utara menandai kembalinya diplomasi tingkat tinggi di kawasan yang selama ini dianggap terisolasi. Dua peristiwa ini—yang terjadi dalam waktu berdekatan—menggambarkan bagaimana dunia sedang berada di persimpangan antara konflik regional yang membara dan upaya diplomasi besar yang berusaha menstabilkan tatanan global yang semakin retak.

Previous articlePolda NTB Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Berjalan Bersih dan Transparan, Peserta Diingatkan Waspadai Calo
Next articleApple Siap Rilis iPhone Lipat, Bukti Tersembunyi di iOS 27
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.