Home Berita Nasional Rumah di Tambora Kembali Meledak Api

Rumah di Tambora Kembali Meledak Api

Sumbawanews.com,- Sebuah rumah lantai tiga di Jalan Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat, kembali terbakar pada Jumat malam, 29 Mei 2026, hanya sehari setelah kebakaran besar yang meluluhlantakkan 27 rumah di kawasan itu. Api muncul tiba-tiba dari lantai paling atas, diduga berasal dari sisa bara yang belum padam sepenuhnya di reruntuhan bangunan sebelumnya.

Kebakaran awal pada Kamis malam, 28 Mei, telah menghanguskan puluhan rumah dan memaksa 113 kepala keluarga—sekitar 250 jiwa—mengungsi ke mushola dan tenda-tenda darurat. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam insiden pertama itu. Namun, upaya pemadaman yang dianggap berhasil ternyata belum sepenuhnya menghilangkan risiko kobaran api yang terselubung di balik puing-puing.

“Kemarin kami anggap sudah aman, tapi ternyata ada bara yang masih menyala di bawah struktur lantai tiga,” ujar Syaiful Kahfi, Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Minggu (31/5/2026). “Ketika api muncul kembali, kami langsung turunkan delapan unit mobil pemadam dengan 40 personel. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat.”

Petugas memastikan bahwa area tersebut kini dalam kondisi aman. “Kami lakukan penyemprotan ulang hingga ke dasar reruntuhan, dan sampai saat ini tidak ada indikasi panas tersisa. Kemungkinan besar, api tidak akan muncul lagi,” tambah Syaiful.

Pantauan di lokasi menunjukkan para korban kebakaran masih berkumpul di tempat pengungsian, sebagian berani kembali ke puing-puing rumah mereka untuk mengambil barang-barang yang masih tersisa—mulai dari mesin pompa air hingga peralatan logam yang tidak terbakar sempurna. Garis polisi masih membentang di sekitar lokasi kebakaran, menandakan bahwa penyelidikan penyebab awal kebakaran masih berlangsung.

Kawasan Krendang Barat, yang padat penduduk dan berisi rumah-rumah berdempetan dengan material mudah terbakar, kembali menjadi sorotan akan kerentanan permukiman kota terhadap bencana kebakaran. Padahal, kebakaran sebelumnya telah menjadi peringatan keras: api yang tampak padam belum tentu benar-benar mati.

Pemerintah Jakarta Barat dikabarkan sedang menyiapkan langkah preventif jangka panjang, termasuk sosialisasi keselamatan kebakaran dan penataan ulang infrastruktur listrik di kawasan padat seperti ini. Sementara itu, warga yang kehilangan rumah terus menanti kepastian bantuan perumahan darurat dari pemerintah daerah.

Dengan insiden ini, kebakaran di Tambora bukan sekadar kejadian teknis—tapi simbol dari kerentanan sistematis yang masih menghantui permukiman urban di ibu kota.

Previous articleAS Siap Kembali Perang, Iran Punya Jawaban Sendiri
Next articleLedakan Meteor Guncang Langit Timur AS
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik