Sumbawanews.com,- Jakarta – Timnas Indonesia resmi menjadi bagian dari dunia virtual sepak bola global setelah diintegrasikan ke dalam EA Sports FC 26 dan FC Mobile. Kolaborasi bersejarah ini lahir dari kesepakatan antara PSSI, melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), dengan EA Sports, menandai pertama kalinya tim nasional dari Asia Tenggara muncul dalam franchise legendaris “The World’s Game” tersebut.
Pengumuman resmi dilakukan pada Kamis (29/5) di Jakarta Selatan, dihadiri jajaran pimpinan PSSI, manajemen GSI, dan perwakilan EA Sports. Dalam game ini, penggemar dapat mengendalikan tim Garuda dengan jersi terbaru dari merek Kelme yang otentik, lambang Garuda yang ikonik, serta wajah para pemain yang direplika dengan akurat berdasarkan data real-time.
Managing Director GSI, Marsal Masita, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Setelah enam bulan negosiasi intensif, kami akhirnya resmi menjadi mitra video game resmi EA Sports selama dua tahun ke depan. Ini bukan sekadar masuk ke game—ini adalah pengakuan global terhadap semangat dan perkembangan sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Gerry Yulian, Franchise Director EA Sports FC Mobile Asia, menekankan bahwa kolaborasi ini melampaui batas bisnis. “Ini adalah representasi budaya. Timnas Indonesia bukan hanya tim sepak bola, tapi simbol kebanggaan jutaan suporter. Dengan hadirnya mereka di FC 26 dan FC Mobile, kami ingin membawa semangat sepak bola Nusantara ke setiap sudut dunia.”
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melihat momentum ini sebagai pintu gerbang bagi generasi muda. “Game ini bukan hanya hiburan. Ini adalah platform inspirasi. Anak-anak yang bermain dengan Timnas Indonesia di layar ponsel atau konsol bisa bermimpi menjadi pemain di lapangan asli. Ini memperluas ekosistem sepak bola kita secara masif.”
Selain fitur visual yang mendetail, timnas Indonesia juga tersedia dalam mode Turnamen dan Kick Off, memungkinkan pengguna menguji strategi, mengganti formasi, dan memimpin tim meraih kemenangan di kancah virtual. EA Sports menjamin bahwa semua elemen—dari kostum, logo, hingga gaya bermain—telah dikonsultasikan langsung dengan PSSI untuk memastikan keaslian.
Kedua belah pihak juga mengajak seluruh pemain dan penggemar untuk menikmati game ini dengan prinsip sportivitas: kerja sama, rasa hormat, disiplin, integritas, dan ketangguhan. “Sepak bola adalah lebih dari angka dan gol. Ini tentang nilai-nilai yang mengikat kita sebagai manusia,” tambah Marsal.
Dengan kehadiran Timnas Indonesia di salah satu game olahraga paling populer di dunia, langkah ini bukan hanya prestasi teknis, tapi juga simbol pengakuan bahwa sepak bola Indonesia telah bergerak dari pinggiran ke pusat panggung global—dalam dunia nyata maupun virtual.















