Beijing, sumbawanews.com – Menanggapi tudingan Amerika Serikat dan beberapa negara terkait Panama, Juru Bicara Kementerian luar Negeri China, Lin Jian, Rabu (29/04) mengatakan, Tuduhan-tuduhan itu sama sekali tidak berdasar dan hanyalah distorsi fakta.
Baca Juga: AS Bersama Beberapa Negara Tuding China Berupaya Politisasi Perdagangan Maritim Kawasan Amerika
“Siapa sebenarnya yang lama melakukan kontrol paksa atas Terusan Panama, menginvasi Panama, dan menginjak-injak kedaulatan dan martabat Panama? Siapa sebenarnya yang menginginkan Terusan Panama, berupaya memiliki jalur air internasional yang seharusnya netral secara permanen, dan tidak menghormati kedaulatan negara-negara di kawasan ini? Jawabannya cukup jelas. Amerika Serikat-lah yang telah membingkai urusan normal terkait terminal-terminal terkait sebagai isu politik dan keamanan,” jelasnya.
Ditambahkan, Amerika Serikat-lah yang telah berpura-pura dan memfitnah orang lain dengan rumor. Otoritas berwenang Tiongkok melakukan inspeksi rutin terhadap kapal sesuai dengan hukum dan peraturan.
Dikatakan,Posisi Tiongkok mengenai isu pelabuhan Panama jelas dan akan dengan tegas membela hak dan kepentingannya yang sah. “Kami mendesak negara-negara terkait untuk tidak dibutakan dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat jahat,” ujarnya. (Using)

















