Beirut, sumbawanews.com – Perdana Menteri Lebanon, Nawar Salam, Kamis (23/04) menegaskan, Menargetkan jurnalis, menghalangi akses tim bantuan kepada mereka, dan bahkan menargetkan lokasi mereka lagi setelah tim-tim tersebut tiba, merupakan kejahatan perang.
Baca Juga: Israel Gencar Gempur Lebanon, Ratusan Orang Dilaporkan Tewas dan Terluka
Penargetan jurnalis oleh Israel di Lebanon selatan saat mereka menjalankan tugas profesional mereka bukanlah lagi insiden terisolasi. melainkan pola yang terbukti yang kami kutuk dan tolak, sebagaimana juga dilakukan oleh semua hukum dan konvensi internasional.
“Lebanon tidak akan menyia-nyiakan upaya apa pun dalam menindaklanjuti kejahatan ini di hadapan badan-badan internasional yang relevan,” katanya.
Ia menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga martir Amal Khalil, kepada rekan-rekan dan teman-temannya, dan kepada seluruh komunitas media Lebanon. “Saya berharap jurnalis Zeinab Faraj segera pulih,” katanya. (Using)











