Beirut, sumbawanews.com – Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, Rabu (08/04) mengatakan, Meskipun menyambut baik kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat, dan meningkatkan upaya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Lebanon, Israel terus memperluas agresinya.
Baca Juga: Hizbullah Serang Kapal Perang Israel di Lepas Pantai Lebanon
Dijelaskan, Israel menargetkan lingkungan perumahan padat penduduk dan merenggut nyawa warga sipil tak bersenjata di berbagai bagian Lebanon, khususnya di ibu kota Beirut. Tanpa menghiraukan semua upaya regional dan internasional untuk menghentikan perang.
“Belum lagi pengabaiannya terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan hukum humaniter internasional, yang sejak awal tidak pernah dihormatinya. Dan semua sahabat Lebanon diminta untuk membantu kami menghentikan agresi ini dengan segala cara yang tersedia,” jelasnya.
Berbagai sumber menyebutkan Israel melancarkan 100 serangan udara ke Lebanon dalam 10 menit. Laporan awal menyebutkan ratusan warga sipil Lebanon tewas dan terluka.
Rumah sakit di Lebanon mengeluarkan imbauan darurat kepada seluruh warga Lebanon untuk mendonorkan darah. (Using)















