Home Berita Luncurkan Gelombang ke-80, IRGC: Awal Dari Serangkaian Operasi

Luncurkan Gelombang ke-80, IRGC: Awal Dari Serangkaian Operasi

Teheran, sumbawanews.com- IRGC, Rabu (25/03) mengumumkan, menluncurkan Gelombang ke-80 menargetkan titik-titik strategis dan pusat-pusat militer yang terletak di wilayah utara Palestina yang diduduki. Titik-titik strategis dan pusat-pusat militer yang terletak di wilayah utara Palestina yang diduduki dihantam oleh rentetan rudal antariksa IRGC yang berat dan berkepanjangan dalam gelombang ke-80 Operasi Forayn Saadiq 4, dengan kode suci “Ya Shadid Al-Quwa”.

Baca Juga: Iran Nyatakan Siap Bangun Aliasi Keamanan dan Militer di kawasan Tanpa AS dan Israel

Dikatakan, Operasi ini menandai awal dari serangkaian operasi yang telah diumumkan sebelumnya. Dimana titik-titik berkumpul pasukan Zionis di Palestina utara yang diduduki dan Jalur Gaza akan menjadi sasaran serangan rudal dan drone berat tanpa pertimbangan apa pun.

Dalam operasi ini, pusat komando militer tentara rezim Zionis, yang terletak di utara kota “Safed”, yang bertanggung jawab untuk mengomandai dan mengerahkan pasukan untuk menyerang dan mempertahankan perbatasan utara Palestina, menjadi sasaran.

Target-target selanjutnya juga dihantam di jantung wilayah pendudukan, termasuk Tel Aviv, Kiryat Shmona, Bnei Brak, dan pangkalan-pangkalan tentara teroris AS di Ali Al-Salem, Arifjan, Al-Azraq, dan Sheikh Isa, menggunakan sistem bahan bakar cair dan padat, rudal presisi, dan drone penghancur.

“Gelombang ini berlanjut,” tegasnya. (Using)

Previous articleIran Nyatakan Siap Bangun Aliasi Keamanan dan Militer di kawasan Tanpa AS dan Israel
Next articleBupati Pantau Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.