Washington DC, sumbawanews.com – Menteri Energi AS Chris Wright, Rabu (11/03) mengatakan, Hari ini, 32 negara anggota Badan Energi Internasional dengan suara bulat menyetujui permintaan Presiden Trump untuk menurunkan harga energi dengan pelepasan terkoordinasi sebanyak 400 juta barel minyak dan produk olahan dari cadangan masing-masing negara.
Baca Juga: AS Mulai Pasarkan Minyak Venezuela ke Pasar Global
“Sebagai bagian dari upaya ini, Presiden Trump mengizinkan Departemen Energi untuk melepaskan 172 juta barel dari Cadangan Minyak Strategis, mulai minggu depan. Proses ini akan memakan waktu sekitar 120 hari berdasarkan laju pelepasan yang direncanakan,” katanya.
Menurutnya, Presiden Trump berjanji untuk melindungi keamanan energi Amerika dengan mengelola Cadangan Minyak Strategis secara bertanggung jawab dan tindakan ini menunjukkan komitmennya terhadap janji tersebut. Tidak seperti pemerintahan sebelumnya, yang membiarkan cadangan minyak Amerika terkuras dan rusak, Amerika Serikat telah mengatur untuk mengganti cadangan strategis ini dengan sekitar 200 juta barel dalam satu tahun ke depan—20% lebih banyak barel daripada yang akan diambil—dan tanpa biaya bagi pembayar pajak.
“Selama 47 tahun, Iran dan proksi terorisnya telah bertekad untuk membunuh warga Amerika. Mereka telah memanipulasi dan mengancam keamanan energi Amerika dan sekutunya. Di bawah Presiden Trump, hari-hari itu akan segera berakhir. Yakinlah, keamanan energi Amerika tetap sekuat sebelumnya,” ucapnya. (Using)











