Teheran, sumbawanews.com – Juru Bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya, Kamis (12/03) mengungkapkan, Tadi malam, ketika hujan dan salju turun, hulu ledak seberat satu ton dan penutup hujan juga jatuh di atas kepala musuh-musuh dengan cara yang mengerikan dan berat. Dan Iran tidak akan menyerah dalam meraih kemenangan.
Baca Juga: Mohsen Rezaei: Semakin Lama Perang Semakin Baik, Semakin Besar Kemampuan Iran
Dijelaskan, Kondisi musuh yang jahat dapat diringkas dalam satu kata, yakni pemusnahan. “Dan kabar buruknya bagi Anda adalah situasi ini terus berlanjut,” katanya.
Ia menantang pejabat politik dan senior militer AS di Washington datang menyaksikan kondisi lapangan dan pangkalannya. “Mengapa para pejabat politik dan militer senior Amerika yang delusional di Washington, alih-alih berbicara omong kosong, tidak pergi ke wilayah tersebut untuk menyaksikan kondisi sebenarnya di lapangan dan kondisi mengerikan pangkalan dan tentara Amerika,” katanya.
Ia menyarankan para pembicara yang berbicara tentang ranjau laut untuk memperhatikan bom waktu sebelum ranjau. Yaitu, jam yang terus berdetik hingga harga minyak meledak. (Using)

















