Paris, sumbawanews.com – Selasa (06/01), Presiden Macron dari Prancis, Kanselir Merz dari Jerman, Perdana Menteri Meloni dari Italia, Perdana Menteri Tusk dari Polandia, Perdana Menteri Sánchez dari Spanyol, Perdana Menteri Starmer dari Inggris Raya, dan Perdana Menteri Frederiksen dari Denmark mengeluarkan pernyataan bersama tentang Greenland.
Ditegaskan, keamanan Arktik tetap menjadi prioritas utama bagi Eropa dan sangat penting bagi keamanan internasional dan transatlantik. NATO telah menegaskan bahwa kawasan Arktik adalah prioritas dan Sekutu Eropa meningkatkan upaya mereka.
“Kami dan banyak Sekutu lainnya telah meningkatkan kehadiran, aktivitas, dan investasi kami, untuk menjaga keamanan Arktik dan untuk mencegah musuh. Kerajaan Denmark termasuk Greenland adalah bagian dari NATO,” ucapnya.
Oleh karena itu, keamanan di Arktik harus dicapai secara kolektif, bersama dengan sekutu NATO termasuk Amerika Serikat, dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB, termasuk kedaulatan, integritas wilayah, dan tidak dapat diganggu gugatnya perbatasan. “Ini adalah prinsip-prinsip universal, dan kami tidak akan berhenti membela prinsip-prinsip tersebut,” sebutnya.
Dijelaskan, Amerika Serikat merupakan mitra penting dalam upaya ini, baik sebagai sekutu NATO maupun melalui perjanjian pertahanan antara Kerajaan Denmark dan Amerika Serikat tahun 1951. “Greenland adalah milik rakyatnya. Denmark dan Greenland, dan hanya mereka, yang berhak memutuskan hal-hal yang menyangkut Denmark dan Greenland,” ucapnya. (Using)
















