Home Berita Nasional Panglima TNI Dampingi Menhan RI Beri Arahan Kadet Unhan Asal Palestina

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Beri Arahan Kadet Unhan Asal Palestina

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Bapak Sjafrie Sjamsoeddin memberi pengarahan kepada 44 Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) asal Palestina. Kegiatan berlangsung di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Sudirman, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).
Dalam arahannya, Menhan menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Atas nama negara dan bangsa, Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen memperjuangkan pengakuan Palestina di tingkat global serta mendukung penyelesaian solusi dua negara. Indonesia juga siap berperan dalam pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa apabila dibutuhkan di Gaza.
Kepada para Kadet Palestina, Menhan berpesan agar tetap semangat dalam menuntut ilmu demi menjadi generasi intelektual yang kelak memimpin bangsanya. “Bangsa Indonesia akan selalu mendukung perjuangan kalian demi mewujudkan kemerdekaan Palestina. Anggaplah Kadet Indonesia sebagai saudara, karena kita semua sama-sama memperjuangkan kemerdekaan bangsa,” ujarnya.
Menutup arahannya, Menhan mengingatkan bahwa keberadaan Kadet Palestina di Universitas Pertahanan merupakan hasil inisiatif Presiden Prabowo sejak masa kepemimpinannya sebagai Menteri Pertahanan sebelumnya. “Teruslah belajar dengan disiplin, bersemangat, dan bersahabat dengan teman-teman dari Indonesia,” kata Menhan.
Previous articleBakti Teritorial Prima, Sambut HUT ke-80 TNI, Lanud Sultan Hasanuddin Kembali Gelar Karya Bakti
Next articleKasad Terima Laporan Korps, 65 Pati TNI AD Naik Pangkat
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.