Home Berita Situasi Nasional Menghangat, AMAN Daerah Sumbawa Serukan Warga Adat Tetap Kondusif

Situasi Nasional Menghangat, AMAN Daerah Sumbawa Serukan Warga Adat Tetap Kondusif

Sumbawa – sumbawanews.com –  Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Daerah Sumbawa, Febriyan Anindita, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas daerah di tengah menghangatnya situasi nasional.

Febriyan menegaskan, AMAN Sumbawa memastikan anggotanya tetap konsisten menjaga suasana aman dan damai, serta tidak terprovokasi isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Situasi nasional yang penuh dinamika harus kita jawab dengan kearifan lokal. AMAN Sumbawa bersama masyarakat adat akan terus berkomitmen menjaga persatuan melalui dialog dan musyawarah,” ujarnya, Sabtu (31/8).

Menurutnya, tradisi masyarakat adat Sumbawa yang mengedepankan musyawarah dan gotong royong bisa menjadi pedoman dalam menghadapi tantangan bangsa. Ia menambahkan, peran masyarakat adat sangat penting untuk memperkuat kebersamaan di tengah gempuran isu politik maupun sosial.

“Dengan menjaga kondusifitas, kita bukan hanya merawat keamanan, tapi juga masa depan Sumbawa sebagai daerah yang damai dan rukun,” tegasnya.

Febriyan juga mengajak pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat untuk membuka ruang dialog seluas-luasnya agar potensi terjadinya perbedaan dapat diselesaikan secara damai. “Anggota AMAN siap menjadi bagian dari solusi menjaga kedamaian di tanah Samawa,” pungkasnya.

Previous articleDiskusi Jumat Menggugat PW Ansor NTB Ungkap Dana Siluman DPRD NTB Konspirasi Eksekutif–Legislatif
Next articlePasukan Khusus TNI dan USSOF Gelar Latihan Menembak Reaksi di Baturaja
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.