Moskow, sumbawanews.com – Dmitriy Anatolyevich Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia, Minggu (22/06) mengungkapkan, serangan AS terhadap Iran di Infrastruktur penting siklus nuklir, tampaknya mengalami sedikit kerusakan atau tidak mengalami kerusakan sama sekali.
“Pengayaan bahan nuklir, dan sekarang kita dapat mengatakannya secara langsung dan produksi senjata nuklir di masa depan akan terus berlanjut,” ucapnya.
Baca Juga: AS Bom Tiga Fasilitas Nuklir Iran, Trump Ancam Serang Target Lainnya
Menurutnya, Sejumlah negara siap memasok senjata nuklir mereka secara langsung ke Iran. “Israel diserang, ledakan terdengar menggelegar, orang-orang panik. AS terseret ke dalam konflik baru dengan prospek operasi darat,” ungkap dia.
Dijelaskan, Rezim politik Iran telah dipertahankan, dan sangat mungkin telah menjadi lebih kuat. Sedangkan Trump, yang datang sebagai presiden pembawa damai, memulai perang baru bagi Amerika Serikat. Mayoritas negara di dunia menentang tindakan Israel dan Amerika Serikat.
“Dengan keberhasilan tersebut, Trump tidak akan pernah menerima Hadiah Nobel Perdamaian, meskipun nominasi ini dianggap tidak bermoral. Selamat, Tuan Presiden, ini awal yang baik,” katanya. (Using)

















