Sumbawanews.com,- AMD meluncurkan dua prosesor gaming berbasis teknologi 3D V-Cache dengan harga ramah kantong, menjawab kebutuhan para penggemar PC yang terhambat oleh krisis RAM dan biaya upgrade yang melambung. Di tengah Computex 2026, perusahaan asal Amerika ini memperkenalkan Ryzen 7 7700X3D untuk platform AM5 dan menghidupkan kembali legenda lama, Ryzen 7 5800X3D, sebagai edisi peringatan 10 tahun AM4.
Ryzen 7 7700X3D, yang akan tersedia mulai 16 Juli dengan harga $329, adalah prosesor 8-core/16-thread dengan TDP 120W dan kecepatan boost maksimal 4,5 GHz. Dengan total cache sebesar 104 MB, chip ini dirancang untuk memberikan performa gaming unggul tanpa harus mengganti seluruh sistem. Platform AM5 yang didukungnya dijamin akan tetap kompatibel hingga 2029, menawarkan jalan panjang bagi para pengguna yang ingin upgrade bertahap.
Sementara itu, kejutan terbesar datang dari kembalinya Ryzen 7 5800X3D — prosesor pertama AMD yang mengadopsi 3D V-Cache dan sempat dipensiunkan pada 2024. Kini, versi edisi peringatan 10 tahun ini hadir dengan harga $349 dan tersedia mulai 25 Juni. Meski berbasis arsitektur Zen 3, chip ini tetap mempertahankan 8 core/16 thread, boost clock 4,5 GHz, TDP 105W, dan cache 100 MB — spesifikasi yang masih sangat kompetitif untuk gaming. Bagi pengguna yang masih bertahan di platform AM4, kehadiran kembali 5800X3D berarti bisa meningkatkan performa tanpa perlu mengganti motherboard atau beralih ke DDR5 yang mahal dan langka.
Kembalinya kedua prosesor ini bukan sekadar strategi pemasaran, tapi respons nyata terhadap kenyataan bahwa banyak pengguna PC tidak mampu atau tidak ingin menghabiskan ratusan dolar hanya untuk upgrade komponen dasar. Dengan harga di bawah $350, AMD menawarkan solusi cerdas: performa gaming tinggi, kompatibilitas tinggi, dan biaya rendah — semua dalam satu paket yang menghormati masa lalu sekaligus menatap masa depan.















