Home Serba Serbi Tekno Jeff Bezos Luncurkan Startup AI untuk Ciptakan ‘Insinyur Umum Buatan’

Jeff Bezos Luncurkan Startup AI untuk Ciptakan ‘Insinyur Umum Buatan’

Sumbawanews.com,- Amazon founder Jeff Bezos resmi meluncurkan Prometheus, startup kecerdasan buatan bernilai $41 miliar yang bertujuan menciptakan sistem AI berkapasitas sebagai “insinyur umum buatan”—sebuah entitas cerdas yang mampu merancang, mengoptimalkan, dan menyempurnakan produk fisik secara mandiri. Dilansir dari laporan The New York Times dan CNBC, perusahaan ini dikembangkan dengan pendanaan sebesar $12 miliar dan kini dikepalai bersama oleh Bezos dan Vik Bajaj, pendiri Verily, unit riset kesehatan Alphabet.

Prometheus dirancang untuk menghadirkan alat-alat berbasis AI yang mampu mempercepat inovasi di sektor-sektor teknis kompleks, seperti desain obat-obatan, manufaktur canggih, dan rekayasa robotika. Bezos mencontohkan Blue Origin, perusahaan antariksa miliknya sendiri, sebagai salah satu pihak yang paling diuntungkan dari teknologi ini. “Setiap perusahaan yang membangun perangkat rumit—seperti mesin roket—akan mendapat manfaat luar biasa dari teknologi semacam ini,” ujar Bezos dalam wawancara dengan NYT.

Dengan tim inti sekitar 150 insinyur dan ilmuwan data, Prometheus berambisi melampaui batas AI konvensional yang hanya membantu manusia. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang bisa berpikir seperti insinyur: memahami hukum fisika, menguji hipotesis desain, mengidentifikasi kegagalan struktural, hingga mengusulkan solusi alternatif tanpa intervensi langsung. Ini bukan sekadar otomasi—melainkan upaya mereplikasi kreativitas teknis manusia dalam bentuk algoritma.

Peluncuran Prometheus terjadi di tengah gelombang investasi besar-besaran di bidang AI generatif, tetapi fokusnya yang spesifik pada dunia fisik—bukan hanya teks atau gambar—menjadikannya unik. Jika berhasil, sistem ini bisa merevolusi cara manusia merancang segala hal, dari alat medis hingga pesawat luar angkasa, dengan kecepatan dan presisi yang sebelumnya tak mungkin dicapai.

Dengan dorongan finansial dan visi teknis yang kuat, Prometheus bukan sekadar proyek baru Bezos—ia adalah ambisi untuk mengubah fondasi rekayasa modern.

Previous articleHong Kong Gerebek Peredaran Barang Palsu Rp 360 Miliar Jelang Piala Dunia
Next articleNetanyahu dan Trump Sepakat Perangi Nuklir Iran
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.