Sumbawanews.com,- Apple sedang mengembangkan fitur keamanan revolusioner yang dirancang khusus untuk mencegah pencurian lewat aksi jambret. Fitur ini akan mengunci iPhone secara otomatis ketika sistem mendeteksi gerakan mendadak yang mengindikasikan perangkat sedang direbut dari tangan pengguna.
Menurut laporan dari 9to5Mac, teknologi baru ini memanfaatkan kombinasi sensor canggih—termasuk accelerometer dan data dari Apple Watch yang terhubung—untuk membedakan antara gerakan normal dan aksi penjambretan. Jika iPhone mendeteksi perpindahan cepat yang disertai jarak mendadak dari Apple Watch, perangkat akan segera terkunci, memblokir akses ke data pribadi, aplikasi, dan layanan kunci seperti Face ID atau kode sandi.
Fitur ini bukanlah pengganti Stolen Device Protection yang sudah ada sejak iOS 17.3, melainkan perluasan dari sistem itu. Sementara Stolen Device Protection fokus pada lokasi dan jaringan WiFi yang dikenal, fitur anti-jambret menambah lapisan proteksi dinamis: ia bekerja bahkan di tempat familiar, seperti kereta api, trotoar ramai, atau pasar, di mana pencuri bisa mengambil ponsel dalam hitungan detik sebelum pemilik menyadarinya.
Dengan demikian, pengguna tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kecepatan reaksi manusia. Dalam situasi kritis, di mana setiap milidetik menentukan nasib data pribadi, iPhone akan bertindak sendiri—mengunci diri sebelum pelaku sempat membuka layar.
Rumor menyebut fitur ini akan hadir dalam pembaruan iOS mendatang, kemungkinan besar pada iPhone 18 atau 19. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Apple, kode yang ditemukan dalam versi beta sistem operasi menunjukkan pengembangan aktif. Jika benar diluncurkan, ini akan menjadi salah satu inovasi keamanan paling relevan bagi pengguna urban di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, di mana kasus jambret ponsel kerap terjadi di tengah keramaian.
Sementara itu, spekulasi tentang desain iPhone 20—yang diprediksi rilis pada 2027 untuk memperingati 20 tahun kehadiran iPhone—mulai bermunculan. Bocoran menunjukkan kemungkinan layar tanpa notch, Face ID di bawah layar, dan penghapusan Dynamic Island. Chip A21 berbasis proses 2nm, kamera utama 200MP, serta baterai silikon-karbon juga disebut-sebut sebagai bagian dari lompatan teknologi tersebut. Namun, semua itu masih dalam tahap rumor. Yang pasti, Apple kini lebih fokus pada perlindungan nyata—bukan hanya desain yang menawan, tapi juga keamanan yang bergerak secepat ancaman.















