Home Serba Serbi Tekno iPhone Fold Ditunda ke Awal 2027

iPhone Fold Ditunda ke Awal 2027

Sumbawanews.com,- Pemasok kamera utama Apple, Largan Precision, mengindikasikan bahwa peluncuran sejumlah produk baru—termasuk kemungkinan besar iPhone layar lipat—akan tertunda hingga awal 2027. Pernyataan ini muncul dari CEO perusahaan, Enping Lin, yang menyebut bahwa kuartal keempat tahun ini akan lebih padat dibanding tahun sebelumnya akibat penjadwalan ulang produk pelanggan.

Sebelumnya, spekulasi luas memprediksi iPhone Fold—atau yang kerap disebut iPhone Ultra—akan debut bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada September 2026. Namun, sinyal dari pemasok kunci rantai pasok ini memperkuat dugaan bahwa Apple sengaja menunda peluncuran perangkat revolusioner itu untuk memastikan kualitas dan kematangan teknologi.

Largan Precision, yang memasok lensa kamera utama untuk seluruh lini iPhone, tidak secara eksplisit menyebut nama produk. Tapi analis teknologi menilai pernyataan Lin sebagai petunjuk kuat: tidak ada produk Apple lain yang memerlukan komponen optik sekompleks yang dibutuhkan perangkat layar lipat. Keterlambatan ini juga sejalan dengan pola langka Apple yang enggan memperkenalkan produk baru sebelum benar-benar siap—terutama di kategori yang sudah didominasi Samsung, Xiaomi, dan Honor.

Kemungkinan besar, Apple akan mengikuti pola yang pernah digunakan saat meluncurkan iPhone X: diumumkan secara simbolis bersama lini utama, tetapi baru tersedia di pasaran beberapa bulan kemudian. Jika demikian, iPhone Fold bisa menjadi sorotan utama pada acara Apple di Maret atau April 2027, setelah peluncuran iPhone 18 Pro yang dijadwalkan akhir 2026.

Penguat dugaan ini datang dari dalam sistem operasi. Pengembang menemukan jejak kode rahasia di iOS 27—versi beta yang diperkenalkan di WWDC 2026—berupa istilah teknis seperti “foldState” dan “angleDegrees.” Keduanya jelas dirancang untuk mendeteksi posisi lipatan perangkat, sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh iPhone, iPad, atau Mac saat ini. Temuan ini diperkuat oleh petunjuk lain: pengujian kombinasi fitur Dynamic Island dan Touch ID, yang belum pernah muncul bersamaan di produk Apple manapun.

Kemungkinan besar, Apple sedang membangun perangkat yang tidak hanya lipat, tetapi juga menggabungkan desain baru dengan pengalaman pengguna yang belum pernah ada. Dengan menunda peluncuran, perusahaan berharap bisa menghindari kesalahan yang pernah terjadi di awal era ponsel lipat—masalah ketahanan layar, kegagalan engsel, atau pengalaman pengguna yang terfragmentasi.

Tidak ada indikasi bahwa Apple akan melewatkan pasar ponsel lipat. Sebaliknya, laporan menunjukkan rencana jangka panjang: setidaknya dua generasi perangkat lipat akan dirilis pada 2027 dan 2028, dengan model generasi kedua diperkirakan tanpa bezel dan mungkin desain flip. Tapi untuk sekarang, Apple memilih kehati-hatian di atas kecepatan.

Dengan demikian, penggemar yang menanti kejutan Apple di musim gugur 2026 mungkin harus bersabar. Tapi ketika iPhone Fold akhirnya muncul—bukan sebagai produk percobaan, tapi sebagai simbol kedewasaan teknologi—maka penundaan ini akan terasa seperti strategi brilian, bukan kegagalan.

Previous articleMengenal Inflasi: Mengapa Harga Barang Terus Merangkak Naik?
Next articleNapi Kendalikan Sindikat Narkoba Lewat Speaker
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.