Sumbawanews.com,- Tim peneliti dari Pusat Studi Sumber Daya dan Teknologi Kelautan Universitas Gadjah Mada mengembangkan lulur mandi bernama Lumare, yang menggunakan garam laut selatan sebagai bahan utama. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan nilai tambah garam rakyat melalui produk kosmetik alami yang aman dan ramah lingkungan. Ketua tim, Leni Sophia Heliani, menjelaskan bahwa garam laut selatan dipilih karena kualitasnya yang bersih dan alami, serta efektif sebagai eksfolian alami untuk mengangkat sel kulit mati. Produk ini telah melalui uji iritasi kulit untuk memastikan keamanannya bagi pengguna.
Leni, yang juga dosen Teknik Geodesi di UGM, menekankan bahwa pengembangan Lumare sejalan dengan dorongan pemerintah untuk menghilirisasi garam nasional menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Tren konsumen yang semakin memilih bahan alami menjadi dasar strategi pengembangan produk ini. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, R. Hery Sulistio Hermawan, mengapresiasi inisiatif ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, dan petani garam untuk memastikan keberlanjutan hasil penelitian.















