Home Serba Serbi Tekno Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Radius 3 Km Dilarang Didekati

Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Radius 3 Km Dilarang Didekati

Sumbawanews.com,- Badan Geologi menaikkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) mulai 2 Juli 2026 pukul 16.30 WIB, menyusul peningkatan signifikan gejala vulkanik. Daerah berbahaya ditetapkan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung, di mana masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki wilayah tersebut akibat ancaman awan panas, lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu lebat. Peningkatan aktivitas terdeteksi sejak 1 Juni 2026 melalui emisi SO2, anomali panas, munculnya titik api di kawah, serta lonjakan gempa dangkal seperti embusan, hybrid, dan low frequency, dengan rata-rata lebih dari 50 kejadian per hari pada 18–19 Juni. Letusan terbaru tercatat pada 2 Juli 2026 pukul 14.05 WIB, menghasilkan kolom abu setinggi 200 meter berwarna kelabu hingga hitam yang condong ke arah barat laut, dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 20 detik.

Data pengamatan menunjukkan selama periode 16 Juni hingga 2 Juli 2026, tercatat 740 kali gempa embusan, 247 kali gempa low frequency, 520 kali gempa hybrid, dan 24 kali gempa harmonik, sementara gempa vulkanik dalam dan deformasi tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Peningkatan intensitas asap kawah berwarna kelabu dengan muatan abu tipis terpantau pada 26 Juni, dan grafik RSAM menunjukkan tren peningkatan energi rendah mulai 30 Juni. Tiltmeter di Stasiun Kras dan Lava 93 mencatat fluktuasi stabil, sementara Stasiun Tanjung menunjukkan inflasi skala rendah. Badan Geologi menegaskan tidak ada indikasi erupsi besar yang akan memicu tsunami, dan masyarakat di pantai Banten serta Lampung diminta tetap tenang, tidak percaya isu tidak benar, serta mengikuti arahan BPBD setempat. Gunung Anak Krakatau, dengan ketinggian 357 meter di atas permukaan laut, terletak di Selat Sunda dan secara administratif berada di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Previous articlePutin Kirim Medvedev Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Next articlePatriot dan S-400: Duel Sistem Pertahanan Udara Terkemuka di Dunia