Sumbawanews.com,- Luis Enrique menjadi pelatih dengan tiga gelar Piala Super Eropa setelah membawa Paris Saint-Germain mengalahkan Aston Villa 2-1 dalam laga final yang berlangsung di Red Bull Arena, Salzburg, pada Kamis dini hari, 13 Agustus 2026. Kemenangan ini tidak hanya mempertahankan gelar PSG dari tahun sebelumnya, tetapi juga menempatkan Enrique di posisi ketiga sepanjang sejarah sebagai pelatih dengan trofi terbanyak di ajang tersebut, mengungguli Zinedine Zidane dan Diego Simeone yang masing-masing mengoleksi dua gelar.
Enrique pertama kali meraih trofi ini bersama Barcelona pada 2015, lalu kembali menang pada 2025 bersama PSG, dan kini menambah koleksinya di edisi 2026. Dengan tiga gelar, ia kini hanya kalah dari Carlo Ancelotti yang memegang rekor lima trofi—dua bersama AC Milan (2003, 2007) dan tiga bersama Real Madrid (2014, 2022, 2024)—serta Pep Guardiola yang mengoleksi empat gelar, dua bersama Barcelona (2009, 2011), satu bersama Bayern Munich (2013), dan satu bersama Manchester City (2023).
Sementara itu, Diego Simeone dan Zinedine Zidane tetap berada di posisi bersama dengan dua gelar masing-masing, menjadikan Enrique satu-satunya pelatih yang berhasil menembus tiga trofi sejak 2026. Kemenangan PSG atas Aston Villa ini semakin memperkuat dominasi klub Prancis di kancah Eropa, sekaligus menegaskan posisi Enrique sebagai salah satu arsitek paling sukses dalam sejarah kompetisi antar juara Eropa.















