Home Serba Serbi Tekno GPT-6 Astra Resmi Dirilis, Akses Terbatas untuk Pelanggan Berlangganan

GPT-6 Astra Resmi Dirilis, Akses Terbatas untuk Pelanggan Berlangganan

Sumbawanews.com,- OpenAI meluncurkan GPT-6 Astra secara bertahap mulai 14 September 2026, tersedia hanya untuk pengguna berlangganan Pro, Business, Enterprise, dan Plus melalui platform ChatGPT, Work, dan Codex. Model ini tidak muncul di versi gratis atau paket Go, dan aksesnya tidak otomatis—pengguna harus memastikan pembaruan aplikasi dan memilih model GPT-6 Pro di ChatGPT biasa, atau beralih ke fitur Work pada aplikasi web dan mobile. Pelanggan Plus mendapat akses melalui Work dan Codex, sementara pengguna Codex wajib menggunakan versi CLI 0.153.0 atau lebih baru. Rollout dilakukan secara bertahap, sehingga ketersediaan bisa berbeda antar platform dan akun.

Penggunaan GPT-6 Astra menghabiskan kuota lebih cepat dibanding GPT-5.6 Sol, terutama pada tugas kompleks. Pelanggan Plus diperkirakan bisa mengirim lima hingga 45 pesan Astra dalam lima jam melalui Work, sementara paket Pro USD 100 mendapat 25–225 pesan, dan paket USD 200 hingga 100–900 pesan. Di ChatGPT biasa, kuota mingguan GPT-6 Pro terbatas: 50 pesan untuk paket USD 100 dan 200 pesan untuk USD 200, dibagi dengan GPT-5.6 Sol Pro. OpenAI menyarankan pengguna memberikan instruksi jelas, mengunggah file hanya yang diperlukan, dan menentukan panjang jawaban agar kuota tidak cepat habis.

Untuk pengembang, GPT-6 Astra tersedia melalui API dengan tarif USD 10 per satu juta token input dan USD 50 per satu juta token output. Jika input melebihi 272.000 token dalam satu permintaan, biaya input dan cache menjadi dua kali lipat, sementara biaya output naik 1,5 kali. OpenAI menekankan bahwa akses model ini tidak serentak dan pengguna disarankan memeriksa pembaruan secara manual melalui menu aplikasi jika belum mendapat akses.

Previous articleRoy Suryo Tegaskan Tak Akan Terima Rp206 Juta Meski Menang Gugatan Praperadilan
Next articleYamal Klaim Bersaing Ketat dengan Mbappe untuk Ballon d’Or 2026