Sumbawanews.com,- OpenAI meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengatur tugas secara terjadwal langsung di ChatGPT—sebuah fitur yang selama ini kurang dikenal meski sudah ada sejak lama. Kini, melalui halaman baru bernama “Scheduled,” pengguna dapat melihat, mengedit, menjeda, atau menghapus tugas yang telah dijadwalkan, mulai dari mengirimkan ringkasan harian hingga memantau informasi terkini di web atau aplikasi terhubung.
Fitur ini kini mulai tersedia untuk pengguna berlangganan Go, Plus, Pro, Business, dan Enterprise, baik melalui versi web maupun aplikasi seluler. Dengan pembaruan ini, OpenAI menjanjikan peningkatan kecepatan dan keandalan dalam eksekusi tugas terjadwal. Pengguna juga diberi fleksibilitas lebih besar: tidak perlu menentukan jam tepat, cukup pilih rentang waktu seperti pagi, siang, atau malam hari, dan ChatGPT akan menyesuaikan pelaksanaannya.
Salah satu fitur paling menarik adalah kemampuan ChatGPT untuk menjalankan tugas pemantauan proaktif. Misalnya, Anda bisa meminta asisten ini untuk mencari informasi terbaru tentang pasar saham setiap sore, atau mengirimkan laporan perkembangan proyek setiap Senin pagi—tanpa perlu mengingatkan lagi.
Seiring peluncuran fitur ini, OpenAI secara resmi menghentikan layanan Pulse, fitur ringkasan harian personal yang pernah ditawarkan tahun lalu. Pengguna Pro diberi masa transisi selama 14 hari untuk tetap menggunakan Pulse sebelum fitur itu benar-benar dihapus. Setelah masa itu berakhir, semua ringkasan harian harus dibuat melalui fitur jadwal tugas baru.
Belum ada kepastian kapan fitur ini akan tersedia untuk pengguna gratis. Namun, dengan integrasi yang lebih dalam antara jadwal, pemantauan otomatis, dan manajemen tugas, OpenAI tampaknya sedang membangun ChatGPT bukan sekadar asisten responsif, tapi sebagai mitra produktivitas yang proaktif—yang bekerja bahkan ketika Anda tidak sedang aktif.















