Home Blog Page 3130

Soliditas TNI-Polri Harus Tetap Dipertahankan

sumbawanews.com,- Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam pengarahannya kepada peserta Rapim TNI-Polri menegaskan soliditas TNI-Polri harus tetap dipertahankan yang saat ini sudah bertambah baik, karena dilihat di lapangan seluruh seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama bisa menunjukkan eksistensinya berbaur bersama antara TNI dan Polri.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan awak media usai mengikuti pengarahan Presiden RI Ir. Joko Widodo kepada peserta Rapat Pimpinan TNI-Polri, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018).

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dihadapan peserta Rapim TNI-Polri, Joko Widodo juga berpesan agar TNI-Polri tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilukada tahun 2018 dan tahapan Pemilu tahun 2019. “Harapan beliau adalah semuanya bisa berjalan dengan baik, aman, lancar dan tidak ada permasalahan yang berarti, sehingga proses pembangunan nasional dapat terlaksana dengan baik,” jelasnya.

“Presiden RI Joko Widodo juga memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri agar segera untuk menangani permasalahan wabah penyakit yang terjadi di Papua, dengan membentuk Satuan Tugas TNI-Polri,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menjelaskan bahwa TNI telah menerjunkan dokter spesialis dan paramedis ke tempat-tempat yang dianggap rawan terhadap wabah penyakit, termasuk mengirimkan dukungan logistik dan obat-obatan. “Apakah wilayah itu terjangkit penyakit atau tidak, TNI tetap akan datangi wilayah-wilayah tersebut secara periodik dengan mengerahkan tenaga dokter dan paramedis serta tenaga medis lainnya,” ucapnya.

Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, akan dikoordinasikan antara Asisten Operasi TNI-Polri dan tidak terlalu lama akan segera diterjunkan ke lapangan. “Kami (Panglima TNI dan Kapolri) siap melaksanakan tugas sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo terkait penanganan wabah penyakit di Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa Presiden RI Ir. Joko Widodo meminta agar Polri dan TNI bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan potensi konflik dari semua lini, dari atas sampai ke Polda, Polres, Polsek dan Kodam, Kodim, Koramil, bahkan sampai ke Babinkamtibmas dan Babinsa.

Disamping itu, Presiden Joko Widodo juga memerintahkan agar Polri dan TNI tidak eksklusif, tetapi merangkul semua elemen-elemen masyarakat, karena TNI dan Polri tanpa didukung dengan rakyat tidak bisa maksimal. “Jadi semua dirangkul untuk mendinginkan suasana situasi politik yang cenderung akan memanas,” ujarnya. (Mad/Puspen TNI)

Ketum Dharma Pertiwi : Sarasehan Ketum dari Masa ke Masa Perkuat Tali Silaturahmi

sumbawanews.com,- Sarasehan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi, IKKT Pragati Wira Anggini Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardya Garini dan pengurus dari masa ke masa guna  memperkuat silaturahmi antar generasi.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto dihadapan 931 orang anggota Dharma Pertiwi pada acara Sarasehan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi dan Ketua Umum Unsur dari masa ke masa, bertempat di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

 

Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa tujuan diadakan Sarasehan ini, untuk mempersatukan para sesepuh dengan Pengurus Dharma Pertiwi dan ketua umum unsur tingkat Pusat. Sehingga tali silaturahmi terus berkesinambungan. “Kehadiran para sesepuh menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi calon-calon Ketua Umum dimasa yang akan datang. Disamping itu, juga menunjukan perhatian, semangat dan kepeduliannya  terhadap organisasi Dharma Pertiwi”, ucapnya.

 

“Pada kesempatan yang berharga ini, saya mengajak kita semua untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar bisa berguru, mengambil suri tauladan dan inspirasi dari para sesepuh sebagai bekal untuk melaksanakan, melestarikan dan menjalankan organisasi istri prajurit di lingkungan jajaran TNI di masa yang akan datang,” ujar Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

 

Menurut Ketum Dharma Pertiwi, sarasehan ini merupakan bentuk kerinduan dan kebersamaan antar generasi dalam merajut kesinambungan organisasi, sehingga semangat dan sejarah perjuangan masa lampau tetap bisa diwariskan kepada generasi berikutnya, sehingga tujuan dan nilai-nilai dasar perjuangan organisasi Dharma Pertiwi tetap lestari.

“Sarasehan ini juga merupakan awal dari forum komunikasi antara para sesepuh dengan generasi penerus, agar pewarisan nilai-nilai dan sambung rasa terus berkesinambungan untuk memberikan motivasi dan inspirasi,” katanya.

 

Sementara itu, perwakilan sesepuh Ibu Tuti Tri Sutrisno mengatakan bahwa sarasehan ini merupakan salah satu cara terbaik dalam memupuk persaudaraan diantara sesama anggota Dharma Pertiwi. “Dalam kehidupan berorganisasi mari kita membina persatuan dan kesatuan untuk saling membantu, bekerja sama yang baik untuk mengembangkan organisasi secara berlanjut dan konsisten untuk memperkuat NKRI,” ujarnya.

 

Pada acara sarasehan tersebut, ditampilkan peragaan seragam organisasi dari unsur IKKT Pragati Wira Anggini, Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardya Garini, aneka tarian seperti tarian nusantara dari TK Kartik XV-6, Tari Rumdis Hurun dari Jalasenastri, Tari Nusantara dari PIA Ardya Garini, penampilan band N. R JU FOR dan Gita Pertiwi feat Anggini Voice. (MAd/Puspen TNI)

Panglima TNI : Rapim TNI-Polri Dukung Kebijakan Pemerintah

sumbawanews.com,- Para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri agar menggunakan kesempatan ini dengan baik, jalin komunikasi yang harmonis dalam penyamaan persepsi dan pelihara terus sinergitas dan soliditas TNI-Polri guna memantapkan profesionalitas dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat membuka Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2018, dengan tema “Dilandasi Dengan Sinergi, Soliditas dan Profesionalitas, TNI-Polri Siap Mengamankan Pilkada Serentak 2018 dan Tahapan Pemilu 2019 Dalam Rangka Menjamin Kelangsungan Pembangunan Nasional”, bertempat di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018).

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, tema yang dipilih pada Rapim TNI-Polri tahun 2018 sangatlah tepat dihadapkan dengan tantangan tugas TNI-Polri ke depan yang tidak semakin ringan. “Kita (TNI-Polri) harus bergerak cepat dengan tetap mengedepankan efektifitas pencapaian hasil,” ucapnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengharapkan, Rapim TNI-Polri tahun 2018 akan menghasilkan berbagai pemikiran cerdas dan keputusan yang bernilai strategis, dalam rangka efektifitas pelaksanaan tugas pokok TNI-Polri ke depan ditahun politik 2018 dan 2019. “Disamping itu juga mendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018 yang diikuti oleh 54 negara di Jakarta dan Palembang,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa Rapim TNI-Polri dilaksanakan secara bersama-sama, dengan sasaran menginformasikan arah kebijakan pemerintah tahun 2018 dan untuk mengetahui arah kebijakan Presiden RI terhadap TNI-Polri dihadapkan tantangan tugas dalam mengantisipasi tahun politik 2018-2019 serta mewujudkan sinergi TNI-Polri guna menjaga stabilitas nasional dalam rangka menegakkan kedaulatan NKRI.

Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dari Rapim TNI-Polri, menurut Panglima TNI yaitu : Pertama, adanya kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak dalam mewujudkan sinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya guna mengantisipasi perkembangan situasi di tahun politik ini. Kedua, peserta Rapim mampu mengelola situasi di wilayahnya sehingga pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dan tahapan Pemilu 2019 dapat berjalan aman dan kondusif. Ketiga, terwujudnya situasi di wilayah yang mantap dan kondusif menjelang, saat dan paska pelaksanaan Pilkada serentak 2018 serta tahapan Pemilu 2019.

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto merasa bangga dan berterima kasih, serta apresiasi kepada seluruh unsur Pimpinan dan segenap Prajurit TNI dan personel Polri dimanapun bertugas dan berada. Menurutnya, dengan kebersamaan yang tulus ikhlas TNI-Polri telah melakukan peran, tugas dan fungsi sebagai wujud dharma bhakti terbaik kepada NKRI yang kita cintai dan banggakan bersama. “Pelihara terus sinergitas dan soliditas TNI-Polri dimanapun bertugas,” tegasnya. (Mad/Puspen TNI)

Hijau Pupus Tampil Beda. HUT 59 Kab. Sumbawa Dalam Foto

Hari Pertama Cok Lit PPDP KPU Sumbawa Sasar Pejabat.

sumbawanews.com
Sumbawa Besar.Semangat mencoklit pemuktahiran data pemilih  ( PPDP) se Kabupaten Sumbawa di hari pertama pada tahapan pemutakhiran data pemilih pada tanggal 20 Januari 2018  lebih dalulu mendatangi rumah rumah pejabat dan tokoh masyarkat.
Hari pertama, coklit PPDP sesuai wilayah tugas masing-masing mendatangi Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para camat dan tokoh masyarakat serta atlet-atlet berprestasi yang ada di Kabupaten Sumbawa. Seperti yang sudah terjadwal sebelumnya pada jam 07.00 Samsul PPDP TPS 5 Kelurahan Lempeh Kecamatan Sumbawa mendatangi rumah dinas wakil Bupati Sumbawa melakukan pendaatan pemilih untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018. Samsul juga ditemani langsung oleh Syukri Rahmat, S.Ag Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, PPS Kelurahan Lempeh, PPK Sumbawa yang melakukan monitoring coklit di hari pertama.
Turut melakukan pemantauan coklit tersebut PPL dan Panwas Kecamatan Sumbawa. Dalam kegiatan coklit tersebut, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah berpesan kepada penyelenggara pemilihan agar semua masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih dan dapat menggunakan Hak Pilihnya pada tanggal 27 Juni 2018 nanti.
Pada kesempatan yang sama Syukri Rahmat selaku Ketua KPU Kabupaten Sumbawa melaporkan perkembangan pelaksanaan tahapan Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 di Kabupaten Sumbawa kepada Wakil Bupati Sumbawa.
Khusus Tahapan pemutakhiran Data Pemilih syukri melaporkan bahwa mulai tanggal 20 Januari 2018 sampai dengan tanggal 18 Februari 2019 PPDP akan mendatangi langsung Pemilih dari rumah ke rumah untuk melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih. Sehingga Hasil coklit ini dapat melahirkan data pemilih yang akurat dan berkualitas.(aa)

LATS :Pakaian Adat Bup/Wabup Standar, Hanya Warna Tidak Lazim.

Sumbawanews.com

Sumbawa Besar. Berkaitan dengan model kostum yg dipakai oleh bupati dan wakil bupati, pada perayaan HUT Kabupaten Sumbawa ,senin 22 januari 2018, yang ramai dipersoalkan nitizen,yang berwarna hijau pupus dan dianggap tidak mencerminkan adat, marwah tau dan tana Samawa di tanggapi Sekretaris Lembaga Adat Tanah Samawa (LATS) Syukri Rahmat,S.ag.

menurut Syukri,Sebetulnya udah standar sesuai dengan kajian LATS beberapa tahun lalu dan udah diterbitkan dalam bentuk buku. Ada banyak macam model Sapu’ yg digunakan. Ini berdasarkan dokumen resmi yg ada sejak zaman kesultanan masa lalu, salah satunya yg itu. Demikian juga kre’. Ada yg menggunanakan tepong penek (kre sapolak) dan ada yg menggunakan tepong belo. Dan Sultan maupun pangkat adat2 yg lain juga mempraktikkan hal ini.
PABASA (Kain Salempang) seperti yg dipakai bupati juga akrab di dalam busana adat sumbawa sejak masa lalu.
Saya melihat tegas Syukri yg jadi bagan perdebatan mungkin pada soal warna. Memang warna hijau pupus seperti ini, dianggap tidak lazim di Sumbawa, terutama penggunaannya dalam hal busana adat, termasuk ketika dipakai oleh pejabat sekelas bupati wakil bupati.
” Tidak ada yg terlalu berlebihan dlm hal pakaian yg dipakai oleh bupati/wakil bupati kecuali dalam hal warna yg dianggap tidak lazim”

Biasanya, pakem warna utk orang dewasa terlebih pejabat biasanya warna-warna gelap. Mungkin ada pertimbangan pertimbangan tersendiri Bang Aji Ace ketika memilih warna hijau tsb kpd bupati/wakil bupati.

pakaian adat yang di pakai Bupati-Wakil Bupati merupakan kreasi bapak Hasanuddin salah seorang pegiat seni Sumbawa dan pegawai di lingkungan pemda Sumbawa. (aa)

Kepala Bakamla RI Cek Kesiapan Fungsi Command Center

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. mengecek kesiapan perangkat Command Center terutama dalam bentuk visual dan suara, di Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML) yang lebih dikenal sebagai Pusat Informasi Maritim (PIM), di Kantor Pusat Bakamla RI, Jalan Dr. Sutomo No. 11, Jakarta Pusat, kemarin.

 

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kemampuan video conference yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan fungsi command center dapat berjalan stabil, dengan suara dan tampilan yang jernih tanpa noise.

 

Didampingi para Deputi dan Direktur Operasi Laut, video call dengan jajaran di Kantor Kamla Maritim Zona Barat, Tengah, Timur serta personel KN Bintang Laut dan KN Kuda Laut yang dipimpin Laksdya Ari berjalan dengan lancar.

 

Selaku Kepala PIM Kolonel Laut (P) Berkat Widjanarko memandu jalannya video conference yang berlangsung. Dijelaskannya, dalam pengembangan tugas dan fungsi PIM nantinya sebagai Pusdalops Bakamla (Command Center), Monitoring Keamanan dan Keselamatan Laut/Kamkesla (Monitoring Safety and Security), dan Information Sharing (Fusion Center).

 

Melalui perangkat video conference ini, lanjutnya, dapat dilakukan pertemuan kerja antara kantor pusat dengan kantor zona, stasiun pemantauan keamanan keselamatan laut yang tersebar di berbagai daerah, maupun dermaga/pangkalan kamla dan kapal-kapal patroli, sehingga pimpinan di kantor pusat dapat memberikan komando langsung ke berbagai wilayah di Indonesia.

 

Lebih lanjut disampaikannya pula, keberadaan Bakamla Integrated Information System (BIIS) memungkinkan Bakamla RI memiliki wadah yang memfasilitasi secara terintegrasi fungsi berbagi informasi, monitoring kamkesla dan Command Control Communication sehingga dapat digunakan oleh Bakamla RI dan mitra maritimnya dalam upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan laut Indonesia. (Mad/Puspen TNI)

Satgas Kesehatan TNI Evakuasi Pasien Ke RSUD Agats

sumbawanews.com,- Personel Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) terus melaksanakan pengobatan terhadap anak-anak yang terkena campak dan gizi buruk. Mereka dirawat di Puskemas yang tersebar di beberapa Distrik Kabupaten Asmat. Sementara itu, pasien yang kondisinya parah dan harus mendapatkan penanganan serius di evakuasi menuju RSUD Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, Senin (22/1/2018).

Berdasarkan data laporan Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI KLB menerangkan bahwa terdapat 51 orang anak yang dirawat inap di RSUD Agats dan 42 orang anak rawat inap di Aula GPI Betlehem yang berada di belakang rumah sakit. Pada hari ini berhasil di evakuasi 4 orang anak yang berasal dari Distrik Kopay Safan dan Distrik Sawaerma.

Para dokter spesialis dan paramedis tergabung dalam Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI KLB terus melakukan upaya evakuasi ke RSUD Agats guna mendapatkan penanganan intensif. Sementara itu di beberapa tempat lainnya, Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI KLB terus melakukan vakasinasi pengobatan dan pendataan pasien.

Namun upaya evakuasi tidaklah mudah dan membutuhkan waktu lama. Hal ini dikarenakan letak Distrik yang berjauhan dan sulit dijangkau. “Permasalahan utama yang menjadi kendala dalam pergerakan personel Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI adalah masalah transportasi, karena jarak kampung-kampung pedalaman Asmat cukup jauh, demikian juga keterbatasan signal telekomunikasi sebagai sarana untuk melakukan koordinasi,” ucap Kapuskes TNI Mayjen TNI dr Ben Yura Rimba.

Disamping pengobatan dan evakuasi pasien, Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI KLB juga membantu pendistribusian sembako dan ditambah T2ABC/FD3/TB2 sebanyak 162 paket ke beberapa kampung meliputi Kp Yagamit, Kp Saramit, Kp Sarmafo, Kp Esseif, Kp Bawor, Kp Sampai, Kp Kagas, Kp Mapane, Kp Wiyar, Kp Ainam Sato.

Adapun data sementara campak dan gizi buruk terhitung mulai tanggal 17 s.d. 22 Januari 2018 wabah penyakit yang sudah mendapat pelayanan medis dari Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI terjadi di Kabupaten Asmat berjumlah 6.552 orang yang terdiri dari, campak 463 orang, gizi buruk 142 orang, malaria 5 orang, TBC 4 orang, Dyapepsia/lambung 5 orang, imunisasi 5.368 orang, meninggal dunia 46 orang dan lain-lain 519 orang. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Prajurit Mengemban Tugas Menjaga Kehormatan Bangsa

sumbawanews.com,- Tugas prajurit TNI yang tergabung di Satgas Kontingen Garuda memiliki misi-misi kebangsaan meliputi aspek politik, diplomasi dan budaya, dalam mengemban tugas menjaga kehormatan bangsa dan negara.

 

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Kasum TNI Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., pada upacara militer pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-O Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo), di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018).

 

Panglima TNI mengharapkan kepada para prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda untuk dapat melaksanakan dengan penuh semangat dedikasi dan loyalitas dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan kesiapsiagaan terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah para prajurit bertugas.

 

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan komitmen Indonesia pada misi perdamaian dunia adalah bagian dari politik luar negeri yang ditetapkan oleh Presiden melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2015. “Pengiriman misi pemeliharaan perdamaian dilaksanakan oleh pemerintah Republik Indonesia atas permintaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi dewan keamanan organisasi internasional dan organisasi regional,” tegasnya.

 

”Tujuan penugasan ini adalah untuk meningkatkan peran serta pemerintah Republik Indonesia dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial sesuai amanat Pembukaan UUD 1945 Republik Indonesia,” ucapnya.

 

Dalam sambutannya, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa TNI dituntut untuk senantiasa menyiapkan diri dan meningkatkan kualitas sumber daya baik aspek personel, materiil maupun operasional. Para prajurit TNI harus tetap menyiapkan diri dan terus meningkatkan kualitas profesionalisme, keterampilan, sikap keprajuritan maupun kapasitas dan kapabilitas agar satuan tugas TNI mampu melaksanakan mandat secara tepat dalam pelaksanaan mendukung peran Indonesia dalam misi perdamaian dunia.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., berharap kepada seluruh pimpinan satuan dan segenap Perwira TNI untuk dapat menangkap setiap pesan internasional sebagai bahan kajian secara menyeluruh dan terus berupaya memikirkan dan memperkuat profil internasional TNI dengan membangun standar kompetensi personel maupun perlengkapannya sebagai acuan tugas dalam misi perdamaian dunia.

 

Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-O Monusco  tahun 2018 berjumlah 175 Prajurit TNI yang akan melaksanakan tugas selama 1 (satu) tahun dipimpin Mayor Czi Alid Setyawan sebagai Dansatgas. (Mad/Puspen TNI)

Pakaian Adat Bupati Sumbawa Pada HUT kab. Sumbawa di sorot warganet

Sumbawanews.com.
Sumbawabesar. Pakaian adat yang dipakai Bupati Sumbawa Husni Djubril dan Wakil Bupati Sumbawa H. Mahmud Abdullah mendapat reaksi keras di warganet Sumbawa. Pasalnya, pakaian adat yang dipakai pada acara peringatan Hari Ulang Tahun kabupaten Sumbawa ke 59, 22 januari ini tidak mencerminkan pakaian adat Sumbawa.
Menurut netizen, mempertanyakan kreasi perancang busana tersebut, tidak ada cerminan budaya,adat, dan marwah tau samawa dalam pakaian tersebut.
Kreasi boleh boleh saja, hanya harus tetap mencerminkan budaya,adat dan marwah tau dan tanah samawa.
Nitizen berharap lembaga adat tanah samawa dapat memberikan klarifikasi atas kreasi pakaian yang di pakai Bupati dan Wakil Bipati Sumbawa tersebut.
Badrul Munir, tokoh Sumbawa mantan Wakil Gubernur NTB menyindir, pakaian dan warna ijo pupus yang mendominasi tersebut merupakan warna pemimpin kebablasan jaman now. (aa)

Berita Terkini

Putri Sulung Raja Thailand Meninggal Setelah 4 Tahun Koma

Sumbawanews.com,- Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn (Rama X), kehilangan putri sulungnya, Putri Bajrakitiyabha Narendiradebyavati, yang meninggal dunia pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 19.48 waktu...

Perempuan Thailand Didakwa Bunuh Diplomat AS di Myanmar

Sumbawanews.com,- Seorang perempuan asal Thailand menjalani sidang perdana di Myanmar setelah didakwa membunuh seorang diplomat Amerika Serikat di kota Yangon. Kejadian itu terjadi pada...

Putri Sulung Raja Thailand Meninggal di Usia 47 Tahun

Sumbawanews.com,- Kerajaan Thailand mengumumkan kematian Putri Bajrakitiyabha Narendiradebyavati, putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn (Rama X), pada Kamis, 11 Juni 2026, di usia 47 tahun....

Panglima TNI Terima Audiensi Organisasi Pecinta Alam Wanadri

Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima audiensi organisasi pencinta alam Wanadri yang dipimpin Ketua Dewan Pengurus Wanadri Tomy Hosni M di...

Jelang Aksi Mahasiswa, Lalu Lintas Jakarta Masih Lancar

Sumbawanews.com,- Jelang aksi besar yang direncanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jabodetabek, lalu lintas ibu kota tetap berjalan normal pada pagi hari ini, Jumat...

Berita Utama