Home Blog Page 3108

Kasubdit Garopsla Bakamla RI Mantabkan Rencana Operasi Latihan Bersama Dengan Japan Coast Guard

sumbawanews.com,- Kepala Subdirektorat Penyelenggaraan Operasi Laut (Kasubdit Garopsla) Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat memantapkan  rencana operasi dan latihan bersama dengan Coast GUARD Jepang dengan menggelar paparan di Lounge Room, KN. Tanjung Datu – 1101 yang sedang Lego jangkar di perairan Teluk Jakarta, Minggu (08/07/2018).

 

Hadir dalam paparan tersebut Letkol Laut (P) Pantun Ujung, M.T.R (Han), Komandan KN. Tanjung Datu – 1101 AKBP (Capt) Nyoto Saptono, S.H., M.Si., (Han) M.Mar., Perwira Pelaksana (Palaksa) KN. Tanjung Datu Mayor Laut (P) Hadi Syafruddin, S.E., S.T. serta para Perwira kapal lainnya. Pada kesempatan itu Kasubdit Garopsla memaparkan tentang rencana operasi dan latihan bersama Japan Coast GUARD Ship (JCGS) Tsugaru PLH 02, baik dari mulai penyambutan hingga pergerakan dalam manuver lapangan di laut.

 

Operasi bersama Indonesia-Jepang merupakan operasi yang digelar oleh Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan pemerintah Jepang dalam memerangi Narkoba. Bakamla bersama dengan unsur maritim membentuk satgas operasi bersama dengan Coastguard Jepang dalam rangka pencegahan dan penyelundupan narkoba. Kapal narkoba tersebut diperkirakan akan melewati perairan Natuna utara menuju Laut Jawa. (Mad/Puspen TNI)

Berdayakan Masyarakat Desa Panimbang Sebagai Desa Maritim, Bakamla Berikan BST-KLM

sumbawanews.com,- Sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat Desa Panimbang Jaya, Pandeglang Banten yang telah diresmikan sebagai Desa Maritim oleh Kepala Bakamla dan Bupati Banten pada Bulan Mei 2018 lalu, Bakamla mengadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM). Kegiatan telah berlangsung selama tiga hari dan berakhir kemarin (6/7/2018).

 

Diklat yang diadakan sejak tanggal 4 hingga 6 Juli 2018 ini merupakan suatu bentuk kegiatan berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa maritim, yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional, tentang keamanan dan keselamatan di laut.

 

Tujuannya adalah agar masyarakat desa maritim mengerti dan memahami arti pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan di laut, salah satu harapan yang ingin dicapai yakni dapat mengurangi angka kecelakaan di laut.

 

Pelaksanaan DPM BST KLM terbagi dalam dua metode pembelajaran di dua lokasi yang berbeda. Pertama yaitu pembukaan acara dan kelas teori, dilaksanakan di SMPN 01 Panimbang Pandeglang Banten tanggal 4 dan 5 Juli 2018. Kedua yaitu pelaksanaan kelas praktek dan acara penutupan diklat di STIP Jakarta tanggal 6 Juli 2018.

 

Diklat dibuka oleh Kepala Pusat Penelitian Pengabdian Masyarakat (P3M) STIP Jakarta Pande Siregar, M.M. dan dihadiri oleh Direktur Kerja Sama Bakamla Dade Ruskandar, S.H.,M.H., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Drs. H. Taufik Hidayat, M.Si., Kepala SMPN 1 Panimbang  dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pandeglang Banten serta seluruh peserta diklat sejumlah 97 orang.

 

Menurut Pande Siregar, peserta diklat saat ini merupakan angkatan ke-6 di tahun 2018. Adapun lima diklat yang telah dilaksanakan STIP Jakarta dengan pihak lain berlokasi di Kepulauan Seribu, Bangka Belitung, Bengkalis, dan di STIP Jakarta sebanyak dua kali. Dalam sambutannya Kepala P3M juga berpesan agar setiap perserta melaksanakan diklat dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan ilmu dan pengalaman yang diajarkan dan dilatih oleh para dosen STIP Jakarta. Selain itu setiap peserta diklat akan mendapatkan sertifikat BST-KLM yang dikeluarkan oleh STIP Jakarta.

 

Direktur Kerja Sama Bakamla yang pada saat pembukaan berkesempatan memberikan kata sambutan juga menyampaikan berbagai manfaat yang bisa didapatkan dengan mengikuti diklat tersebut, yakni masyarakat menjadi lebih sadar dan peduli akan keselamatan bila ingin melakukan aktifitas di laut. Selain itu masyarakat dapat menggunakan sertifikat diklat untuk mencari pekerjaan di atas kapal, katanya. Dihimbaunya pula agar masyarakat yang telah mengikuti diklat ini dapat menjadi agen keamanan dan keselamatan di sekitar perairan Pandeglang Banten.

 

Sementara itu, menurut Kepala DPMPD, pelaksanaan diklat kali ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di Pendeglang Banten. Untuk itu, agar peserta mengikuti diklat yang diberikan dengan penuh semangat, pesannya. Harapannya juga agar kegiatan sejenis dapat dilaksanakan di wilayah lain sekitar Pandeglang yang memiliki wilayah perairan yang luas.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kasi Kerjasama Dalam Negeri Non Pemerintahan Bakamla RI, Ariana Listyawati, S.Pd., pada sesi pembukaan dilaksanakan sosialisasi tentang Badan Keamanan Laut oleh Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Eli Susiyanti, S.H., M.H., M.M. disampaikannya tentang kekayaan hasil laut Indonesia, manfaat laut sebagai media transportasi barang, bahaya-bahaya di laut dan para penegak hukum di laut. Para peserta juga dibekalinya dengan pengetahuan tentang Bakamla, yang meliputi sejarah, tugas dan fungsi, struktur organisasi, alat utama keamanan laut, hingga sebaran kantor Bakamla di daerah. Harapannya agar peserta diklat memahami tentang Bakamla dan bersedia menjadi mitra Bakamla dengan turut menjaga keamanan dan keselamatan di sekitar perairan Pandeglang Banten. (Mad/Puspen TNI)

CPNS Bakamla RI Laksanakan Latihan Dasar

sumbawanews.com,- Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bakamla RI yang termasuk dalam Golongan III, dengan resmi melaksanakan Latihan Dasar di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Ciawi, Bogor, beberapa hari lalu.

Sesuai dengan namanya, Latihan Dasar merupakan hal yang esensial untuk dilalui setiap calon aparatur negara. Pembekalan yang diberikan akan sangat berguna dalam mengemban tugas yang menanti sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Selain itu, guna mewujudkan birokrasi berkelas dunia di tahun 2025 (World Class Bureaucracy 2025), peningkatan kualitas sumber daya aparatur negara juga disesuaikan. Latihan Dasar merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk mengkokohkan dasar pengetahuan, pendirian, dan mental dari calon aparatur negara.

Kegiatan Pembukaan Latihan Dasar CPNS Golongan III, dipimpin oleh Kepala Pusat PPMKP Heri Suliyanto. Kegiatan dilanjutkan dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis bagi masing-masing perwakilan instansi.

Tidak hanya dari Bakamla RI, kegiatan ini juga diikuti CPNS dari Badan Pengawasan Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM), Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

CPNS Bakamla RI akan megemban pendidikan sampai dengan 14 November 2018. Kegiatan pembelajaran di PPMKP akan berlangsung selama 33 hari. Selanjutnya, kegiatan aktualisasi di instansi masing-masing akan berlangsung selama 80 hari.

Adapun materi yang dipelajari di PPMKP meliputi kumpulan materi yang masuk dalam empat agenda besar, yakni Agenda Sikap Perilaku Bela Negara, Agenda Nilai-nilai Dasar PNS, Agenda Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI, dan Agenda Habituasi yang membiasakan dan aktualisasi dengan berbagai kompetensi yang diperoleh dari pembekalan.

Pejabat Bakamla RI yang turut hadir dalam Kegiatan Pembukaan Latihan Dasar CPNS Golongan III antara lain, Kabag Kepegawaian Bakamla RI Kolonel Marinir Budi Santoso, M.A.P., Kasubdit Dukungan Latihan Kolonel Laut (T) Robby Darwin S, S.E., Kasubbag Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Bagus Darmadi, S.E., dan Kasubbag Kesejahteraan dan Informasi Ujang Rusmana, S.Si., M.T. (Mad/Puspen TNI)

Bakamla Sosialisasikan RB di Tiga Wilayah Kamla Zona Maritim

sumbawnaews.c.om,- Bakamla menggelar Sosialisasi Reformasi Birokrasi (RB) dan Grand Design Bakamla di tiga wilayah kamla Zona Maritim, yaitu Tengah di Manado, Barat di Batam dan Tmur di Ambon. Pelaksanaan di Zona Maritim Timur dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur (ZMT) Vetty Viona Salakay, S.H., M.Si., di Kantor ZMT, Ambon, beberapa hari lalu.

 

Dalam sambutan pembukaannya, Vetty mengatakan Kantor Zona Timur Ambon, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) dan dermaga di wilayah kamla ZMT siap melaksanakan percepatan Reformasi Birokrasi sejalan dengan kebijakan kantor pusat di Jakarta.

 

Kegiatan digelar oleh tim RB bekerjasama dengan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) pada Biro Perencanaan dan Organisasi. Sosialisasi RB di wilayah ZMT ini dilaksanakan pada Selasa (3/7) oleh Kasubbag Monev Bobby Maria S., S.E., dan Kasubbag Manajemen Kinerja Nursakti Asia, S.Sos., M.A.P.

 

Sementara itu, kegiatan yang sama juga dilakukan di Kantor Kamla ZMB di Batam, kemarin, Kamis (5/7), dipimpin oleh Plt. Kabag Organisasi dan Tata Laksana Kolonel Laut (S) Andhik Indaryono, S.E. Dikatakannya, RB merupakan upaya pemerintah untuk mencapai Good Governance dengan melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem tata kelola dan penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut beragam aspek kelembagaan, ketatalaksanaan dan SDM Aparatur.

 

Dijelaskannya pula tentang 8 area perubahan RB yang harus dipahami oleh aparatur negara, termasuk yang berada di kantor Bakamla di daerah, yaitu : pertama, organisasi yag tepat fungsi dan tepat ukuran; kedua, sistem, proses, dan prosedur kerja yang jelas dan terukur sesuai prinsip Good Governance; ketiga, regulasi yang lebih tertib dan kondusif; keempat, SDM aparatur yang berintgritas, netral, kompeten, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera; kelima, pemerintahan yang bersih dan bebas KKN; keenam, meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi; ketujuh, pelayanan prima; dan kedelapan yaitu birokrasi dengan integritas dan kinerja yang tinggi.

 

Tak ketinggalan pula, sosialisasi RB juga dilaksanakan di Kantor Kamla ZMT di Manado pada Kamis (28/6) dipandu oleh Kasubbag Pelaporan Yelvi Azwita, S.E., M.M., Kasubbag Tata Laksana Haerunufus, S.Kom. dan Kasubbag Peraturan Internal Ichlasul Amal, S.T., M.M.

 

Yelvi selaku Sekretaris Tim RB menyampaikan bahwa pimpinan tertinggi Bakamla beserta seluruh jajarannya berkomitmen untuk mewujudkan good governance, birokrasi yang efektif dan efisien serta bersih dari KKN, akuntabel, dan pelayanan berkualitas kepada masyarakat/stakeholder melalui 8 area perubahan dalam program percepatan reformasi birokrasi. Disampaikan juga progress dari reformasi birokrasi yang sudah dilaksanakan di Bakamla dari tahun 2014 s.d. 2018, dan pada bulan Juli – Agustus 2018 akan dilakukan evaluasi oleh Kemenpan RB terkait penilaian mandiri pada Tahun Anggaran 2017.

 

Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh personel terutama yang berada dalam kewenangan Kantor Kamla ZMT  mendapatkan pemahaman terkait reformasi birokrasi sehingga kedepannya dapat memberikan masukan, kontribusi dan percepatan RB di Bakamla, dengan itu diharapkan adanya peningkatan kinerja yang akan mendorong pula terwujudnya peningkatan kesejahteraan aparatur. (Mad/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI Kunjungan Kerja ke Solo

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Asintel Panglima TN Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis  dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han) melakukan kunjungan kerja ke Solo dalam rangka Grand Opening SMA Pradita Dirgantara.

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan di Lanud Adi Sumarmo, Solo, Minggu (8/7/2018) disambut Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.I.P., Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Gubernur AAU Marsda TNI Sri Mulyo Handoko, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Dankodiklat AU Marsma TNI Kustono dan Komandan Lanud Adi Sumarmo Kolonel Pnb Indan Gilang B. (Mad/Puspen TNI)

DPRD SUMBAWA SAMPAIKAN HASIL RESES SESUAI DAERAH PEMILIHAN

Untuk memudahkan masyarakat membaca hasil Reses kedua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Sumbawanews.com bekerjasama dengan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa terus berupaya menyajikan informasi-informasi dan perkembangan yang ada pada DPRD Kabupaten Sumbawa. (Advetorial).

Sumbawa.sumbawanews.com. Secara garis besar penyampaian hasil reses ke-2 Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa pada tanggal 28 Juni 2018 dan disampaikan oleh masing-masing juru bicaranya dalam sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa diklasifikasikan dalam tiga Bidang antara lain Bidang Fisik, Bidang Non Fisik atau Bidang Ekonomi dan Bidang Pendidikan Sosial Budaya dan Kesehatan. Kemudian masing-masing bidang dituangkan dalam bentuk pokok pikiran (pokir) DPRD yang selanjutnya menjadi akan diintervensi dengan anggaran sebagai bagian akhir dari serapan aspirasi masyarakat yang dilakukan melalui reses dewan.

Pengelompokan itu disajikan oleh masing-masing juru bicara berdasarkan Daerah Pemilihan yang secara berturutan kami sampaikan sebagai berikut :

DAERAH PEMILIHAN 1 (satu). Meliputi Kecamatan Tarano, Kecamatan Empang, Kecamatan Labangka, Kecamatan Plampang, dam Kecamatan Maronge. Adapun beberapa Hasil Reses II yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD II Kabupaten Sumbawa antara lain H. Ilham Mustami, S.Ag. (Fraksi HANURA), Indra Herwansyah (Fraksi PDI-Perjuangan), H. Nurdin Marjuni, SH. (Fraksi Partai Golkar), Muhammad Noer, S.Pd.I. (Fraksi PPP), A. Rahman Atta, S.Ag., MM. (Fraksi PAN), Irwandi (Fraksi Bintang Keadilan), Budi Kurniawan, ST. (Fraksi Demokrat), Muhammad Faesal, S.AP. (Fraksi Gerindra), Hasanuddin, SE. (Fraksi Nasdem) pada bulan Juni 2018 di Dapil 1 Kabupaten Sumbawa yang dibagi ke dalam pengelompokan tiga bidang, yakni meliputi :

  1. BIDANG FISIK, Meliputi : Perbaikan tanggul pengaman tebing, pembangunan sekolah, pembangunan jalan lingkungan, pembangunan jalan usaha tani, pembangunan hotmix jalan, lampu penerangan jalan, pembangunan jembatan, peningkatan jalan, pembangunan turap/talud/bronjong penahan tebing, pembuatan tembok tempat pemakaman umum, pembuatan sumur bor, normalisasi sungai, perbaikan drainase, saluran irigasi, cekdam, pembangunan MCK, pemagaran makam dan pembangunan jalan wisata.
  2. BIDANG EKONOMI, Meliputi : Pengadaan alat pertanian, perikanan, benih berkualitas, pengadaan terop dan kursi, pembangunan jaringan listrik, bantuan dana atau modal usaha bagi kelompok masyarakat, bantuan alat bengkel, bantuan peralatan atau sarana dan prasarana untuk usaha kecil menengah (UKM) dan lain-lain.
  3. PEDIDIKAN, SOSIAL BUDAYA DAN KESEHATAN, Meliputi : Pembangunan tembok dan lokal sekolah, pembangunan PAUD, pembangunan tempat ibadah, renopasi cagar budaya, pengadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU), pembangunan balai pertemuan, penambahan alat kesehatan rumah sakit, puskesmas, dan postu.

 

DAERAH PEMILIHAN 2 (dua), Cakupan 8 (delapan) Kecamatan, yakni Kemacatan Lape, Kemacatan Lopok, Kemacatan Lantung, Kemacatan Ropang, Kemacatan Lenangguar, Kemacatan Lunyuk, Kemacatan Orong Telu dan Kecamatan Moyo Hulu.

Melalui anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Daerah Pemilihan 2 (Dua) Kabupaten Sumbawa, H. A. Rahman HMS, S.Pd. (Fraksi PPP), Ahmadul Kusasi, SH. (Fraksi Partai Golkar), Akhmad Junaidi (Fraksi Partai Hanura), H. Zulkarnaen (Fraksi Partai Nasdem), H. Mustajabuddin, S.Sos. (Fraksi PAN), Edy Syarifuddin (Fraksi Partai Nasdem), Salamuddin Maula (Fraksi Bintang Keadilan), Saripudin, S.Pd. (Fraksi Partai Gerindra), Muhammad Yasin Musammah, S.AP. (Fraksi Partai Demokrat), I Nyoman Wisma (Fraksi PDI-Perjuangan).

Adapun beberapa Hasil Reses II yang dilaksanakan pada bulan Juni 2018 di Dapil 2 Kabupaten Sumbawa untuk  masing-masing bidang meliputi :

  1. BIDANG FISIK, Meliputi : Pembangunan jembatan, perbaikan jalan utama, pembangunan jalan lingkungan, pembangunan jalan usaha tani, peningkatan jalan, pembangunan turap/talud/bronjong pengaman tebing, pembuatan sumur bor, saluran irigasi dan cekdam, normalisasi sungai, pembangunan tembok dan lokal sekolah serta pembangunan gedung dan sarana prasarana olahraga, pembangunan tempat ibadah, pembangunan balai pertemuan/gedung serba guna, pemagaran puskesmas dan pemagaran keliling makam.
  2. BIDANG EKONOMI, Meliputi : Pengadaan alat pertanian, pengadaan ternak, pengadaan mesin Bud dan jaring ikan untuk nelayan, pengadaan benih berkualitas, pupuk bersubsidi, pengadaan terop dan kursi bagi kelompok masyarakat, pembangunan jaringan listrik dan pembangunan jaringan telekomunikasi, memberikan bantuan modal usaha bagi kelompok masyarakat, memberikan bantuan alat bengkel, bantuan peralatan atau sarana dan prasarana untuk usaha kecil menengah (UKM), penambahan armada pengangkut sampah di tiap-tiap kecamatan, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan lain sebagainya.
  3. PEDIDIKAN, SOSIAL BUDAYA DAN KESEHATAN, Meliputi : Pemberian dan penambahan fasilitas ibadah, penambahan alat kesehatan rumah sakit, puskesmas, dan postu. Pemberian penanganan khusus bagi penyandang cacat dan orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Pemberian bantuan dana untuk pengembangan lembaga baik lembaga pendidikan maupun lembaga sosial, yayasan, dan sekolah negeri maupun swasta serta pembebasan lahan untuk tanah makam dan pembangunan rumah dinas guru di daerah terpencil.

 

DAERAH PEMILIHAN 3 (tiga) yang meliputi Kecamatan Labuhan Badas, Kecamatan Batulanteh, dan Kecamatan Unter Iwes. Dengan keanggotaan antara lain : DR. Drs. A Rahman Alamudy, SH., M.Si. (Fraksi Golkar), Ida Rahayu, S.AP. (fraksi PAN), Junaidi (Fraksi PDI Perjuangan), Hamzah Abdullah (Fraksi Gerindra), Rusli Manawari (Fraksi PPP), H. Ardi Juliansyah, S.IP. (Fraksi Hanura).

  1. BIDANG FISIK, perlu dilaksanakan pembangunan dan perbaikan prasarana Jembatan, pengaman tebing turap/talud/bronjong, drainase, karena berdampak pada penanganan banjir di Kecamatan Labuhan Badas dan Unter Iwes, selain itu juga ada aspirasi pengadaan pagar makam, sumur bor, Jalan Kabupaten terutama jalan akses ke masing-masing kecamatan dan desa, jalan lingkungan baik produk lapen ataupun rabat beton, juga paving blok. Usulan tersebut masih menjadi kebutuhan utama yang tersajikan dari hasil serapan Reses II tahun sidang 2018 ini, Hal lain yang muncul sebagai persoalan yang perlu dipikirkan adalah fasilitas lampu penerang jalan pada jalan SAMOTA, Saat ini sangat memprihatinkan karena Aki atau sumber energy lampu tersebut telah raib. Hal ini menjadi persoalaan serius kita semua, bahwa proyek prestesius Jalan dan Jembatan Samota di Sumbawa menjadi ternoda, Kami harapkan Pemerintah Daerah dapat segera mengkomunikasikan hal tersebut dengan Pemerintah Pusat atau Satuan Kerja Pelaksana Proyek Samota, mengingat pada Bulan Yang Akan datang direncanakan Presiden RI akan berkunjung ke Sumbawa.. Berikutnya adalah perbaikan prasarana pendidikan masing-masing tingkatan dari TK/PAUD sampai dengan SMP, baik kebutuhan pembangunan gedung maupun alat bermain, perbaikan gedung sekolah, penyediaan sarana komputer dan Laptop untuk menunjang kegiatan ujian nasional berbasis komputer, hingga penyediaan lokal sekolah baru, penyediaan sumber air bersih yang diperuntukkan bagi masyarakat guna memenuhi kebutuhan hariannya hingga penyediaan sumber air kebutuhan pertanian beserta fasilitas penunjang pertanian.
  2. BIDANG EKONOMI berupa pengadaan Alat Alsintan masih menjadi kebutuhan prioritas masyarakat petani dan mesin ketinting juga rumpon bagi para nelayan, rombong bagi pedagang kecil dipinggir jalan serta perlindungan usaha pedagang retail eceran dari gempuran hegemoni atau monopoli toko modern berjejaring. Selain itu, pemberian bantuan berupa alat pertukangan kayu dan alat bengkel untuk mengembangkan usaha masyarakat di Dapil 3.
  3. BIDANG SOSIAL, BUDAYA DAN PARIWISATA, adalah sampah di daerah distinasi wisata Pantai, masalah krisis air bersih di Labuhan Badas dan optimalisasi debit air di Kecamatan Batu Lanteh dan Unter Iwes. Selanjutnya masalah rawan pangan akibat cuaca ekstrim, pemasangan batu/pengaman pantai Jempol sampai Goa serta pembenahan Desa Wisata sebagai Destinasi Wisata Andalan Kabupaten Sumbawa, perbaikan rumah ibadah baik masjid maupun mushola.

 

DAERAH PEMILIHAN 4 (empat), yang meliputi 5 (lima) kecamatan, yakni Kecamatan  Rhee, Utan, Buer, Alas, dan Alas Barat, yang diwakili oleh : Lalu Budi Suryata, SP. (Fraksi PDI Perjuangan), Abdul Rafiq (Fraksi PDI Perjuangan), Ismail M, SH. (Fraksi PPP), Salman Al-Farisi, SH. (Fraksi PAN), Abdul Hakim, SE. (Fraksi PPP), Cecep Lisbano, S.IP. (Fraksi Hanura), Basaruddin, S.AP. Ir. H. Syamsul Nurdin, Muhammad Saad, S.AP. Bunardi (Fraksi NasDem), M. Berlian Rayes, S.Ag. (Fraksi Golkar).

Secara garis besar Hasil Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Dapil IV dibagi dalam tiga bidang, yakni :

BIDANG INFRASTRUKTUR/FISIK, Meliputi :

  1. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, bendungan, chek dam, jalan usaha tani, pemagaran makam dan pembangunan jalan wisata
  2. Normalisasi sungai, pembangunan pengaman tebing turap/talud/bronjong pantai dan sungai, jaringan irigasi, pembangunan sumor bor untuk daerah tadah hujan dan sarana air bersih
  3. Pembangunan dan perbaikan sarana prasarana pendidikan, sarana ibadah, dan sarana prasarana kesehatan.
  4. Pembangunan jaringan listrik dan pemasangan lampu jalan

BIDANG EKONOMI, Meliputi :

  1. Penguatan Lembaga UMKM seperti alat pembuatan kue, rombong, alat salon, mesin jahit, alat bengkel dan perlindungan pedagang retail dari persaingan usaha tidak sehat.
  2. Pengembangan bidang peternakan, pertanian, perikanan dan kelautan guna mendukung penguatan kelembagaan kelompok tani, kelompok ternak seperti pengadaan bibit unggul, alsintan, pupuk, pengadaan alat ketinting, rumpon dan kerambah bagi para nelayan.
  3. Pemerintah Kabupaten Sumbawa diharapkan turut mengontrol harga kebutuhan pokok yang sering mengalami kenaikan harga saat bulan Ramadhan dan lebaran Idhul Fitri, sehingga banyak masyarakat yang mengeluh.

BIDANG KESEHATAN,SOSIAL DAN BUDAYA, Meliputi :

  1. Pemetaan daerah rawan bencana guna meminimalisir dampak yang akan ditimbulkan
  2. Penambahan alat kesehatan untuk pukesmas dan postu
  3. Penguatan kegiatan keagamaan, adat dan budaya Samawa karena bagian dari kearifan lokal
  4. Pemberdayaan dan pengembangan potensi wisata dan situs cagar budaya.

 

DAERAH PEMILIHAN 5 (lima), Meliputi Tiga Kecamatan Yakni Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Moyo Utara, Dan Kecamatan Moyo Hilir, dengan keterwakilan anggota Parlemen antara lain KAMALUDDIN, ST., M.Si. (Fraksi PPP), SYAMSUL FIKRI AR, S.Ag., M.Si. (Fraksi Demokrat), MUHAMMAD YAMIN, SE., M.Si. (Fraksi Hanura), ANDI RUSNI, SE. (Fraksi Gerindra), HAIRIL H.M. ALI (Fraksi PAN), AGUS SALIM (Fraksi Golkar), KHAERUDDIN, SE. RAMLIYANTO, SH. (Fraksi PDI Perjuangan), ADIZUL SYAHABUDDIN, SP. (Fraksi PKS).

BERDASARKAN HASIL RESES II DPRD KABUPATEN SUMBAWA DI DAPIL 5  KAMI HARAPKAN SEMUA LEMBARAN ASPIRASI MASYARAKAT SEBAGAI BAGIAN UTUH DALAM PEMBANGUNAN DAERAH, DAPAT DITAMPUNG DAN DI DILAKSANAKAN OLEH PEMERINTAH DAERAH. SELANJUTNYA KAMI BERIKAN BEBERAPA ASPIRASI YANG KAMI SERAP DARI MASYARAKAT UNTUK DI RESPON DAN MENJADI PERHATIAN KITA BERSAMA,  ADAPUN PERSOALAN TERSEBUT DAPAT KAMI JABARKAN SEBAGAI BERIKUT :

  1. BIDANG FISIK
    1. KERAWANAN KEAMANAN JEMBATAN YANG TELAH DIBANGUN, DIBUTUHKAN DIBANGUN PENGAMAN TEBING TALUD ATAU BRONJONG SEPERTI JEMBATAN YANG ADA DI DESA PUNGKIT-SEBEWE, DESA BARU TAHAN, KECAMATAN MOYO UTARA DAN YANG ADA DI KECAMATAN MOYO HILIR BEGITU PULA PEMBANGUNAN JEMBATAN ORONG MASE-MEDENG DESA PUNGKIT DAN JEMBATAN PENGHUBUNG MENUJU KUBURAN DUSUN PANGENYAR DESA KAKIANG.
    2. TEBING SUNGAI YANG TERUS TERDEGRADASI DIBUTUHKAN PENGAMANAN TEBING ATAU TALUD SEPERTI DAS SUNGAI BRANG BIJI YANG MELEWATI KELURAHAN SAMAPUIN, KELURAHAN BRANG BARA, KELURAHAN BRANG BIJI, KELURAHAN LEMPEH, KELURAHAN PEKAT KECAMATAN SUMBAWA, KECAMATAN LABUHAN BADAS DAN KECAMATAN UNTER IWES. TERHADAP HASIL IDENTIFIKASI TITIK RAWAN ATAU LONGSOR YANG BERDAMPAK LANGSUNG DENGAN PEMUKIMAN, KOTA DAN SAWAH DIHARAPKAN DAPAT SEGERA DIANGGARKAN ATAUPUN DIUPAYAKAN PENGANGGARANNYA MELALUI DANA PEMERINTAH PROVINSI/BWS MAUPUN PEMERINTAH PUSAT
    3. KONDISI SALURAN AIR /DRAINASE PERKOTAAN YANG SAAT INI MENGALAMI KEBUNTUAN DAN KERUSAKAN PERLU DIBERSIHKAN ATAU DINORMALISASI SERTA DIBANGUN DIANTARANYA DRAINASE ;PASAR SEKETENG, LINGKUNGAN BUKIT PERMAI, LINGKUNGAN RW O2 KELURAHAN SAMAPUIN, JALAN LINGKUNGAN DESA MOYO MEKAR, LINGKUNGAN RW 03 KELURAHAN LEMPEH, JALAN LINGKUNGAN DUSUN PANGENYAR,
    4. JALAN LINGKUNGAN WILAYAH PERKOTAAN YANG RUSAK PARAH DIBUTUHKAN PENGASPALAN (ASPAL GORENG) ATAUPUN HOTMIX SEPERTI DI JALAN LINGKUNGAN DI KOMPLEK BTN BUKIT PERMAI, DESA KUKIN, DESA BARU TAHAN, DESA PENYARING, DAN RW 02KELURAHAN SAMAPUIN, PAVING BLOKGG LAPAN REA RW 06 KEL BRANG BARA, PAVING BLOK LINGKUNGAN BUKIT PERMAI, RABAT BETON GANG RW 07 DAN 08 KEL BRANG BIJI.
    5. MASYARAKAT KESULITAN AIR BERSIH DIBUTUHKAN PEMBANGUNAN JARINGAN AIR BERSIH PDAM DI KOMPLEK UNTER KETIMIS  KELURAHAN UMA SIMA DAN WILAYAH BAITI JANNATI, DESA MOYO DAN DESA KAKIANG KECAMATAN MOYO HILIR,
    6. IRIGASI TEKNIS ATAU SALURAN YANG TIDAK LANCAR DIBUTUHKAN PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI YANG BAIK DIBEBERAPA WILAYAH DIANTARANYA ; 1) WILAYAH TIU BETA DESA MARGA KEC MOYO HULU, 2) ISTANA BAMBU DESA BERARE, 3) DESA PENYARING, 4) DESA BARU TAHAN, 5) DESA MOYO MEKAR, 6) SALURAN TERSIER PULIT MEMBANGUN 1 DAN 2 DESA PUNGKIT, 7) UNTER SUNING DESA BERARE, 8) JARINGAN IRIGASI PASANG SUNUNG 2 DESA BERARE, DAN 9) SUMUR AIR PERPOMPAAN PADA  SALURAN IRIGASI KELOMPOK TANI ALAM HIJAU DESA PUNGKIT. JUGA PEMBANGUNAN SALURAN PEMBUANG DI DUSUN BATU BANGKA B DESA BATU BANGKA DAN SALURAN PEMBUANG JALAN INPEKSI (TANGGUL) ORONG PARI DAN DI DESA KAKIANG.
    7. PERBAIKAN PUSTU SEBAGAI FASILITAS KESEHATAN NOMOR SATU DI DESA PERLU DIPERHATIKAN DIANTARANYA PUSTU DESA SONGKAR DIBUTUHKAN REHAB RINGAN DAN PAGAR KELILING.
    8. PERSOALAN LAMPU JALAN YANG MASIH BELUM TERPASANG PERLU DIADAKAN SEPERTI DI DUSUN PANGENYAR DESA KAKIANG.
    9. BIDANG EKONOMI, PERSOALAN TERBATASNYA SARANA DAN PRASARANA INFRASTRUKTUR PENDUKUNG PROGRAM EKONOMI SEPERTI KEBUTUHAN PEMBANGUNAN JALAN USAHA TANI, SUMUR BOR, JALAN USAHA PRODUKSI, CHEKDAM YANG TIDAKBERFUNGSI, KETERSEDIAAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN, KETERBATASAN AKSES PERMODALAN USAHA PETERNAKAN, PERTANIAN, PERIKANAN DAN UMKM.PERSOALAN DISTRIBUSI PUPUK DAN PENYALURAN MAUPUN KUALITAS BIBIT JAGUNG  BANTUAN PEMERINTAH YANG DIKELUHKAN OLEH PETANI  PERLU MENDAPAT PERHATIAN LEBIH PEMERINTAH DAERAH.

BEGITU PULA KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP PERALATAN UNTUK PERBENGKELAN, TUKANG KAYU DAN LAS, PERALATAN NELAYAN BERUPA JARING IKAN, RUMPON, MESIN BAGANG, MESIN CUCI JARING, BATUAN PEDAGANG BERUPA ROMBONG DAN PAYUNG. SERTA BANTUAN TEROP DAN KURSI. HAL TERSEBUT DAPAT MENGAKSELERASI PERTUMBUHAN UMKM DAN PENGRAJIN KECIL DI DAERAH KECAMATAN SUMBAWA, MOYO HILIR DAN MOYO UTARA

PERSOALAN BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.

  1. DALAM UPAYA TERJAMINNYA KEAMANAN DAN STATUS LAHAN KEPEMILIKAN SEKOLAH OLEH DAERAH MASIH TERDAPAT LAHAN SEKOLAH YANG BELUM BERSERTIFIKAT OLEH KARENANYA PERLU DILAKUKAN PERCEPATAN SERTIFIKASI LAHAN SEKOLAH SEBAGAI WUJUD PENGAMANAN ASET DAERAH. TERMASUK PULA ASET DAERAH BERUPA TANAH DAN ASRAMA YANG BERADA DI LUAR DAERAH SEPERTI DI ASRAMA MAHASISWA SUMBAWA DI MATARAM, KONDISI YANG ADA SEKARANG SANGAT MEMPRIHATINKAN, KAMI SANGAT MENGHARAPKAN KEPADA PEMERINTAH DAERAH UNTUK DAPAT MENGANGGARKAN PEMBANGUNANNYA PADA TAHUN 2019 YANG AKAN DATANG.
  2. KUALITAS SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH YANG RUSAK PARAH SEPERTI DI SMPN 1 MOYO UTARA, SDN PENYARING 1 DAN 2, PEMBANGUNAN RUANG KELAS PONDOK PESANTREN MUTMAINNAH DESA LESENG KEC MOYO HULU, RA RIYADUL JANNAH KEL BRANGBIJI, SDN LEMPEH, DANKESIAPAN SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER SEHINGGA DIBUTUHKAN VALIDASI DATA DAPODIK SECARA BERKALA SEHINGGA PEMERINTAH DAERAH DAPAT MEMPRIORITASKAN  BANGUNAN KELAS ATAU RUANG BELAJAR YANG PERLU DIREHAB BERAT.
  3. MASIH TERDAPAT KONDISI TEMPAT IBADAH YANG BELUM TUNTAS PEMBANGUNANNYA, OLEH KARENA ITU DIBUTUHKAN SUNTIKAN DANA UNTUK MENUNTASKAN PEMBANGUNANNYA SEPERTI MASJID KARANG GUDANG KELURAHAN BRANG BIJI, MASJID JAMI’ ALFALAH KELURAHAN LEMPEH, MASJID DUSUN PENGENYAR, MASJID DUSUN TAHAN DAN NANGA TALO DESA BARU TAHAN, DAN MASJID LAINNYA YANG TELAH DIUSULKAN PADA RESES SEBELUMNYA SEPERTI MASJID PERUM BAITI JANNATI, MASJID KOMPLEK UNTIR KETIMIS KELURAHAN UMA SIMA, MASJID ALMUTTAQIEN  DUSUN BEKAT DESA POTO, MASJID ANNUR KELURAHAN SAMAPUIN, MASJID DUSUN POTO BAWA, MASJID ALMUHAJIRRIN PPN BUKIT INDAH, MASJID  DAN PEMBINAAN MAJELIS TAKLIM DESA PUNGKIT, DUSUN SONGKAR A DESA SONGKAR DAN DESA KUKIN SERTA KELURAHAN LEMPEH.
  4. MASIH TERBATASNYA KUANTITAS DAN KUALITAS SUMBERDAYA KESEHATAN, KOMPETENSI TENAGA KERJA YANG MASIH RENDAH DIBUTUHKAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN DI BALAI LATIHAN KERJA, SERTA MEMBUKA LAPANGAN KERJA DITENGAH TERBATASNYA KESEMPATAN KERJA. OLEH KARENANYA ANGGARAN UNTUK PELATIHAN DI BLK PERLU DITAMBAHMELALUI APBD SEHINGGA DAPAT LEBIH BANYAK MELATIH SDM SUMBAWA MENJADI TERAMPIL DAN SIAP KERJA.
  5. OPTIMALISASI PRESTASI ATLIT OLAHRAGA DIBUTUHKAN PERHATIAN KHUSUS OLEH PEMERINTAH DAERAH BAGI CABANG OLAHRAGA ATAU ATLIT ATLIT BERPRESTASI  DIANTARANYA ADALAH, HADIAH BAGI ATLET YANG BERPRESTASI, KELANJUTAN REHABILITASI GEDUNG OLAHRAGA.

PERSOALAN SOSIAL DAN NON FISIK YANG PERLU PENANGANAN SECARA CEPAT DAN SERIUS YAKNI

  1. BANYAK PERILAKU PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DALAM WILAYAH KOTA SUMBAWA SEHINGGA DIBUTUHKAN LANGKAH PENCEGAHAN, PENINDAKAN SERTA PENGAWASAN ATAS BAHAYANYA NAKOTIKA DAN OBAT TERLARANG (NARKOBA). UPAYA YANG PERLU SEGERA DILAKUKAN ADALAH MEMBENTUK SATGAS ANTI NARKOBA DI SETIAP KELURAHAN DAN DESA.
  2. KRITISNYA HUTAN AKIBAT ILEGAL LOGING DAN PERLUASAN AREAL TANAM JAGUNG PADA KAWASAN EKSPERHUTANI DI KECAMATAN MOYO UTARA DAN KECAMATAN MOYO HILIR, HAL INI PERLU DITINJAU KEMBALI IZIN MENGGARAP DAN BANTUAN BENIH DAN PUPUK PADA KAWASAN EKSPERHUTANI, KARENA PRAKTEK YANG ADA PETANI MENEBANG TANAMAN POKOK DAN MERUBAH EKOSISTEM HUTAN. BEGITUPULA MASALAH RUSAKNYA BIOTA LAUT AKIBAT ILEGAL FISHING, PERLU DITINDAK DENGAN MELIBATKAN PENGAWASAN DARI BERBAGAI PIHAK YANG BERWENANG MAUPUN PARTISIPASI KELOMPOK PENGAWAS MASYARAKAT
  3. TERHADAP MASALAH SAMPAH HENDAKNYA DAPAT DITANGANI DAN DIKELOLA DENGAN BAIK MELALUI PENYIAPAN ARMADA DAN KONTAINER SAMPAH YANG MEMADAI DAN KONTINYU, MOBILISASINYA BISA MASUK GANG HINGGA PENYIAPAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR DI SETIAP KECAMATAN.
  4. KEAMANAN LOKASI PEMAKAMAN UMUM SEPERTI DI MAKAM UMUM DESA KUKIN DAN KELANJUTAN PEMBANGUNAN PAGAR KELILING MAKAM GUNUNG SETIA KELURAHAN BRANG BIJI,
  5. KEINDAHAN TAMAN KOTA ATAU RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP HAL INI HENDAKNYA RTH DAPAT DIPELIHARA SECARA INTENSIF SEHINGGA SELURUH TAMAN YANG ADA MENJADI TEMPAT YANG NYAMAN UNTUK DIMANFAATKAN WARGA MASYARAKAT SEKITAR
  6. TERKAIT PENERTIBAN TERNAK YANG BERKELIARAN DI KOTA, POLPP KABUPATEN SUMBAWA HENDAKNYA DAPAT BERSIKAP TEGAS DAN TIDAK HANYA BEKERJA DIBALIK MEJA KARENA SUDAH BANYAK KORBAN YANG BERJATUHAN AKIBAT KECELAKAAN MENABRAK TERNAK TERSEBUT. ADA IDE DARI MASYARAKAT UNTUK MENAHAN TERNAK TERNAK TERSEBUT PADA KANDANG SITAAN AGAR DAPAT SEGERA MENYADARKAN PEMILIK TERNAK.

DEMIKIANLAH RANGKUMAN LAPORAN HASIL RESES ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SUMBAWA PADA TIAP-TIAP DAERAH PEMILIHAN PADA RESES KEDUA TAHUN 2018. (Adv)

 

Puluhan Anak-Anak Lebanon Kunjungi Markas Indobatt

(Pen Konga XXIII-L/UNIFIL. Jumat, 6 Juli 2018).   Puluhan anak-anak Lebanon dibawah pimpinan Mrs. Chafica dari AVSI (Association of Volunteers in International Service) mengunjungi Markas Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-L/UNIFIL (United Nations Interim Forces In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang tengah melaksanakan misi perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

 

Kedatangan Mrs. Chafica beserta puluhan anak-anak warga Lebanon disambut langsung oleh Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/UNIFIL Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.I.P., Wadan Satgas  Mayor Inf Didiet Trilaksono serta jajaran Perwira Staf di Rubb Hall Markas Indobatt UNP (United Nation Position) 7-1, Adchit al Qusayr, Lebanon Selatan, Kamis (5/7/2018) waktu setempat.

 

Kegiatan tersebut dapat terselenggara berkat koordinasi Staf CIMIC Indobatt dengan FC CIMIC UNIFIL (Force Commander Civil Military Coordination), MCOU UNIFIL (Military Community Outreach Unit) dan AVSI (Association of Volunteers in International Service) merupakan suatu NGO (Non Goverment Organisation) yang didirikan di Italia dan tersebar di 30 negara untuk menangani bidang pendidikan, pertanian, kemanusiaan, air, dan keadaan darurat.

Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dari Association of Volunteers in International Service yang telah mempercayakan Indobatt sebagai salah satu objek kunjungannya. “Selamat datang di Markas Indobatt UNP 7-1 kepada seluruh hadirin, terutama AVSI dibawah pimpinan Mrs. Chafica yang memfasilitasi anak-anak Lebanon dalam kunjungan ini, serta kepada MCOU dan FC CIMIC UNIFIL,” ungkapnya.

 

“Semoga kunjungan ini bermanfaat bagi anak-anak sebagai generasi penerus dalam mewujudkan perdamaian di Lebanon,” kata Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.

 

Selama berada di Markas Indobatt, puluhan anak-anak Lebanon disuguhi dengan berbagai penampilan dan atraksi yang dipersembahkan oleh para personel Indobatt, seperti kesenian dan budaya serta menikmati makanan ringan khas Indonesia. Tampak diraut wajah anak-anak tersebut sangat bergembira. “Indonesia is very…very…good. I like that all,” kata salah satu anak Lebanon.

 

Sebelum mengakhiri kunjungannya di Markas Indobatt, puluhan anak-anak dan rombongan disuguhi atraksi Drumband yang dibawakan oleh prajurit Indobatt, dilanjutkan melihat static show yang menampilkan bermacam kendaraan berat Satgas Indobatt yang sehari-hari digunakan untuk menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan. (Pen Indobatt)

Peran Media Massa Dalam Memberantas Aksi Terorisme di Indonesia

Peran Media Massa Dalam Memberantas Aksi Terorisme di Indonesia

Oleh :

Mayor Inf Suwandi (Pasilakpin Subdit Opini Bidpenum Puspen TNI)

 

 

Terorisme merupakan musuh dunia yang tidak mengenal batas wilayah dan undang-undang suatu negara.  Aksinya dapat terjadi di negara mana saja yang mereka targetkan, tidak terkecuali di negara Indonesia tercinta.  Indonesia berkali-kali dijadikan sasaran empuk oleh kelompok teroris, tercatat dari rentang waktu tahun 2000 hingga 2018 sudah banyak bom meledak di Indonesia, antara lain bom Bursa Efek Jakarta tahun 2000, Plaza Atrium 2001, Hotel JW. Mariot 2003, di depan Kedutaan Australia 2004 dan bom Bali tahun 2005.  Kejadian terakhir yang baru-baru ini terjadi yaitu serangan teror bom bunuh diri yang terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya, Markas Polrestabes Surabaya, penyerangan di Polda Riau dan ledakan bom rakitan di Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur.

 

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR pada tanggal 30 Mei 2018, aksi teror yang terjadi di Indonesia dalam satu dekade terakhir dilakukan oleh jaringan terorisme yang berbeda-beda. Menurutnya, ada 5 (lima) jaringan teror yang saat ini masih aktif yaitu Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Jamaah Ansharut Syariah (JAS), Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan sel-sel di bawahnya. Semuanya secara jelas mengajarkan paham radikalisme.

 

Dari apa yang disampaikan Kepala BNPT tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa faham radikalisme dan terorisme berkembang subur di Indonesia. Kegiatan mereka terencana dan terstruktur, mereka terus bergerak membuat jaring dan sel-sel baru dengan merekrut anak-anak muda sebagai anggota. Mereka mendoktrin siap mati membela agama dengan dasar dalil-dalil yang disalah artikan, membenarkan kekerasan, menyerang membabi buta bahkan tidak ragu-ragu mengorbankan sanak keluarga dalam mencapai tujuan perjuangannya.

 

Dalam mengembangkan kegiatannya mereka memanfaatkan media sosial menyebarkan faham-faham radikalisme untuk mempengaruhi orang lain agar  masuk ke kelompoknya. Terbukti, pengaruhnya sudah masuk ke kampus-kampus perguruan tinggi. Menurut data BNPT ada 7 (tujuh) Perguruan Tinggi yang sudah terpapar radikalisme dan baru-baru ini ada 3 (tiga) orang alumni Universitas Riau (UNRI) ditangkap Densus 88 karena menyimpan perangkat untuk aksi teror di Ruang Gelanggang Mahasiswa yang berada di lingkungan kampus.

 

Tidak hanya di media sosial saja, para teroris juga memanfaatkan media televisi, cetak dan online untuk mengekspos aksi teror yang dilakukan dengan harapan eksistensi kelompoknya diketahui masyarakat luas atau dengan kata lain media dimanfaatkan untuk menyebarkan alasan ideologi dan tujuan dibalik aksi teror yang mereka lakukan.

 

 

Hubungan Media Massa Dengan Terorisme

 

Terorisme dan media dapat dikatakan memiliki hubungan simbiosis mutualisme yang bersifat  tidak langsung. Media membutuhkan bahan berita yang menarik untuk disajikan ke khalayak umum, di sisi lain para pelaku teror membutuhkan publisitas untuk menunjukkan eksistensinya.  Teroris memanfaatkan media secara aktif maupun pasif. Pemanfaatan media secara aktif melalui publikasi mereka ingin menyampaikan pesan-pesan ketakutan kepada khalayak luas; mempolarisasi pendapat umum; mencoba menarik anggota baru pada gerakan teroris; mengecoh aparat keamanan dengan menyebar informasi palsu; membangkitkan keprihatinan publik terhadap korban untuk menekan agar pemerintah melakukan kompromi atau konsesi sesuai yang mereka inginkan; mengalihkan perhatian publik dari isu-isu yang tidak dikehendaki dengan harapan berita teror mereka mengisi halaman depan media; dan membangkitkan kekecewaan publik terhadap pemerintah.

 

Sedangkan pemanfaatan media secara pasif diantaranya sebagai jaringan komunikasi eksternal di antara kelompok teroris, mempelajari teknik-teknik penanganan terbaru terhadap terorisme dari laporan media, mendapat informasi tentang kegiatan terkini aparat keamanan menghadapi teror yang sedang mereka lakukan, menikmati laporan media yang berlebihan terkait ekses dari aksi teror hingga menciptakan ketakutan masyarakat dan mencegah keberanian aparat kemanan secara individu, mengidentifikasi target-target selanjutnya dan mencari tahu reaksi publik terhadap tindakan mereka.

 

Ada dua tujuan penting mengapa teroris memanfaatkan media massa, pertama, aksi teroris tidak hanya ingin diketahui oleh publik tetapi juga sarana penyampaian pesan dan motif dibalik tindakan mereka. Tindakan bom bunuh diri yang dilakukan akan menimbulkan pertanyaan di benak khalayak tentang motif tindakan mereka. Media melalui frame pemberitaan yang dikembangkan akan memberikan penjelasan mengenai motif yang dimiliki oleh para teroris tersebut.

 

Tujuan kedua adalah mendapatkan hormat dan simpati publik yang mempunyai pemahaman yang sama secara potensial akan mendukung aksi teror yang mereka laksanakan. Kelompok yang memiliki akar ideologi, faham serupa atau memiliki tujuan yang sama dengan para pelaku teror berpotensi untuk memberikan rasa hormat dan simpati yang akhirnya dengan kesadaran pribadi bergabung dalam kelompok tersebut.

 

Melalui media, pesan teroris dapat disebarluaskan lebih cepat dan lebih meyakinkan. Penyebaran berita yang memuat pesan para teroris tersebut menunjukkan peran penting media dalam “mendukung” aksi teror.  Selain itu, dengan ekspos media yang berlebihan dapat membantu kelompok teroris untuk mengembangkan kelompoknya semakin besar dan berani untuk melakukan aksinya.

 

Hal inilah salah satu yang diprediksi menjadikan kelompok-kelompok teroris berkembang subur di Indonesia seperti yang disampaikan peneliti terorisme dari Yayasan Prasasti Perdamaian, Taufik Andrie. “Belum ada situasi yang menunjukkan kelompok-kelompok teroris mengalami kelemahan dan vakum tetapi mereka hanya sebatas mengalami hibernasi, dan itu pun hanya terjadi pada kelompok-kelompok besar seperti Jamaah Islamiyah, tapi kalau kelompok-kelompok sempalan lain, mereka terus tumbuh sepanjang waktu”. Untuk mencegah berkembangnya faham radikal dan terorisme perlu upaya pencegahan yang maksimal dari pemerintah dan seluruh komponen masyarakat termasuk yang terpenting adalah peran media massa.

 

Bagaimana seharusnya posisi media dalam pemberitaan terorisme sehingga bisa memberikan kontribusi positif bagi ketahanan nasional ?  Berdasarkan Undang-Undang RI no. 40 tahun 1999 tentang Pers pada  pasal 9 ayat 1 khususnya alenia 2 menjelaskan bahwa Pers Nasional mempunyai fungsi dan peranan yang penting dan strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Untuk itu terkait terorisme, media massa memiliki kesempatan dan tanggung jawab untuk turut serta membatasi persebaran faham terorisme dengan pemberitaan yang lebih bersandar pada kesadaran moral, sebaiknya reportase yang terkait teroris dipilah sebelum disiarkan dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional.

 

Dalam kasus terorisme, pemberitaan media semestinya tidak hanya mengedepankan aspek bisnis semata atau menaikan rating namun media harus bisa memberikan kritik dan masukan bagi pemerintah dan masyarakat bagaimana menyikapi kasus terorisme. Peran media dalam pemberitaan terorisme diharapkan tidak menimbulkan ekses negatif bagi pemirsa/pembaca, dan diharapkan dapat mencegah lahirnya teroris baru karena terinspirasi oleh pemberitaan.

 

Kompetisi dan kecepatan menuntut media bekerja dengan lebih baik agar bisa bersaing. Dalam kompetisi, materi berita yang menarik akan menentukan kemampuan untuk menarik publik. Kecepatan menuntut media untuk mendapat berita dari sumber pertama dalam tempo yang singkat.  Aksi terorisme menjadi materi menarik bagi pemberitaan sekaligus membutuhkan kecepatan untuk menyiarkannya.  Oleh karena itu, media berlomba untuk mendapatkan kesempatan pertama dalam pemberitaan terorisme sehingga terkadang lengah dan konten-konten yang tidak boleh disiarkan malah ditampilkan tanpa sensor. Untuk itu, dalam mempublikasikan aksi terorisme media harus tetap berpedoman pada Undang-Undang RI no. 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik sebagai landasan moral dalam publikasi.

 

Apabila terjadi aksi teror disuatu tempat pejabat Humas atau Kepala Penerangan di lingkungan yang terkait hendaknya segera mengumpulkan data-data yang valid, selanjutnya memberikan keterangan pers kepada awak media secepatnya. Hal ini penting agar informasi kejadian tersebut tidak dipublikasikan menurut opini pribadi awak media yang akhirnya informasi bergulir  liar  dan kemungkinan dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk membentuk opini publik sesuai kepentingan kelompoknya.

 

Terkait video rekaman CCTV kejadian bom bunuh diri di Mapolresta Surabaya yang viral menggambarkan kejadian sadisme yang dapat mempengaruhi psikologi negatif khalayak luas terutama anak-anak. Untuk itu hendaknya aparat tidak asal menyebarkan video aksi teroris melalui media sosial, sebelum adanya persetujuan dari pejabat yang berwenang atau pimpinan dari instansi yang bersangkutan, sehingga efek-efek negatif dari menyebarnya video tersebut dapat dihindarkan.

 

Wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya harus berpedoman pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik, dengan tujuan agar wartawan mempunyai rasa tanggung jawab dalam menjalankan profesinya, karena produk jurnalistik yang dipublikasikan di media massa memiliki efek yang luar biasa bagi masyarakat secara luas.

 

Selain itu fungsi Dewan Pers mempunyai peranan penting dalam mengontrol  dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik oleh insan pers.  Menurut Pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Pers, Dewan Pers berfungsi antara lain; melindungi kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain, melakukan pengkajian untuk pengembangan kehidupan pers, menetapkan dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik. Fungsi tersebut harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, apabila ada yang melanggar harus diingatkan dan diberikan sanksi sesuai peraturan dan Undang-Undang yang berlaku, agar pers di negara kita dapat melaksanakan tugasnya dengan seimbang dan bertanggung jawab.

 

Dari uraian diatas betapa pentingnya peran media massa dalam membantu membatasi berkembangnya teroris di Indonesia. Untuk itu media dalam memberitakan aksi terorisme harus wajar dan tidak berlebihan, berita yang disajikan harus tetap dalam kerangka menjaga ketahanan dan keamanan nasional serta kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

 

 

Bakamla Periksa Kondisi Mangrove di Atambua Pasca Tanam

sumbawanews.com,- Sehari pasca penanaman mangrove di Pantai Atapupu, Desa Silawan, Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Laut (KH) Drs. Toni Syaiful didampingi Kasubbag Humas Mayor Marinir Mardiono dan sejumlah personel Humas lainnya, yakni: Enni Parikawati, S.T., M.T., Yuhanes Antara, S.Pd., dan Zephire Auvrey,

secara diam-diam dan mendadak mendatangi lokasi tanam untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman mangrove, yang berada di Kec. Tasifeto, Atambua, Kab. Belu, kemarin.

Pasalnya, sebelum dilakukan penanaman yaitu pada saat survey tim Bakamla sudah mendapatkan keterangan dari Dinas Lingkungan Hidup Belu tentang kemungkinan adanya hewan-hewan seperti babi dan kepiting sebagai hama yang mungkin akan mengganggu pertumbuhan tanaman tersebut. Dari pengamatan sebelumnya memang terlihat adanya babi-babi yang berlalu lalang di sekitar lokasi tanam.

Pengecekan tersebut untuk memeriksa dan meyakinkan bahwa bibit mangrove yang telah ditanam sehari sebelumnya dalam kondisi aman dan terlindungi. Dari pengamatan yang dilakukan oleh para personel Humas terlihat kondisi tanaman sesuai yang diharapkan, khususnya bibit yang berada di area tengah dalam keadaan aman. Hal ini disebabkan adanya akar-akar pelindung yang tumbuh di area tanam, sehingga meskipun bibit mangrove terhitung masih pendek dan hanya berdaun empat hingga enam, namun tetap bisa berdiri dengan tegak, terlindungi dari sapuan ombak maupun hama.

Bakamla berharap ke depannya bibit-bibit mangrove yang telah ditanam ini dapat tumbuh dengan baik, sehingga bisa melindungi bibir pantai dari abrasi atau pengikisan pantai, dan juga memberikan manfaat bagi penduduk sekitar. (Mad/Puspen TNI)

Direktorat Kebijakan Bakamla Gelar FGD III di Lombok

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla Laksdya TNI (Purn) Ari Soedewo, S.E., M.H. diwakili Direktur Kebijakan I.G.N.A. Endrawan, S.H., M.H. membuka acara Forum Group Discussion (FGD) III di Hotel Jayakarta, Lombok, NTB, kemarin.

Kepala Bakamla RI dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Kebijakan antara lain mengatakan, penanganan terhadap segala bentuk ancaman, hambatan, tantangan dan gangguan secara bersinergi dan terintegrasi menjadi perhatian Bakamla. Fokusnya adalah pada tugas Bakamla, yaitu Patroli Keamanan dan Keselamatan di Laut dengan mengedepankan sinergitas antar seluruh instansi terkait yang didukung peralatan teknologi informasi, jelasnya lebih lanjut.

FGD ke-3 yang digelar Direktorat Kebijakan Bakamla di Lombok ini menghadirkan tiga nara sumber yaitu Staf ahli dari Pokja Bakamla, Danlanal Mataram dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB. Setidaknya ada 20 peserta yang hadir dalam forum diskusi bertema “Peningkatan Sinergitas Antara Bakamla dengan Instansi Terkait dan Masyarakat Maritim Dalam Rangka Menangani Permasalahan Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan Keamanan dan Keselamatan Guna Terwujudnya Wilayah Perairan dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia Yang Aman, Damai Sejahtera dan Lestari” ini.

Peserta yang hadir antara lain dari unsur Kejaksaan, Polair NTB, Hubla, PSDKP, INSA, dan masyarakat maritim wilayah Lombok.

Dari hasil diskusi seluruh peserta sepakat bahwa sinergi antar semua instansi terkait di laut sangat diperlukan guna mewujudkan keamanan dan keselamatan di laut. Semua sepakat bahwa egosektoral adalah penghambat yang harus dipupus demi menjaga keamanan dan keselamatan perairan Indonesia yang sangat luas ini, sehingga dapat mendukung tercapainya cita-cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Tito Dorong Perluasan Bedah Rumah Lewat APBD DKI

Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di...

BEM UBK Terima Mediasi, Tuntut Jawaban dalam 5 Hari

Sumbawanews.com,- Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) memenuhi undangan mediasi tertutup dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden,...

Prabowo dan Qatar Perkuat Kemitraan Strategis

Sumbawanews.com,- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6). Pertemuan...

Trump Phone Masih Belum Juga Dikirim, Satu Tahun Setelah Pengumuman

Sumbawanews.com,- Satu tahun sejak pengumuman resminya pada 16 Juni 2025, T1 Phone milik Trump Mobile belum juga sampai ke tangan para pre-order. Meski dijanjikan...

Prabowo dan Qatar Perkuat Kemitraan Menuju 50 Tahun Hubungan Diplomatik

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Pertemuan...

Berita Utama