Home Blog Page 3101

Berita Foto : TNI Kirimkan Bantuan Kemanusiaan ke Pulau Seram Maluku

 

(Puspen TNI). Menyikapi  musibah  yang menimpa masyarakat Suku Mausu Ane di Pegunungan Markulle Pulau Seram, Provinsi Maluku Tengah karena gagal panen akibat hama tikus dan babi, Panglima TNI segera mengambil langkah untuk mengirimkan tambahan bantuan kemanusiaan. Sebelumnya Panglima TNI telah melaporkan kepada bapak Presiden RI bahwa Kodam XVI/Ptm telah memberikan pertolongan awal dan bantuan kepada Suku Mausu Ane tersebut.

Hari ini, Mabes TNI memberikan tambahan bantuan berupa tenda serba guna, alat-alat dapur, bahan makanan, obat-obatan dan tenaga medis serta alat komunikasi dengan menggunakan pesawat Hercules A-1312, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (28/7/2018).  (Badar/Puspen TNI)

Mabes TNI Kirim Tambahan Bantuan Untuk Suku Mausu Ane

(Puspen TNI). Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mengirimkan tambahan bantuan logistik, seperti bahan makanan, pakaian, tenda, kebutuhan anak-anak, obat-obatan, alat komunikasi serta tenaga medis dan komunikasi yang tergabung dalam Satgas Penguatan Bantuan Kemanusiaan untuk masyarakat Suku Mausu Ane.

 

Bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Suku Mausu Ane yang sedang mengalami musibah kelaparan akibat gagal panen karena tanaman pertaniannya diserang hama tikus dan dirusak oleh babi hutan, diberangkatkan oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis dengan menggunakan Pesawat Hercules A-1312 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (28/7/2018).

 

Terkait musibah kelaparan yang sedang dialami oleh anak bangsa, khususnya masyarakat Suku Mausu Ane di Pegunungan Markulle, Pulau Seram, Provinsi Maluku Tengah, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beberapa waktu lalu telah melaporkan kejadian tersebut kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan menyampaikan bahwa TNI melalui Kodam XVI/Pattimura telah bertindak cepat memberikan pertolongan awal dengan mengirimkan bantuan logistik (makanan dan obat-obatan) serta tim medis termasuk beberapa personelnya.

 

Sementara itu, Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis mengatakan antara lain bahwa pengiriman bantuan tambahan logistik untuk masyarakat Suku Mausu Ane merupakan instruksi dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. “Di Pegunungan Markulle juga telah dibuatkan camp penampungan sementara di Dusun Siahari dan Desa Morokay, Kec. Seram Utara Timur, Kobi, Kab. Maluku Tengah, Provinsi Maluku,” ucapnya.

 

“TNI, Polri, Kementerian Sosial, Pemda dan masyarakat setempat juga telah melakukan aksi-aksi dengan memberikan dukungan bantuan berupa makanan, selimut termasuk pembuatan camp penampungan,” tambahnya. (Badar/Puspen TNI)

Tragedi Tenggelamnya KM Sinar Bangun

sumbawanews.com,- Gema Takbir berkumandang membahana ada dimana-mana sebagai pertanda perayaan Idul Fitri 1439 H tahun ini, karena umat Muslim telah berhasil melewati ujian untuk menahan hawa nafsu selama sebulan penuh melaksanakan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan. Tiba-tiba kita dikejutkan sebuah tragedi di kawasan Danau Toba Sumatera Utara. Kapal motor penumpang bernama (KM) Sinar Bangun diketahui tenggelam saat beroperasi di perairan Danau Toba.
Peristiwa tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun terjadi, tepatnya 18 Juni 2018. Dalam perjalanannya dari Pelabuhan Simanindo, Samosir menuju Pelabuhan Tiga Ras, Simalungun, Sumatera Utara. Kejadian tersebut tentu saja membuat penuh kesedihan dan duka yang begitu dalam bagi keluarga korban bahkan Rakyat Bangsa Indonesia, karena  peristiwa tersebut  terjadi masih suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H.
Kecelakaan ini diduga kuat bahwa kapal tersebut kelebihan muatan dengan mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan bermotor roda dua yang mengakibatkan over kapasitas, sehingga kapal tersebut tenggelam. Meskipun tidak ada keterangan resmi soal berapa jumlah penumpang secara pasti karena manifest penumpang yang tidak jelas.
Kejadian tersebut membuat pemerintah harus  bertindak cepat  dengan membentuk tim SAR Gabungan diantaranya terdiri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan SAR  Nasional (Basarnas) dan Kementerian Perhubungan RI. Posko utamanya terletak di Pelabuhan Tiga Ras, Simalungun, dengan tujuan tidak lain untuk mencari dan mengevakuasi  serta mendata korban tenggelamnya KM Sinar Bangun.
Beberapa pejabat negara diantaranya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta jajarannya, harus turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengecek langsung kondisi di lapangan, dan mengunjungi korban di RSUD Tuan Rondahaim, Komplek Perkantoran SKPD Pemkab Simalungun, Sumatera Utara. Pada kesempatan itu, Panglima TNI juga menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun.
Kepedulian Panglima TNI mengunjungi korban, merupakan salah satu bentuk empati dan simpati Pimpinan TNI terhadap korban tenggelamnya KM Sinar Bangun dalam musibah yang menimpanya.
Atas instruksi Panglima TNI, pencarian korban menurunkan Pasukan Taifib dan diperkuat dengan Pasukan Katak sebanyak 25 orang yang memiliki keahlian di bawah permukaan air dengan  menggunakan alat Hidrografi dan Osenografi (Hidros) guna menemukan bangkai kapal dan korban. “Hal ini bertujuan untuk memudahkan tim SAR dalam melakukan kegiatan pertolongan,” ucapnya.
“Namun upaya itu kita batasi sesuai dengan kemampuan manusia yang mampu menyelam hanya 50 meter, sedangkan kedalaman lebih 50 meter menggunakan alat Hidros TNI Angkatan Laut untuk menemukan posisi kedalaman kapal tersebut,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pencarian korban juga dapat dilakukan dengan metode menjaring yaitu menggunakan jangkar untuk mengambil korban apabila korban memang kelihatan dari alat yang nanti dioperasionalkan di bawah.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menjelaskan tentang peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun berlangsung begitu cepat seperti diceritakan korban selamat yang bernama Fitriani Sumbahyang. “Pada saat itu korban memang duduk paling belakang di lantai dua, kemudian kejadian itu begitu cepat tiba-tiba kapal oleng ke kanan dan begitu cepat langsung kapal itu tenggelam. Korban sempat keluar dan selamat dengan menggunakan helm yang ada pada sepeda motor,” jelasnya.
Haruslah kita akui, tragedi tersebut merupakan kecerobohan Nahkoda  dan Anak Buah Kapal (ABK) yang tidak memikirkan keselamatan jiwa penumpangnya. Sebelum berangkat mereka mengetahui kapal tersebut kelebihan muatan yang akan mengakibatkan over draft. Namun itu tidak diindahkan, karena lebih mementingkan untuk mendapatkan untung uang yang besar dibandingkan dengan keselamatan jiwa penumpangnya.
Kelebihan muatan dan kapasitas angkut, tentunya ini tidak bisa terlepas dari aparat terkait yang memiliki tugas tanggung jawab pengawasan dan kontrol. Ini membuktikan bahwa tidak adanya keseriusan aparat terkait untuk mengawasi secara selektif didalam pengoperasionalan/hak ijin  jalan kapal, terlebih dari hasil di lapangan membuktikan bahwa selain kelebihan muatan penumpang KM Sinar Bangun juga tidak memiliki manifest penumpang. Sehingga petugas di lapangan kesulitan  untuk mendata dan mencocokan berapa sebenarnya penumpang yang ikut menjadi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba.
Tentunya dengan kejadian tenggelamnya KM Sinar Bangun ini, harus menjadi momentum untuk kembali berbenah dari kesemrautan administrasi perlayaran. Kegiatan tersebut harus menjadi bahan evaluasi dan masukan, demi kemajuan pelayaran kita. Kedepan kita berharap agar kesiapan operasional angkutan kapal harus sesuai dengan standar yang ditetapkan. Peralatan seperti skoci dan pelampung harus tersedia serta peralatan lain yang sesuai dengan ketentuan pelayaran nasional dan internasional. Tidak boleh lagi terjadi kapal asal berangkat dengan hanya memburu setoran. Tapi kenyamanan dan keselamatan penumpang harus lebih di utamakan untuk menghargai hak asasi manusia yang tidak boleh diabaikan oleh siapapun juga.

Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID Berikan Pelayanan Kesehatan Bagi Warga Lokal di Darfur Sudan

sumbawanews.com,- Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) Kompi Mournei Team Site (TS) memberikan bantuan pelayanan kesehatan secara gratis bagi warga lokal di desa Koz Amir, Mournei, El Geneina, Darfur, Sudan pada Rabu (25/7/2018).

Kompi Mournei TS yang lokasinya berjarak sekitar 45 Km dari Supercamp UNAMID Sector West secara rutin dan berkala memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada warga lokal diantaranya termasuk di desa Koz Amir.

Dalam kesempatan tersebut  Komandan Satgas (Dansatgas) Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID Letkol Inf Irdhan, S.E., M.M., yang diwakili oleh Mayor Inf Johanes V. Tethool  menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan secara gratis ini diberikan kepada warga lokal yang menderita  nyeri syaraf lengan dan kaki, demam, batuk, pilek, radang tenggorokan dan penyakit ringan lainnya.

Lebih lanjut Dansatgas Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID mengatakan bahwa rumah sakit jaraknya sangat jauh dari desa Koz Amir. Untuk menuju rumah sakit terdekat menempuh puluhan kilometer dan warga memiliki keterbatasan biaya untuk berobat.

“Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID berusaha membantu warga semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan medis yang kami miliki”, ujar Dansatgas.

Pada kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan antara lain pemeriksaan kondisi kesehatan dengan pengecekan tensi, mendengarkan keluhan pasien dan dilanjutkan memberikan obat sesuai dengan penyakit yang dirasakan para pasien warga setempat. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Hadiri Jamuan Makan Malam Bersama CDF Australia

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. Menghadiri jamuan makan malam bersama Chief of Defence Force (CDF) Australia General Angus Campbell bertempat di Pee Wee Restaurant, East Point, Australia, Kamis (26/7/2018).

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada General Angus Campbell atas dilantiknya sebagai Chief of Defence Force (CDF) Australia beberapa waktu yang lalu.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa TNI dan Australian Defence Force (ADF) memiliki pandangan yang sama tentang bagaimana membina hubungan kerjasama antara kedua angkatan bersenjata.

Pada kesempatan yang sama CDF Australia General Angus Campbell mengharapkan pertemuan sidang ke-6 Australia-Indonesia High Level Committee  (Ausindo HLC) akan memberikan hal-hal penting bagi kedua negara terutama hubungan antara TNI dan ADF yang sudah memiliki hubungan baik.

Acara Jamuan makan malam dihadiri Commander Joint Logistic (CJLOG) Major General David Mulhal, Director Defence Intelligence Organisation Major General Matthew Hall, Commander Australian Defence College (COMADC), J5 Joint Operations Command (JOC) Brigadier General Craig Furini, Commander 1st Brigade Brigadier General Matthew Pearse, Athan Australia untuk Indonesia Commodore Robert Plath dan Assistant Secretary International Policy Division Zoe Cameron .

Turut hadir dalam jamuan makan malam antara lain, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waasops Panglima TNI Laksma TNI M. Khairil Lubis dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr (Han), dan Athan RI untuk Australia Laksama TNI R. Teguh Isgunanto, M.A. (Mad/Puspen TNI0

Panglima TNI Saksikan Kedatangan Pesawat F-16 TNI AU di RAAF Darwin

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyaksikan kedatangan pesawat F-16 TNI AU sebagai peserta latihan Pitch Black di Royal Australian Air Force (RAAF), Darwin, Australia, Kamis (26/7/2018).

Pada kunjungan di RAAF tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto disambut Chief Of Defence Force (CDF) Australia General Angus Campbell. Dalam kunjungan ini Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga bertemu dengan 12 penerbang F-16 TNI AU serta 27 crew/teknisi dipimpin Kolonel Pnb Joko Hadi Purwanto yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Wing 3 Lanud Iswahyu Madiun dalam rangka mengikuti latihan Pitch Black.

Latihan Pitch Black yang diselenggarakan Angkatan Udara Australia merupakan latihan yang digelar setiap 2 tahun sekali di pangkalan udara RAAF Darwin dan RAAF Base Tindal di Katherine, Northern Territory.

Latihan Pitch Black di Australia melibatkan sekitar 2.500 personel dan kurang lebih 100 pesawat terbang dari Angkatan Udara Australia serta Angkatan Udara negara-negara sabahat antara lain Indonesia, Kanada, Perancis, German Amerika Serikat, Belanda, Selandia Baru, Singapura dan Thailand.

Selanjutnya rangkaian kegiatan Panglima TNI dalam kunjungan tersebut melihat dari dekat pesawat Bell Boeing MV-22 Osprey yang dimiliki oleh US Marine.

Pada kegiatan tersebut Panglima TNI didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Dr. Ir. Bambang Nariyono, M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waasops Panglima TNI Laksma TNI M. Khairil Lubis, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr (Han), Athan RI untuk Australia Laksama TNI R. Teguh Isgunanto, M.A., dan Atase Udara Indonesia untuk Australia Kolonel Pnb Riva Yanto. (Mad/Puspen TNI0

SPKKL Merauke Bakamla RI Ikut Gerakan “Ayo Inventarisasi BMN 2018”

sumbawanews.com,- Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI di Merauke, tepatnya yang berlokasi di Jl. Menara Lampu Satu, tidak luput dari Gerakan “Ayo Inventarisasi BMN 2018” yang digalakkan oleh Bagian Pendayagunaan dan Penatausahaan BMN Bakamla RI, Kamis (26/7/2018).

Kegiatan inventarisasi kali ini terbilang tidak biasa. Pasalnya kantor yang digunakan untuk melakukan aktifitas pemantauan keamanan dan keselamatan laut sehari-hari masih berupa shelter. Namun demikian, SPKKL Merauke memiliki peralatan komunikasi seperti Global Maritime Distress Security System (GMDSS), peralatan navigasi satelit Automatic Identification System (AIS), dan radar, yang memiliki area cakupan luas meliputi daratan dan lautan di sekitarnya.

Pemeriksaan yang dipimpin oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) Vita Melia, S.T., M.T. telah berlangsung sejak 25/7 dan rencananya akan berakhir besok. Pengawak SPKKL Merauke, Diah Ayu dan Medi Aditya, dengan antusias membantu berjalannya kegiatan dengan sangat baik.

Pengarahan mengenai pentingnya inventarisasi dan sosialisasi mengenai cara pencatatan aset barang milik negara (BMN), juga tidak lupa untuk disampaikan. Vita juga menyampaikan tentang Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Tahun 2020, dengan harapan setiap perwakilan Bakamla RI di daerah juga ikut serta menyusun perencanaan BMN.

Terkait dengan RKBMN Tahun 2020, SPKKL Merauke akan mengajukan pembangunan gedung kantor permanen. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Selain itu, SPKKL Merauke merupakan representasi Bakamla RI dalam mengamankan perairan di wilayah Merauke. (Mad/Puspen TNI)

BAKAMLA RI BERSAMA TNI AL PERKETAT PENGAWASAN PERAIRAN LAUT INDONESIA

sumbawanews.com,- Badan Keamanan Laut RI bersama dengan TNI Angkatan Laut memperketat pengawasan perairan laut yurisdiksi nasional Indonesia. Hal itu dibahas dalam pertemuan antara Direktur Data dan Informasi Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Gendut Sugiono, S.E., dengan Kepala Pusat Komando dan Pengendalian (Kapuskodal) TNI Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Andi Abdul Aziz, S.H., beserta rombongan di Kantor Direktorat Data dan Informasi (Datin) Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No.56, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/07/2018).

Pertemuan tersebut merupakan program ke-4 dari 14 program 100 hari kerja Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., bidang refitalisasi kerjasama keamanan laut, Kelompok Kerja (Pokja) 5 dengan tugas mengintegrasikan sistem pengendalian keamanan laut yang diemban Kapuskodal TNI AL Kolonel Laut (P) Andi Abdul Aziz, S.H.

Berkaitan dengan program Kasal tersebut, Dirdatin Bakamla RI menyambut baik kunjungan kerja Kapuskodal beserta rombongan. Kegiatan dikemas dengan diskusi itu membahas tentang pengintegrasian dan kolaborasi antara pengawasan perairan melalui sistem peringatan dini dari Pusat Informasi Maritim (PIM) milik Bakamla RI dengan sistem penginderaan Puskodal TNI AL. Selain itu pertukaran atau sharing data dan informasi antar lembaga negara ini makin diintensifkan guna menunjang tugas pokok masing-masinga dalam menjaga keselamatan, keamanan dan pertahanan perairan yurisdiksi nasional.

Dalam sambutannya Dirdatin Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Gendut Sugiono, S.E., menyampaikan Bakamla mempunyai tugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Fungsi yang dimilki Bakamla RI yakni menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, menyelenggarakan sistem peringatan dini keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia serta melaksanakan penjagaan.

Selain itu Bakamla RI juga memiliki fungsi pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, menyinergikan dan memonitor pelaksanaan patroli perairan oleh instansi terkait, memberikan dukungan teknis dan operasional kepada instansi terkait, memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia dan melaksanakan tugas lain dalam sistem pertahanan nasional.

Bakamla juga memiliki kewenangan melakukan pengejaran seketika, memberhentikan, memeriksa, menangkap, membawa, dan menyerahkan kapal ke instansi terkait yang berwenang untuk pelaksanaan proses hukum lebih lanjut dan mengintegrasikan sistem informasi keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Guna menunjang tugas pokok Bakamla RI tersebut Direktorat Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis, koordinasi integrasi, sinkronisasi, dan sistem peringatan dini serta evaluasi dan pelaporan di bidang informasi, data dan jaringan. Fungsi Direktorat Data dan Informasi yaitu menyiapkan perumusan kebijakan teknis, pengembangan dan pengelolaan, pertukaran informasi, pelaksanaan sistem peringatan dini di bidang keamanan dan keselamatan laut, pelaksanaan standarisasi data dan pengelolaan basis data serta pelaksanaan pengumpulan, pengklasifikasian, pengolahan dan penyajian data dan informasi dan pengelolaan jaringan komunikasi.

Pada kesempatan tersebut Kapuskodal TNI AL menyampaikan pandangan perlunya ada interoperability dan integrasi antar stake holder bidang kemanan laut, deteksi dan penindakan, komando dan pengendalian jaring komunikasi, serta pertukaran data dan informasi maritim dari seluruh lembaga bidang kemaritiman. Saat ini menurut Kapuskodal, selain menjaga dan mengawasi perairan yurisdiksi nasional hingga garis batas Zona Ekonomi Exlusif (ZEE), TNI AL selalu memantau dengan ketat pergerakan kapal-kapal berbendera asing yang melewati Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). (Mad/Puspen TNI)

Direktur Operasi Laut Bakamla Beberkan Progress TPOM Pada Pertemuan Ke-66 COCC Malindo

sumbawanews.com,- Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) selaku Ketua Tim Perancang Operasi Maritim (TPOM) Indonesia membeberkan kegiatan yang telah dilaksanakan TPOM periode 25 Oktober 2017 s.d. 18 Juli 2018 pada pertemuan ke-66 Coordinated Operation Control Committe Malaysia-Indonesia (COCC Malindo), di Hotel Hilton Bandung, beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang berlangsung 16 s.d. 20 Juli 2018 tersebut dipimpin Ketua/Pengerusi Bersama COCC Malindo Mayjen TNI Lodewyk Pusung beserta Asops Panglima TNI selaku Ketua COCC Indonesia dan Asisten Ketua Staf Operasi Dan Latihan Pertahanan Markas ATM Mej Jen Dato’ Sheikh Mokhsin Bin Sheikh Hassan selaku Ketua COCC Malaysia. Rapat dihadiri Para Ketua Tim Perancang Operasi badan-badan yang berada dibawah COCC Malindo untuk memberikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan, yang sedang berjalan, dan yang akan datang serta kendala yang dihadapi.

Adapun Laksma TNI Rahmat Eko selaku Ketua TPOM Indonesia dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa laporan, antara lain pembahasan dan evaluasi yang dilaksanakan dalam rapat TPOM ke-27 di Bali yang berlangsung pada 28 Maret 2018 tentang kegiatan Patroli Terkoordinasi (Patkor) yang telah dilaksanakan kedua negara yaitu Patkor Optima dan Patkor Kastima, kegiatan selain patroli dan juga revisi Protap Patkor Maritim.

Disampaikannya, bahwa Patkor Optima 26B/17 diikuti 4 (empat) kapal patroli Indonesia dan 10 kapal patroli Malaysia, 10 boat dan 3 pesawat udara, dengan hasil berupa pemeriksaan sebanyak 403 kapal dan 11 kapal diproses hukum. Sedangkan untuk Patkor Kastima 23B/17 dilaksanakan kapal patroli Bea Cukai Indonesia dan JKDM Malaysia, melibatkan 11 kapal BC dan 9 kapal JKDM, dengan total hasil pemeriksaan sebanyak 602 kapal dan 15 diantaranya diproses hukum.

Selain itu disampaikan juga adanya kegiatan lain dalam rangkaian kegiatan Patkor yang perlu terus ditingkatkan, yaitu sosialisasi perundang-undangan, pertukaran informasi deteksi radar dan Patmar, kunjungan hormat ke instansi terkait, bhakti sosial, olah raga bersama dan makan malam resmi.

Menanggapi laporan tersebut Ketua/Pengerusi Bersama COCC Malindo menekankan agar kegiatan berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati, meningkatkan koordinasi dengan instansi maritim terkait, serta terus mendukung kegiatan lain guna pencegahan gangguan keamanan maritim. Disarankan pula adanya koordinasi intens dalam rangka merevisi Protap Patkor Maritim. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Kunjungi Robertson Barracks di Parlmeston

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengunjungi Robertson Barracks dalam rangka menghadiri rangkaian kegiatan sidang ke-6 Australia-Indonesia High Level Committee  (Ausindo HLC) di Parlmeston, Australia, Kamis (26/7/2018).

Kunjungan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ke Robertson Barracks  disambut oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Chief of Air Force) Australia Air Marshall Leo Davies dan  Commander 1st Brigade Brigadier General Matthew Pearse dilanjutkan dengan upacara tradisional penyambutan tamu khas Aborigin.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI menerima paparan tentang United State – Force Posture Initiative (US FPI) dengan materi kebijakan US FPI oleh perwakilan International Policy Division Zoe Cameron. Selanjutnya dilaksanakan paparan tentang Marines Rotational Force – Darwin (MRF-D) Training oleh SeniorUS FPI Program Office Brigadier General Mark Brewer dan perspektif MRF-D Brigade and 1st Brigade terkait US FPI oleh Colonel Jay Schnelle.

Selanjutnya Panglima TNI beserta rombongan  mengunjungi fasilitas MRF-D dan melihat demo latihan yang dilaksanakan oleh personel dari Australian Defence Force (ADF) dan MRF-D dengan materi antara lain drill artilleri, in country training US dan Australian Armysimulated artillery training dan flying pass Eurocopter Tiger helicopter.

Dalam kunjungan tersebut Panglima TNI didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Dr. Ir. Bambang Nariyono, M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waasops Panglima TNI Laksma TNI M. Khairil Lubis, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr (Han) dan Athan RI untuk Australia Laksama TNI R. Teguh Isgunanto, M.A. (Mad/Puspenn TNI)

Berita Terkini

Kejagung Setor Rp1,029 Triliun dari Lelang Aset Koruptor

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menyerahkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) senilai Rp1,029 triliun kepada Kementerian Keuangan pada Senin, 15 Juni 2026. Dana tersebut berasal dari...

Jenderal Kopassus Selamat dari Tembakan Sniper Paling Mematikan

Sumbawanews.com,- Pada 28 Juni 1962, di hutan lebat tepi Sungai Kumbai, Papua, seorang kapten TNI bernama Benny Moerdani nyaris menjadi korban tembakan sniper terlatih...

Massa Mahasiswa Tuntut Reformasi di Kantor Gubernur Jateng

Sumbawanews.com,- Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Semarang memadati Jalan Pahlawan pada Senin sore, 15 Juni 2026, dalam unjuk rasa besar-besaran menuntut reformasi...

Mojtaba Khamenei: Sang Pemimpin yang Hilang dari Publik

Sumbawanews.com,- Di tengah guncangan politik pasca-kematian Ayatollah Ali Khamenei, sosok Mojtaba Khamenei—putranya yang ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran—tak pernah muncul di depan kamera, tak...

Swiss Tolak Batas Penduduk 10 Juta Jiwa

Sumbawanews.com,- Mayoritas warga Swiss menolak usulan pembatasan populasi nasional hingga 10 juta jiwa dalam referendum nasional yang digelar pada 14 Juni 2026. Hasil resmi...

Berita Utama