Home Blog Page 3092

Penmil RI untuk PBB : Pemerintah RI Terlibat Langsung Dalam Pengamanan Perairan Laut Lebanon

(New York. Kamis, 25 Oktober 2018).  Pemerintah Republik Indonesia Indonesia terlibat langsung dalam pelaksanaan pengamanan perairan laut Lebanon, sebagai bagian dari Misi Pemelihara Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan mengirimkan Satuan Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI  yang dilengkapi dengan Helikopter Dauphin-365 sebagai sarana search and resque sesuai mandat yang diberikan oleh PBB.

 

Hal tersebut disampaikan Penasehat Militer (Penmil) Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Brigjen TNI Fulad, S.sos, M.si saat mendampingi Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. ketika mengunjungi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Forces in Lebanon) KRI Sultan Hasanuddin 366, di Port of Beirut, Lebanon, beberapa waktu lalu.

 

Dalam kunjungan tersebut, Kasum TNI juga telah dilaporkan oleh Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E, M.Si tentang daerah operasi yang menjadi tanggung jawab Satgas KRI Hasanuddin 366 selama setahun kedepan termasuk interaksi dengan sesama Satgas Maritime Task Force yang berasal dari berbagai negara, diantaranya dari German, Brazil, Turkey, Bangladesh dan Yunani.

 

Selanjutnya Brigjen TNI Fulad mengatakan bahwa sebanyak 120 prajurit TNI yang mengawaki Satgas MTF KRI Sultan Hasanuddin 366 dan Helikopter Dauphin-365 merupakan Satgas yang baru mengggantikan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil KRI Usman Harun 359 yang telah melaksanakan tugas selama satu tahun membawa Misi Perdamaian PBB dengan baik dan mendapat apresiasi yang luar biasa dari United Nations (UN) maupun Pemerintah Lebanon dan masyarakat setempat.

 

Menurut Brigjen TNI Fulad, bahwa keberhasilan MTF Unifil dalam mengamankan perairan laut Lebanon dari gangguan keamanan selama ini dapat dilaksanakan dengan baik. Hal itu membutuhkan kerja sama yang baik antara sesama satuan tugas dan merupakan kunci penting dalam mewujudkan keamanan wilayah Lebanon yang lebih baik kedepan.

 

“Satgas MTF Unifil selain mengamankan perairan laut Lebanon juga melaksanakan pelatihan terhadap LAF Navy yang merupakan unsur kekuatan laut Lebanon dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan para personel Angkatan Laut Lebanon, sehingga pada saatnya bisa mengambil alih peran MTF Unifil bila Misi Perdamaian PBB di Lebanon ditutup,” jelasnya.

 

Ditambahkan oleh Brigjen TNI Fulad bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memperpanjang Mandat 2433 yang memberi kewenangan kepada Unifil HQ untuk melaksanakan tugas selama setahun di Lebanon guna mewujudkan situasi keamanan yang lebih kondusif dimasa yang akan datang.

 

Keikutsertaan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil KRI Hasanuddin 366 menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia tidak pernah absen dalam operasi Pemelihara Perdamaian PBB  semenjak tahun 1957 sampai saat ini. “Dengan peran aktif dan terus menerus dalam Misi Pemelihara Perdamaian PBB menjadi salah satu syarat mutlak Indonesia terpilih menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) periode 2019-2020,” kata Brigjen TNI Fulad. (Penmil PTRI)

Panglima TNI : TNI Miliki Tugas Pokok Menegakkan dan Mempertahankan NKRI

(Puspen TNI).  TNI memiliki tugas pokok yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala macam ancaman dan gangguan.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada konferensi pers pencapaian empat tahun kinerja pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla tentang pencapaian yang telah dilaksanakan oleh TNI terkait tugas pokok maupun pengembangan dan modernisasi TNI dalam rangka melaksanakan tugas pokok periode 2014-2018, bertempat di Gedung III Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

 

Panglima TNI mengatakan bahwa dalam penjabarannya TNI melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). OMP merupakan pengerahan dan penggunaan kekuatan TNI untuk menghadapi ancaman berupa kekuatan militer asing dalam rangka mempertahankan kedaulatan negara. “Operasi militer yang telah dilaksanakan diantaranya Operasi Pertahanan Udara Nasional, Siaga Tempur Laut, Siaga Tempur Blok Ambalat dan PPRC TNI,” ungkapnya.

 

Dijelaskan oleh Panglima TNI bahwa pada kurun waktu satu tahun terakhir, TNI telah melaksanakan penindakan terhadap pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh 25 pesawat asing dan 4 kapal asing.  “Selama empat tahun, 286 pesawat asing yang melakukan pelanggaran wilayah udara dan 26 kapal asing yang memasuki perairan Indonesia telah dideteksi dan dihalau,” ujarnya.

 

Disamping itu, TNI juga melaksanakan OMSP seperti operasi mengatasi aksi terorisme, mengamankan wilayah perbatasan, membantu pemerintahan di daerah, membantu kepolisian, membantu menanggulangi akibat bencana alam, mengamankan tamu negara setingkat kepala negara, juga melaksanakan tugas perdamaian dunia dibawah bendera PBB dan sebagainya.

 

“Dalam melaksanakan OMSP, TNI bersama  Polri dan berbagai Kementerian dan Lembaga serta komponen bangsa juga terjun langsung melaksanakan penanggulangan bencana yang terjadi diberbagai daerah, seperti gempa bumi dan tsunami di Sulteng, gempa bumi di NTB dan membantu melakukan vaksinasi kepada 27.772 anak serta penanganan terhadap 1.247 pasien gizi buruk serta campak di Asmat, Papua,” terangnya.

 

Sementara itu, dalam rangka mendukung program Nawacita Pemerintah, TNI melakukan sinkronisasi gelar kekuatan dengan pembangunan nasional, seperti pembentukan Divisi Infanteri 3/Kostrad di Pakatto-Sulsel, Koarmada III dan Pasmar-3 di Sorong, serta Koopsau III di Biak.

 

Dalam rangka pencapaian Minimum Essential Force (MEF), Panglima TNI mengatakan bahwa secara bertahap tiap-tiap Angkatan sampai dengan September 2018 telah memperoleh alutsista modern yang sudah tentu memiliki efek tangkal dan efek gentar yang tinggi. “TNI AD menerima Helikopter Apache, TNI AU menerima Pesawat Tempur F-16, dan TNI AL mendapatkan Kapal Selam baru,” ucapnya.

 

“Tahun depan TNI akan terima berbagai alutsista canggih seperti Peluncur Roket Multi Laras (MLRS) Astros, Rudal Startreak, Kapal Selam, Kapal LPD, Pesawat Patroli, dan Pesawak Tanpa Awak,” tandas Panglima TNI. (Badar/Puspen TNI)

Biro Perencanaan Bakamla RI Harmonisasikan Peraturan Internal

sumbawanews.com,- Kepala Biro Perencanaan Bakamla RI Laksma TNI Eko Jokowiyono S.E., M.Si. secara resmi membuka Rapat Pengharmonisasian Rancangan Peraturan Lingkup Internal Bakamla RI, di Jakarta (25/10/2018).
Dalam sambutannya, Laksma Eko menyampaikan Bakamla RI sebagai organisasi yang sedang berkembang perlu terus melakukan penyempurnaan dalam berbagai aspek. Asperk tersebut terdiri dari kelembagaan, kepegawaian, dan ketata laksanaan. Hal ini sangat diperlukan untuk mendukung tugas pokok Bakamla RI.
Kaitannya dengan penyempurnaan organisasi dari ketiga aspek di atas, juga dimaksudkan untuk menghadapi tantangan pengelolaan keamanan dan keselamatan laut di masa mendatang. Organisasi yang efektif dan efisien sangat ditentukan oleh keberadaan perangkat pendukung, salah satunya adalah Peraturan Bakamla RI.
Sebagai organisasi yang baru direvitalisasi, Bakamla RI membutuhkan keberadaan Peraturan Bakamla RI di berbagai bidang, yang belum pernah tersusun atau yang memerlukan pembaruan agar sesuai dengan kondisi rrganisasi terkini. Adapun Peraturan yang dimaksud antara lain: (1) Peraturan Badan Keamanan Laut Tentang Pedoman Sistem Penanganan Pengaduan (whistleblowing system) Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Badan Keamanan Laut; (2) Peraturan Badan Keamana Laut Tentang Standar Kepangkatan, Golongan dan Pendidikan dalam Kompetensi Jabatan di Lingkungan Badan Keamanan Laut; (3) Peraturan Badan Kemanan Laut Tentang Uraian Tugas dan Beban Kerja Jabatan Pengawas di lingkungan Bakamla; dan (4) Peraturan Badan Kemanan Laut Tentang Pelaksanaan Anggaran dan Pertanggung jawaban Keuangan di lingkungan Bakamla RI.
Peraturan-peraturan tersebut di atas akan menyempurnakan ketata laksanaan organisasi yang sudah ada. Selain itu, dapat digunakan juga untuk mendukung pembentukan organisasi yang efektif dan efesien, dan mendukung terwujudnya citra positif organisasi oleh masyarakat.
Kegiatan ini juga turut mengundang narasumber dari Kemenkumham, seperti Direktur Pengundangan, Penerjemahan, dan Publikasi Peraturan Perundang-Undangan Imam Santoso, S.H., M.M., Kasi Harmonisasi Bidang Hukum HAM I Nur Rahma M. S.H., M.H. Selain itu, Ir. Kurdinanto Sarah, M.Sc. selaku Pokja Bakamla RI juga dihadirkan sebagai narasumber.
Dari jajaran Pejabat Bakamla RI turut menghadiri pula kegiatan ini, diantaranya Kepala Biro Umum Brigjen Mar TNI Sandy Muchidin Latief, Kabag Organisasi dan Tatalaksana  Bambang Widiatmoko S.A.P., M.M., Kasubag Pelaporan Yelvi Azwita, S.E., M.M., Kasubag Peraturan Internal Muhammad Ichlasul Amal, S.T., M.M., Kasi Evaluasi Opsla Letkol Laut (KH) Abriadi S.H., M.H., Kasubag Tata Laksana Khaerunnufus, S.Kom., dan Kasubag Kesejahteraan dan Informasi Kepegawaian Ujang Rusmana, S.Si., M.T.

KRI Makassar 590 Angkut 150 Ton Bantuan Logistik ke Palu

sumbawanews.com,- Untuk membantu meringankan beban warga masyarakat akibat gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, TNI dengan menggunakan KRI Makassar 590 mengirimkan 150 ton bantuan logistik dan 11 relawan ke Palu, Sulawesi Tengah.

Bantuan logistik tersebut adalah sumbangan dari prajurit TNI dan masyarakat diangkut dengan menggunakan KRI Makassar 590 bertolak dari dermaga Koarmada II Surabaya pada hari Selasa 23 Oktober 2018 dan telah tiba di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (25/10/2018).

 

Selanjutnya 150 ton bantuan logistik berupa minyak goreng, mie instan, beras, air mineral, gula, susu, roti, popok bayi, alat-alat tulis, selimut, terpal, pakaian, obat-obatan dan lain-lain, dari KRI Makassar 590 diserahkan ke Kogasgabpad untuk didistribusikan kepada masyarakat. (Mad/Puspen TNI)

Sestama Bakamla RI Pimpin Delegasi Indonesia dalam HLM HACGAM di Dhaka

sumbawanews.com,- Sekretaris Utama Bakamla RI Marsekal Muda TNI Widiantoro, M.B.A. hadir dalam Pertemuan High Level Meeting (HLM) of The Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM) ke-14 sebagai Ketua Delegasi Indonesia, di Dhaka, Bangladesh, Kamis (25/10/2081).
Kegatan ini secara resmi dibuka kemarin (24/10) oleh Perdana Menteri (PM) Bangladesh, Sheikh Hasina. Pada sambutan pembukaannya, Sheikh Hasina menekankan pentingnya kerja sama antara negara-negara di Asia dalam rangka menjaga keamanan laut di kawasan, karena pada dasarnya memerangi kejahatan di laut tidak dapat dilakukan oleh satu negara saja. Maka dari itu dibutuhkan suatu upaya terpadu dalam rangka menjaga stabilitas keamanan laut di kawasan. Hal ini menyikapi tindak kejahatan di laut saat ini yang tidak hanya dilakukan oleh pelaku kriminal lokal namun juga marak dilakukan oleh sindikat kriminal lintas batas negara atau transnasional.
Sheikh Hasina menambahkan bahwa coast guard sebagai ujung tombak penjagaan keamanan dan penegakan hukum di laut harus bekerja sama lebih erat lagi dalam memerangi kejahatan yang bersifat transnasional tersebut. Dengan dilaksanakan pertemuan HACGAM tiap tahunnya, diharapkan Coast Guard di Asia dapat menemukan cara terbaik dalam rangka meningkatkan keamanan laut di Asia.
Sebagai peserta aktif pada pertemuan HACGAM, Bakamla RI telah berkontribusi dalam beberapa hal, diantaranya pembuatan logo dan motto HACGAM; peningkatan kapasitas personnel HACGAM dengan pelaksanaan pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan di Indonesia; dan menjadi Chair pada kegiatan Working Group on Capacity Building. Keterlibatan aktif Bakamla RI pada forum ini merupakan wujud keseriusan Bakamla RI dalam melaksanakan Diplomasi Maritim di bidang keamanan dan keselamatan laut di Kawasan Asia.
Pada kesempatan ini, jajaran pejabat yang termasuk dalam Delegasi Indonesia beranggotakan Direktur Kerja Sama Bakamla RI Dade Ruskandar S.H., M.H.; Kasubdit Harmonisasi Strategi Kamla Bakamla RI Kombes Pol. Tatar Nugroho, S.IK.; Kasi Kerja Sama Multilateral dan Organisasi Internasional Bakamla RI Hudiansyah Is Nursal, S.H., MILIR; Perwakilan Deputi II Bidang Politik Luar Negeri Kemenko Bidang Polhukam Letkol Laut (KH) Renny Setiowati; Perwakilan Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman Bapak Nurhayadi; dan Atase Pertahanan RI untuk Pakistan Kolonel Kav. Dody Muhtar Taufik.
Memanfaatkan pertemuan ini, dalam rangkaian kegaitannya Bakamla RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan Korea Coast Guard, Japan Coast Guard, Vietnam Coast Guard, Australian Border Force, Bangladesh Coast Guard, Turkish Coast Guard, dan Singapore Police Coast Guard dalam rangka membahas rencana peningkatan kerja sama di masa mendatang.
HACGAM merupakan forum kerja sama Coast Guard terbesar di dunia, yang anggotanya terdiri dari 21 negara di Kawasan Asia dan Australia. Pertemuan HLM HACGAM yang ke-14 di Dhaka ini dihadiri oleh Coast Guard dan/atau Instansi Keamanan Laut Sipil dari Australia, Bangladesh, Brunei Darussalam, Republik Rakyat Tiongkok, Hong Kong, Jepang, India, Indonesia, Korea Selatan, Filipina, Myanmar, Pakistan, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Turkey, dan Vietnam selaku anggota HACGAM. Kegiatan ini turut juga dihadiri oleh perwakilan negara sebagai Observer, yaitu Bahrain, dan ReCAAP selaku Associate Member.
Lebih lanjut, pertemuan HACGAM kali ini di pimpin oleh Director General Bangladesh Coast Guard (BCG) Rear Admiral Aurangzeb Chowdhury selaku Chairmen. Beberapa agenda yang dibahas pada pertemuan ini antara lain adalah penentuan logo dan motto HACGAM, uji coba HACGAM website, perubahan terhadap pengaturan administratif, penerimaan Bahrain sebagai anggota tetap HACGAM, dan pelaksanaan Working Group Meeting.

TNI Bantu Papua New Guinea Defence Force Dalam Menyukseskan Pelaksanaan APEC

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang diwakili oleh Direktur D Bais TNI Marsma TNI Suryo Margono, S.E., menyerahkan hibah amunisi kaliber 75 mm Saluting Gun kepada Chief Of Staff Papua New Guinea Defence Force (PNGDF) Captain (N) Philips Polewara dalam rangka menyukseskan pelaksanaan APEC, bertempat di Bandara Internasional Port Moresby, Papua New Guinea, Rabu (24/10/2018).

 

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyampaikan bahwa PNG sebagai salah satu tetangga terdekat berbatasan langsung dengan Papua wilayah bagian timur Indonesia, dan kedua negara telah memiliki kesepakatan keamanan perbatasan dengan tidak melibatkan negara lain.

 

Selanjutnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan bahwa TNI memiliki komitmen untuk memberikan dukungan  dalam rangka pelaksanaan APEC.

 

“Hibah 562 catridges kaliber 75 mm akan digunakan dalam pelaksanaan APEC, sebagai salah satu komitmen TNI untuk mendukung PNGDF dalam pertemuan pemimpin APEC 2018 dan meningkatkan hubungan kerja sama antara TNI-PNGDF dalam kontribusi perdamaian dan stabilitas keamanan”, kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P.

 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Indonesia untuk PNG Ronald J.P. Manik mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah mendukung pemerintah PNG menjadi tuan rumah APEC 2018 sebagaimana tercermin dalam pertemuan APEC di Bali 2013.

 

Lebih lanjut Dubes LBBP Indonesia untuk PNG Ronald J.P. Manik menyampaikan bahwa hubungan baik antara kedua negara berlangsung selama bertahun-tahun dan berkembang di bawah bimbingan kesepakatan saling menghargai, persahabatan dan kerja sama yang ditandatangani pada tahun 1986.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Chief of Staf Logistic PNGDF Colonel Benoma Siria, Deputy Secretary Department of Defence Mr. Simon Tunapai, Athan RI untuk PNG Kolonel Inf Anggara Sitompul dan Athan PNG untuk Indonesia Kolonel Dominique Bulungol.

Satgasud Dharmapalu Berangkatkan 436 Penerbangan Angkut Bantuan Kemanusiaan ke Bandara Palu

sumbawanews.com,- Satuan Tugas udara (Satgas) Dharmapalu telah memberangkatkan penerbangan sejumlah 436 sorte dalam mengangkut bantuan kemanusiaan dan pengungsi dengan melibatkan pesawat jenis angkut militer dari TNI AU dan pesawat dari negara sahabat, Rabu (24/10/2018).

 

Kekuatan udara dalam mendukung tugas Satgasud sebanyak 12 pesawat terdiri dari 2 pesawat TNI AU dan 10 pesawat negara sahabat  diantaranya 3 pesawat USA, 1 pesawat  Singapura, 2 pesawat Korea Selatan, 1 pesawat Kanada, 2 pesawat Australia dan 1 pesawat Jepang dengan rute penerbangan Balikpapan-Palu-Balikpapan dan Balikpapan-Halim-Palu-Balikpapan.

 

Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut kerja sama telah terjalin antara prajurit TNI, relawaan sipil dan sejumlah personel dari negara sahabat yang terlibat dalam kegiatan loading dan unloading, penimbangan dan packing bantuan kemanusiaan sampai dengan pemuatan di pesawat. Satgasud Dharmapalu sampai dengan hari ke-24 telah berhasil mengangkut kurang lebih 3.325 ton bantuan kemanusiaan untuk warga korban gempa dan tsunami menuju bandara Palu.

 

Jumlah penumpang diangkut keluar wilayah Palu 25.557 orang pengungsi dan  pengiriman personel menuju Palu 8.366 orang antara lain personel TNI dan Polri serta  pengungsi yang kembali ke Palu. (Mad/Puspen TNI)

Komandan PMPP TNI Kunjungi Pasukan Garuda Indobatt di Lebanon Selatan

(Adshit Al Qusayr. Kamis, 25 Oktober 2018). Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus, mengunjungi Pasukan Garuda Satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-L/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) yang tengah melaksanakan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan.

 

Saat tiba di Main Gate Markas Indobatt UNP 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Selasa (23/10/2018) waktu setempat, Brigjen TNI Victor H. Simatupang bersama Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk PBB Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si, Komandan Kontingen Garuda UNIFIL 2018 Kolonel Inf Murbianto Adhi Wibowo, Dirbinrenops PMPP TNI Kolonel Czi Winarno serta dua Perwira Menengah dari PMPP TNI disambut oleh Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/UNIFIL Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P.

 

Dengan menggunakan kendaraan tempur jenis Anoa, Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Victor H. Simatupang beserta rombongan di arak menuju Lapangan Soekarno, dilanjutkan menyaksikan penampilan beragam seni budaya khas Indonesia yang diperankan oleh Pasukan Garuda Indobatt Konga XXIII-L/UNIFIL.

 

Di hadapan ratusan Pasukan Garuda misi perdamaian PBB, Brigjen TNI Victor H. Simatupang mengatakan bahwa salah satu tujuan kunjungannya ke Markas Indobatt adalah dalam rangka bertatap muka dan melihat secara langsung kondisi para prajurit yang sedang bertugas membawa misi yang strategis bagi Bangsa Indonesia.

 

“Sangat luar biasa, out standing untuk para prajurit sekalian. Saya juga menyampaikan salam dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., beliau sangat bangga terhadap dedikasi yang ditunjukan Pasukan Garuda,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Victor H. Simatupang menyampaikan bahwa dua bulan yang lalu saat Presiden RI Ir. H. Joko Widodo mengunjungi PMPP TNI di Sentul, beliau juga menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap para peacekeepers Indonesia, karena mampu membawa harum nama Bangsa dan Negara Indonesia di dunia internasional.

 

“Menjelang akhir misi perdamaian di Lebanon Selatan ini, jaga moril, kesehatan dan mental prajurit sekalian, rakyat Indonesia bangga terhadap mu,” tegasnya.

 

Kegiatan Komandan PMPP TNI beserta rombongan di Markas Indobatt, dilanjutkan meninjau Static Show yang menampilkan gelaran Alutsista, kendaraan tempur, alat perlengkapan kegiatan Cimic, serta pameran foto.

 

Kunjungan Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Victor H. Simatupang beserta rombongan diakhiri dengan menerima paparan di meeting room Markas Indobatt dari Dansatgas Konga XXIII-L/UNIFIL Letkol Inf Arfan Johan Wihananto terkait operasional situasi terkini dalam pelaksanaan tugas sebagai peacekeepers misi perdamaian dunia PBB di Lebanon Selatan.

 

“Walaupun sebentar lagi kami akan mengakhiri misi, kami tetap bertugas secara profesional, moril dan semangat para prajurit tetap terjaga, dan yang pasti selalu berbuat optimal,” ujarnya.

 

Selanjutnya Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Victor H. Simatupang beserta rombongan didampingi Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto bergerak menuju UNP 9-15 Area of Responsibility (AoR) Kompi Alfa yang berada di perbatasan Lebanon-Israel. (Pen Indobatt XXIII-L)

Kogasgabpad Berikan Bantuan Kepada Warga Korban Gempa di Desa Jeringo

(Puspen TNI). Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca gempa di Nusa Tenggara Barat, memberikan bantuan berupa spandek 200 lembar, tenda lapangan 10 unit dan tandon air 8 buah kepada warga korban bencana gempa bumi Lombok.

 

Bantuan tersebut diserahkan oleh Komandan Sektor-1 Kolonel Pas Deni Ramdani kepada Sahril, S.H. mantan Kepala Desa Jeringo sekaligus sebagai Ketua Tim Penanggulangan Bencana Desa Jeringo, bertempat di Balai Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (24/10/2018).

 

Usai penyerahan bantuan, Komandan Sektor-1 Kolonel Pas Deni Ramdani yang membawahi wilayah Mataram, Lombok Barat dan Lombok Tengah mengatakan bahwa kedatangannya ke Desa Jeringo dalam rangka silaturahmi sekaligus mewakili Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Madsuni, S.E. untuk memberikan bantuan kepada warga Desa Jeringo yang terkena dampak gempa bumi beberapa waktu yang lalu.

 

“Saya mewakili Panglima Kogasgabpad memberikan bantuan kepada warga Desa Jeringo, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringakan beban hidup masyarakat yang ada disini dan menambah semangat untuk bisa bangkit kembali,” ungkapnya.

 

Sementara itu, mantan Kepala Desa Jeringo Sahril, S.H. menyampaikan ucapan terimakasih kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Madsuni beserta jajaran yang telah membantu warga, mulai dari awal gempa dan membersihkan puing-puing bangunan yang roboh.

 

“Kami tidak pernah meminta bantuan kepada TNI, namun mereka hadir dengan maksimal ditengah-tengah kami, tanpa TNI semua pekerjaan di desa kami tidak bisa terselesaikan dengan baik,” kata mantan Kepala Desa Jeringo yang pernyataanya pernah viral di media massa beberapa waktu yang lalu terkait penanganan gempa bumi di Lombok.

 

Menurutnya, Ia bersama perangkat desa yang ada sudah membangunkan secara swadaya rumah Hunian Sementara (Huntara) sebanyak 739 unit untuk warga. “Ditambah lagi dengan bantuan dari TNI seperti sekarang ini, maka akan kami disalurkan kepada warga yang membutuhkan,” tandasnya. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Huntara Bantuan Ketua Umum Dharma Pertiwi Untuk Warga Lombok

sumbawanews.com,- Rumah Hunian Sementara (Huntara) bantuan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto yang diperuntukkan bagi warga Lombok, yang rumahnya rusak akibat bencana gempa masih dalam proses pembangunan. Huntara yang sedang dibangun sebanyak 4 unit berada di Desa Karang Bedil dan 1 unit di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (24/10/2018). Pembangunan Huntara yang dikerjakan oleh 18 prajurit TNI dari Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka (Yonzikon 13/KE) dan Batalyon Zeni Konstruksi 14/Serada Wirya Camertitaya (Yonzikon 14/SWC), direncanakan selesai tanggal 30 Oktober 2018. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Konflik Israel-Hizbullah Hancurkan Ribuan Rumah di Lebanon

Sumbawanews.com,- Serangan udara Israel di Lebanon Selatan telah memicu kehancuran skala besar, dengan lebih dari 68.000 unit hunian rusak atau hancur total sejak 2...

Samsung The Frame Pro 2026: Seni yang Hidup di Dinding

Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya televisi seni yang menawarkan tampilan elegan seperti lukisan, Samsung The Frame Pro 2026 tetap menjadi raja yang tak tergoyahkan—meski harganya...

Kanada dan Qatar Berjuang untuk Kemenangan Pertama

Sumbawanews.com,- Jakarta – Dua tim yang sama-sama mengejar sejarah akan bertemu di atas lapangan: Kanada dan Qatar saling berhadapan dalam laga kedua Grup B...

76 Sekolah di Jawa Dicoret dari MBG, Anggaran Dialihkan ke Daerah 3T

Sumbawanews.com,- Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret sementara 76 sekolah di Pulau Jawa dari daftar penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul evaluasi menyeluruh terhadap...

Berita Utama