Home Blog Page 3083

Bakamla SPKKL Karangasem Ajak Warga Bersihkan Pantai Ujung

sumbawanews.com,- Bina Kreasi Maritim Bakamla di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bali diwujudkan dengan mengajak masyarakat maritim di wilayah Perairan Pantai Ujung, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, untuk melaksanakan pembersihan di lingkungan Pantai Ujung. Hal ini guna mewujudkan pantai dan laut di lingkungan Karangasem yang bersih dari sampah.
Kegiatan bersih-bersih pantai di mulai sejak Selasa (13/11) sore, dengan wilayah pembersihan dilakukan di sepanjang Pantai Ujung sampai dengan pantai perbatasan Desa Seraya Barat dengan Desa Tumbu. Kegiatan ini melibatkan seluruh personel SPKKL Bali bersama 30 (tiga puluh) warga masyarakat maritim setempat. Selain untuk menciptakan lingkungan pantai dan laut yang bersih dan sehat sehingga dapat berguna untuk seluruh masyarakat juga untuk meningkatkan jalinan silahturahmi antarpersonel SPKKL Bali dengan warga masyarakat maritim setempat.
Kadek Lis Martiaveni, salah satu personel SPKKL Bali menghimbau masyarakat agar kedepannya dapat mengurangi dan bahkan menghentikan penggunaan wadah plastik dalam berbagai kebutuhan. Himbauan tersebut disampaikan setelah ditemukan banyaknya sampah plastik dalam kegiatan tersebut. Selain itu sampah plastik merupakan sampah yang sulit untuk dimusnahkan, katanya pula.
Kegiatan selesai menjelang petang, sampah organik dikumpulkan di lokasi pembersihan dan langsung dibakar sedangkan sampah non-organik dikumpulkan untuk kemudian dibuang ke TPA. Semangat dan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi memungkinkan kegiatan pembersihan pantai berjalan lancar dan dapat terselesaikan dengan baik.

Personel Bakamla SPKKL Natuna Tanam Mangrove Bersama di Bunguran Timur

sumbawanews.com,- Bina Kreasi Maritim Bakamla dilaksanakan oleh seluruh Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla, tidak terkecuali dengan SPKKL Natuna, berkreasi dalam kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat setempat dan siswa sekolah di tepi pantai Desa Pering Kec. Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, kemarin.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan interaksi harmonis antara Bakamla dengan masyarakat maritim melalui satu kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Dalam hal ini SPKKL Natuna mengejawantahkan tujuan tersebut kedalam satu kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat dan generasi muda. Peserta adalah para penerus bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungannya dan paham betapa pentingnya menjaga ekosistem laut, Tampak antusiasme para peserta, dengan penuh semangat dan senyum terpancar menancapkan bibit demi bibit mangrove baru untuk ditanam lagi dikemudian hari,
Sri Yanto, bersama Agung Turyantoro, dan Fredy Wiratama merupakan personel SPKKL Natuna yang menggagas kegiatan ini, dengan menggandeng masyarakat Kecamatan Bunguran Timur yang terdiri dari berbagai macam profesi serta siswa dan siswi, tak ketinggalan pula guru pembimbing dari SMKN 1 Bunguran Timur.
Disela-sela kegiatan, personel SPKKL Natuna sembari menjelaskan cara menanam mangrove yang baik seperti cara pembibitan, membuat lubang tanam, cara mengeluarkan bibit dari polibek dan cara mengikat bibit ke tiang penyangga dengan benar. Satu seorang peserta berkata bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, merupakan pengetahuan baru untuk mereka.
Sri Yanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat dan para generasi muda dalam membentuk pola fikir yg positif dan menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Harapannya pula, agar kegiatan bina kreasi maritim  ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan kreasi-kreasi baru yang berguna untuk masyarakat Kabupaten Natuna.

Prajurit TNI Kogasgabpad Bantu Pembangunan Sekolah Dasar di Kota Palu

(Puspen TNI. Rabu, 14 November 2018). Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso (Yonif 714/SM) dan Kodim 1306/Donggala yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanggulangan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, membantu pembangunan Sekolah Dasar bagi anak-anak korban bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah.

 

Seperti diketahui bahwa pasca terjadi bencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, berbagai pihak baik pemerintah, swasta maupun perorangan ambil bagian dalam upaya pemulihan pasca bencana, diantaranya sarana pendidikan bagi anak-anak.

 

Bekerja sama dengan TNI, salah satu perusahaan Astra Group (PT. United Tractors / UT) telah membangun empat Sekolah Dasar dalam bentuk semi permanen, dimana proses pengerjaannya dibantu oleh Prajurit TNI Kogasgabpad sejak bulan Oktober dan selesai pada bulan November 2018.

 

Empat Sekolah Dasar (SD) tersebut yaitu SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 di Petobo, serta SD Islam Al Akbar dan SD Islam Iqro di Balaroa.  Meski terlihat sederhana, fasilitas bangunan sekolah bagi 1.300 anak-anak korban bencana alam di Petobo dan Balaroa cukup lengkap, diantaranya perlengkapan belajar mengajar, ruang guru, arena bermain dan sarana MCK.

 

Di sekolah semi permanen ukuran 5 x 6 meter itulah anak-anak bisa belajar dengan tenang, aman dan nyaman. Selain itu juga anak-anak tidak merasa panas, dibanding dengan mereka belajar ditenda.

 

Sara K. Loebis selaku Corporate Communication Head UT, Rabu (14/11/2018) mengatakan bahwa sebanyak 127 relawan UT bersama TNI harus turun langsung mengajak guru dan siswa yang selamat untuk bersekolah kembali. “Awalnya mereka takut berada di dalam ruang, mungkin karena trauma dengan gempa. Oleh karena itu, kami (UT dan TNI) juga mengadakan aktivitas trauma healing sebagai bentuk dukungan psikososial bagi siswa,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ibu Masidah, Kepala Sekolah SDN Balaroa merasa sangat bersyukur atas bangunan sekolah yang baru setelah selama ini murid-murid belajar di tenda dengan kondisi darurat, karena likuifaksi telah menghancurkan sekolahnya dan menewaskan empat orang muridnya.

 

Farrel salah satu siswa kelas 5 SDN Balaroa menyambut bahagia pembangunan sekolah baru yang dikerjakan oleh Prajurit TNI. “Di sini lebih nyaman, ruangan banyak angin dan lantainya bersih termasuk sarana toiletnya,” ucapnya.

 

Saat ini, para guru dan siswa di Petobo dan Balaroa lebih nyaman bersekolah, tidak lagi belajar darurat di tenda-tenda pengungsian. Disamping itu, semangat belajar para murid-murid muncul kembali, karena program pembelajarannya dirancang lebih variatif dan menyenangkan. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Prajurit TNI Kogasgabpad Bantu Dirikan Tenda Kelas Darurat di Donggala

(Puspen TNI).  Sejumlah Prajurit TNI dari Koramil 13/Sirenja Kodim 1306/Donggala dipimpin oleh Danramil Kapten Inf Edy Riado yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanggulangan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, tsunami dan likuifaksi, bahu membahu bersama masyarakat dan relawan Media Group mendirikan tenda-tenda kelas darurat bagi anak-anak SDN 22 di Desa Lende Tovea, Kec. Sirenja, Kab. Donggala, Sulteng, Rabu (14/11/2018).

(Badar/Puspen TNI)

Kenalkan Tusi Bakamla, SPKKL Sambas Undang Siswa SMKN 1 Perikanan Pemangkat

sumbawanews.com,- Kepala Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas Bakamla Arief Purwantono, S.E. mengundang puluhan siswa SMKN 1 Perikanan Pemangkat untuk mengenal dan mendalami tugas fungsi SPKKL dibidang keamanan dan keselamatan laut, di Kantor SPKKL Sambas, Kab. Sambas, Prov. Kalimantan Barat, Selasa (13/11/2018).
Sebelum melihat secara langsung peralatan komunikasi dan informasi antara lain radio, GMDSS, AIS dan radar yang digunakan SPKKL Sambas dalam tugas pemantauan perairan, Arief secara singkat memaparkan tentang tugas dan fungsi SPKKL Sambas. Diharapkan dari paparan yang disampaikan siswa mengetahui dan memahami tugas dan fungsi SPKKL Sambas, mengetahui fungsi peralatan komunikasi dan informasi yang digunakan serta dapat mengetahui peralatan keselamatan di laut dan cara menggunakannya.
Materi yang diberikan diperkuat dengan menunjukkan bagaimana peralatan tersebut bekerja. Kepala SPKKL Sambas dibantu para stafnya membawa para peserta ke ruangan yang sehari-hari digunakan untuk pemantauan perairan, agar dapat mengetahui tugas monitoring yang dilakukan sehari-hari. Bukan itu saja, bahkan salah satu staf SPKKL Sambas Sukri, S.Pd juga mengenalkan dan memperagakan peralatan selam yang biasa digunakan oleh personel SPKKL Sambas untuk mendukung tugas keselamatan di laut.
Terlihat antusiasme peserta dalam mengikuti seluruh materi pengenalan dan praktek hari ini. Meskipun dilaksanakan dalam waktu singkat, namun kegiatan yang digelar dalam rangka Bina Kreasi Maritim Bakamla ini telah memberikan kesempatan pada siswa perikanan yang merupakan bagian dari masyarakat maritim untuk dapat mengenal Bakamla lebih dekat.

Kenali Lebih Dekat Alat Pantau Kamla di SPKKL Aceh

sumbawanews.com,- Sejumlah pelajar dan taruna dan taruni dari beberapa sekolah dan akademi berkunjung ke SPKKL Aceh untuk melihat dan mengenal lebih dekat tugas yang dijalankan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Aceh, di Kec. Mesjid Raya, Kab. Aceh Besar, Prov. Aceh, Rabu (14/11/2018).
Puluhan pelajar dan taruna-taruni bersama guru pendamping itu berasal dari Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ladong, SMKN 1 Mesjid Raya, SMAN 1 dan Balai Pendidikan Ilmu Pelatihan dan Pelayaran (BP2IP). Mereka datang atas ajakan SPKKL Aceh kepada para siswa beberapa waktu lalu, Jumat (9/11), untuk menuangkan pengetahuan yang dimiliki kedalam cerita bergambar bertema “Bakamla Sang Penjaga Laut Nusantara”. Bagi yang bisa menggambarkan dengan baik dalam bentuk cerita bergambar, mendapatkan undangan untuk mendapatkan pelatihan singkat tentang alat pemantauan SPKKL Aceh.
Kedatangan para pelajar tersebut diterima Kepala SPKKL Aceh Dony Nova R., S.Kom., M.Si (Han) bersama stafnya. Dony mengawali sesi pagi itu dengan memaparkan materi tentang radar, AIS, dan GMDSS. Dijelaskannya, radar merupakan salah satu peralatan navigasi elektronik, Radar singkatan dari “Radio Detection and Ranging” adalah peralatan navigasi elektronik terpenting dalam pelayaran. Pada dasarnya radar berfungsi untuk mendeteksi dan mengukur jarak suatu obyek di sekeliling kapal. AIS atau Automatic Identification System adalah sistem pelacakan kapal otomatis yang digunakan untuk pencegahan tabrakan di laut, Informasi yang tersedia dari AIS seperti identifikasi tentang kapal, posisi kapal, haluan, dan kecepatan dapat ditampilkan pada layar atau sebuah ECDIS. Selanjutnya dijelaskannya pula tentang Global Maritime Distress Safety System (GMDSS), yang merupakan suatu sistem komunikasi yang terintegrasi dengan menggunakan satelit dan komunikasi radio terrestrial untuk memastikan bahwa tidak peduli di mana sebuah kapal berada dalam kesusahan, bantuan dapat dikirim.
Rupanya, imajinasi pelajar di Aceh terbilang cukup tinggi. Pasalnya muncul pertanyaan yang cukup kritis tentang cara mendeteksi objek-objek yang dicurigai sebagai kapal selam dan diketahui sering muncul diwilayah Perairan Aceh. Dengan kedatangan para siswa yang umumnya adalah anak nelayan, maka Kepala SPKKL Aceh mengarahkan untuk melaporkan posisi objek yang dicurigai tersebut sehingga bisa dilakukan deteksi lebih lanjut tentang kepastian objek yang dimaksud.
Tidak hanya berkaitan dengan keamanan laut, kata Dony, Bakamla juga bertugas menjaga keselamatan bagi para pengguna laut. Untuk itu, staf SPKKL Aceh yaitu Mukhlis dan Ibrahim memperagakan cara penggunaan life jacket atau alat keselamatan laut dengan benar, yang diikuti pula oleh para siswa.
Untuk memuaskan keingintahuan siswa dan guru, pada sesi terakhir dilakukan pula kunjungan ke ruang pemantauan secara bergantian, dimana didalamnya dapat dilihat dan dipelajari fungsi dan cara mengoperasionalkan peralatan yang sudah dijelaskan. Terlihat antusiasme yang tinggi baik dari siswa maupun guru pendamping untuk mempelajari segala peralatan yang ada.
Pertemuan hari itu diwarnai pula dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada siswa dengan kreasi cerita bergambar terbaik yaitu Nazaruddin dan Satria Maulana dari SMKN 1 Mesjid Raya, serta Rizky Pratama dari SUPM Ladong, dan ditutup dengan foto bersama.

Berita Foto : Panglima TNI Terima Pengurus FKPPI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han) menerima kunjungan Pengurus Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) terdiri dari Bapak Pontjo Sutowo, Bapak Bambang Soesatyo, Bapak Indra Bambang Utoyo, Ibu Anna dan Bapak Devi Andita, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018). Kunjungan tersebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara TNI dan FKPPI yang telah terjalin selama ini sekaligus menyampaikan rencana kegiatan Jambore Bela Negara dan Rapim FKPPI pada tanggal 7 dan 8 Desember 2018 di Jakarta. (Mad/Puspen TNI)

Jabatan Kepala Bakamla RI Resmi Diserahterimakan

sumbawanews.com,- Tiga hari setelah  pelantikan Laksdya TNI Taufiqoerrochman, S.E. sebagai Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) yang baru oleh Menkopolhukam Wiranto,   kini dilaksanakan memorandum serah terima jabatan dari Kepala Bakamla lama kepada Kepala Bakamla baru di Ruang Podcast, Kantor Pusat Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu.
Beberapa pokok bahasan disampaikan oleh pejabat lama, Laksdya TNI Purn Ari Soedewo, S.E., M.H.,  dalam prosesi serah terima jabatan tersebut,  meliputi segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program kegiatan Bakamla sejak menjabat pada 2016 hingga saat ini, antara lain, pagu dan realisasi anggaran 2016 – 2018 dan pagu anggaran Bakamla pada tahun 2019, Penyusunan anggaran pada 2019, Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana, Nilai konstruksi dalam pengerjaan per 31 Desember 2016, Hasil Operasi, Diplomasi Maritim, RUU Kamla, Kebijakan Nasional Keamanan dan Keselamatan Laut, Inspektorat terkait Laporan Hasil Pemeriksaan Bakamla, Zona Maritim Kamla, dan Unit Layanan Pengadaan.
Menanggapi hal tersebut,  Kepala Bakamla RI yang baru, Laksdya TNI Taufiqoerrochman, S.E.  mengatakan, akan melanjutkan program yang sudah dijalankan sebelumnya, hanya saja tentunya dengan gaya kepemimpinan yang berbeda. Dikatakannya pula bahwa perekrutan pegawai Bakamla nantinya dilakukan bukan dengan sistem rekrutmen ASN secara umum, namun akan melakukan kerjasama dengan akademi terkait seperti misalnya sekolah pelayaran. Pegawai baru Bakamla juga akan mendapatkan pendidikan khusus. Hal ini penting, ucapnya, mengingat tugas Bakamla yang sebenarnya berat, sesuai dengan kewenangannya, Bakamla mempunyai lingkup tugas yang luas.

Panglima TNI Terima Audiensi Komisaris Utama PT. Pelindo I

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima  audiensi Komisaris Utama PT. Pelindo I, Bapak Prof. Dr. Rafly Harun, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).

 

Pada pertemuan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi oleh Kababinkum TNI Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H. dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han).

 

Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Komisaris Utama PT. Pelindo I Bapak Prof. Dr. Rafly Harun beserta Komisaris Bapak Mayjen TNI (Purn) Heriyadi ke Mabes TNI Cilangkap.

Mengawali audiensinya, Bapak Prof. Dr. Rafly Harun mengucapkan terima kasih dengan berkenannya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungannya dan sekaligus menjelaskan program-program yang diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dengan PT. Pelindo I.

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyambut baik berbagai program yang dilakukan oleh PT. Pelindo I. “Kami juga mendukung rencana kerja sama yang dilakukan PT. Pelindo I demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tuturnya. (Mad/Puspen TNI)

SPKKL Manembo Nembo Ajak Masyarakat Jaga Ekosisitem Laut

sumbawanews.com,- Melalui kegiatan Bina Kreasi Maritim ini, kami himbau para nelayan pengguna laut untuk dapat menjaga dan memelihara ekosistem laut, jangan gunakan bom ikan, karena itu merusak ruang hidup bapak semua. Hal itu dikatakan Ridwan Basuki, S.T., selaku Kepala Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Manembo-nembo dihadapan puluhan nelayan di Kantor SPKKL Manembo-nembo, Bitung, kemarin.
Bakamla sangat menyadari pentingnya peran masyarakat maritim/pengguna laut, dalam hal ini adalah nelayan, untuk membantu Bakamla dan menjadi mitra untuk turut serta menjaga keamanan keselamatan laut. Bina kreasi maritim merupakan program Bakamla yang memberikan kesempatan kepada stasiun pemantauan Bakamla di daerah dari Sabang sampai Merauke untuk dapat menjalin hubungan harmonis bersama masyarakat pengguna laut yang berada dilingkungan sekitar kantor Bakamla.
Menurut Basuki, melalui kegiatan ini memungkinkan terjalinnya komunikasi efektif dalam bentuk pemberian informasi dengan masyarakat maritim di sekitar kantor SPKKL Manembo-nembo, Bitung terkait upaya peningkatan keamanan dan keselamatan di laut, dalam hal ini adalah penanganan tindak pidana dilaut dengan memanfaatkan teknologi surveillance system yang dimiliki Bakamla Zona Maritim Tengah. Selain itu, diberikan pula informasi tentang bagaimana prosedur yang di lakukan apabila terjadi kecelakaan di laut.

Berita Terkini

Trump Usulkan Gencatan Senjata Luas dari Iran hingga Lebanon

Sumbawanews.com,- Jakarta — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan gencatan senjata berskala luas yang mencakup wilayah dari Iran hingga Lebanon, sebagai upaya menenangkan ketegangan...

Jual Beli SPPG Bocor, Rp1 Miliar Mengalir ke Jaringan Korupsi

Sumbawanews.com,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dirancang untuk memenuhi gizi anak-anak di pelosok Indonesia ternyata menjadi lahan subur bagi jaringan korupsi berskala besar....

Motor Listrik MBG Tak Disita, Kejagung: Akan Dipakai Negara

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kejaksaan Agung memutuskan tidak menyita 17.600 unit motor listrik hasil pengadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di era kepemimpinan mantan Kepala...

BGN Akan Revisi Anggaran MBG Rp270 Triliun, Insentif SPPG Dinilai Berlebihan

Sumbawanews.com,- Badan Gizi Nasional (BGN) akan merevisi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2027 yang semula diusulkan sebesar Rp270 triliun. Penyesuaian ini...

Berita Utama