Home Blog Page 3081

Panglima TNI Kunjungan Kerja ke Jawa Timur

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dan Pangkostrad Jenderal TNI Andika Perkasa S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur.

Dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 Nomor Seri A-7306 TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Bandara Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (27/11/2018).

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan disambut antara lain oleh Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, M.A., Pangarmatim Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Dankodiklat TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono serta Kasgartap III/Sby Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim, S.T., M.Si (Han).

Kunjungan kerja Panglima TNI di Jawa Timur dalam rangka meninjau Latihan Bantuan Tembakan Terpadu TNI Tahun 2018 di Pusat Latihan dan Tempur (Puslatpur) Marinir 5 Baluran, Banyuputih, Situbondo, pada hari Rabu, 28 November 2018.

Turut serta dalam kunjungan tersebut diantaranya Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anjar Wiratma, Asops Panglima TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Dr. Ir. Bambang Nariyono, M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han), Pangkoopsau II Marsda TNI Hendri Alfiandi, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto. (Mad/Puspen TNI)

Personel Wanita Bakamla Hidup Sehat Cegah Kanker Serviks

sumbawanews.com,- Ketua Darma Wanita Pusat (DWP) Bakamla RI Ny. Nani Taufiqurrahman bersama jajaran pengurus DWP dan puluhan personel wanita Bakamla mengikuti sosialisasi pencegahan kanker serviks di kantor Bakamla Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).
Kegiatan yang digelar oleh Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bakamla bekerjasama dengan PT. Asuransi Jiwa Sequis Life ini adalah dalam rangka memberikan layanan informasi kesehatan yang memadai kepada pegawai wanita dan DWP Bakamla. Penyuluhan seputar kesehatan wanita terkait kanker serviks ini dibawakan dengan menarik oleh dr.Dian Burhansah,SP OG, M.Kes, FMAS dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi timur.
Dijelaskannya, kanker serviks merupakan salah satu kanker yang paling umum mengenai organ reproduksi wanita. Beberapa jenis human papilloma virus, suatu infeksi menular seksual, mempunyai peran penting dalam kebanyakan kasus kanker serviks. Kanker leher rahim (kanker serviks) adalah kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara uterus (rahim) dengan liang vagina.
Untuk pencegahan sekunder terhadap kanker serviks disarankannya agar para wanita rajin melakukan screaning dan papsmear. Ada beberapa tips sehat untuk mencegah kanker serviks, katanya pula, antara lain dengan rajin menjaga organ kewanitaan, menghindari pembalut yang mempunyai kualitas rendah, vaksin anti kanker serviks serta deteksi organ intim secara dini dan berkala.
Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini diharapkan pegawai wanita Bakamla serta ibu-ibu DWP dapat lebih teredukasi, dapat menerapkan cara hidup sehat yang lebih baik, serta dapat meneruskan pengetahuan tentang kanker serviks yang diperolehnya kepada keluarga terdekat serta lingkungan.

Tingkatkan Persaudaraan, Kepala Bakamla RI Ajak Olahraga Bersama

sumbawanews.com,- Untuk menjaga kebugaran fisik dan menumbuhkan rasa persaudaraan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI A. Taufiq R memimpin langsung kegiatan olahraga bersama yang diikuti seratus lebih personel Bakamla di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).
Sudah dua Pekan Laksdya TNI A. Taufiq R memimpin Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, perbaikan dan perubahan mulai terlihat di Bakamla RI. “Negara sudah memberikan waktu untuk kita berolahraga pada hari Selasa dan Jumat, manfaatkan waktu tersebut. Banyak kalangan diluar sana berkeinginan memiliki waktu berolahraga tapi tidak terpenuhi karena tuntutan pekerjaan. Saya datang di Bakamla karena diminta Presiden RI untuk melakukan perbaikan di organisasi ini. Perlu saya tekankan Bakamla adalah Coast Guard nya Indonesia. Kita bukan personel biasa, butuh fisik yang kuat dan sehat untuk mengawaki organisasi ini. Kita hidup bukan di habitat kita tapi dilaut. Sudah merupakan keharusan badan sehat dan fisik kuat pada personel Bakamla,” ungkap Taufiq.
Olahraga dimulai dengan melakukan perenggangan dan pelemasan badan dari kepala sampai kaki, kemudian dilanjutkan dengan lari mengelilingi Taman Proklamasi dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI selama 30 menit. Terlihat antusiasme personel Bakamla mengikuti olahraga lari ini, lelah bercucurkan keringat membasahi sekujur tubuh personel Bakamla, hal ini sudah lama tidak dijalankan di Bakamla.
Usai melaksanakan olahraga lari, Kepala Bakamla RI mengumpulkan kembali personel yang berolahraga untuk di brefing. “Perintah saya sudah jelas sebelum melaksanakan olahraga tadi, lakukan perenggangan atau pelemasan di Taman ini, kemudian lakukan penguatan otot kaki selama 30 menit, saya tidak mengharuskan kalian mengikuti saya lari selama 30 menit, kalau tidak mampu lari gunakan sisa waktu 30 menit itu berjalan kaki tidak istirahat. Jangan menafsirkan aba-aba atau perintah saya. Kita harus berkembang dan organisasi ini harus bertumbuh dengan baik, saya sudah diberi mandat untuk perbaiki itu. Tumbuhkan rasa tanggung jawab pengabdian kalian kepada negara, berbuatlah yang terbaik dalam menjalankan pekerjaan,” ujarnya.

Panglima TNI Terima Pengurus Pusat Piveri

(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan Pengurus Pusat Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (Piveri) yang dipimpin Wakil Ketua Umum I Piveri, Ibu Dra Zulfikar Syaiful Sulun, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa  (27/11/2018).

 

Pada pertemuan tersebut, Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto  didampingi  oleh Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S, Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han) dan Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto  menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Pengurus Pusat Piveri beserta rombongan ke Mabes TNI Cilangkap.

 

Mengawali pertemuannya, Ibu Dra Zulfikar Syaiful Sulun mewakili Ketua Umum Piveri Ibu Dewi Rais Abin mengucapkan terima kasih dengan berkenannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungannya.

 

Dalam audiensinya, Ibu Dra Zulfikar Syaiful Sulun memperkenalkan jajaran pengurus baru Piveri  Periode 2017 s.d 2022, sekaligus menyampaikan Program Kerja Piveri yang telah dibuat untuk kegiatan kedepan.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada pengurus baru dan menyambut baik Program Kerja Piveri yang telah dibuat. (Badar/Puspen TNI)

Dansatgas TNI Bertemu Kepala Divisi DDR/RR Bahas Situasi di Republik Demokratik Kongo

sumbawanews.com,- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A/RDB (Rapid Depolyment Battalion) MONUSCO (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) Kolonel Inf Dwi Sasongko melaksanakan pertemuan dengan Kepala Divisi Disarmament, Demobilization, Repatriation, Reintegration and Resettlement (DDR/RR) Mr Charles Fotso beserta staf dalam rangka rapat koordinasi membahas situasi terkini, bertempat di United Nations (UN) Head Quarter (HQ) Kalemie, Republik Demokratik Kongo, Senin (26/11/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Dansatgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO Kolonel Inf Dwi Sasongko membahas secara singkat tentang perkembangan situasi terkini yang ada di tiga wilayah sekitar Kalemie, Manono dan Bendera, serta perkembangan situasi sosial dan budaya saat ini.

Selanjutnya, Kolonel Inf Dwi Sasongko menyampaikan bahwa 850 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO telah diberangkatkan dalam misi pemeliharaan perdamaian di bawah bendera PBB di Republik Demokratik Kongo dan saat ini sebagian pasukan telah menempati penugasan di Pos Monono, Pos Bendera dan Pos Kalemie.

Dalam rapat koordinasi tersebut Dansatgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO Kolonel Inf Dwi Sasongko didampingi staf Satgas yang bertugas sebagai Perwira Interpreter Bahasa Perancis, Perwira Interpreter Bahasa Inggris dan Perwira Civil Military Coordination (Pa Cimic).

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, perwakilan dari unsur-unsur UN dan otoritas lokal yang ada di Republik Demokratik Kongo diantaranya Field Office Manager (FOM), United Nations Police (UNPOL), Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo atau FARDC,  Child Protection unit and Political Affair. (Pen Konga XXXIX-A/RDB)

Panglima TNI : Teritorial TNI Miliki Peran Penting Dalam Penguatan Pertahanan Negara

(Puspen TNI).  Fungsi teritorial TNI adalah sebagai jembatan pertahanan untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi di masa damai, sehingga pada akhirnya akan siap dan saling mendukung serta membutuhkan. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI,  dimana salah satu tugas TNI AD adalah melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat dan memberdayakan wilayah pertahanan beserta dengan sumber dayanya untuk mendukung pertahanan Negara.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan 510 peserta Apel Danrem Dandim Terpusat TA. 2018, dengan tema “Kebijakan TNI Bidang Teritorial”, di Gedung Kartika Eka Paksi, Markas Pusat Persenjataan Infanteri (Mapussenif) Kodiklat TNI AD, Jl. Supratman No. 58, Cihapit, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (26/11/2018).

 

Di sisi lain Panglima TNI menyampaikan bahwa peran satuan wilayah sangat penting dalam menjaga proses Pemilu berjalan dengan lancar, aman dan tentunya TNI harus menjaga netralitasnya tanpa berpihak pada kontestan manapun. Untuk itu, saya instruksikan kepada prajurit TNI dimanapun berada diantaranya sebagai berikut :

 

Pertama, laksanakan fungsi teritorial dengan baik di wilayah masing-masing, agar Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar, sehingga secara tidak langsung TNI juga turut serta dalam membina sistem demokrasi yang berkualitas.

 

Kedua, tetap jaga netralitas TNI dalam  pelaksanaan Pemilu mulai dari tahap kampanye sampai dengan selesai penghitungan suara, sehingga tidak terjadi benturan sedikit pun yang akhirnya memiliki penilaian negatif terhadap TNI.

 

Ketiga, terus pertahankan kesiapsiagaan komando kewilayahan dan aparat teritorialnya, sehingga akan selalu siap mengatasi berbagai macam permasalahan, seperti bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini.

 

Keempat, terus bersinergi baik ke atas ke bawah dan ke samping dengan sesama satuan TNI, Polri, pemerintah daerah maupun swasta serta seluruh masyarakat, karena sinergi pada dasarnya adalah sinkron nice energy atau energy dari berbagai pihak yang disinkronisasikan untuk mencapai satu tujuan yaitu kejayaan dan keselamatan NKRI.

 

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anjar Wiratma, Asops Panglima TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han). (Badar/Puspen TNI)

Kepala Bakamla RI Resmikan Kapal RIB (Rigid Inflatable Boats)

sumbawanews.com,- Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya TNI A. Taufiq R,  meresmikan 4 kapal RIB untuk masuk dijajaran Bakamla RI. Acara tersebut berlangsung di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT2) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (26/11/2018).
Peresmian RIB Bakamla RI ditandai dengan pemotongan pita oleh Kabakamla RI.
Dalam sambutannya Kepala Bakamla RI mengatakan secara administrasi kapal RIB saya resmikan karena sudah kontrak tetapi saya menekankan kepada pihak penyedia untuk dilakukan pelatihan kepada personel Bakamla dalam penguasaan RIB ini, kapal yang hebat akan percuma kalau personel belum menguasai penuh, oleh karena itu saya harap pihak penyedia untuk dapat melatih personel Bakamla sampai betul-betul menguasai RIB ini dari segi operasional maupun perawatannya dari hari ini.  Kapal RIB berjumlah 4 unit, 2 unit berukuran 6 meter yang sudah ditempatkan di Batam dan 2 unit berukuran 11 meter yang ini ditempatkan di Tanjung Priok guna pengamanan pelabuhan Tanjung Priok hanya menjadi bahan pemikiran kita untuk penempatan kapal ini karena tidak mungkin RIB ini diletakkan di darat perlu koordinasi dan kerjasama dengan pihak pelabuhan Tanjung Priok,ucapnya.
Kapal RIB Bakamla RI dibangun oleh PT. Avenir. Kapal memiliki panjang seluruhnya (L.O.A) 11,5 meter, panjang dalam (L inside) 10,15 meter, lebar (B) max 2,88 meter, lebar dalam (B inside) 1,8 meter, Tube diameter 55-60 cm, max capacity Weight 2.000 – 2.100 kg, engine 2 x 350 Hp, fuel tank 700 liter, anti peluru tipe NIJ III ++ SS109, marine radio, radar + GPS + echosonder, life jacket, parasut signal. RIB ini memiliki daya jelajah dengan kecepatan sampai 40 knot dan maksimal diawaki 20 personel.
Sebelum diserahkan kapal RIB sudah melewati berbagai uji seperti dock trial, sea trial dan uji tembak Kapal dengan senjata SS1 dengan jarak 30 meter, 20 meter dan 10 meter.
Kehadiran Kepala Bakamla RI pada acara peresmian tersebut didampingi Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma TNI Nur Syawal Embun, Direktur Operasi Udara Bakamla Laksma TNI Guntur Wahyudi, Kepala Biro Sarpras Laksma TNI Amrein, S.E., dan Kepala Unit Penindakan Hukum Brigjen Pol Drs. Hariadi,S.H. Hadir juga Direktur Utama PT. Avenir Irwan Hakiki Yulianto, ST., Teknis PT. Avenir Mr.Lee dan Herry, serta undangan lainnya.

Panglima TNI Dampingi Presiden RI pada Apel Danrem Dandim di Bandung

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pada acara Apel Danrem Dandim Terpusat TA. 2018, dengan tema “Meningkatkan Profesionalisme Apkowil Untuk Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019” di Gedung Kartika Eka Paksi, Markas Pussenif, Bandung, Senin (26/11/2018).

 

Apel Danrem Dandim yang diikuti oleh 510 Perwira TNI AD dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 26 s.d. 28 November 2018, di Markas Pusat Persenjataan Infanteri (Mapussenif) Komando Pembinaan Doktrin  Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD),  Jl. Supratman No. 58, Cihapit, Kota Bandung, Jawa Barat.

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Presiden RI Joko Widodo ditengah-tengah peserta Apel Danrem Dandim Terpusat TA. 2018. “Selamat datang dan terima kasih atas kesediaan Bapak Presiden RI untuk memberikan pengarahan secara langsung kepada para Danrem dan Dandim,” ucapnya.

Ikut mendampingi Presiden RI diantaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dan Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi.

 

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anjar Wiratma, Asops Panglima TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han). (Mad/Puspen TNI)

Laksdya Taufiq: Keberhasilan Bakamla Bukan di Darat, Tapi di Laut

sumbawanews.com,- “Satu hal yang harus selalu kita ingat bahwa keberhasilan Bakamla bukan di darat, tetapi di laut”. Demikian dikatakan Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksamana Madya (Laksdya) TNI A. Taufiq R., dalam arahannya saat memimpin apel besar bagi seluruh personel Bakamla RI wilayah Jakarta, di Kantor Pusat Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi-56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).
Pagi itu tak ada pengecualian, semua personel mulai honorer hingga pejabat tinggi semuanya wajib mengikuti apel pagi. Bahkan semua staf pribadi (Spri) yang kini berubah nama menjadi staf administrasi (Smin) itu pun terlihat turut memenuhi Aula gedung bersejarah itu.
Laksdya Taufiq mengatakan, melihat kondisi saat ini, untuk memajukan Bakamla perlu waktu 5 tahun. Karenanya, kendatipun dirinya baru saja mulai menjabat Kepala Bakamla, mantan Wakasal itu sudah berkeinginan agar kelak calon penggantinya benar-benar memahami konsep yang saat ini sudah mulai dijalaninya.
Keberhasilan suatu instansi tak terkecuali Bakamla, lanjutnya, sangat dibutuhkan pemimpin yang tangguh dan personel yang profesional. Meskipun personelnya profesional tetapi bila pemimpinnya tidak tangguh maka tidak mungkin bisa membuahkan hasil yang sempurna, demikian juga sebaliknya meskipun sudah memiliki pemimpin tangguh namun bila tidak memiliki personel yang profesional maka itu juga tak akan membuahkan hasil yang sempurna pula.
Guna mewujudkan cita-cita membangun institusi yang handal di bidang keamanan dan keselamatan laut serta meraih kepercayaan publik, Bakamla RI bekerjasama dengan jajaran Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam membangun kapasitas dan kapabilitas personel Bakamla RI sebagai paramiliter.
Lebih lanjut orang nomor satu di Bakamla itu meminta kepada seluruh jajarannya agar memiliki tanggung jawab moral terhadap institusi, tentu sesuai dengan tingkat tanggungjawabnya. Alumnus AAL Angkatan 30 tahun 1985 itu juga mengingatkan kepada jajarannya agar banyak belajar, banyak membaca buku coast guard negara-negara lain.
Pada kesempatan tersebut, Laksdya Taufiq lebih menyoroti tentang 4 hal, yakni bidang pembinaan personel, operasi, logistik, dan perencanaan. Di bawah kepemimpinya, Bakamla RI akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan kepercayaan publik. Hal itu menurutnya dibutuhkan cooperasi antara pemimpin yang tangguh dengan para personil yang profesional. Kedua hal ini dibutuhkan untuk terbentuknya sebuah organisasi atau tim yang tangguh dan kuat. “Cooperation antara Bakamla dengan Organisasi lainnya pun dibutuhkan untuk terciptanya sinergi antar organisasi”, tegasnya.
Yang ke-dua, Bakamla RI berkerjasama dengan Kemenpan RB dalam hal proses recruitment yang akan dilatih dan dididik di lingkungan TNI Angkatan Laut dengan basic dasar-dasar kemiliteran.
Di bidang pembinaan Operasi Laut, menurutnya, merupakan faktor penentu sekaligus tolak ukur keberhasilan Bakamla dalam menjalankan tugas pokoknya agar hasil opersi laut yang diselenggarakan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat nelayan, serta penduduk yang tinggal di pesisir dan pulau-pulau terpencil serta mereka yang tinggal di perbatasan.
Pimpinan tertinggi Bakamla itu mengatakan, Bakamla bukan organisasi administrasi ataupun organisasi pembinaan, namun Bakamla RI merupakan institusi penjaga keamanan dan keselamatan laut, sekaligus organisasi operasional yang diperkuat dengan personel yang memiliki kejuangan dengan semangat militansi tinggi, mumpuni,  tangguh dan mencerminkan identitasnya sebagai coast guard.
Sebagai tindakan segera dan jangka panjang Kabakamla RI menyampaikan perlunya upaya pembinaan bidang perencanaan, Logistik dan validasi organisasi guna mewujudkan harapan kejayaan Bakamla RI dan membangun opini publik yang positif dengan wujud kerja nyata dalam hal penegakkan hukum di laut bekerjasama dengan beberapa instansi bidang kemaritiman di tingkat nasional, regional, dan internasional.

Kontingen Batalyon Indonesia Tiba di Republik Demokratik Kongo

(New York. Senin, 26 November 2018). ​Pengiriman Kontingen RDB (Rapidly Deployable Battalion) Indonesia yang tergabung dalam Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB telah tiba di Kalemie, Republik Demokratik Kongo, dengan jumlah 850 personel. Kontingen Pasukan asal Indonesia akan bergabung bersama pasukan negara lainnya dan bertugas di bawah komando United Nations Organization Stabilization Mission in the DR Congo (MONUSCO).

 

Penasehat Militer RI untuk PBB, Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa pengiriman Kontingen Indonesia ke DRC memerlukan perjuangan yang tidak ringan, penuh tantangan, membutuhkan ketelitian dan upaya diplomasi yang panjang dan berliku.

 

“Alhamdulillah, itu semua dapat dilalui dengan baik berkat adanya kerja cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas dan tidak lupa adanya dukungan dari semua komponen yang terlibat dalam penyiapan Pasukan Pemelihara Perdamaian, sehingga tanggal 25 November 2018 rombongan terakhir dari Satgas RDB Kontingen Garuda XXXIX-A Kongo telah tiba dengan selamat di Kalemie, Republik Demokratik Kongo,” ujarnya.

 

Brigjen TNI Fulad menyampaikan bahwa Kontingen Pasukan Perdamaian Indonesia diharapkan dapat beroperasi secara penuh pada bulan Desember 2018, guna mendukung penyelenggaraan Pemilihan Umum di Republik Demokratik Kongo yang akan berlangsung pada 23 Desember 2018. “Tugas lain yang diamanatkan kepada Satgas RDB Indonesia adalah perlindungan terhadap masyarakat sipil dan pengamanan terhadap aktivitas kemanusiaan PBB di daerah operasi,” katanya.

 

Menurut Brigjen TNI Fulad bahwa saat ini, Indonesia telah masuk jajaran 10 besar negara pengirim pasukan pemeliharaan PBB. Dan dengan pengiriman Kontingen Garuda XXXIX-A Kongo berjumlah 850 personel ini, maka pasukan Indonesia yang saat ini bertugas di pelbagai misi pemeliharaan PBB berjumlah 3.544 personel.  “Dari 3.544 personel TNI dan Polri yang tergabung dalam Misi Pemelihara Perdamaian PBB, lebih dari 100 personel diantaranya merupakan personel Wanita TNI maupun Polri,” ucapnya.

 

Selanjutnya Brigjen TNI Fulad menuturkan bahwa Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk memberi kontribusi pada Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB, guna membantu mengamankan Negara yang selama ini terlibat konflik.  “Kontingen Pasukan Indonesia selalu mendapat kepercayaan dari masyarakat internasional dan PBB, karena selalu konsisten dalam menjaga perdamaian dunia,” ungkapnya.

 

Ditambahkan oleh Brigjen TNI Fulad bahwa Sekjen PBB berkomitmen bahwa “keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan personel Pasukan Pemelihara Perdamaian harus menjadi perhatian serius selama menjalankan misi di daerah operasi”.

 

Pemerintah Indonesia telah memberi andil yang panjang dalam sejarah pemeliharaan perdamaian di Afrika. Kontingen Garuda telah berada di Sinai sejak 1957, hanya satu dekade sejak kemerdekaan Indonesia. Sejak tahun 1957, sejalan dengan amanah konstitusi, Indonesia telah mengirimkan lebih dari 38.000 pasukan penjaga perdamaian PBB.

 

Indonesia berada pada ranking ke-9 negara kontributor personel Militer dan Polisi pada misi UNIFIL (Lebanon), UNAMID (Darfur, Sudan), MINUSCA (Republik Afrika Tengah), MINUSMA (Mali), MONUSCO (Republik Demokratik Kongo), MINURSO (Sahara Barat), UNMISS (Sudan Selatan) dan UNISFA (Abyei, Sudan). (Penmil)

Berita Terkini

Haul Akbar Betawi di Monas, Dishub Siapkan Parkir dan Transportasi Umum

Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan sejumlah fasilitas transportasi umum dan kantong parkir strategis untuk mengantisipasi arus besar masyarakat yang akan hadir dalam Haul...

Oranye Mekar di Pegunungan Sulawesi

Sumbawanews.com,- Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama tim lintas institusi mengidentifikasi spesies baru tanaman hias dari genus Rhododendron, yang menghadirkan kejutan visual...

Lalu Lintas Monas Dialihkan untuk Haul Akbar Ulama Betawi

Sumbawanews.com,- Puluhan ribu jemaah diprediksi memadati kawasan Monumen Nasional sore ini, menyusul digelarnya Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026. Untuk mendukung kelancaran acara...

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Terkait Ijazah Jokowi

Sumbawanews.com,- Polda Metro Jaya menangkap pakar telematika Roy Suryo dan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, keduanya ditetapkan sebagai...

Berita Utama