Home Blog Page 3067

Satgas Indobatt XXIII-M Terima Tim Wasrik Sektor Timur UNIFIL

(Pen Konga XXIII-M/Unifil. Selasa, 19 Februari 2019). Memasuki bulan ketiga masa penugasan sebagai Pasukan Perdamaian di Lebanon,  Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL atau Indonesian Battalion (Indobatt) menerima Tim Initial Evaluation atau lebih dikenal dengan istilah tim Pengawas dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Sektor Timur UNIFIL di Markas Indobatt UNP 7-1 Adchit Alqusayr, Lebanon Selatan, Senin (18/02/2019).

Kegiatan Wasrik diawali dengan entry briefing yang dipimpin langsung oleh Letkol Pushpa dari Nepal Army selaku Ketua Tim Wasrik Sektor Timur UNIFIL, dengan menyampaikan paparan tentang hal-hal apa saja yang akan menjadi objek pemeriksaan dan tujuan dari kegiatan Wasrik itu sendiri.

Letkol Pushpa yang menjabat sebagai Chief of G5 (Training) Sector East UNIFIL menyampaikan bahwa kegiatan Initial Evaluation (Wasrik) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kinerja setiap pasukan perdamaian, sehingga menjamin efektivitas dalam menjalankan  Mandat PBB sebagai penjaga perdamaian di Lebanon khusunya Sektor Timur UNIFIL.

“Diharapkan Staf Satgas Indobatt dapat mengedepankan koordinasi yang baik dan bersikap akomodatif serta transparan, dengan menyiapkan data-data yang dibutuhkan sehingga seluruh data dan informasi yang kami butuhkan dapat terpenuhi secara nyata,” katanya.

Selanjutnya Tim Wasrik dengan didampingi seluruh Staf Indobatt yang dipimpin oleh Wadan Satgas Indobatt XXIII-M Mayor Inf Abdul Samad bergerak menuju salah satu Pos Indobatt di UNP 9-15 untuk melaksanaan pemeriksaan.

Tim Wasrik melanjutkan pemeriksaan di Kompi Alfa dan diakhiri dengan pemeriksaan ke Markas Indobatt di UNP 7-1 Adchit Al Qusayr.

Dalam kegiatan pemerikasaan dan pengawasan ini tidak jauh berbeda dengan tata cara Wasrik yang dilaksanakan di Indonesia dimana seluruh staf diperiksa mulai dari Staf Personel, Staf Intelijen, Staf Operasi, Staf Logistik dan Staf Teritorial (CIMIC) bahkan bidang komunikasi sebagai jaminan pelaksanaan Komando dan Pengendalian selama pelaksaanan misi perdamaian tidak luput dari pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut Letkol Pushpa memberikan apresiasi positip terhadap kinerja yang sudah diberikan oleh seluruh staf dan anggota Satgas Indobatt. “Pertahankan kinerja yang sudah baik selama ini. Kalaupun ada temuan-temuan selama kegiatan Wasrik ini kiranya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tuturnya. (Badar)

TNI Dalam Operasi dan Latihan Tidak Terlepas Dukungan Logistik

(Puspen TNI). Pelaksanaan tugas operasi dan latihan yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tentunya tidak terlepas dari kerja keras, disiplin dan kesungguhan prajurit dalam penyelenggaraan fungsi logistik secara cepat dan tepat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto pada saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Logistik (Rakorlog) TNI Tahun 2019 yang diikuti 203 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (19/2/2019).

Kasum TNI mengharapkan dengan Rakorlog ini dapat memberikan konstribusi dan ide-ide baru yang dapat digunakan untuk upaya-upaya memecahkan berbagai permasalahan dalam dukungan logistik sehingga pelaksanaan operasi TNI di masa yang akan datang, baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dapat terlaksana secara lebih optimal.

Menurut Mayjen TNI Joni Supriyanto, dengan tema “Melalui Rakorlog Yang Dilandasi Profesionalisme, Loyalitas dan Kemanunggalan Dengan Rakyat, Komunitas Logistik Siap Mendukung Tugas Pokok TNI”. Tema Rakorlog ini saya anggap sangat tepat untuk menyikapi situasi dan kondisi yang dihadapi pada tahun 2019.

Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan bahwa secara garis besar penyelenggaraan dukungan Logistik TNI tahun 2018 telah terlaksana dengan baik, walaupun kendala dan permasalahan masih terjadi di lapangan. ”Saya cukup bangga dan berterima kasih kepada seluruh personel komunitas logistik, yang telah berupaya untuk mengoptimalkan penyelenggaraan dukungan logistik sesuai skala prioritas, sehingga kegiatan Operasi dan Latihan TNI tahun 2018 dapat berjalan dengan aman dan lancar,” terangnya.

Kasum TNI menegaskan agar pengelolaan atau penatalaksanaan Barang Milik Negara (BMN) dengan Sistem Informasi Manajemen Akuntasi Barang Milik Negara (Simak-BMN) terus dilaksanakan dengan baik. ”Personel Logistik harus melaksanakan pembenahan secara cermat, akurat, terpadu dan menyeluruh, dari tingkat Satker sampai dengan Unit Organisasi, sehingga status Laporan Keuangan TNI Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat dicapai,” tuturnya.

Untuk itu, kegiatan Rakorlog TNI tahun 2019 dapat dijadikan sarana silaturahmi, komunikasi dan koordinasi di antara komunitas logistik serta sosialisasi kebijakan pimpinan TNI untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas di lapangan. “Prestasi kinerja optimal yang telah kita capai harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan di masa mendatang,” katanya. (Badar/Puspen TNI)

Kazona Tengah Bakamla Terima Tim Wasrik BPK

Manado, 19 Februari 2019 (Humas Bakamla RI)—Kepala Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A., M.Hum., menerima kedatangan Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang diketuai Joko Wibowo, S.E., M.Si., Ak., di Mako Zona Maritim Tengah, Jl. Perempatan Teling, Manado, Sulawesi Utara, kemarin.

Kedatangan Tim Wasrik BPK sejak Senin (18/2) adalah dalam rangka pengawasan dan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran Bakamla T.A. 2018.

Selaras dengan komitmen Kepala Bakamla terhadap penyelenggaraan keuangan yang bersih, transparan dan akuntabel di lingkungan Bakamla RI, kita dukung sepenuhnya selama tim Wasrik BPK melaksanakan tugas dengan mengembangkan pola kemitraan, keterbukaan serta dialog yang komunikatif, sehingga akan di peroleh informasi dan masukan yang obyektif”, ujar Kazona Tengah dalam sambutannya. “Jangan kita alergi terhadap BPK”, lanjutnya.

Kazona Tengah menekankan kepada seluruh pejabat terkait agar dalam prosesnya dapat memberikan data serta informasi seobjektif mungkin. “Tunjukan Bakamla lebih baik dari sebelumnya”, katanya pula.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Wasrik BPK, Joko, menyampaikan bahwa kehadiran tim Wasrik BPK RI sesuai penugasan yang diterima adalah untuk pengawasan dan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran Bakamla T.A. 2018. Tujuan pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan atas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan pencatatan aset”, jelas Joko.

Pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan Tim Wasrik BPK RI dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari. Selama berlangsung wasrik, Tim BPK RI didampingi oleh Kepala Bagian Distibusi dan Pemeliharaan Kolonel Bakamla Ir. Heri Kustomo, Ketua Tim PPHP TA. 2018 Letkol Bakamla Deddy Soeprapto, S.E., Kasubbag Perbendaharaan selaku PPK DMPT2K TA. 2018 Letkol Bakamla Eka Yudha Susila beserta staf dari inspektorat. (Badar)

Kepala Bakamla Courtessy Call ke Dubes LBPP RI – Uni Emirates Arab


Abu Dhabi. Selasa, 19 Februari 2019 (Humas Bakamla RI)—Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R. melakukan Courtessy Call atau Kunjungan Kehormatan ke Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Uni Emirates Arab Husin Bagis, di sela-sela kegiatan IDEX dan NAVDEX di Kedutaan Besar RI untuk Uni Emirates Arab di Abu Dhabi, Senin (18/2/2019).

Kepala Bakamla mengatakan, selain untuk menghadiri IDEX dan NAVDEX di Abu Dhabi, kunjungan itu juga dimaksudkan untuk menjalin kerja sama dengan Combined Maritime Forces (CMF) di Bahrain, serta melakukan pertemuan Bilateral dengan Bahrain Coast Guard dan UEA Coast Guard. 

Lebih lanjut Laksdya Taufiq juga menyampaikan rencana pertemuan bilateral Bakamla dengan Bahrain Coast Guard dan UEA Coast Guard, dimana akan membahas topik seputar isu-isu strategis, khususnya pertukaran informasi dan saling dukung dalam rangka penciptaan keamanan regional di Asia. Diungkapkannya pula bahwa tahun lalu Bakamla telah mendukung Bahrain CG untuk menjadi anggota tetap HACGAM dan selanjutnya akan mengusulkan agar UEA CG juga dapat menjadi anggota HACGAM.

Dalam perbincangan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut, Kepala Bakamla menyampaikan pentingnya pertukaran informasi dengan sesama instansi penegak hukum regional. Diceritakannya tentang pengalaman dalam rangka operasi penyelamatan MV. Sinar Kudus di Somalia, dimana kunci keberhasilan operasi salah satunya yaitu pertukasan informasi dengan para penegak hukum regional seperti Combined Maritime Forces (CMF) di Bahrain dan negara-negara sekitar. Maka dari itu, sebagai pimpinan tertinggi Bakamla, Laksdya Taufiq berencana akan menjalin kerja sama antara Bakamla dengan CMF dan Coast Guard-Coast Guard di wilayah regional.

Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Ny. Ina Dwianasari Komar; kasubbag TU Kepala Bakamla Letkol Bakamla Ridwansyah; Kasi Kerja Sama Multilateral dan Organisasi Internasional Letkol Bakamla Hudiansyah Is Nursal, S.H., MILIR, Athan RI untuk Saudi Arabia merangkap UEA Mayor Czi Bagus Alimada, serta Mayor Bakamla Lisa Yunitstyanti dan Sertu Bakamla Anisa Nur Rahmaniyah. (Badar)

Lagi, Patroli Laut Bakamla Tangkap Kapal Diduga Transfer BBM Ilegal

Jakarta, 18 Februari 2018 (Humas Bakamla RI)— Setelah beberapa waktu lalu berhasil menangkap kapal diduga transfer BBM ilegal di Teluk Jakarta, Patroli Keamanan Laut Bakamla kembali mengamankan dua kapal yang diduga melakukan tranfer Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis High Speed Diesel (HSD) secara ilegal, kali ini di Perairan Batam, Kepulauan Riau.

Pada Minggu dini hari (17/2), sepulang patroli dari Pulau Nipa dan Karimun, sekitar pukul 03.00 WIB, petugas Bakamla yang tergabung dalam Tim Satgas Operasi Keamanan Laut Bakamla dengan unsur Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB-13) mencurigai sebuah kapal kayu dengan muatan penuh tanpa lampu navigasi, berlayar di sekitar perairan Makobar, Batam. Selanjutnya dilakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap kapal kayu  tersebut. 

Dari pemeriksaan awal, petugas Bakamla mendapati kapal tanpa nama diawaki anak dibawah umur, tidak dilengkapi dokumen kapal dan sedang mengangkut muatan BBM sekitar 20.000 liter tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Kapal diduga telah selesai melaksanakan tranfer BBM jenis High Speed Diesel (HSD) secara ilegal di Dermaga Makobar, Batam Kepulauan Riau. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada dugaan kuat bahwa kapal kayu tanpa nama itu menampung BBM ilegal dari kapal tanker MP, dengan barang bukti yang berhasil diamankan sekitar 20.000 liter BBM jenis HSD. Saat pemeriksaan didapati pula adanya seperangkat peralatan tranfer BBM berupa pompa mesin dan selang BBM. Selanjutnya, kedua kapal beserta seluruh barang bukti diamankan untuk proses lebih lanjut.

Secara terpisah  Direktur operasi Laut Laksamana Pertama Bakamla Nur Syawal Embun menerangkan bahwa operasi yang dilaksanakan di wilayah Batam merupakan upaya Bakamla RI beserta jajarannya untuk mensukseskan program pemerintah dalam memberantas mafia dan penyalahgunaan BBM dilaut. Dan yang sangat mengejutkan adalah kapal yang diduga sebagai penampung BBM ilegal tersebut diawaki oleh anak dibawah umur. “Hal ini jelas melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan dan akan kami telusuri terus”, demikian ungkapnya.

Kedua kapal tersebut akan dikenakan pasal “melakukan kegiatan (pengolahan, pengangkutan,penyimpanan, niaga) BBM di laut tanpa dilengkapi surat izin yang sah” dapat diduga melanggar Pasal 53 jo Pasal 23 UU 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, serta Pasal 322 jo 216 Pasal  UU 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran  Kegiatan di area pelabuhan tanpa ijin. Hingga berita ini diturunkan petugas Bakamla RI masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini. (Badar)

Warga Ex-Combatan Serahkan Senjata Pada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO di Republik Demokratik Kongo

(Puspen TNI. Senin 18/2/2019). Tiga warga ex-combatan menyerahkan senjata kepada Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO).

Demikian dikatakan Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO, Kolonel Inf Dwi Sasongko di Markas Satgas RDB, Soekarno Camp, Kalemie, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO menyampaikan bahwa dua orang warga yang tergabung dalam Armed Groups (AGs) kelompok bersenjata Perci yang dipimpin oleh Kadogo, menyerahkan dua pucuk senjata jenis Automatic Machine Gun (AMG) dan AK-47 serta 33 butir amunisi kepada Satgas Indo RDB di Desa Kabulo dan Desa Bakari, Republik Demokratik Kongo.

Selanjutnya Kolonel Inf Dwi Sasongko juga mengatakan bahwa diwaktu yang sama dan ditempat berbeda, tepatnya di Standing Combat Deployment (SCD) Kasenge, satu orang warga menyerahkan senjata jenis AK-47 dengan 2 butir amunisi kepada Satgas RDB di Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Inf Dwi Sasongko menyampaikan bahwa kegiatan patroli, Cimic dan pendirian SCD yang dilaksanakan oleh Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO memiliki dampak yang positif dan sangat besar sehingga “gaungnya” didengar oleh warga pelosok desa di wilayah Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

Menurut Kolonel Inf Dwi Sasongko, penyerahan senjata sekaligus kembalinya tiga warga ex-combatan ke Republik Demokratik Kongo merupakan hasil dari pembinaan teritorial atau Civil and Military Coordination (Cimic) yang telah dilakukan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO.

Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO mengharapkan dalam beberapa waktu kedepan akan menyusul ex-combatan lainnya untuk menyerahkan senjata dan kembali hidup normal seperti masyarakat pada umumnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, ketiga warga ex-combatan yaitu Useni Ibrahin, Liwanga dan Sugara Mufaume menuturkan bahwa penyerahan senjata yang dilakukan kepada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO menunjukkan keinginan mereka untuk berdamai dan kembali ke masyarakat, karena sudah lelah hidup bersembunyi di hutan dan menghindar dari kejaran aparat keamanan. (Badar/Puspen TNI)

Jenderal Spanyol : Pasukan Perdamaian Indobatt Profesional Dalam Bertugas

(Pen Konga XXIII-M/Unifil. Senin, 18 Februari 2019). Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-M/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) sangat profesional dalam menjalankan tugas-tugas misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan.

Hal tersebut dikatakan Komandan Sektor (Dansektor) Timur UNIFIL, Brigadier General Antonio Romero Losada didampingi Brigadier General Colomer yang sama-sama dari negara Spanyol, saat meninjau Area of Responsibility (Aor) Satgas Indobatt di Lebanon Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Jenderal Spanyol Antonio Romero Losada juga menyampaikan rasa kagum terhadap seluruh Prajurit TNI Satgas Indobatt yang hingga saat ini masih menunjukkan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pasukan Indobatt yang senantiasa bekerja secara profesional ditengah cuaca yang sangat ekstrim dalam mendukung Sektor Timur menjalankan Mandat PBB di Lebanon,” ucapnya.

Dansatgas Konga XXIII-M/UNIFIL, Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya di Markas Indobatt Indobatt UN Posn 7-1, Adchit Al-Qusayr, Senin (18/2/2019) mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini Brigadier General Antonio Romero Losada akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Dansektor Timur. Oleh sebab itu, beliau bersama dengan calon penggantinya yaitu Brigadier General Colomer hadir dalam rangka meninjau daerah operasi Indobatt.

“Kehadiran mereka di area operasi Satgas Indobatt adalah untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi pasukan yang akan dipimpinnya, termasuk salah satunya adalah Pasukan Garuda Konga XXIII-M/UNIFIL,” ungkapnya.

Daerah operasi Satgas Indobatt yang dikunjungi yaitu TP.  36,  TP. 37 dan Panorama Point yang merupakan temporary points sepanjang blue line atau perbatasan geopolitik antara dua Negara Lebanon dengan Israel.  “Dengan adanya pembangunan T-Wall dan pagar besi diatasnya, daerah tersebut tengah mendapat perhatian khusus dunia internasional baik kalangan militer maupun sipil,” ujarnya.

Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya juga mengatakan bahwa saat meninjau area operasi Indobatt, Dansektor Timur UNIFIL beserta rombongan menerima paparan singkat dari Danki Alfa Lettu Inf Suryadi di TP. 36 tentang situasi dan kondisi yang terjadi di wilayah tersebut, dilanjutkan menuju TP. 37 dan Panorama Point yang masih termasuk kedalam rangkaian dari blue line.

“Usai meninjau daerah operasi Indobatt, Dansektor Timur UNIFIL bersama rombongan melanjutkan tugas kunjungannya menuju daerah operasi Spanbatt (Spanyol Batalyon) yang berbatasan dengan AoR Indobatt,” katanya. (Kapten Chb Gideon)

Panglima TNI Terima Anugerah Tingkat DAN 7 INKAI

(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) periode 2019-2023, menerima anugerah kehormatan Tingkat DAN 7 Institut Karate-Do Indonesia (INKAI).

Penganugerahan Tingkat DAN 7 diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Guru INKAI Indonesia, Herman Lukas Tompodung didampingi Pengurus Pusat INKAI, Laksma TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., CHMRP, M.Tr.(Han), bertempat di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019).

Pemberian penganugerahan Tingkat DAN 7 kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto disaksikan pula oleh ratusan anggota Korps Marinir yang tergabung dalam Institut Karate-Do Indonesia.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono. M.Tr.(Han), Kapusjaspermildas TNI Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P., Kas Kormar Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, para Dan Pasmar, Asisten Dankormar serta Dewan Guru INKAI se-Indonesia. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum FORKI 2019-2023

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) periode 2019-2023, bertempat di Hotel Peninsula, Jl. Letjen S. Parman Kav. 78 Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (17/2/2019).

Terpilihnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Ketua Umum PB FORKI berdasarkan hasil keputusan Kongres ke-15 PB FORKI pada tanggal 15-16 Februari 2019, diikuti oleh 150 orang peserta yang berasal dari pengurus daerah di 34 provinsi dan 25 perguruan yang ada di Indonesia.

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya Kongres ke-15 PB FORKI, dimana sebanyak 96 persen suara secara aklamasi mendukung dirinya menjadi Ketua Umum PB FORKI periode 2019-2023. “Terima kasih atas dukungan dan penghargaan yang diberikan kepada saya sebagai Ketua Umum, saya bertekad untuk bekerja sama dalam memajukan olahraga Karate Indonesia,” ujarnya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum terdahulu yaitu Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang telah membawa FORKI menjadi organisasi yang cemerlang dan mohon doa restu beliau,” ucapnya.

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sebentar lagi kita akan menghadapi Olimpiade Tokyo tahun 2020, yang tinggal 522 hari lagi. Untuk itu, FORKI harus segera mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Semoga Karateka Indonesia dapat kembali mengharumkan nama Indonesia di even internasional bergengsi ini,” harapnya.

“Untuk mendapatkan medali sebanyak mungkin, kita harus berprinsip bahwa kemenangan itu bisa diraih dengan pelatihan yang baik, mempersiapkan diri, berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik,” katanya.

Di hadapan awak media, Ketua Umum PB FORKI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pembentukan pengurusan yang baru akan segera dilakukan dan tim formatur akan segera berkoordinasi untuk menyiapkan.  “Dalam hal ini, saya juga akan berkomunikasi dan mengakomodir masukan dari Pengurus Provinsi atau Kepala Perguruan tentang permasalahan yang ada serta sampai sejauh mana kemampuan kita untuk meraih prestasi,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sekaligus Ketua PP Inkado Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Ketua DPD RI selaku Tokoh Karate Indonesia Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PB FORKI 2010-2014 Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji, S.H., Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. dan Kepala Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Sapriadi. (Badar/Puspen TNI)

Kasum TNI Ikuti Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019

(Puspen TNI). Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto menghadiri pembukaan dan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lomba Menembak Pangdam Jaya 2019 di Lapangan Tembak Rakca Jaya Den Arhanud 003/1/F Kodam Jaya, Cikupa, Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (16/2/2019).

Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 di buka secara resmi oleh Kasdam Jaya Brigjen TNI Suharyanto mewakili Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono. Kejurnas diikuti dari berbagai kalangan, seperti TNI, Polri dan masyarakat umum.

Dalam kejurnas kali ini, dipertandingkan beberapa kategori yaitu Kategori Menembak Pistol Eksekutif (20 M dan 25 M), Menembak Pistol Presisi 25 M Open, Menembak Reaksi IPSC (level 1), Menembak Reaksi Non IPSC, Menembak Reaksi PPC 1.500 Match, Menembak Senapan 100 M, Menembak Metal Silhouette 300 M, Menembak Benchrest Presisi 500 M, Menembak Benchrest  Grouping 500 M, Menembak Benchrest Presisi 600 Yards dan Menembak Benchrest Grouping 600 Yards.

Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 berlangsung mulai tanggal 15 s.d 20 Februari 2019, dan dilaksanakan di tiga tempat yaitu Lapangan Tembak Den Arhanud 003/1/F Kodam Jaya, Cikupa Tangerang, Lapangan Tembak Senayan Jakarta Pusat dan Lapangam Tembak Cilodong Depok.

Dalam Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 tersebut, Mayjen TNI Joni Supriyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) periode tahun 2018-2022 mengikuti Lomba Tembak Pistol Eksekutif para Perwira Tinggi dengan jarak 20 M dan Lomba Tembak PPC 1500 Match.

Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 bertujuan  untuk mencari dan menjaring bibit-bibit  atlet menembak serta diharapkan mampu meningkatkan dan memelihara kemampuan para atlet yang pada akhirnya dapat mewakili Indonesia diajang lomba tembak internasional. (Badar/Puspen TNI)

Berita Terkini

Utang Rp850 Ribu, Pacar Gelap Siram Anak Kecil dengan Air Keras

Sumbawanews.com,- Polisi mengungkap kekejaman yang menggemparkan di Sumedang, Jawa Barat: seorang pria berinisial WS (32) menyiram dua bocah kakak-beradik, RFP (9) dan QSH (6),...

Gelombang Panas Ekstrem Landa Prancis

Sumbawanews.com,- Prancis diguncang gelombang panas luar biasa dengan suhu mencapai 40 derajat Celsius, memaksa warga mencari cara kreatif untuk bertahan di bawah terik yang...

Gubernur Jabar Ancam Cabut Subsidi Siswa Tawuran

Sumbawanews.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi terhadap integritas moral para penerima program sekolah swasta gratis. Jika terbukti terlibat tawuran atau...

Prabowo Bangun Arah Baru Pembangunan, Cak Imin: Insyaallah Perubahan Besar

Sumbawanews.com,- Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah merancang arah baru dalam pembangunan nasional yang berbeda...

Berita Utama