Home Blog Page 3066

Aspers Panglima TNI : Mental Prajurit TNI Merupakan Motor Penggerak Sikap

(Puspen TNI).  Peran Pembinaan Mental (Bintal) di lingkungan TNI sangat menentukan, karena urjensi Bintal bagi prajurit TNI merupakan keniscayaan yang tidak dapat ditawar lagi. Mental merupakan motor penggerak sikap dan perilaku prajurit TNI dalam melaksanakan tugas. Jika mentalnya baik maka baik pula kepribadiannya, bila mentalnya rusak maka sikap perilakunya pun sebaliknya.

Hal tersebut disampaikan Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI, Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., dihadapan 107 peserta pada saat membuka Rapat Koordinasi Bintal TNI 2019, bertempatdi Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (25/2/2019).

“Para pengemban fungsi Bintal di jajaran TNI untuk lebih mengoptimalkan pembinaan mental bagi prajurit TNI di satuannya secara kreatif dan inovatif, diantaranya dengan mempertajam materi-materi pembinaan mental dan mengembangkan pemahaman tentang jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional”, terangnya.

Menurut Marsda TNI Dedy Permadi, indikator keberhasilan pembinaan mental diantaranya adalah kinerja satuan meningkat dan pelanggaran prajurit menurun, apabila pembinaan sudah dilaksanakan namun angka pelanggaran masih tinggi maka perlu evaluasi bersama untuk merumuskan hal-hal yang bersifat startegis dalam upaya pembinaan mental prajurit ke depan. “Setiap kekurangan bisa ditambah dan setiap persoalan dapat segera diselesaikan”, ucapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa penyelenggaraan Rakornis Bintal TNI tahun 2019 dapat dijadikan momentum yang berharga untuk mawas diri dan upaya pembenahan serta peningkatan kualitas pengabdian para pengemban fungsi Bintal di jajaran TNI.   “Kepada para unsur Pimpinan Satuan atau penanggungjawab Bintal Fungsi Komando untuk segera lakukan langkah antisipasi yang bersifat pembinaan kepada prajurit TNI dan keluarganya dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin berat di masa mendatang”, ujarnya.

Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi menekankan,  Pertama, pergunakan forum Rakornis ini dengan sebaik-baiknya sebagai wahana evaluasi serta menyamakan visi dan misi dalam upaya peningkatan kualitas pembinaan mental di seluruh jajaran TNI.   Kedua, tingkatkan penguasaan teknis fungsi dan ikuti perkembangan lingkungan strategis secara cermat, sehingga mampu menjawab setiap permasalahan pembinaan mental kepada prajurit dan PNS TNI beserta keluarganya.

Ketiga, laksanakan dan rencanakan program kerja dengan sebaik-baiknya, hindari penyimpangan sekecil apapun melalui tertib administrasi serta akuntabel dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip kejujuran, ketelitian dan kebenaran.   Keempat, intensifkan koordinasi dengan sesama pengemban fungsi Bintal maupun satuan terkait lainnya sehingga tercipta kinerja sinergis guna menjawab tantangan tugas.

“Rakornis Bintal TNI 2019 bukan hanya melahirkan pemikiran cerdas, kreatif dan inovatif tetapi juga dapat kita aplikasikan dalam program nyata yang berdaya guna dan berhasil guna”, tutupnya.

Rapat Koordinasi Bintal TNI 2019 yang berlangsung selama satu hari, dengan mengangkat tema “Dilandasi Profesionalitas, Soliditas dan Netralitas TNI Kita Mantapkan Ketaqwaan, Nasionalis, Militan dan Manunggal Dengan Rakyat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Tinjau Aset TNI di Jawa Timur

(Puspen TNI).  Usai meninjau langsung Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bengkalis, Pekanbaru, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo dan Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI Marsma TNI Kukuh Sudibyanto, langsung bertolak menuju Jawa Timur, Minggu (24/2/2019).

Kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Jawa Timur dalam rangka mengunjungi Bumi Marinir Karangpilang Surabaya dan Pangkalan TNI AU Raci, Pasuruan, untuk melihat langsung Aset Tanah TNI di wilayah tersebut.

Aset TNI di Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra yang berdiri Resimen Artileri-2/Mar dan Menbanpur-2/Mar Karang Pilang Surabaya, terlihat sangat terawat dan memiliki lahan yang subur, begitu juga air yang jernih dan normal serta area semakin tertata dengan rapih.

Panglima TNI menekankan bahwa selain harus menjaga dan merawat aset, optimalisasi pemanfaatan aset TNI ini harus selalu sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku serta proses inventarisasi harus dapat dipertanggungjawabkan.

Disamping melaksanakan peninjauan, kunjungan ini juga merupakan kepedulian nyata dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk selalu terjun langsung meninjau dan berdialog dengan prajuritnya serta memberikan solusi dari setiap permasalahan yang muncul terutama terkait dengan aset TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI untuk senantiasa selalu hadir ditengah-tengah masyarakat dan terus membangun komunikasi.

“Bagi TNI, kehadiran prajurit di tengah-tengah masyarakat adalah suatu keharusan, untuk terus merawat dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”, tegasnya.

Turut serta dalan peninjaua tersebut diantaranya Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Pangdam V/Brw Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetija, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han), Danlantamal V Laksma TNI Edwin serta Danlanud Muljono Kolonel Pnb Budi Ramelan, S.E. (Badar/Puspen TNI)

TNI Kirim Ratusan Prajurit Bantu Atasi Karhutla di Pekanbaru

(Puspen TNI).  Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) prajurit dari Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 10/Brajamusti Kostrad dalam rangka membantu mengatasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pekanbaru, Riau.

Ratusan prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) diberangkatkan oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (24/2/2019).

Ratusan prajurit dari Yonarmed 10/Brajamusti Kostrad, dipimpin oleh Lettu Arm Imam Wahyudi. Seluruh prajurit beserta perlengkapannya diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Hercules C-130, A-1316 TNI AU menuju Pekanbaru dibawah BKO Korem 031/Wirabima di Riau.

Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito dalam sambutannya menyampaikan bahwa para prajurit TNI senantiasa siap melaksanakan panggilan tugas negara. “Pagi ini, kurang dalam waktu 1×24 jam kalian semua dengan sigap, siap untuk diberangkatkan dalam Satuan Tugas Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan”, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Asops Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap prajurit Yonarmed 10/Brajamusti Kostrad dalam kesiap siagaannya melaksanakan tugas. “Kurang dari waktu 24 jam para prajurit sudah siap untuk diberangkatkan. Hal ini menunjukkan bahwa kalian semua memiliki kesiapan operasional yang tinggi”, ucapnya.

“Itu semua membuktikan kepada masyarakat kita bahwa TNI akan hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat dan TNI selalu siap mengawal negara dan bangsa ini dari berbagai bentuk ancaman”, tegasnya.

Menurut Mayjen TNI Ganip Warsito, kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan masyarakat, dimana penyebab yang utama adalah karena ulah manusia dalam mengelola lahan secara tidak profesional dan tidak sesuai prosedur yang benar.   “Karhutla ini dapat menimbulkan dampak yang sangat luas terutama ekonomi. Dikarenakan penanggulangan kebakaran hutan ini menyedot anggaran negara yang begitu besar, yang semestinya bisa digunakan untuk kepentingan pembangunan yang lainnya”, jelasnya.

“Karhutla juga berdampak terhadap aspek sosial budaya dan kesehatan masyarakat, karena akan mempengaruhi aktivitas mata pencaharian masyarakat serta menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta penyakit lainnya menjadi akibat dari kebakaran hutan dan lahan”, ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Asops Panglima TNI mengingatkan kepada para prajurit untuk meluruskan niat dalam melaksanakan tugas.  “Saya berpesan kepada seluruh prajurit bahwa tugas yang kalian lakukan menjadi ladang amal ibadah kepada sesama kita, sehingga melahirkan sikap yang tulus ikhlas dalam melaksanakan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa”, katanya. (Badar/Puspen TNI)

Peringati Hari Peduli Sampah, Zona Kamla Tengah Turut Serta Aksi Coastal Clean Up

Manado, 23 Februari 2018 (Humas Bakamla RI)— Kepala Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A.,  M.Hum. turut bersama Gubernur Sulawesi Utara Olly Donfokambey, S.E. dan jajaran Forkopimda Sulut menandatangani deklarasi “Wujudkan Laut Bersih Laut Indah Menuju Indonesia Bersih”. 

Penandatanganan ini dilakukan saat mengawali aksi bersih pantai dan laut (Coastal Clean Up) yang juga dihadiri Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI) Ny. Tri Suswati, di kawasan Megamas, Mantos, Manado, Sabtu (23/02/2019).

Aksi Coastall Clean Up ini digelar Pemprov Sulut untuk mengembalikan keindahan Kota Manado sebagai kota destinasi wisata selam, dengan melibatkan Forkopimda dan Bakamla. Lokasi bersih pantai meliputi Muara Sungai Terminal Malalayang, Muara Sungai Pantai Bahu dan Kawasan Bahumall, Muara Sungai Sario Kawasan Megamas Mantos, Muara Sungai Kalijengki dan Pantai Sindulang sampai dengan Muara Karangria dan Pulau Bunaken.

Pagi itu, Kazona Tengah menularkan semangatnya kepada jajarannya, “Mari bersama-sama melaksanakan aksi bersih pantai dan laut ini dengan tulus dan ikhlas, kita jaga Kawasan Megamas Manado dari dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan, terutama dari sampah laut,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara dalam sambutannya mengatakan bahwa aksi digelar dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan tema yang diusung yaitu “kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai”. Sedangkan sub tema yaitu “bersih sampah di laut untuk kenyamanan masyarakat”.

“Pelaksanaan aksi bersih bersih ini merupakan upaya mengatasi persoalan pencemaran pantai dan laut, yang telah menimbulkan berbagai persoalan kompleks dan mengancam keanekaragaman kehidupan laut dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat”, sambung Olly.

Turut mendukung aksi ini yaitu Forkopimda Sulawesi Utara dan Bakamla Zona Tengah yaitu dari Kantor Kamla Zona Tengah, Pangkalan Serei, SPKKL Manembo-nembo, SPKKL Bitung, Stasiun Bumi Bitung dan SPKKL Kema serta personel KN Singa Laut 4802 dan KN gajah Laut 4804 Bakamla. (Badar)

Panglima TNI : Persatuan dan Kesatuan Bangsa Wujudkan Indonesia Sejahtera

(Puspen TNI).  Persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera. Keberagaman yang kita miliki hendaknya menjadi kekuatan yang saling mengisi dan melengkapi.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di hadapan ratusan santri/santriwati, para tokoh-tokoh Ulama dan Pengurus Nahdlatul Ulama Provinsi Riau, di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Islami pimpinan KH. Mas’udi Zamhari, bertempat di Jl. Handayani No. 25, Kel. Maharatu, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu malam (23/2/2019).

Panglima TNI mengungkapkan bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang dirumuskan oleh para pendahulu memiliki arti yang sangat penting bagi masa depan bangsa dan negara. “Umat Islam dengan dimotori para ulama dan santri harus menjadi ujung tombak persatuan dan kesatuan dengan umat yang berkualitas”, katanya.

Bukti pentingnya persatuan dan kesatuan di era modern ini diantaranya adalah berbagai even internasional yang kita selenggarakan tahun lalu, bertepatan dengan terjadinya beberapa bencana alam di berbagai tempat.  “Semuanya dapat kita atasi berkat kerja keras dan kerja sama berbagai komponen bangsa”, ucap Panglima TNI.

“TNI, Polri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan berbagai komponen bangsa lainnya bahu membahu dalam mendukung setiap kegiatan. Sukarelawan banyak dilibatkan, baik dalam even internasional maupun penanganan bencana. Bahkan kita juga menerima bantuan internasional. Itulah bukti pentingnya persatuan dan kesatuan”, jelasnya.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang sangat strategis.  Sejak jauh sebelum kemerdekaan, pesantren telah membawa pencerahan dan kemajuan kepada umat. “Pondok Pesantren saat itu tidak hanya memberi pemahaman agama, tetapi juga kesadaran akan persatuan dan kesatuan serta semangat perjuangan”, ungkapnya.

“Oleh karena itu, tidak mengherankan dari pesantren lahir tokoh-tokoh perjuangan negara ini. Tokoh-tokoh pesantren itu bahu membahu bersama-sama seluruh rakyat yang ber-Bhinneka Tunggal Ika merebut dan kemudian mempertahankan kemerdekaan kita”, ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, peran tersebut tidak mengalami perubahan sampai saat ini dan dimasa mendatang. Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama.   “Lebih luas lagi, pesantren memberi pondasi yang kokoh kepada para santrinya untuk menjadi umat Islam yang kuat. Pesantren sesungguhnya menghasilkan generasi-generasi penerus yang handal dan menjadi pemersatu bangsa”, terangnya.

“Saya sangat mendorong agar pesantren terus menerus meningkatkan kualitas para santri lulusannya. Para santri nantinya harus menjadi suri tauladan di masyarakat. Suri tauladan dalam hal ahlak yang mulia, prestasi yang gemilang, serta semangat persatuan dalam membangun bangsa”, kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo, Gubernur Riau H. Syamsuar, M.Si., Wagub Riau Edy Natar Nasution, Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI Marsma TNI Kukuh Sudibyanto, Dandrem 031/WB Brigjen TNI Mohammad Fadjar dan Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Pantau Karhutla di Pulau Rupat

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo dan Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI Marsma TNI Kukuh Sudibyanto memantau Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Sabtu (23/2/2019).

Di hadapan awak media Panglima TNI mengatakan bahwa untuk mengatasi Karhutla akan diupayakan dengan membuat modifikasi hujan buatan dan water bombing untuk memadamkan api. “Kita juga siapkan alat transportasi seperti pesawat Helikopter dan Hercules”, ucapnya

“Mungkin bisa juga dengan balon diisi air kemudian dilempar dari atas udara ke titik-titik api. Mungkin 500 atau 200 liter air dengan diisi zat adiktif”, tambahnya.

Turut serta dalam pemantauan tersebut diantaranya, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Dandrem 031/WB Brigjen TNI Mohammad Fadjar dan Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada. (Badar/Puspen TNI)

Latsarmil Bekali Ilmu Bela Diri Untuk Aparat Paramiliter Bakamla

Batam, 23 Februari 2019 (Humas Bakamla RI)— Sebagai aparat yang sehari hari bertugas melaksanakan  patroli menjaga keamanan dan keselamatan di laut,  maka personel paramiliter Bakamla RI dituntut memiliki kemampuan untuk menghadapi tindak kejahatan yang ditemui . Oleh karena itu, sebagai bagian dari Latihan Dasar Militer (Latsarmil), siswa siswi CPNS Bakamla ditempa dengan latihan bela diri tanpa senjata oleh para pembimbing siswa di Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha, Setokok, Batam, Jumat (22/2/2019).

Latihan bela diri tanpa senjata telah berlangsung selama beberapa hari pada minggu ke-3 pelaksanaan Latsarmil, yang diikuti tetap dengan penuh semangat oleh personel Bakamla. Selama di medan pendidikan personel terus digembleng dengan bekal kemampuan fisik dan keahlian tertentu seperti  samapta, mendayung, kemampuan memegang senjata,  operasional sea rider, ilmu kesehatan lapangan dan membaca medan, kemampuan lintas medan, dan selanjutnya selama beberapa hari ini dibekali dengan kemampuan bela diri tanpa senjata.

Pada dasarnya, semua kegiatan itu untuk menempa fisik dan mental agar menjadi paramiliter yang tangguh, dengan didasari rasa cinta kepada bangsa dan tanah air Indonesia. Oleh karena itu, selama pendidikan personel juga mendapatkan pembelajaran untuk senantiasa memegang teguh rasa cinta tanah air dengan wawasan kebangsaan yang tinggi, salah satunya yaitu pembelajaran dengan materi UUD 1945 oleh Kasi Advokasi Hukum Letkol Bakamla Andy Aprianto, S.H., M.Si. pada Kamis (21/2).

Di hari yang sama, pada Kamis malam berlangsung doa bersama (Yasinan) untuk mendapatkan berkah kesehatan, keselamatan dan kesuksesan bagi para siswa Latsarmil Bakamla, yang diikuti oleh seluruh siswa, beserta 32 pelatih dan 5 pendamping siswa.

Sekali waktu kegiatan juga diisi dengan pengarahan dan motivasi antara lain oleh Kolonel Bakamla Yusrizal, dan Kolonel Bakamla Parhurian Lumban Gaol, S.Ik., S.H. (Badar)

TNI Siapkan Pasukan dan Pompa Air di Lokasi Karhutla

(Puspen TNI).  Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menyiapkan dan menambah pasukan untuk menjaga titik-titik api dan penindak kebakaran seperti pompa air berkemampuan tinggi untuk bisa dioperasikan di lokasi Karhutla, sehingga apabila ada potensi kebakaran segera akan ditindak lanjuti.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan awak media, usai mengikuti rapat terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), bertempat di VIP Room Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Provinsi Riau, Sabtu (23/2/2019).

“Kita (TNI) akan tambah prajurit di setiap titik yang berpotensi terjadinya kebakaran untuk menjaganya termasuk menyiapkan penindak kebakaran seperti operator pompa yang ahli untuk mematikan lahan gambut sampai kedasar paling dalam”, katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa sesuai dengan perintah Presiden RI Ir. H. Joko Widodo untuk segera memberikan perkuatan Prajurit TNI kepada pasukan yang sedang melakukan pemadaman api di Bengkalis.    “Oleh sebab itu, saya segera meluncur ke Riau dalam rangka melihat langsung terkait Karhutla sesuai laporan dari satelit yang memiliki potensi kebakaran sangat tinggi, diwilayah  Rokan Hilir, Dumai dan Rupat, Bengkalis”, ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ada tiga permasalahan yang harus ditindak lanjuti dalam mengatasi Karhutla. Pertama, selama ini early warning terkait Karhutla tergantung dari satelit, sedangkan satelit melaporkan posisi titik api setiap 6 jam. Kalau kebakarannya itu jam 7 pagi diterima satelit jam 6 kemudian, sehingga setelah 6 jam kebakarannya telah tinggi.

Kedua, ketika diketahui titik api pasukan yang merapat ke wilayah kebakaran mengalami kendala transportasi. Ketiga, alat untuk memadamkan titik kebakaran sangat terbatas.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa apabila memang terjadi kebakaran, pasukan yang mengendap akan memberikan informasi melalui radio dan segera akan mengirimkan pasukan menggunakan Helikopter.

“Saya akan menempatkan Helikopter yang akan ditempatkan di Dumai. untuk reaksi cepat apabila ada laporan Karhutla terjadi, selain itu juga untuk mendukung transportasi pasukan dan mendukung logistik apabila kekurangan minuman, makanan, termasuk fuel atau bahan bakar,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ke Pekanbaru, Riau  didampingi oleh Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo dan Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI Marsma TNI Kukuh Sudibyanto.

Kedatangannya di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, disambut oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., Dandrem 031/WB Brigjen TNI Mohammad Fadjar dan Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada. (Badar/Puspen TNI)

Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan DPP INSA

Jakarta, 23 Februari 2019 (Humas Bakamla RI) — Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R. menerima Courtesy Call Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto di Mako Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Jumat (22/2/2019).

Kunjungan ini dimaksudkan sebagai wadah silaturahmi dan berkenalan dengan Kepala Bakamla beserta jajarannya. Kesempatan ini juga dimanfaatkan Laksdya Taufiq untuk memberikan penjelasan mengenai Bakamla yang menjalankan fungsi coast guard.

Dalam balutan pakaian dinas lapangan (PDL) abu-abunya, dengan penuh semangat Laksdya Taufik menjelaskan mengenai fokus Bakamla terhadap keamanan dan keselamatan maritim. Sebagai institusi yang berseragam dan bersenjata, Bakamla akan berperan penuh dalam penegakan hukum di laut saat masa damai.

Jajaran pejabat Bakamla yang turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Plt. Deputi Inhuker Laksma Bakamla Dade Ruskandar, S.H., M.H., Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Nur Syawal Embun, Kasubdit Pertimbangan dan Avokasi Hukum Kolonel Bakamla Heru Satrio Wibowo, S.H., M.H.

Dari INSA, turut hadir pula Sekretaris Umum Budhi Halim, dan beberapa staf pendamping. (Badar)

Asops Panglima TNI Tinjau Calfex Cobra Gold 2019 Libatkan Prajurit TNI di Thailand

(Puspen TNI. Sabtu, 23 Februari 2019). Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., meninjau The Combined Arm Live Fire Exercise (Calfex) sebagai bagian dari Latihan Cobra Gold 2019 yang melibatkan  29 negara peserta, termasuk Indonesia yang dilaksanakan di the 3rd Army Area Tactical Training Center, Shukotai-Thailand, Jumat (22/2/2019).

Latihan Cobra Gold 2019  yang diselenggarakan Angkatan Bersenjata Thailand dan Amerika Serikat tersebut merupakan latihan terbesar di kawasan Asia Pasifik dengan peserta latihan dan pengamat lebih dari 4.500 personel dari Angkatan Darat, Laut dan Udara yang berlangsung mulai tanggal 12 s.d 22 Februari 2019.

Dalam Latihan Calfex tersebut dibagi dalam 3 tahap, yaitu tahap pertama pembentukan daerah operasi meliputi penerjunan HALO untuk infiltrasi, sniper dan bantuan tembakan pendahuluan. Selanjutnya tahap kedua serangan oleh pasukan depan yang diperkuat kendaraan berlapis baja dan bantuan tembakan udara jarak dekat. Tahap ketiga bantuan tempur dengan melaksnakan  serangan udara untuk perkuatan dan evakuasi korban tempur.

Ratusan Alutsista Militer  yang di gelar dalam latihan tersebut unjuk kebolehan, antara lain Senjata Sniper Sig-Sauer 7,62 mm, Pesawat F-16, Meriam M198 dan M777, Mortir 120 dan 81 mm, Tank M41, Tank M1A1 Abrams, Rantis BTR-80 dan Rantis M1126 Stryker, Helikopter BlackHawk, Eurocopter EC-725, AS-550 dan sebagainya.

Latihan Cobra Gold kali ini untuk pertama kalinya juga memainkan materi Operasi Cyber Gabungan untuk mengidentifikasi dan mempertahankan informasi penting dan sistem perang melawan serangan dunia maya.

Pada Latihan Cobra Gold 2019, TNI mengikutsertakan 51 orang personel dengan rincian 1 Perwira pada Senior Leadership Seminar (SLS), 33 Perwira pada Staff Exercise (Staffex), 2 Perwira pada Table Top Exercise Humanitarian Asistant and Disaster Relief (TTX HADR), 7 Peterjun dan 3 Sniper pada Calfex dan 5 Personel pada Engineering Civic Action Program (Encap).

Asops Panglima TNI  Mayjen TNI Ganip Warsito disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa latihan ini sangat bermanfaat bagi personel TNI yang terlibat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan internasional guna menunjang pelaksanaan tugas ke depan.

Lebih lanjut Asops Panglima TNI mengatakan TNI setiap saat harus aktif terlibat dalam kegiatan militer yang bernilai strategis dalam kawasan dalam rangka menunjukan eksistensi, melaksanakan diplomasi militer, memperkuat kerja sama dan interoperability dengan militer negara lain.

Selanjutnya Asops Panglima TNI  juga menyampaikan  bahwa lingkungan strategis di kawasan Asia-Pasifik penuh dinamika yang berdampak pada timbulnya benturan-benturan kepentingan antar negara. “Dengan keikutsertaan TNI dalam kegiatan berskala Internasional akan berdampak positif bagi kesiapan TNI menghadapi militer di kawasan regional dan mendukung diplomasi Indonesia di forum-forum internasional”, tambahnya.

Kehadiran Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito di Thailand atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata Thailand, Jenderal Pornpipaat Benyasri untuk menyaksikan secara langsung jalannya latihan bersama dengan para pejabat Angkatan Bersenjata antara lain Korea Selatan,  Singapura, Jepang, dan Malaysia. (Badar/Puspen TNI)

Berita Terkini

PKB Tak Berhak Kritik PDIP, Kata Pakar Politik

Sumbawanews.com,- Jakarta – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menegaskan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak punya legitimasi moral untuk menuntut Partai...

Batalyon Pembunuh Hind Rajab Dihantam Balasan di Lebanon

Sumbawanews.com,- Militer Israel kehilangan komandan dan tiga prajuritnya dalam serangan Hizbullah di Lebanon selatan, menjadi pukulan beruntun bagi satuan yang dikenal sebagai pelaku kekejaman...

Telegraf dan Berlin: Dua Lompatan Sejarah di 20 Juni

Sumbawanews.com,- Pada 20 Juni 1840, dunia menyaksikan lahirnya revolusi komunikasi ketika Samuel F.B. Morse resmi mematenkan telegraf listrik—alat yang akan mengubah cara manusia berhubungan...

Frans Antoni Buron, Bendahara Jaringan Narkoba Internasional

Sumbawanews.com,- Polisi berhasil menangkap Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba internasional yang selama ini bersembunyi di balik nama samaran dan jejak finansial yang sengaja diputarbalikkan....

Berita Utama