Home Blog Page 3064

Panglima TNI Terima Audiensi Direktur Utama PT. KAI (Persero)

(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI,  Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., menerima audiensi dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yang dipimpin oleh Edi Sukmoro (Direktur Utama), bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3/2019).

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT. KAI didampingi oleh Ono Sutikno (Executive Vice President Legal), M. Nurul Fadhila (Direktur Keselamatan dan Keamanan), I Ketut Suardana, S.H. (Deputy Director of Security) dan Zuhril Alim (Corporate Deputy Director of Non Railway Asset).

Dalam audiensinya, Dirut PT. KAI (Persero) Edi Sukmoro mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto atas kerja sama dan bantuannya selama ini kepada PT. KAI yang merupakan transportasi terjangkau oleh masyarakat banyak.  “Banyak hal yang dirasakan manfaatnya, karena dibantu oleh TNI”, ungkapnya.

“PT. KAI (Persero) berharap kerja sama yang sudah terjalin selama ini semakin ditingkatkan, baik di bidang keamanan dan lain-lain”, ujarnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih kepada PT. KAI atas kepercayaannya kepada institusi TNI. “Kita akan tetap mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PT. KAI”, katanya.

“PT. KAI (Persero) juga telah banyak membantu prajurit-prajurit saya, baik ketika waktu sekolah maupun dalam pelaksanaan penugasan karena menggunakan jasa kereta api,” ucapnya. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Forum ACDFM Ke-16 Tingkatkan Kemitraan Strategis Dengan Landasan Solidaritas ASEAN

(Puspen TNI. Jumat, 8 Maret 2019).  Forum ACDFM ke-16 dapat meningkatkan kerja sama dan memperkuat kemitraan strategis dengan dilandasi solidaritas ASEAN dalam rangka membangun kawasan ASEAN yang aman, damai, tenteram, dan sejahtera.

Demikian  disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam makalahnya yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dihadapan para Panglima Angkatan Bersenjata Wilayah ASEAN pada Forum ke-16 ASEAN Chiefs of Defense Forces Meeting (ACDFM) tahun 2019, di Royal Cliff Hotel, Pattaya, Thailand, Kamis (7/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan ucapan selamat kepada Jenderal Ponpipaat Benyasri atas pelantikannya sebagai Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Kerajaan Thailand beberapa waktu yang lalu.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam forum ACDFM ke-16 yang memiliki tema “Sustainable Security”, TNI menitikberatkan kepada penanganan penanggulangan bencana alam karena isu bencana alam merupakan tantangan global yang tentunya memperoleh perhatian khusus oleh para Pemimpin negara-negara di ASEAN.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Asia Tenggara merupakan suatu kawasan rawan bencana yang disebabkan oleh kondisi geografis dan geologi serta perubahan iklim dunia yang mempengaruhi iklim setiap negara. “Bencana alam telah mengakibatkan kerugian yang berdampak terhadap peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara”, ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa penanganan bencana alam telah menjadi topik penting dan dapat dijadikan momentum bagi upaya pembangunan masyarakat ASEAN yang saling peduli serta berbagi. “Topik yang diangkat dalam isu bencana alam ini terkait dengan upaya kesiap-siagaan, tanggap darurat sampai pemulihan bencana”, ucapnya.

Panglima TNI mengungkapkan bahwa kerja sama penanganan bencana alam dalam kerangka ASEAN bertujuan untuk saling memperkuat kerja sama regional yang telah terjalin sejak lama. “Kerja sama tersebut diperlukan guna meningkatkan kedamaian, stabilitas, kemajuan regional serta untuk saling memupuk persaudaraan dan solidaritas terutama di saat salah satu anggotanya tertimpa bencana”, ujarnya.

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa merujuk kepada kesepakatan pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) mengenai pembentukkan standby force guna penanganan bencana alam, maka sebagai bagian dari masyarakat ASEAN, Indonesia mendukung pembentukan standby force oleh setiap negara anggota ASEAN.

“Apabila terjadi bencana besar di negara anggota ASEAN dan jika diperlukan, maka satuan-satuan standby force tersebut dapat secara bersama melaksanakan penanggulangan bencana serta bantuan kemanusiaan di negara manapun”, tambah Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa interaksi regional terpadu dapat memberikan kekuatan baru dalam mengendalikan wilayah secara baik dan akan berfungsi sebagai suatu platform dalam menemukan upaya serta solusi melalui berbagai bentuk kerja sama, baik bilateral maupun multilateral.

Sebelumnya, Pangab Kerajaan Thailand Jenderal Ponpipaat Benyasri selaku Ketua Sidang ACDMF ke-16 dalam pembukaannya menyampaikan bahwa Sidang ACDFM ke-16 mengambil tema “Sustainable Security” dikarenakan pentingnya untuk membangun kepercayaan antar negara ASEAN serta mempromosikan kerja sama untuk menghadapi dan mengatasi tantangan yang ada.

“Dengan dukungan yang berkelanjutan, kita dapat saling membantu untuk membangun kapasitas, membawa perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di wilayah ASEAN”, ujar Ketua Sidang ACDMF ke-16.

Kegiatan Sidang ACDFM ke-16 diakhiri dengan penandatanganan joint statement pada ACDFM ke-16 dan serah terima Keketuaan Sidang ACDFM ke-17 kepada Vietnam. (Badar/Puspen TNI)

A Guide To No-Fuss asian mail order brides Products

Feeling sexually deprived in marriage is not unusual. Looking for a loan urgently? Would you prefer to settle your bills and buy property Funding mortgage Constructing loan? I can assure you 24 hours loan asian brides are a world class Funding firm offering all kinds of monetary services with versatile repayment phrases and a timely closing schedule.Contact us via e-mail andyjameslending@ for detailed info.

Thoughts On Necessary Criteria In asian mail order wife

It is God’s intention that an excellent marriage not be a result of extremely biblical marriage counseling or prime-notch coaching. I believe I’ve provided right here solid, sensible assist for a man in crisis, but it might only be a Bandaid if that guy does not see that an important relationship he has is with Christ. Our Lord cares about your marriage, but He cares extra about you and your relationship with Him. He intends that you asian brides simply walk totally dedicated to Him, like all these He calls. Walking in full submission to God, offered out to Him, you will see the grace and power to be the husband God calls you to be. A very good marriage is a natural results of strolling intently to the Lord – not of learning the methods of communication and love.

When the mud settles and your life gets again to normal after divorce , you can see your self single and, ultimately, likely having ideas about dating. It’s possible asian brides you’ll miss the companionship that a companion gives, and everyone knows that developing a brand new relationship means you will have to start out dating.

It’s best to have no less than 3 extra photos in your lineup. Now’s the time to point out her that you just like mail order asain brides to hike, do yoga, and whitewater kayak. Choose photographs that intrigue her, and make her wish to know more about you. Time so that you can use what you’ve got realized and make it occur.

It’s possible for people of opposite genders to be friends for sure. In truth I’ve an example of a “good resolution” too. Another good friend, whom I have been associates asian mail order bride with for over 10 years now, initially wanted more too, however he instructed me about it immediately, came upon what my emotions had been and accepted my want with none blaming or name calling.

Cougars have extra spending cash than many younger ladies, and which means they’ll choose up the tab now and again. Men admire this immensely. Even when it is a small meal, begin picking up the tab extra often to point out him that you’re prepared to tug your personal weight in a relationship. Men get confused over the concept asian women for marriage of having a girlfriend that they cannot afford. As an alternative, let him know from the beginning that you have an equal standing within the relationship and that means you might be willing to take him out for dinner every on occasion and treat him like a prince. Hell, buying him a bouquet of roses might just send him head over heels for you.

Explaining Rapid Advice For asian brides

asian women for marriage

Convenient Secrets For asian mail order wife Around The Usa

mail order asian brides

When you’re unpredictable, you might be setting yourself up for achievement within the flirting department. You see, one of many biggest errors a person could asian mail order brides make is being ever boring predictable. So if you’re texting a woman you happen to have eyes for and also you’re speaking concerning the climate or asking her how her day goes, you will lose.

However even in the event you’re not necessarily searching for the moon and the stars, unrealistic expectations can still sabotage your search. One thing people rarely stop to consider when they’re putting their record of what I would like in a girl” collectively is whether or not or not these qualities are suitable asian mail order bride with their own lives… or whether they’re even internally contradictory. After all, if you happen to’re in search of someone who’s ambitious, pushed, career oriented and free-spirited and spontaneous and has loads of time to date, you’re going to be on the lookout for a long, long time.

When the person in your life seems like you do not understand him or will not even try to understand him, he goes out in search of someone who does. It does NOT make it right, however this is reality. The same cause applies to girls who instantly asian wife gravitate in the direction of a person who provides them attention, makes them really feel excited and inserts some spice” into their each day life, although they’re happily married.

I learned that of the a hundred and fifty girls who sat for the highschool exam at Formin’s school in March 2017, she was among solely four who passed. Almost asian brides everyone who knew her growing up spoke of Formin’s determination and her talent for English. Math, they mentioned, had been a challenge.

I love this query as a result of it will get to the heart of who an individual is or a minimum of how they see themselves. You can see what truly mail order asian brides interests her versus what particular person she needs she could possibly be. This one might even give you a glimpse into the direction she needs to take her life in.

Kepala Bakamla Temui Menteri PPN/Bappenas

Jakarta, 6 Maret 2019 (Humas Bakamla RI)— Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq. R., bertemu dengan Menteri PPN/Bappenas Prof. Dr. Bambang P.S. Brojonegoro di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta Pusat, Rabu (6/3/19).

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut yaitu Plt. Sestama Bakamla Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., Sesmen PPN/Sestama Bappenas Dr. Ir. Gellwynn Daniel Hamzah Jusuf, M.Sc., Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Bappenas Ir. Slamet Soedarsono, Kabag Perencanaan Bakamla Kolonel Bakamla Agus Supriadi, S.E. dan Kasubbag TU Kepala Letkol Bakamla Ridwansyah. 

Pada kesempatan tersebut Laksdya Taufiq melaporkan tentang hasil kunjungan kenegaraan yang telah dilakukannya selaku Kepala Bakamla, yakni adanya pengakuan dari setiap negara kawasan yang dikunjungi, tentang fungsi Coast Guard Indonesia yang diemban oleh Bakamla.

Disampaikannya pula, “tugas Bakamla sudah barang tentu tidak ringan lagi karena sudah mengemban tugas sebagai Indonesian Coast Guard dan apa yang menjadi perintah Presiden untuk mengembangkan Bakamla saat ini sudah saya laksanakan”, ujar Taufiq dihadapan Menteri PPN/Bappenas.

Lebih lanjut dijelaskannya pula, bahwa situasi Bakamla selama empat bulan Laksdya Taufiq menjabat sebagai Kepala Bakamla sudah ada suatu perbaikan dan perkembangan. Oleh karena adanya keterbatasan Bakamla dalam hal anggaran, maka pengajuan anggaran tahun 2020 akan disesuaikan dengan kebutuhan Bakamla sebagai Coast Guard yang mengemban tugas sebagai penjaga keselamatan laut (maritime safety), penjaga keamanan laut (maritime security), dan fungsi sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pertahanan dalam aspek maritim (maritime defence). (Bdr)

Siap Hadapi Latihan Basah, Personel Bakamla Pelajari Pengetahuan Dasar Keselamatan Layar

Batam, 6 Maret 2019 (Humas Bakamla RI) —- Dalam rangka pemantapan sebelum melakukan latihan basah, sesuai dengan program Pelatihan Small Boat Operations (SBO), personel Bakamla diajak untuk mendalami pengetahuan dasar terkait teknik dan keamanan barlayar.  

Pelatihan yang diadakan oleh International Trainings Division United States Coast Guard (USCG) yang tergabung dalam Mobile Training Team (MTT), telah berlangsung selama tiga hari, di Ruang Kelas KN. Tanjung Datu, Batam, Rabu (6/3/2019). 

Materi yang diberikan hari ini adalah teknik tali temali, pengetahuan dasar tentang bertahan hidup dan peralatan yang dibutuhkan, peraturan navigasi, dan cara menanggulangi kerusakan pada mesin kapal. 

Seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan semangat yang ditunjukkan saat membuat simpul tali temali. Bahkan peserta berkelompok untuk melihat dan memcoba membuat simpul tali dengan benar, sesuai dengan arahan pelatih. 

Tidak hanya itu, pertanyaan-pertanyaan kritis juga banyak dilontarkan saat pelatihan berlangsung. Mengingat materi sangat menarik, dan penting untuk diketahui setiap anak buah kapal (ABK). Pengetahuan ini dapat menyelamatkan diri sendiri dan orang lain dari situasi bahaya. Tidak hanya sesama rekan ABK, terapi juga korban yang mungkin ditemui di laut. (Bdr)

Panglima TNI: TNI Siap Bantu Bawaslu RI Demi Kelancaran Pemilu 2019

(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap  mendukung dan  membantu  Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) dalam melaksanakan tugasnya demi kepentingan dan kelancaran Pemilu Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. usai menerima audiensi Bawaslu RI terkait pelaksanaan pengawasan Pemilu Pilpres dan Pileg tahun 2019 yang dipimpin oleh Abhan S.H., M.H. sebagai Ketua Bawaslu RI, bertempat di Subden Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat No. 2, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos dan Wakil Asisten Intelijen (Waasintel) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) R. Widad. P. Ajie, M.B.A.

Panglima TNI mengungkapkan bahwa sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab TNI dalam menjaga keselamatan bangsa dan negara.  “TNI tetap komitmen dan menjunjung tinggi netralitas, hal ini tidak bisa ditawar-tawar lagi karena netralitas TNI adalah harga mati”, tegasnya.

“Sebagai Panglima TNI saya mempunyai kewajiban mengamankan Pemilu Pilpres dan Pileg tahun 2019.  TNI selalu siap membantu, kalau itu untuk kepentingan dan keselamatan bangsa,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu RI Abhan yang didampingi oleh Fritz Edward Siregar (Anggota), Labyoni (Kepala Biro Teknis Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu) dan Ali Imron (Kasubag Kerja Sama Antar Lembaga) dalam audiensinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta jajarannya atas komitmen TNI yang menjunjung tinggi netralitas TNI.

Abhan juga menyampaikan kepada Panglima TNI bahwa jajaran Bawaslu RI akan banyak berkoordinasi dengan aparat TNI, khususnya yang berada di wilayah-wilayah rawan dan terpencil serta sulit terjangkau, seperti di Papua.

“Bawaslu sangat membutuhkan dukungan bantuan transportasi termasuk pengamanan dan keamanan dalam menghadapi berbagai dinamika dan situasi pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg tahun 2019”, ucapnya. (Badar/Puspen TNI)

Ketua DWP Bakamla Ungkap Peran Wanita Dalam Penanganan Bencana

Jakarta, 6 Maret 2019 (Humas Bakamla RI)— Kaum wanita harus tangguh dalam menghadapi  bencana dan menjaga keselamatan keluarga, hal itu dikatakan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla Ina Taufiq R. dalam laporannya sebagai ketua panitia di acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) DWP dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPP) di gedung Graha Marinir Jl. Prapatan No. 38, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/19).

Tujuan penandatangan Nota Kesepahaman ini adalah untuk meningkatkan hubungan baik antar kelembagaan dalam kegiatan penanggulangan bencana. Adapun ruang lingkupnya terdiri dari tiga tahap yaitu prabencana, saat bencana dan pascabencana.

Ketua DWP Pusat Wien Ritola Tasmaya dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bakamla Laksdya A. Taufiq. R., yang telah memfasilitasi kegiatan penandatangan Nota Kesepahaman ini dengan sangat baik dan luar biasa. Nota Kesepahaman antara DWP dengan BNPP ini menjadi acuan dan kekuatan kaum perempuan yang ikut berperan dalam menyelesaikan masalah bangsa dalam merespon masalah bencana. “Kaum perempuan memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana dan sangat efektif dalam mentransfer pengetahuan dan wawasan tentang bencana di daerah rawan bencana”, ungkap Ritola.

“Ingat tanggal 26 April hari kesiapsiagaan bencana, perempuan menjadi guru siaga bencana,  rumah menjadi sekolahnya, kita semua selamat”, kata Ritola menutup sambutannya.

Kegiatan dihadiri oleh DWP dari lembaga-lembaga pemerintah antara lain Kemenkopolhukam, Kemenkumham, Kemenkes, Kemensos, Kemen Pertanian, BNPB, Wantanas, BKN, Arsip Nasional, LPP TVRI, dan Provinsi DKI Jakarta dengan jumlah peserta hingga 275 orang.

Adapun Pejabat pendamping DWP Bakamla yang turut hadir yaitu Kepala Biro Umum Bakamla Laksma Bakamla Sandy M. Latief dan Perwira Pendamping DWP Bakamla Letkol Bakamla Didin Wahyudin. (Bdr)

Berita Foto : Panglima TNI Terima Kunjungan Gerakan Pemuda Ansor

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi oleh Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI, Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P. menerima kunjungan dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, terdiri dari H. Yaqut Cholil Qoumas (Ketua Umum), Abdul Rochman (Sekjen), H. Alfa Isnaeni (Kepala Satkornas Banser) dan Wibowo Prasetyo (Koordinator Kominfo), bertempat di Subden Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat No. 2, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019). (Badar/Puspen TNI)

Kasum TNI : Penegak Hukum TNI Harus Profesional dan Berintegritas

(Puspen TNI).  Satuan penegak hukum TNI memiliki komitmen untuk memperkuat soliditas dan mampu bersinergi. Begitu juga dengan sumber daya manusia, aparat penegak hukum dituntut untuk profesional, solid dan berintegritas terhadap tugasnya.

Demikian amanat tertulis Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto yang dibacakan oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI, Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H., pada saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Hukum (Rakorniskum) TNI Tahun 2019 yang diikuti 145 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (6/3/2019).

“Dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan strategis yang begitu cepat dan dinamis telah dapat diantisipasi oleh TNI dengan mentransformasi diri menjadi suatu organisasi yang profesional, modern dan tangguh”, katanya.

Menurut Letjen TNI Joni Supriyanto, khusus bidang hukum, satuan penegak hukum di lingkungan TNI harus cepat menyesuaikan diri, membangun satuan dan aparat penegak hukum dengan kualifikasi sumber daya manusia berbasis kompetensi, untuk mencapai standar prajurit yang profesional, berjiwa satria, militan dan loyal.

Kasum TNI juga mengatakan bahwa dalam mengatasi permasalahan hukum dilakukan dengan langkah-langkah yang tepat dan bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI. Menurutnya, hal ini sangat sesuai dengan tema Rakorniskum yang diangkat “Dilandasi Profesionalisme dan Sinergitas, Babinkum TNI beserta Komunitas Hukum TNI, Siap Melaksanakan Tugas Pokok TNI”.

Lebih lanjut dikatakan bahwa langkah-langkah solusi yang diambil dapat segera diwujudkan piranti-piranti lunak yang mampu menjadi kekuatan payung hukum bagi TNI terhadap penanganan penyelesaian permasalahan.

“Kompleksitas permasalahan yang ada saat ini, telah berkembang cepat dan membutuhkan metode atau pola penanganan tertentu, namun tetap berprinsip sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, tanpa mengabaikan kepentingan militer guna mendukung tugas pokok TNI”, ujarnya.

Kasum TNI mengingatkan pula bahwa dalam kerangka integrated criminal justice system, agar semakin ditingkatkan upaya-upaya nyata untuk mewujudkan peradilan yang jujur, benar, dan adil. “Menjaga independensi dalam tercapainya pemberian bantuan hukum dan dukungan hukum serta percepatan proses penyelesaian perkara di lingkungan TNI secara cepat dan tepat”, katanya. (Badar/Puspen TNI)

Bocah 9 Tahun di Lombok Timur Menderita Marasmus Kwarshiorkor


Lombok, Sumbawanews.com. – Wajahnya terlihat seperti orang tua, padahal usianya masih sangat belia, 9 tahun. Badannya sangat kurus, nyaris seluruh tulang belulang di tubuhnya tampak menonjol. Kulit yang menempel, bak pembungkus tulang. Lekukan tulang iga, tulang punggung, dengkul, hingga tulang kakinya terlihat jelas. Tubuhnya rapuh, layu , lunglai tak berdaya. Jangankan untuk berdiri, duduk saja Raudatul Jannah ini tak mampu.

Jannah, sapaan bocah yatim piatu ini menderita Marasmus Kwashiorkor, penyakit malnutrisi. Berat badannya sulit untuk naik, hanya 4 kilogram. Selama ini bocah tak berdaya ini dirawat oleh kerabatnya di Kampung Tanaq Betian Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur-NTB.

Ketua Aliansi Pemberdayaan Perempuan Sumbawa Barat (AP2SB) Yuni Bourhany mengungkapkan, kasus tersebut terungkap setelah LSM di Lombok Timur menemukan dan melaporkannya ke Dinas Kesehatan setempat. “Hari ini baru dilakukan pendampingan signifikan. Pemerintah mulai turun tangan membawa anak ini ke RS,” kata dia.

Kondisi Jannah

Sebelum Jannah ditemukan oleh LSM, keluarganya pernah membawa dia ke Rumah Sakit, tapi karena tidak ada perubahan signifikan, Jannah dibawa pulang ke rumah. Yuni menilai sikap pemerintah yang tidak proaktif terkait masalah-masalah kesehatan masyarakat. Mereka bertindak setelah ada laporan. Padahal, tindakan pencegahan seharusnya juga dilakukan
“Upaya pencegahannya kurang maksimal. Padahal, di saat Indonesia sudah merdeka, tidak lagi rawan pangan, miris kasus Marasmus masih terjadi di sekitar kita,” kata Yuni saat dihubungi via handphone.

Yuni mengaku kecewa dengan upaya pemerintah yang tidak greget menyikapi masalah gizi buruk dan Marasmus. Hal itu dirasakan saat ia mendampingi seorang balita usia satu tahun dengan berat badan hanya berat 5,2 kg, di Sumbawa Barat, Dinas Kesehatan setempat hanya memberikan satu kaleng susu selama beberapa bulan kepada anak tersebut.

“Nggak masuk akal kan, naikin berat badan dengan satu kaleng susu untuk beberapa bulan. Kesadaran untuk mendampingi dengan tulus tidak ada,” ucap Yuni.

Data Dinas Kesehatan NTB, kasus stunting mencapai 37,2 persen pada 2017 lalu. Dengan kasus sebanyak ini, termasuk katagori buruk. Dari 10 kabupaten/kota di NTB, kasus stunting paling banyak ditemukan di Kabupaten Sumbawa mencapai 41,8 persen.
Disusul Lombok Tengah dengan jumlah 39,1 persen, Dompu 38,3 persen, Lombok Utara dan Kota Mataram masing-masing 37,6 persen dan 37,5 persen. Selanjutnya, Bima 36,7 persen, Kota Bima 36,3 persen, Lombok Barat 36,1 persen, Lombok Timur dan Sumbawa Barat masing-masing 35,1 persen dan 32,6 persen.

Pemerintah berupaya menurunkan angka gizi buruk. Namun wilayah-wilayah yang menjadi kantong kemiskinan perlu diwaspadai. Sebab di wilayah miskin inilah gizi buruk dan marasmus kwarshiorkor mengancam anak-anak kita.
(Enisa)

Berita Terkini

Gencatan Senjata Retak, Konflik Israel-Hizbullah Masih Berdarah

Sumbawanews.com,- Meski resmi diumumkan, gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah berjalan di atas fondasi yang rapuh. Kesepakatan yang dicapai setelah eskalasi kekerasan menewaskan 47...

7,7 Juta Ton Beras Pemerintah Disalurkan untuk Rakyat

Sumbawanews.com,- Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa sebanyak 7,75 juta ton cadangan beras pemerintah (CBP) telah didistribusikan kepada masyarakat selama periode 2023 hingga 2025,...

Jukir di Bogor Dikeroyok Usai Tolak Pungli Rp50 Ribu

Sumbawanews.com,- Seorang juru parkir di kawasan Gunung Putri, Bogor, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang tak dikenal setelah menolak permintaan uang sebesar Rp50 ribu...

PDIP dan Golkar Salat Sindir soal Kekuasaan

Sumbawanews.com,- Jakarta – Perdebatan sengit kembali memanas di ranah politik nasional setelah Partai Golkar dan PDIP saling lempar tuduhan terkait sikap terhadap kekuasaan. Dalam...

Berita Utama