Home Blog Page 3046

Indonesian Coast Guard dan USCG Evakuasi Korban di Laut

Batam, 12 Juli 2019 — Tim gabungan Indonesian Coast Guard dan United States Coast Guard (USCG) melakukan evakuasi korban jatuh di laut dalam sebuah simulasi Latihan Bersama Small Boat Operation (SBO) II di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/7/2019). 

Dalam skenario latihan, dilakukan upaya pertolongan terhadap korban berjalan. Hal ini tidaklah sesederhana yang terlihat, karena terkendala cuaca buruk. Tim gabungan coast guard kedua negara berupaya melaksanakan prosedur pertolongan sesuai dengan teori yang telah diajarkan sebelumnya.

Evakuasi orang jatuh di laut atau yang disebut dengan istilah Man Overboard (MOB) merupakan salah satu bentuk upaya penyelamatan korban di laut. Sarana transportasi air yang digunakan dapat berupa kapal, Rigid Hulled Inflatable Boat (RHIB), perahu karet, dan sebagainya.

Sesuai dеngаn ketentuan keselamatan jiwa dі laut dan aspek kemanusiaan, maka kapal уаng melihat orang jatuh di laut harus melakukan upaya pertolongan semaksimal mungkіn dengan memperhatikan keselamatan kapal dan awak kapal sendiri.

Latihan bersama SBO II ini juga mempelajari tentang sistem navigasi, peraturan navigasi, lepas sandar kapal, dan perbaikan mesin RHIB yang mati di tengah laut. (Bdr)

Sejak Jadi Bupati, Harta Thoriq Malah Turun

Lumajang, Sumbawanews.com
(11/07/2019 )—– Seorang pejabat telah menduduki posisinya, dalam kurun waktu berikutnya sudah biasa jika ada kenaikan harta. Namun ini beda yang dialami Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., memenuhi undangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengklarifikasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), di Ruang Rapat Brawijaya Lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (11/7/2019).

Bupati Lumajang menjalani klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) oleh KPK selama kurang dari dua jam.

Usai menjalani pemeriksaan, Bupati Lumajang, yang akrab disapa dengan panggilan, Cak Thoriq itu,  menyampaikan, bahwa undangan tersebut bukan terkait kasus korupsi, namun hanya terkait dengan pemeriksaan rutin atau sekadar mengklarifikasi harta kekayaan yang di miliki pada periode 4 Januari 2018 – 11 Juli 2019.

Cak Thoriq mengungkapkan, bahwa harta kekayaannya saat ini berkurang Rp. 895.509.116,-. Sebelumnya harta yang dimilikinya sebesar Rp. 9.247.000.000 sekarang menjadi Rp. 8.351.490.884.

“Semua pejabat yang masuk dalam kategori wajib lapor LHKPN yang dimilikinya, agar patuh terhadap jadwal pelaporan serta menyampaikan laporan kekayaan yang dimiliki dengan jujur, transparan dan akuntabel,” kata Cak Thoriq.

menurutnya, LHKPN merupakan laporan tahunan daftar harta kekayaan yang wajib di laporkan oleh PNS maupun Pejabat Negara, yang telah memenuhi kriteria wajib lapor kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pemeriksaan klarifikasi atas LHKPN tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya KPK dalam pencegahan korupsi.(tok/ Suat )

Indonesian Coast Guard dan USCG Evakuasi Korban di Laut

sumbawanews.com,- Tim gabungan Indonesian Coast Guard dan United States Coast Guard (USCG) melakukan evakuasi korban jatuh di laut dalam sebuah simulasi Latihan Bersama Small Boat Operation (SBO) II di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, kemarin (10/7/2019). 
Dalam skenario latihan, dilakukan upaya pertolongan terhadap korban berjalan. Hal ini tidaklah sesederhana yang terlihat, karena terkendala cuaca buruk. Tim gabungan coast guard kedua negara berupaya melaksanakan prosedur pertolongan sesuai dengan teori yang telah diajarkan sebelumnya.
Evakuasi orang jatuh di laut atau yang disebut dengan istilah Man Overboard (MOB) merupakan salah satu bentuk upaya penyelamatan korban di laut. Sarana transportasi air yang digunakan dapat berupa kapal, Rigid Hulled Inflatable Boat (RHIB), perahu karet, dan sebagainya.
Sesuai dеngаn ketentuan keselamatan jiwa dі laut dan aspek kemanusiaan, maka kapal уаng melihat orang jatuh di laut harus melakukan upaya pertolongan semaksimal mungkіn dengan memperhatikan keselamatan kapal dan awak kapal sendiri.
Latihan bersama SBO II ini juga mempelajari tentang sistem navigasi, peraturan navigasi, lepas sandar kapal, dan perbaikan mesin RHIB yang mati di tengah laut.

Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI Berikan Pembekalan 781 Capaja TNI-Polri

sumbawanews.com,- Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI memberikan pembekalan kepada 781 orang Calon Perwira Remaja (Capaja) Taruna-Taruni Akademi TNI dan Polri di GOR A. Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/7/2019).

Dalam sambutannya, Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan dengan akan dilantiknya para Taruna menjadi Perwira Pertama TNI-Polri, bukanlah akhir dari segalanya, akan tetapi merupakan awal bagi para Taruna untuk menempa diri dalam tugas yang sebenarnya.

“Suatu pilihan yang sangat mulia, yang sungguh membanggakan bagi banyak orang, karena ditengah tantangan hidup hedonisme yang menggerus nasionalisme, kalian justru menunjukkan tingginya nilai nasionalisme itu, dengan mendaftarkan diri secara sukarela menjadi Prajurit TNI dan Bhayangkara Polri,” ucap Ny. Nanny Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut dikatakannya, menjadi prajurit TNI dan anggota Polri merupakan profesi pilihan para Taruna-Taruni yang akan menjadi jalan menuju cita-cita di masa depan sekaligus sebagai bentuk aktualisasi diri untuk memberikan dharma bakti dan pengabdian kepada bangsa dan negara yang nyata.

“Sebagai Prajurit TNI dan Bhayangkara Polri, maka sudah dapat dipastikan bahwa tugas kalian senantiasa berkonsekuensi pada risiko kehilangan jiwa dan raga, yang semuanya diberikan demi bangsa dan negara tercinta,” tambah Ny. Nanny.

Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI menuturkan bahwa Taruna-Taruni adalah putra putri terbaik bangsa adalah sebagian kecil dari jutaan generasi muda bangsa yang terpilih, dipercaya untuk dibina dan dididik di Akademi menjadi Perwira TNI-Polri. “Ini merupakan suatu kehormatan bagi generasi muda bangsa karena hanya sedikit pemuda dan pemudi yang mampu untuk memenuhi kualifikasi dasar yang dibutuhkan untuk menjalani pendidikan yang keras di Akademi TNI-Polri,” jelasnya.

“Kalian adalah calon pemimpin TNI dan Polri di masa mendatang, 30 tahun kedepan adalah masa-masa dimana tampuk kepemimpinan TNI-Polri akan kalian pegang. Para pemimpin TNI-Polri saat ini termasuk para senior kalian yang saat ini duduk di depan ini mendampingi kalian, pada masa 30 tahun lalu juga seperti kalian,” imbuh Ny. Nanny.

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto juga menambahkan bahwa buah dari karakter dan integritas, komitmen dan konsistensi, loyalitas dan moralitas, kompetensi dan kinerja, menempatkan mereka dengan tanggung jawab tertinggi dalam organisasinya yaitu TNI-Polri.

Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI berpesan bahwa suatu ketika nanti Taruna-Taruni juga akan memasuki kehidupan perkawinan dan berumah tangga. Ingatlah bahwa perkawinan dan kehidupan berumah tangga akan menjadi salah satu pilar keberhasilan dalam menjalani kehidupan. “Kehadiran pasangan hidup suami atau istri dan anak merupakan motivasi di dalam diri kalian yang paling utama untuk menghadapi setiap tantangan dalam tugas,” katanya.

“Perkawinan adalah perjuangan seumur hidup, jadikan itu sebagai warisan yang abadi bagi anak dan cucu kalian nantinya. Bahwa kalian dapat mencapai kesuksesan yang lengkap, sukses dalam kehidupan kedinasan, dan sukses dalam kehidupan keluarga,” pungkas Ny. Nanny. (Mad/Puspen TNI)

Bakamla/Indonesian Coast Guard Galakkan MoU Common Guidelines

sumbawanews.com,- Guna menjaga keamanan dan keselamatan di laut khususnya bagi para nelayan Indonesia, Bakamla/Indonesian Coast Guard bersama Kementerian Luar Negeri RI menggalakkan implementasi MoU Common Guidelines Indonesia – Malaysia. Kegiatan ini dituangkan dalam Sosialisasi Implementasi Kebijakan Pemberantasan IUU Fishing dan Dampaknya dalam Hubungan Bilateral RI dengan negara kawasan Asia Tenggara, di Idi Rayeuk, Aceh Timur, Kamis (11/7/19).
Diketahui kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Asia Tenggara, dan Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI bersama Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Bupati Aceh Timur dengan Direktorat Asia Tenggara dan Dubes Myanmar untuk RI pada 19-22 Februari 2019 lalu. Pertemuan tersebut membahas permasalahan yang masih dimiliki oleh nelayan tradisional Indonesia, diantaranya masih adanya ketidaktahuan terhadap peraturan dan batas wilayah perairan Indonesia yang menyebabkan banyaknya nelayan dituduh melakukan IUU Fishing di wilayah perarian negara tentangga seperti Malaysia, dan Myanmar.
Sebagaian besar nelayan tradisional yang memasuki wilayah Malysia, dan Myanmar berasal dari daerah Kabupaten Aceh Timur. Menyikapi hal tersebut, Kasi Kerja Sama Luar Negeri Bilateral dan Regional Bakamla Mayor Bakamla Fenny Shefirany, S.S. selaku narasumber, memaparkan perkembangan implementasi MoU Common Guidelines Indonesia – Malaysia. Tak hanya itu, diseminasi informasi mengenai kebijakan pemberantasan IUU Fishing dan kerja sama bilateral perikanan Indonesia dengan negara tetangga juga dilakukan.
Lebih lanjut, para nelayan juga dibekali dengan informasi seputar hubungan bilateral RI dengan negara tetangga di Asia Tenggara, pengenalan batas wilayah perairan RI, kebijakan sektor perikanan dan pemberantasan IUU Fishing, serta penanganan kasus nelayan Indonesia di luar negeri. Materi-materi tersebut dibawakan oleh narasumber dari Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta; Direktorat Hukum dan Perjanjian Kewilayahan, dan Direktorat PWNI BHI, Kementerian Luar Negeri; serta Direktorat Penanganan Pelanggaran, Kementerian Kelautan dan Perikanan;

Bakamla/Indonesian Coast Guard Bahas Skenario Operasi Laut

sumbawanews.com,- Pelatihan Incident Commad System (ICS) antara Bakamla/Indonesian Coast Guard dan United States Coast Guard (USCG) membahas skenario operasi laut, dan menciptakan sistem penanganan insiden, kemarin (10/7/2019). 
Dalam kegiatan ini, Bakamla/Indonesian Coast Guard dan stakeholder diuji kemampuannya dalam menyusun konsep operasi laut yang diintegrasikan dengan pusat komando pengendalian yang berada di darat.
Pelatihan ini merupakan bentuk kerja sama antara Bakamla dengan Mobile Training Team USCG.
Tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta tentang respon awal, namun keseluruhan siklus perencanaan yang kemudian akan diolah pada Sistem Koordinasi dan Pusat Operasi Darurat. 
Selain itu, pelatihan ini juga ditujukan untuk menentukan peran dan tanggung jawab peserta yang terlibat. Perencanaan dimulai dari penyusunan timeline aksi penanganan insiden awal, sampai dengan dengan rencana aksi insiden akhir. 
Lebih lanjut, pelatihan ICS ini juga untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi fitur dan komando tanggung jawab terpadu, dan berpartisipasi dalam pengarahan insiden awal, sampai tahap evaluasi. 
Kegiatan ini turut diikuti pula oleh perwakilan stakeholder Bakamla, antara lain Basarnas; Ditjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuanagan; dan Polair.

Panglima TNI : Taruna Akademi TNI dan Akpol Merupakan Investasi Bangsa

(Puspen TNI).  Negara telah menanam investasi jangka panjang sumber daya manusia dengan cara menjadikan atau mendidik Taruna Akademi TNI dan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Itu adalah investasi bangsa Indonesia sebagai sumber daya manusia yang luar biasa.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memberikan pembekalan kepada 781 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri, terdiri dari 259 Akademi Militer (244 putra, 15 putri), 117 Akademi Angkatan Laut (103 putra, 14 putri), 99 Akademi Angkatan Udara (90 putra, 9 putri) dan 306 Akademi Kepolisian (256 putra, 50 putri), bertempat di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (12/7/2019).

“Investasi sumber daya manusia jangka panjang yang ditanam oleh negara dan bangsa saat ini, harus benar-benar kita manfaatkan dan yang bersangkutan para Taruna-Taruni yang nanti akan menjadi Perwira harus benar-benar memiliki kemampuan yang unggul agar tidak tertinggal oleh negara-negara lain,” tegas Panglima TNI.

Lebih lanjut dikatakan bahwa peperangan bukan hanya domainnya TNI saja, peperangan itu adalah domainnya TNI-Polri dan seluruh warga negara dalam wadah Bela Negara. “Para instruktur membimbing kalian, tujuannya adalah untuk siap menghadapi tantangan masa depan,” ucapnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa TNI dan Polri lahir dari satu rahim yaitu Ibu Pertiwi yang saat itu juga sedang tertatih-tatih untuk bisa merebut kemerdekaan. “Saat itu TNI dan Polri pernah hidup dalam satu wadah yaitu Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI),” ungkapnya.

Menurutnya, pada tahun 1998 TNI dan Polri dipisahkan dan harus memisahkan fungsi Polri terlebih dahulu dengan kelahiran Undang-Undang No. 2 tahun 2002 dan Undang-Undang TNI No. 34 tahun 2004. “Apakah pisah secara total, jawabannya tidak bahwa TNI dan Polri memiliki tugas menjaga stabilitas politik dan keamanan Negara,” ujarnya.

Panglima TNI berpesan kepada Capaja Akademi TNI dan Akpol, diantaranya: Pertama, keterbukaan wawasan, penguasaan dan penggunaan teknologi adalah kunci di masa depan. “Kalau kita tidak paham betul revolusi 4.0, maka sia-sialah kita menjadi Perwira Remaja dengan pangkat Letda atau Ipda. Kita hanya terbengong-bengong, kita akan ditinggalkan oleh negara-negara lain yang lebih besar yang paham betul dengan revolusi 4.0.,” jelasnya.

Kedua, kita harus cepat beradaptasi dan memahami perubahan perkembangan zaman karena perubahan semakin cepat, ancaman perubahan juga semakin cepat, tugas-tugas baru akan muncul lebih cepat dalam merespon ancaman sejalan dengan apa yang sedang dibangun yaitu cyber. Ketiga, kita harus selalu bersinergi sebagai komponen-komponen bangsa.

Diakhir pembekalannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat bertugas kepada para perwira muda. Untuk itu, tunjukan dharma bhaktimu, kejarlah ilmu dan jangan ketinggalan. “Saat ini kita masuk di revolusi industri 4.0 dan tidak lama lagi kita masuk di revolusi 5.0. Selamat bertugas, selamat berjuang di medan tempur yang sebenarnya,” tandasnya. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI Terima Pengurus Karate Skif/Karate Kandaga Pranai Shokaido

sumbawanews.com,- Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., dan Kapusjaspermildas Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P. menerima kunjungan Pengurus Karate Skif-Indonesia/Perguruan Karate Kandaga Pranai Shokaido Bapak Aldrin Tando (President Skif Indonesia dan Ketua Dewan Guru Kandaga Prana Shokaido), Marsma TNI (Purn) Djeniwarman (Ketua Umum Kandaga Prana/Shokaido), Bapak Asril Azhari (Sekjen Kandaga Prana/Shokaido), bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/7/2019).

Pertemuan tersebut, dalam rangka mohon doa restu kepada Panglima TNI selaku Ketua Umum PB Forki, bahwa atlet Indonesia dari Perguruan Karate Kandaga Prana/Shokaido menurut rencana akan mengikuti Kejuaraan Dunia Karate Skif (Shotokan Karate Do International Federation) ke-XIII di Ceko. Atlet Indonesia yang akan bertanding berusia antara umur 8 hingga 19 tahun. (Mad/Puspen TNI)

MLED dari 5 Negara Kunjungi Mabes Bakamla/Indonesian Coast Guard Headquarters

sumbawanews.com,- Menjadi salah satu program kegiatan kunjungan kerja, para peserta Maritime Law Enforcement Dialogue (MLED) Ke-6 mengunjungi Markas Besar Badan Keamanan Laut/Indonesian Coast Guard, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No.56, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).
Setibanya di Mabes Bakamla, rombongan peserta MLED yang dipimpin oleh Program Coordinator UNODC Kaitlin Meredit, disambut oleh Deputi Operasi dan Latihan Laksma Bakamla T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S. di Aula Mabes Bakamla.
Terhitung 35 orang perwakilan coast guard dari lima negara di kawasan Asia Tenggara tergabung dalam kegiatan MLED ini. 
Kegiatan diawali dengan sambutan Laksma Bakamla Hutabarat yang mengucapkan rasa hormatnya atas kunjungan para delegasi di Markas Indonesia Coast Guard. Dilanjutkan dengan paparan mengenai situasi Indonesia sebagai negara kepulauan yang strategis dan peran Bakamla dalam menjalankan fungsinya sebagai Coast Guard.
Pada kesempatan tersebut Laksma Hutabarat menyampaikan beberapa hal strategis mengenai kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan 17.504 pulau, luas perairan mencapai 5,8 juta kilometer persegi dan garis pantai yang membentang 95.181 kilometer melebihi Canada.
Pimpinan tertinggi di jajaran Operasi dan Latihan tersebut juga menjelaskan bahwa perairan Indonesia sangat ramai akan aktivitas pelayaran, khususnya aktivitas ekonomi yang menjadikan perairan Indonesia jalur perdagangan yang padat dan juga paling rawan akan gangguan keamanan dan keselamatan di laut.
Laksma Hutabarat juga menjelaskan bagaimana penekanan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bahwa pendirian Bakamla adalah untuk mewakili Coast Guard Indonesia. Terlebih lagi, fungsi utama Bakamla adalah untuk mensinergikan patroli maritim oleh semua lembaga penegak hukum di Indonesia.
“Telah dimulai era baru, efisien dengan komando tunggal yang didukung sistem peringatan dini dan unit penindakan hukum. Semua stakeholder keamanan laut, saya perintahkan mendukung aset awal kepada Bakamla berupa kapal, pesawat patroli dan personel”, ucap Laksma Hutabarat mengutip perkataan Presiden Joko Widodo saat mendeklarasikan Bakamla di Kota Baru tahun 2015 silam. 
“Berdasarkan UU No. 32 2014 tentang Kelautan dan Peraturan Presiden No. 178 2014 tentang Bakamla, organisasi kami berada langsung di bawah Presiden dan dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan”, tekannya lagi.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif dengan adanya tanya jawab dari salah satu delegasi coast guard antara lain mengenai peran dan tugas stakeholder di jajaran Bakamla/Indonesian Coast Guard dalam menundukung kegiatan operasi keamanan dan keselamatan maritim. Pertanyaan lainnya mengenai rencana Bakamla di lima tahun yang akan datang. Semua pertanyaan yang dilontarkan dijawab dengan jelas dan lugas oleh Laksma Hutabarat. 
Selanjutnya, Laksma Hutabarat mengajak seluruh peserta MLED mengunjungi Kantor Pusat Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Bakamla.
Di penghujung acara, Laksma Hutabarat mewakili Bakamla/Indonesian Coast Guard bertukar cinderamata kepada beberapa peserta yang mewakali coast guardnya masing-masing.
Kegiatan Maritime Law Enforcement Dialogue ke-6 dengan tema Cooperation in Combating Transnational Maritime Crime diselenggarakan oleh UNODC. Diikuti oleh delegasi coast guard dari lima negara di kawasan Asia Tenggara antara lain Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Kegiatan berlangsung 9-11 Juli 2019 di Jakarta, dan program kegiatan penutupannya adalah mengunjungi Mabes Bakamla.

DWP Bakamla Kunker ke Sukabumi

sumbawanews.com,- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla/Indonesian Coast Guard Ny. Ina Taufiq R. beserta rombongan, melakukan Kunjungan Kerja sekaligus pelepasan pengurus DWP Bakamla/Indonesian Coast Guard yang telah menyelesaikan masa bhakti, di Sukabumi, kemarin (10/7/2019). 
Perjalanan ditujukan ke Batik Kenari yang merupakan ciri khas Kota Sukabumi. Batik Kenari adalah hasil warisan budaya dimana kecintaan akan alam semesta diutarakan dalam sebuah karya seni batik. Ketua DWP Bakamla/Indonesian Coast Guard beserta rombongan terlihat sangat menikmati  keanekaragaman dan keindahan batik yang tersedia di Batik Kenari.
Kegiatan dilanjutkan dengan acara pelepasan pengurus DWP Bakamla/Indonesian Coast Guard yang telah menyelesaikan masa bhaktinya. Terhitung total empat pengurus DWP Bakamla/Indonesian Coast Guard telah menunaikan masa bhaktinya. Tak tunggu waktu lama, keempat pengurus DWP Bakamla/Indoensian Coast Guard yang baru juga didatangkan untuk serah terima tugas.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Perwira Pendamping DWP Bakamla/Indoensian Coast Guard Letkol Bakamla Didin Wahyudin yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubbag Penyusunan Rencana dan Program, dan Komandan Provos Bakamla Mayor Bakamla Asep.

Berita Terkini

Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

Mulia – Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, pada  Minggu (21/06/2026). Kegiatan ini...

Pemadaman Listrik, DPR Desak ESDM Tegakkan UU Minerba

Sumbawanews.com,- Krisis pasokan batu bara yang memicu pemadaman listrik bergilir di Jawa kembali memicu sorotan tajam dari Komisi XII DPR. Wakil Ketua Komisi XII,...

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro

Sumbawanews.com,- Malam ini, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Roy Suryo dan dokter Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, resmi ditahan di Rumah...

Buruan Batu Bara Ditangkap Kejagung

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kejaksaan Agung menangkap buron kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara senilai ratusan miliar rupiah. Pria yang ditangkap adalah Djoko Tjandra, mantan...

Berita Utama