Home Blog Page 304

Struktur Geologi Rumit Perparah Dampak Gempa Sulteng

Sumbawanews.com,- Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkap bahwa kompleksitas struktur geologi di Sulawesi Tengah menjadi salah satu pemicu utama kerusakan parah pasca-gempa bermagnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah itu pada 16 Juni 2026. Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan, kombinasi antara litologi tanah yang lemah, kedekatan episenter dengan permukiman padat, dan topografi curam memperkuat amplifikasi gelombang gempa, sehingga memicu bencana sekunder yang luas.

Gempa utama yang diikuti rangkaian gempa susulan dalam skala besar menunjukkan pola _swarm_—fenomena di mana tekanan tektonik pasca-gempa utama mengaktifkan sesar-sesar tersembunyi di sekitarnya. Di Desa Kamarora A, Kabupaten Sigi, puing-puing rumah berserakan akibat retakan tanah masif, penurunan lahan, dan longsoran di lereng Gunung Kamarora. Di beberapa titik, jalan akses Napu mengalami amblesan akibat tanah tidak kompak yang berada di atas kemiringan curam.

Tak hanya itu, tim ahli juga mencatat fenomena langka di Teluk Palu: surutnya air laut secara tiba-tiba sesaat setelah gempa terjadi. Meski belum sepenuhnya dipahami, gejala ini diduga terkait pergeseran dasar laut akibat deformasi struktur geologi bawah permukaan yang sangat dinamis.

Lana menekankan bahwa dampak bencana yang terjadi bukan semata akibat kekuatan gempa, tetapi juga karena ketidaksesuaian tata ruang dengan kondisi geologi lokal. “Kita tidak bisa lagi mengabaikan peta risiko geologi dalam perencanaan permukiman dan infrastruktur. Di wilayah seperti ini, tanah lunak dan sesar aktif adalah fakta geologis yang harus diakui, bukan diabaikan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Badan Geologi pun menyerukan perlunya mitigasi bencana berbasis ilmu geologi yang mendalam, termasuk pemetaan risiko likuefaksi dan pergerakan tanah secara real-time. Empat wilayah di Sulteng telah diidentifikasi memiliki potensi likuefaksi tinggi, dan pemerintah daerah diminta segera menyesuaikan regulasi tata ruangnya agar tidak membangun di zona rawan.

Dengan tiga korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas, gempa ini menjadi pengingat keras: di negeri yang berada di pertemuan lempeng tektonik, keberlanjutan pembangunan hanya mungkin jika didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap bumi yang kita tempati.

Pramono Imbau Demonstran Jaga Fasum

Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerukan agar para demonstran menjaga fasilitas umum selama menyampaikan aspirasi, menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh berujung pada kerusakan aset publik yang menjadi milik bersama.

Dalam keterangan resminya di kantor perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Pramono menekankan bahwa ruang publik seperti trotoar, lampu jalan, taman, hingga fasilitas transportasi adalah hasil kerja keras pemerintah dan dana rakyat. “Fasilitas umum bukan milik siapa-siapa, tapi milik semua. Merusaknya berarti merampas hak orang lain untuk menikmatinya,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Pernyataan itu disampaikan di tengah gelombang aksi unjuk rasa yang memadati sejumlah titik strategis di Jakarta Pusat, termasuk depan Gedung DPR. Aksi yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti itu menuntut pemulihan ekonomi, pemberantasan inkompetensi pejabat, dan pengembalian supremasi sipil. Massa membawa tiga tuntutan utama: penurunan harga bahan pokok dan BBM, evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penolakan terhadap UU Polri dan proyek strategis nasional yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI tidak pernah membantah hak konstitusional warga untuk menyampaikan pendapat. Namun, ia mengingatkan bahwa demokrasi yang sehat lahir dari ketertiban, bukan kekacauan. “Kita hormati suara kritis, tapi jangan biarkan suara itu menghancurkan jalan yang sama yang kita lewati setiap hari,” katanya.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB itu berjalan relatif tertib hingga sore hari, meski sempat memicu penutupan sementara sebagian Jalan Merdeka Selatan. Sebanyak 4.131 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan titik-titik aksi, termasuk di depan Gedung DPR dan Tugu Luar Trisakti.

Di sisi lain, sejumlah hoaks beredar di media sosial, termasuk klaim palsu soal kekerasan aparat terhadap mahasiswa dan video yang diklaim sebagai aksi UI padahal diambil dari lokasi berbeda. Pihak Pemprov DKI bersama tim Cek Fakta Liputan6 terus mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi tanpa verifikasi.

Pramono menutup pernyataannya dengan ajakan kolaboratif: “Jangan jadikan Jakarta sebagai medan perang. Jadikan Jakarta sebagai ruang dialog. Kita bisa menuntut, tapi jangan sampai kita kehilangan rasa saling menghargai.”

Aksi mahasiswa Trisakti berakhir tanpa insiden besar, dengan massa membubarkan diri secara tertib menjelang maghrib. Namun, pesan Pramono—bahwa kebebasan harus diimbangi tanggung jawab—kini menjadi bahan refleksi bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin suaranya didengar, tanpa harus merusak apa yang menjadi milik bersama.

NASA Pilih Relativity Space untuk Misi Pertama ke Mars

Sumbawanews.com,- Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) secara resmi menunjuk perusahaan antariksa swasta Relativity Space sebagai mitra utama dalam misi Aeolus ke Mars, yang dijadwalkan meluncur pada 2028. Keputusan ini menandai lompatan berani: jika sukses, Relativity akan menjadi perusahaan swasta pertama di dunia yang mengirimkan wahana ke Planet Merah—melampaui bahkan SpaceX, yang selama ini dianggap sebagai pelopor dalam ekspansi komersial ke luar angkasa.

Dalam kemitraan ini, Relativity Space bertanggung jawab penuh atas perancangan, pembuatan, dan peluncuran wahana antariksa Aeolus, yang akan membawa empat instrumen ilmiah buatan NASA. Wahana ini tidak akan mendarat, tetapi akan mengorbit Mars untuk mengumpulkan data atmosferik beresolusi tinggi: pola debu, kecepatan angin, dan fluktuasi suhu secara global dan harian. Data tersebut diharapkan menjadi peta jalan krusial bagi misi berawak masa depan, membantu memprediksi kondisi lingkungan yang akan dihadapi astronot saat mendarat.

Administrator NASA Jared Isaacman menekankan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk baru dari strategi “publik-swasta” yang telah sukses di ISS dan misi bulan. “Dengan menggabungkan keahlian teknis NASA dan inovasi agresif sektor swasta, kami bisa mempercepat penemuan ilmiah sekaligus mengurangi biaya dan waktu pengembangan,” ujarnya dalam pernyataan resmi, dikutip dari TechCrunch.

Namun, tantangan yang dihadapi Relativity Space sangat besar. Perusahaan yang didirikan pada 2015 oleh dua mantan insinyur SpaceX dan Blue Origin ini belum pernah berhasil mencapai orbit dengan roketnya. Roket pertamanya, Terran-1, gagal meluncur pada Maret 2023. Kini, fokus mereka beralih ke Terran R—roket berkapasitas besar yang belum pernah diuji coba secara penuh. Waktu tersisa untuk menyelesaikan desain, uji coba, dan peluncuran wahana Aeolus hanya sekitar dua tahun—sebuah jadwal yang hampir mustahil bagi perusahaan dengan rekam jejak sejarah peluncuran yang belum pernah sukses.

Kondisi ini menjadi semakin menarik setelah Eric Schmidt, mantan CEO Google dan investor teknologi ternama, mengambil alih kendali mayoritas saham Relativity pada tahun lalu, sekaligus menjabat sebagai CEO. Schmidt, yang juga mendanai proyek antariksa ambisius seperti teleskop luar angkasa Lazuili dan pusat data orbit, membawa modal sekaligus kredibilitas baru. Namun, keberhasilan misi ini bukan soal uang semata—melainkan soal teknologi, presisi, dan keberanian mengambil risiko.

NASA tidak mengungkapkan nilai kontrak, dan Relativity Space belum memberikan komentar resmi. Tapi jika Aeolus berhasil mencapai Mars, bukan hanya sejarah antariksa swasta yang akan ditulis ulang—melainkan peta kekuatan baru dalam eksplorasi luar angkasa. Di tengah persaingan ketat antara perusahaan teknologi, misi ini menjadi ujian sekaligus peluang: apakah inovasi berbasis cetak 3D dan kecepatan pengembangan bisa mengalahkan pengalaman bertahun-tahun dalam penerbangan luar angkasa? Jawabannya akan terungkap pada 2028—ketika roket Terran R meluncur dari bumi, membawa harapan manusia menuju Mars.

Erick Thohir dan Herdman Temui Prabowo Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Sumbawanews.com,- Bogor — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bersama pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, John Herdman, menghadap Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Pelatihan Nasional Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat (19/6/2026). Pertemuan tertutup ini digelar pukul 16.00 WIB, dalam rangka pelaporan strategi pengembangan sepak bola nasional dan perkenalan resmi Herdman kepada kepala negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membenarkan agenda tersebut. Menurutnya, Erick Thohir — yang juga menjabat Ketua Umum PSSI — menyampaikan sejumlah program prioritas Kemenpora dan PSSI, termasuk rencana jangka panjang peningkatan kualitas timnas, infrastruktur pelatihan, dan pencapaian target peringkat FIFA.

“Pak Menpora ingin melaporkan perkembangan program olahraga, sekaligus memperkenalkan langsung Pelatih Timnas John Herdman kepada Presiden,” ujar Teddy kepada awak media usai pertemuan.

Herdman, yang resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas sejak awal tahun ini, telah memimpin tim dalam sejumlah laga uji coba dan kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam pertemuan ini, ia turut menyampaikan pandangannya tentang pembinaan pemain muda, sistem latihan berbasis data, dan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, federasi, dan dunia usaha untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan.

Presiden Prabowo, yang dikenal memiliki minat mendalam terhadap olahraga sebagai alat pemersatu bangsa, tampak antusias mendengar paparan tersebut. Sebelumnya, Presiden pernah berdiskusi panjang dengan pelatih legendaris Zinedine Zidane tentang reformasi sepak bola Indonesia, menunjukkan komitmennya terhadap perubahan struktural di level tertinggi.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat tidak hanya mendukung sepak bola sebagai hiburan, tetapi sebagai bagian integral dari strategi nasional dalam membangun kebanggaan dan disiplin bangsa melalui olahraga. Dengan kehadiran Herdman — sosok yang membawa Timnas Kanada ke perempat final Piala Dunia 2022 — Indonesia menunjukkan ambisi serius untuk menembus peta sepak bola dunia.

Kedua tokoh itu dijadwalkan akan kembali bertemu dalam waktu dekat untuk menyusun rencana aksi konkret, termasuk pengembangan pusat pelatihan di Hambalang menjadi pusat unggulan Asia Tenggara.

Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

Mulia – Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani, meningkatkan kesehatan, serta mempererat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Kodim 1714/Puncak Jaya, pada hari Jumat (19/06/2026).

Kegiatan berlangsung di dua lokasi terpisah. Persit melaksanakan senam di halaman Makodim 1714/Puncak Jaya, tepatnya di Jalan Trans Papua, Distrik Purleme. Sementara itu, Prajurit bersama jajaran TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah melaksanakan senam di Jalan Drs. Philipus Andreas Coem, Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta sinergi antar instansi. “Kebugaran jasmani mendukung kinerja, sedangkan kebersamaan akan mempermudah pelaksanaan tugas di tengah masyarakat,” tegasnya.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Suasana berjalan kondusif, yang mencerminkan kekompakan dan hubungan kerja sama yang terjalin dengan baik di antara semua pihak yang hadir. (Pen Kodim 1714/PJ)

 

Italia Bangun Tambang dari Sampah Elektronik

Sumbawanews.com,- Di jantung Eropa, sebuah revolusi diam-diam sedang berlangsung—bukan di tambang bawah tanah, tapi di tumpukan sampah elektronik yang selama ini dianggap tak bernilai. Di Ceccano, kota kecil di antara Roma dan Napoli, Italia sedang membangun pabrik pertama di Uni Eropa yang mampu mengekstraksi logam tanah jarang dari perangkat elektronik bekas, mengubah limbah menjadi bahan baku strategis untuk teknologi masa depan.

Proyek bernama INSPIREE, yang didukung dana 3,2 juta euro dari Program LIFE Uni Eropa, bukan sekadar upaya daur ulang biasa. Ini adalah strategi geopolitik untuk memutus ketergantungan Eropa pada pasokan logam tanah jarang dari Asia, terutama China. Unsur-unsur kritis seperti neodymium, praseodymium, dan dysprosium—yang menjadi tulang punggung motor listrik, turbin angin, hard disk, hingga sistem pertahanan modern—kini akan dipulihkan dari ponsel rusak, laptop usang, dan magnet permanen dari peralatan elektronik yang dibuang.

Prosesnya dimulai dengan pemisahan magnet dari perangkat bekas, lalu diolah dengan teknologi hidrometalurgi yang dikembangkan bersama Università degli Studi dell’Aquila. Metode ini mampu mengekstraksi logam tanah jarang dalam bentuk oksalat, oksida, dan karbonat—siap digunakan kembali oleh industri tanpa memerlukan penambangan skala besar yang merusak lingkungan. Dibandingkan metode konvensional, pendekatan ini mengurangi jejak karbon hingga 80 persen.

Pabrik percontohan saat ini mampu mengolah 20 ton magnet per tahun. Tapi ketika beroperasi penuh, kapasitasnya akan melonjak hingga 2.000 ton magnet per tahun, atau setara 500–700 ton senyawa logam tanah jarang. Lonjakan seratus kali lipat ini menandai transisi dari sampah menjadi sumber daya strategis—tambang baru yang berada di atas permukaan tanah, bukan di bawahnya.

Proyek ini masuk dalam daftar 47 proyek kritis di bawah _Critical Raw Materials Act_ Uni Eropa, menempatkannya di posisi sentral dalam agenda keamanan industri dan kemandirian teknologi Eropa. Erion, EIT RawMaterials, dan Itelyum turut terlibat dalam rantai pasok, menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan.

Italia bukan hanya memecahkan masalah limbah—ia sedang mendefinisikan ulang makna kekayaan abad ke-21. Di masa depan, harta karun bukan lagi yang tersembunyi di bumi, tapi yang terkubur di gudang sampah. Dan Eropa, dengan langkah berani ini, sedang menggali kembali masa depannya—dari sisa-sisa teknologi yang sudah usang.

Roy Suryo dan Tifa Ditangkap, Kubu Jokowi Tegaskan Proses Hukum Sah

Sumbawanews.com,- Polda Metro Jaya menangkap Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma (Tifa) terkait dugaan penyebaran informasi palsu mengenai ijazah mantan Presiden Joko Widodo. Keduanya kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di kantor kepolisian.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Hukum, Siber dan UMKM (DPP SHUSU), Fritz Alor Boy, menyatakan bahwa penangkapan tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan hukum acara pidana. “Apresiasi kami sampaikan kepada Polda Metro Jaya. Tindakan penyidik sudah tepat, proporsional, dan sepenuhnya sesuai KUHAP,” ujar Alor Boy di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, proses hukum yang dijalani kedua tersangka telah mengacu pada Pasal 21 KUHAP lama sekaligus Pasal 100 KUHAP baru, yang mengatur syarat penangkapan berdasarkan kepentingan penyidikan dan ancaman pidana minimal lima tahun penjara. “Ini bukan sekadar tindakan politik, tapi langkah hukum yang berbasis bukti dan prosedur,” tegasnya.

Penangkapan ini menyusul serangkaian pernyataan publik yang dinilai meresahkan oleh aparat hukum, termasuk tuduhan tanpa dasar yang beredar luas di media sosial terkait keaslian ijazah Presiden Jokowi. Polda Metro Jaya menilai pernyataan tersebut telah memenuhi unsur delik pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Di tengah reaksi keras dari sejumlah pihak, termasuk pernyataan Ahmad Khozinudin yang menyebut “perang terbuka” terhadap Jokowi, pihak kepolisian tetap bersikap profesional. Sementara itu, mantan Presiden Jokowi sendiri menyatakan siap membawa dokumen asli ijazahnya ke sidang jika diperlukan, sebagai bentuk keterbukaan dan kepercayaan pada proses hukum.

Kasus ini menjadi sorotan nasional, bukan hanya karena melibatkan tokoh publik, tetapi juga karena menguji konsistensi penegakan hukum di tengah polarisasi politik yang masih tinggi. Pihak kejaksaan dan kepolisian menegaskan, tidak ada perlakuan istimewa—siapa pun yang melanggar hukum, akan dihadapkan pada meja hijau dengan prosedur yang sama.

Dengan penangkapan ini, masyarakat diharapkan dapat melihat bahwa hukum tetap menjadi sandaran utama, bukan narasi yang beredar di media sosial. Proses hukum berjalan, dan keadilan tak bisa diabaikan hanya karena posisi atau popularitas seseorang.

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Tangkap Roy Suryo dan Dr. Tifa

Sumbawanews.com,- Polda Metro Jaya akhirnya membuka alasan resmi di balik penangkapan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dan dr. Tifa, ahli forensik yang kerap menjadi saksi ahli di berbagai kasus hukum. Keduanya ditangkap pada Jumat, 11 Agustus 2023, dalam operasi yang melibatkan Unit Tindak Pidana Siber (Unit Tipid Siber) dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Endra Zulpan, penangkapan itu dilakukan karena dugaan pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) Jo. Pasal 45 Ayat (2) UU ITE tentang penyebaran informasi bohong yang menimbulkan keonaran di masyarakat. “Mereka diduga menyebarkan konten yang tidak berdasar fakta, yang secara sengaja dirancang untuk memprovokasi opini publik terkait kasus hukum tertentu,” ujar Zulpan dalam konferensi pers, Senin, 14 Agustus 2023.

Dijelaskan lebih lanjut, Roy Suryo dan dr. Tifa dianggap telah mempublikasikan rekaman dan analisis digital yang tidak diverifikasi secara ilmiah maupun hukum, lalu menyebarkannya melalui akun media sosial pribadi dan kanal YouTube dengan jangkauan jutaan penonton. Konten tersebut, menurut penyelidikan, mengandung klaim palsu tentang keaslian bukti dalam sebuah kasus pidana yang sedang ditangani kejaksaan, sehingga berpotensi mengganggu proses hukum dan menciptakan ketidakpercayaan terhadap institusi penegak hukum.

“Ini bukan soal kebebasan berpendapat, tapi soal penyebaran disinformasi yang terstruktur dan berdampak nyata terhadap sistem peradilan,” tegas Zulpan. Ia menekankan bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti digital, termasuk metadata, log akses, dan kesaksian ahli IT, yang menunjukkan bahwa konten tersebut diproduksi secara sengaja dan tidak bersifat spontan.

Roy Suryo, yang sebelumnya dikenal aktif memberikan komentar publik tentang kasus-kasus hukum, membantah tuduhan bahwa ia berniat mengacaukan proses hukum. Dalam pernyataan singkat dari tahanan, ia menyatakan bahwa semua yang ia sampaikan adalah hasil analisis pribadi berdasarkan data publik. “Saya tidak pernah mengaku sebagai ahli forensik, tapi saya menyampaikan apa yang saya lihat. Jika itu salah, biar hukum yang menilai,” katanya.

Sementara itu, dr. Tifa, yang merupakan dosen dan praktisi forensik digital di sebuah universitas ternama, mengaku bahwa analisisnya hanya bersifat akademis dan tidak dimaksudkan untuk memengaruhi putusan pengadilan. Namun, jaksa menilai bahwa cara penyampaian dan konteks publikasi konten tersebut justru mengubah sifat akademisnya menjadi alat propaganda.

Keduanya kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum berjalan sesuai prosedur, dengan hak atas pembelaan dan konsultasi hukum tetap dijamin. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penangkapan ini bukan upaya membungkam kritik, melainkan menjaga integritas proses hukum di tengah maraknya disinformasi digital.

Pengamat hukum dan media, Prof. Dr. Rina Sari, menyatakan bahwa kasus ini menjadi tolok ukur penting dalam menentukan batas antara kebebasan berekspresi dan penyebaran hoaks yang berdampak sistemik. “Kita harus berani membedakan antara kritik konstruktif dengan manipulasi informasi yang disengaja. Kasus ini akan menjadi preseden hukum yang sangat signifikan,” ujarnya.

2028 Mercedes-Benz VLE: Ruang Tamu Mewah di Atas Roda

Sumbawanews.com,- Mercedes-Benz tak lagi sekadar membangun mobil—ia menciptakan ruang hidup bergerak. Dengan nama VLE (Grand Limousine Electric), perusahaan Jerman ini memperkenalkan kendaraan listrik yang menggabungkan kemewahan limusin, kenyamanan ruang tamu, dan teknologi mutakhir dalam satu bentuk yang secara visual mengingatkan pada van keluarga biasa. Tapi di dalamnya, segalanya berbeda.

Panjangnya mencapai 216 inci—10 inci lebih panjang dari GLS SUV—dengan atap internal setinggi 49 inci, VLE memberi ruang bebas bagi orang bertubuh tinggi untuk bergerak tanpa membungkuk. Meski bentuknya mirip van keluarga yang telah mendominasi jalan Amerika sejak Dodge Caravan era 1980-an, Mercedes menegaskan: ini bukan sekadar van. Ini adalah limusin listrik yang dirancang untuk menikmati perjalanan, bukan hanya menempuhnya.

Kursi baris kedua menjadi pusat keajaiban. Dua kursi kapten dengan fitur pemanas, ventilasi, dan pijat otomatis bisa direbahkan hingga hampir mendatar—tidak sepenuhnya, demi alasan keselamatan. Di depannya, layar ultrawide 31,3 inci beresolusi 8K menghadirkan pengalaman bioskop bergerak. Dukungan streaming terbatas: hanya Disney+ dan YouTube, tanpa AirPlay atau Chromecast. Tapi bagi yang ingin membawa konten sendiri, tersedia port HDMI. Layar bahkan bisa dibagi menjadi dua tampilan 4K terpisah, ideal untuk anak-anak yang tak bisa sepakat memilih film. Dua headset Bluetooth memungkinkan dua penumpang menikmati audio pribadi tanpa gangguan.

Sistem audio 22 speaker dari Burmester 3D dengan teknologi Dolby Atmos menyesuaikan suara secara dinamis: jika Anda sendirian di kemudi, suara fokus ke depan; jika seluruh kursi terisi, suara memenuhi seluruh kabin dengan presisi. Dari Taylor Swift hingga Axl Rose, setiap nada terdengar hidup, seolah berada di studio rekaman.

Di depan, tiga layar MBUX Superscreen membentang di dasbor: 10,25 inci untuk instrumen, 14 inci untuk infotainment, dan 14 inci lagi untuk penumpang kanan yang bisa menonton film sendiri. Lampu RGB menyelimuti seluruh interior, memungkinkan pengemudi memilih nuansa warna sesuai suasana hati. Bahkan ada nebulizer terintegrasi untuk menyemprotkan aroma khusus—sebuah sentuhan personal yang tak pernah Anda temukan di mobil biasa.

Di baris ketiga pun kenyamanan tak dikorbankan. Kursi tengah bisa berputar ke samping, memudahkan akses. Semua baris dilengkapi port USB-C, dan ada nampan laptop yang kokoh meski tampak rapuh—mampu menahan berat Lenovo X1 Carbon tanpa goyah. Di lengan kursi, kompartemen termal menjaga minuman tetap panas atau dingin, sementara pendingin tambahan di belakang siap menyimpan makanan atau minuman lebih banyak.

Dua pilihan tenaga tersedia: VLE 300 dengan penggerak roda depan dan 272 tenaga kuda, serta VLE 400 4MATIC dengan dua motor, penggerak semua roda, dan 416 tenaga kuda. Keduanya menggunakan baterai 115 kWh yang menempati lantai kendaraan, menjanjikan jangkauan hingga 435 mil dalam siklus WLTP Eropa. Dalam pengujian EPA yang lebih ketat, angka ini diperkirakan sekitar 350 mil. Sistem 800 volt memungkinkan pengisian cepat hingga 300 kW—menambah 200 mil jarak tempuh hanya dalam 15 menit.

Meski punya tenaga setara mobil sport, VLE lebih nyaman di mode Comfort. Suspensi udara adaptif menyerap guncangan jalan dengan sempurna, akselerasi halus, dan setir yang sengaja dirancang lambat untuk kenyamanan. Namun, kecerdasan teknisnya terlihat di kemudi belakang yang bisa berputar hingga tujuh derajat, membuat kendaraan sepanjang 5,5 meter ini berbelok lebih lincah dari yang dibayangkan. Sistem parkir otomatis mampu memarkirnya di ruang sempit, bahkan keluar sendiri jika Anda salah belok di jalan sempit.

Fitur keselamatan aktif lengkap: lane-keeping, pengereman otomatis, dan sistem parkir yang bekerja bahkan di kondisi ekstrem. Tapi yang paling dirindukan—otonomi penuh—belum hadir. Tidak ada self-driving. Anda masih harus mengemudi sendiri. Padahal, bayangkan: duduk di baris kedua, menonton Fortnite di layar 8K sementara mobil membawa Anda ke kantor. Itu impian yang belum terwujud—tapi mungkin bukan untuk lama.

VLE dijadwalkan tiba di Amerika pada akhir 2027. Harga resmi belum diumumkan, tapi Andreas Zygan, Kepala Pengembangan Mercedes-Benz Vans, jelas: “Ini tidak akan menjadi mobil murah.” Dan memang, tidak seharusnya. Ini bukan sekadar transportasi. Ini adalah ruang hidup yang bergerak—tempat Anda bisa bekerja, bersantai, menonton, atau bahkan tidur sejenak, tanpa harus sampai di rumah.

Dengan VLE, Mercedes tidak hanya mengubah definisi van. Ia mengubah cara kita memandang perjalanan.

Israel Tetap Serang Lebanon Meski AS-Iran Berdamai

Sumbawanews.com,- Meski upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran memperlihatkan tanda-tanda kemajuan, Israel tetap melanjutkan serangan udara intensif di wilayah selatan Lebanon. Serangan itu, yang terjadi pada Senin (14/8/2023), menargetkan sejumlah posisi Hezbollah di dekat perbatasan, memicu kekhawatiran akan melebarnya konflik regional.

Menurut sumber militer Lebanon, setidaknya delapan serangan udara diluncurkan oleh pesawat tempur Israel dalam periode 24 jam, dengan fokus pada gudang senjata, terowongan bawah tanah, dan titik pengamatan militer kelompok itu. Dua warga sipil terluka, sementara sejumlah bangunan di desa Maroun al-Ras dan Aynata mengalami kerusakan parah.

Pernyataan resmi dari Tentara Pertahanan Israel (IDF) menyatakan serangan itu sebagai “tindakan preemtif” untuk menghancurkan “ancaman langsung” yang sedang dipersiapkan Hezbollah. “Kami tidak akan membiarkan kelompok teroris membangun kapasitas serang di dekat perbatasan kami,” ujar seorang pejabat IDF yang meminta tidak disebutkan namanya.

Sementara itu, diplomasi global terus bergerak. AS dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan rahasia untuk meredakan ketegangan di Teluk, termasuk pembukaan saluran komunikasi langsung antara kedua negara dan kemungkinan pencabutan sanksi sebagian terhadap sektor energi Iran. Namun, keputusan itu tampaknya tidak memengaruhi kebijakan keamanan Israel, yang tetap berpegang pada doktrin “serang sebelum diserang.”

Pemerintah Lebanon mengecam serangan itu sebagai pelanggaran berulang terhadap kedaulatan nasional dan meminta Dewan Keamanan PBB segera bertindak. “Kami tidak mencari perang, tetapi kami juga tidak akan diam ketika tanah kami dibom,” kata Menteri Pertahanan Lebanon, Ali Hassan Khalil, dalam konferensi pers darurat.

Analisis keamanan regional menunjukkan bahwa Israel, meski mengapresiasi sinyal damai antara AS dan Iran, tetap memandang Hezbollah sebagai ancaman eksistensial yang tidak bisa ditunda penanganannya. “Diplomasi tingkat tinggi tidak menghapus senjata di perbatasan,” ujar Dr. Rami Nakhla, pakar keamanan Timur Tengah dari Universitas Beirut.

Sementara itu, warga sipil di perbatasan terus mengungsi, sementara kelompok kemanusiaan memperingatkan krisis kemanusiaan yang bisa memburuk jika serangan berlanjut. PBB meminta semua pihak menahan diri, tetapi hingga kini, tidak ada tanda bahwa Israel akan menghentikan operasinya.

Berita Terkini

15 Pemain Naturalisasi Berpeluang Diperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai mempersiapkan skuad untuk Piala AFF 2026 dengan menggelar pemusatan latihan di Bali mulai 5 Juli 2026. Sebanyak...

El Nino Ancam Kebakaran TPA, Kementerian LH Minta Daerah Waspadai Risiko

Sumbawanews.com,- Fenomena El Nino berpotensi memicu kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) seluruh Indonesia, demikian peringatan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Diaz Hendropriyono....

Ragnar Oratmangoen Termahal di Antara 11 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Kembali ke Super...

Sumbawanews.com,- Persib Bandung resmi mengumumkan kedatangan Ragnar Oratmangoen pada 4 Juli 2026, menambah daftar pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kembali berkarier di Liga Super...

Zlatko Runje, Asisten Pelatih Baru Persib Bandung, Berpengalaman di Eropa

Sumbawanews.com,- Persib Bandung resmi mengontrak Zlatko Runje sebagai asisten pelatih Igor Tolic dengan kontrak satu tahun. Mantan kiper ini membawa pengalaman luas dari sejumlah...

Berita Utama