sumbawanews.com,- Ditengah masih diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bagi masyarakat Jakarta. Komando Gabungan Wilayah Pertahanan-I (Kogabwilhan-I) kembali melakukan Bhakti Sosial kepada Masyarakat dengan membagikan paket sembako, di wilayah Kebon kosong Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/5/2020), yang berada dekat Wisma Atlit RS. Darurat penanganan pasien Covid-19.
Pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial di awali oleh Kepala Staf (Kas) Kogabwilhan-I Mayjen TNI Richard Tampubolon mewakili Pangkogabwilhan-I Laksdya TNI Yudo Margono., S.E. M.M. serta Ibu Ketua IKKT Cabang BS XI Kogabwilhan-I Ny. Vero Yudo Margono didampingi Ibu Asintel Ny. Silvi Bambang W. Ibu Asops Ny. Evi Suhardi dan Ibu Askomlek Ny. Nining Teguh P. yang menyerahkan secara langsung bantuan 800 paket Sembako kepada masyarakat tempat dilaksanakan Bhakti Sosial tersebut.
Dalam Pelaksanaan Bhakti Sosial ini tetap mengikuti protokol pemerintah yaitu mengatur jarak dan menjaga agar tdk terjadi kerumunan masa. Melalui Kogabwilhan Peduli dan Berbagi, diharapkan bantuan paket sembako tersebut akan meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat Covid-19 saat ini. (Pen Kogabwilhan-I).
sumbawanews.com,- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. menyerahkan bingkisan lebaran kepada seluruh personel Badan Keamanan Laut RI di lapangan apel Markas Besar Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/5).
Penyerahan bingkisan lebaran dilakukan secara simbolis kepada perwakilan satker disaksikan seluruh personel Bakamla RI baik eselon-I, II, III, IV hingga staf. Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Utama Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla S. Irawan, M.M., para Deputi, serta para Direktur dan Kepala Biro di jajaran Bakamla RI.
Diawali Apel Khusus seluruh jajaran personel Markas Besar Bakamla RI yang dipimpin Kabag TU dan Rumga Bakamla RI Kolonel Bakamla Eddy Panjaitan, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. selaku penerima apel dalam pengarahannya mengatakan, penyerahan bingkisan lebaran ini sebagai wujud perhatian pimpinan kepada para personel Bakamla RI yang telah melaksanakan tugas-tugas dengan baik selama ini, sekaligus untuk membantu kebutuhan menghadapi lebaran.
“Bingkisan ini jangan dilihat dari nilainya, akan tetapi sebagai wujud perhatian pimpinan kepada personel Bakamla RI, semoga bermanfaat, sehingga seluruh personel merasa terbantu dan dapat berlebaran bersama keluarga,” kata Kepala Bakamla RI.
Kepala Bakamla RI juga menekankan agar seluruh pesonel mengikuti peraturan pemerintah untuk tidak mudik menghadapi lebaran tahun ini, guna memutus mata rantai merebaknya pandemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi. “Pada kesempatan ini saya juga menekankan kepada seluruh personel Bakamla RI untuk bisa menahan diri tidak mudik pada lebaran tahun ini guna mencegah merebaknya pandemi Covid-19. Laksanakan protokol kesehatan dengan baik. Kita semua berharap agar wabah Covid-19 ini segera berlalu, sehingga kita semua bisa kembali beraktivitas seperti semula,” tandasnya.
Selain penyerahan bingkisan lebaran, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mengatakan bahwa Bakamla RI juga telah bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan bazar sehari khusus untuk internal personel Markas Besar Bakamla RI dengan harga terjangkau.
Acara diakhiri dengan berdoa bersama yang dipimpin Kepala Bakamla, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, agar personel Bakamla RI dimana pun berada termasuk yang sedang melaksanakan tugas operasi di laut, senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas serta dijauhkan dari segala musibah.
(Merauke. Senin, 18 Mei 2020). Komandan Korem (Danrem) 174/ATW Kolonel Inf Bangun Nawoko selaku Dankolakops mengunjungi Pos Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang sedang melaksanakan tugas di perbatasan RI-PNG sektor selatan Kabupaten Merauke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Senin (18/5/2020). “Kedatangan Kolonel Inf Bangun Nawoko yang baru saja menjabat sebagai Danrem 174/ATW didampingi langsung oleh Ketua Persit KCK Koorcab Korem 174/ATW Ny Rany Nawoko, Kasrem 174/ATW Kolonel Kav I. Ketut Adi Swasta Putra dan Para Kasi Korem 174/ATW,” katanya.
Dalam kunjungan pertamanya ini, Danrem 174/ATW bersama rombongan mengunjungi Pos Komando Utama (Kout) Sota yang berada di Kampung Sota, Distrik Sota, Minggu (17/5/2020) pagi. Tiba di Pos Kout Sota, Danrem 174/ATW menerima jajar kehormatan dari dinas jaga, dilanjutkan dengan sambutan tarian selamat datang dari masyarakat Papua Suku Kanum dan pemasangan mahkota beserta cawat kepada Danrem dan Istri.
Kunjungan Kolonel Inf Bangun Nawoko ke perbatasan selain mengecek prajurit ditengah pandemi Covid-19 juga memperkenalkan diri sebagai pejabat Danrem 174/ATW yang baru sekaligus menyerahkan secara langsung bingkisan lebaran dari Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, kepada para prajurit Satgas Pamtas yang sedang melaksanakan tugas di perbatasan RI-PNG sektor selatan.
Saat di Pos Kout Sota, Kolonel Inf Bangun Nawoko juga berbincang-bincang dengan Kepala Adat Kampung Sota Bapak Daud Ndimar (65 th) yang menyampaikan rasa senang akan kehadiran Satgas Pamtas karena telah banyak membantu kesulitan yang dihadapi dan selalu dekat dengan masyarakat sehingga berat melepasnya.
Setelah mengunjungi Pos Kout, Danrem 174/ATW beserta rombongan berkesempatan mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota dan meninjau langsung patok perbatasan negara di MM.13, sebelum melanjutkan kunjungannya ke Pos Samleber dan Pos Wamp yang berada jalan Trans Papua Merauke-Boven Digoel, Distrik Sota.
Sementara itu, dalam pengarahan kepada prajurit yang dikunjunginya, Kolonel Inf Bangun Nawoko menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad atas kerja keras dan dedikasinya selama ± 10 bulan bertugas di perbatasan RI-PNG telah melaksanakannya dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Danrem 174/ATW juga menekankan dimasa-masa akhir penugasan untuk selalu menjaga semangat dan terus melakukan yang terbaik, pererat kedekatan dengan masyarakat Papua yang telah terbina dengan baik serta selalu menjaga kesehatan dimasa-masa pendemi Covid-19 saat ini.
“Tugas merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang diberikan oleh negara kepada kita, difase-fase menjelang purna tugas agar tetap menjaga semangat dan terus lakukan yang terbaik demi bangsa dan negara, sekali lagi hormat bangga saya untuk seluruh prajurit Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad,” ucap Mayor Inf Rizky mengutip pengarahan Danrem.
Dalam kunjungannya ke Pos Satgas Pamtas, Danrem 174/ATW dan istri juga menyerahkan secara langsung bingkisan lebaran yang diberikan oleh Bapak Kasad sebagai wujud kepeduliannya dengan seluruh prajurit TNI AD yang bertugas.
Dalam kegiatan kunjungan di Pos Kout Sota Danrem 174/ATW bersama istri yang juga merupakan Ketua Persit KCK Koorcab Korem 174/ATW selain menanam pohon kenangan juga beramah tamah dengan masyarakat Suku Kanum Kampung Sota serta membagikan dan memasangkan masker sebagai wujud kasih sayang dan rasa cintanya kepada masyarakat perbatasan RI-PNG untuk sama-sama melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Covid-19. (Bdr)
Mataram – sumbawanews.com, Penyandang disabilitas terus menjadi perhatian Satgas NU, mengingat keterbatasan dan kerentanan yang dimiliki menuntut perhatian semua pihak. Lebih-lebih pada saat kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Penyandang disabilitas adalah kelompok masyarakat yang juga sangat terdampak baik secara sosial, kesehatan dan ekonomi.
Sekertaris Lembaga penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Provinsi NTB Selamet Subroto menyampaikan, saat ini Satgas NU Peduli fokus memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita kelompok rentan yang terdampak pandemi covid-19, seperti penyandang disabilitas. Satgas NU memberikan perhatian terhadap kelompok ini, karena tingkat kerentanan mereka dan berdasarkan informasi relawan dilapangan banyak penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan bantuan jaring pengaman sosial.
“Hal ini yang mendorong Satgas NU memberikan prioritas untuk diintervensi, dan mengajak semua pihak untuk bekerjasama serta bergotong royong mengurangi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan covid-19 terhadap penyandang disabilitas. Seperti yang kita lakukan hari ini (16/05) bersama pemerintah desa Gelanggang”, ungkapnya.
Kepala Desa Gelanggang Sugianto saat memberikan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas menyampaikan terima kasih kepada Satgas NU yang telah membantu warganya. Menurutnya penyandang disabilitas sering tidak diperhatikan keberadaannya, peran dan suara mereka sering diabaikan dalam perencanaan pembangunan, lebih-lebih sebagai penerima manfaat pembangunan.
Apa yang dilakukan oleh Satgas NU sudah tepat dan ini harus kita contoh, sehingga tidak ada lagi warga yang mengeluhkan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah desa. Kedepan kita berharap terus ada sinergi untuk memberdayakan warga kami yang memiliki keterbatasan. Apapun kondisi yang dialami oleh penyandang disabilitas tidak boleh dipandang sebelah mata, mereka adalah saudara kita, punya hak dan kewajiban yang sama, jadi mereka harus diperhatikan, tegas Kades yang dikenal dekat dengan pemuda ini.
Mataram – sumbawanews.com,- Dewan Pengurus Cabang gerakan untuk kesejahteraan tuli/tuna rungu Indonesia (Gerkatin) Kabupaten Lombok Timur menyambut baik perhatian yang diberikan Nahdlatul Ulama Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Satgas NU Peduli Covid-19 kepada penyandang disabilitas, khususnya penyandang tuna rungu yang tergabung dalam Gerkatin.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Nahdlatul Ulama yang sampai hari ini terus memberikan perhatian terhadap kami penyandang disabilitas”, ungkap Imam Darmawan Ketua DPC Gerkatin Kabupaten Lombok Timur saat menerima distribusi bantuan paket sembako dari Satgas NU Peduli Covid-19, Sabtu 16/05 dikediamannya.
Kami di Gerkatin senang dengan teman-teman di Nahdlatul Ulama, Gerkatin dapat melakukan banyak kegiatan, bisa terhubung dan bersosialisasi dengan banyak orang, serta dapat mengadvokasi kebutuhan teman-teman tuli kepada pemerintah daerah, atas dukungan teman-teman NU, tambah alumni SLBN 1 Selong ini.
Terpisah sekertaris LPBI NU Selamet Subroto menyampaikan, saat ini Satgas NU Peduli Covid-19 PWNU NTB fokus memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita kelompok rentan yang terdampak pandemi covid-19 seperti penyandang disabilitas. Satgas NU mengintervensi kelompok ini, karena berdasarkan informasi relawan dilapangan banyak penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan bantuan jaring pengaman sosial, kondisi mereka cukup memprihatinkan.
Dengan kehadiran Satgas NU memberikan bantuan, kita berharap dapat meringankan dampak ekonomi yang mereka rasakan akibat covid-19. Juga untuk mengetahui kondisi mereka dilapangan secara langsung, dengan begitu Satgas NU bisa menyampaikan dan mengadvokasi permasalahan yang dihadapi penyandang disabilitas kepada pemerintah daerah, tutupnya.
Jakarta – sumbawanews.com,- Mengagetkan memang!. Sebuah sumber kredibel dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), BUMN non financial dengan asset terbesar di tanah air menyebutkan bahwa sebagian besar yakni sekiutar 70% biaya dalam operasional PLN bersifat regulated. Artinya manajemen tidak akan secara leluasa untuk melakukan langkah dan strategi dalam menekan biaya (cost), yang saat ini sudah sangat membebani PLN.
Bahkan disaat penurunan harga energy primer yang seharusnya PLN dapat menekan biaya secara significant, ternyata manajemen tidak dapat melakukan apa apa dikarenakan seluruh biaya telah dicengkram oleh berbagai peraturan dan kontrak.
Salah satu yang paling besar adalah skema atrau aturan pembelian listrik swasta. Dalam laporan keuangan PLN disebutkan bahwa pada tahun 2015 Perusahaan PLN dan entitas anak menetapkan bahwa beberapa perjanjian pembelian tenaga listrik dan perjanjian pembelian energi dengan Penghasil Listrik Independen IPP memenuhi persyaratan sebagai sewa dengan dasar bahwa Perusahaan dan entitas anak dan IPP memiliki perjanjian take or pay, dimana Perusahaan dan entitas anak mengambil hampir seluruh listrik dan energi yang dihasilkan oleh pembangkit listrik. Jenis perjanjian ini ditetapkan sebagai sewa pembiayaan dimana porsi signifikan dari risiko dan manfaat atas sejumlah pembangkit listrik telah dialihkan ke Perusahaan PLN dan entitas anak perusahaan PLN dengan dasar bahwa masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomis aset dan terdapat opsi beli pada akhir masa sewa.
Selanjutnya listrik yang dihasilkan pembangkit listrik PLN dan listrik yang dibeli dalam skema take or pay kepada swasta lalu dijual PLN kepada masyarakat. Nilai penjualan listrik PLN pada tahun 2017 mencapai Rp. 263,477 triliun. Sementara pendapatan usaha PLN secara keseluruha mencapai Rp. 272,897 triliun.
Akibatnya beban usaha PLN sangat besar. Sebagian besar beban usaha PLN telah regulated sulit dikurangi atau ditekan dikarenakan beban tersebut sebagian besar bersumber dari regulasi dan berbagai UU dan peraturan Pemrintah telah mematok harga energy preimer, menentukan ukuran penusutan melalui revaluasi asset, dan kontrak kontrak pembelian listrik swasta oleh PLN.
Jumlah Beban Usaha PLN tahun 2017 mencapai Rp. 308,188 triliun. Beban tersebut terdiri dari Beban bahan bakar dan pelumas merupakan komponen terbesar dalam beban PLN yakni mecapai Rp. 137,266 triliun atau sebesar 44.5 % dari total biaya. Selanjutnya beban terbesar kedua adalah beban pembelian listrik swasta yakni mencapai Rp. 84,267 triliun atau 27,3% dari total biaya.
Beban terbesar selanjutnya adalah beban pemeliharaan Rp. 20,737 triliun dan beban penyusutan Rp. 30,744 triliun. Nilai penyusutan yang besar bersumber dari revaluasi asset yang dilakukan oleh PLN yang meningkatkan nilai asset hingga mencapai 150%. Penyesuaian ke nilai terpulihkan atas aset yang menggunakan model biaya, dan penyesuaian ke nilai terpulihkan atas aset tetap yang menggunakan model revaluasi dan melebihi saldo surplus revaluasi untuk aset tetap tersebut dicatat sebagai beban lain-lain yang merupakan bagian dari penghasilan (beban) lain-lain – bersih. Beban penyusutan dan pemeliharaan sangat besar mecapai 16.7% dari total beban operasional PLN.
Beban keuangan lainnya adalah beban kepegawaian PLN, nilainya mencapai Rp. 22,950 triliun. Jumlah pegawai PLN pada akhir Desember 2018 sebanyak 54.255 orang. Produktivitas pegawai pada tahun 2018 mencapai 4.324 MWh/pegawai dan 1.326 pelanggan/pegawai. Dengan demikian setiap pegawai PLN dapat menerima upah Rp. 423 juta setiap orang setiap tahun.
Beban operasional PLN sangat tinggi karena harus membeli energy primer yakni minyak, gas, batubara yang sangat mahal, menanggung beban pemeliharaan pembangkit yang tidak produktif, dan menanggung beban penyusutan akibat revaluasi asset. Nilai beban usaha keseluruhan PLN mencapai Rp. 308,188 triliun. Sangat besar dibandingkan kemampuan penjualan perusahaan yang nilainya hanya mencapai Rp. 263,477 triliun. Akibatnya kerugian tahun 2018 Rp -7,366,353 berdaarkan laporan keuangan.
Belum lagi ditambah dengan kerugian akibat harus membeli semua energy primer dan listrik swasta dengan dolar. Sementara harus menjual listrik ke masyarakat dalam mata uang rupiah. Ini sangat buruk sekali dikarenakan penerimaan rupiah. Sementara kewajiban dalam dolar. Bebarapa tahun terakhir rupiah dianggap sebagai mata uang “sampah” yang sangat rentan terhadpa depresiasi. Akibatnya Kerugian kurs mata uang Loss on foreign asing – bersih yang dialami PLN mencapai Rp. 10,926 triliun.
Sangat mengkuatirkan praktek keuangan semacam ini.
Sementara pada bagian lain PLN harus berdarah darah menghadapi beban bunga yang sangat besar. jauh di atas rata rata beban bunga yang dihadapi perusahaan BUMN lain. Akibatnya PLN menderita beban keuangan sangat besar mencapai Rp. 21,624 triliun atau sekitar 7% dari beban secara keseluruhan, setara dengan seluruh beban karyawan perusahaan tersebut. BAGAIMANA NANTI NASIBNYA KETIKA PLN HANYA DIJADIKAN SEBAGAI PERUSAHAAN DISTRIBUTOR LISTRIK? Selamat berbuka…
Lombok Timur – Ada hal menarik dibalik pandemi corona virus desease (Covid-19) bagi seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pulau Maringkik Koramil 1615-04/Keruak Kabupaten Lombok Timur Serma M. Taufik. Bagaimana tidak, Desa Pulau Maringkik berlokasi di ujung timur Kabupatan Lombok Timur dan terpisah dari daratan memiliki kesan tersendiri bagi Babinsa.
Diceritakannya, setiap kali berkunjung ke desa binaan, M. Taufik harus naik perahu boat bersama Babinkamtibmas maupun masyarakat yang akan berkunjung untuk melihat view Desa Pulau Maringkik yang berbentuk seperti gili. Untuk ke Pulau Maringkik memakan waktu sekitar 30 menit dari daratan Pulau Lombok.
“Untuk ke Desa Pulau Maringkik bisa melalui Pelabuhan kecil Tanjung Luar Kecamatan Keruak dan Pelabuhan Telong Elong Kecamatan Jerowaru,” terang M. Taufik.
Namun untuk kembali ke daratan, kata M. Taufik, harus menunggu perahu yang akan kembali karena sebagian perahu boat carteran penumpang atau Restoran Terapung yang ada di Desa Maringkik.
“Jika tidak ada, maka kami harus menginap di desa atau di rumah Kepala Desa,” ujarnya santai.
Pada pandemi Covid-19, lanjutnya, ia bersama Babinkamtibmas selalu bahu membahu bersama Kepala Desa maupun pendamping desa memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mentaati dan melaksanakan imbauan pemerintah.
“Alhamdulillah masyarakat mau mendengar dan melaksanakan apa yang kami sampaikan,” ungkapnya.
Terkait dengan bantuan langsung tunai (BLT), Babinsa Pulau Maringkik bersama Babinkamtibmas dan pendamping desa kemarin berkunjung ke desa untuk membantu Kepala Desa membagikannya kepada 234 KK dalam bentuk uang sebesar Rp 600.000,-.
“Ini dibagikan secara terpusat di Kantor desa dengan memperhatikan protokol kesehatan, namun jika sudah uzur atau lanjut usia, maka kami mengantarkannya langsung kerumahnya,” jelas M. Taufik.
Terpisah, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi kepada Babinsa jajarannya yang bekerja dengan berani, tulus dan ikhlas untuk kepentingan masyarakat, Minggu (17/5).
Ia menegaskan, dimanapun bertugas, teruslah berkarya dan berbuat terbaik untuk masyarakat terutama di desa-desa pelosok yang jauh dari keramaian. “Bangun sinergitas, hubungan harmonis dan kekeluargaan dengan harapan semua program pemerintah dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” pesan pria kelahiran Magelang tersebut.
Selain itu, Dandim juga mengingatkan para Danramil jajarannya untuk terus memantau dan membantu pendsitribusian bantuan sosial sehingga tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan.
“Jika ada penyimpangan agar dilaporkan pada kesempatan pertama sehingga dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan,” tutupnya.
Lombok Tengah – Ditengah Pandemi Covid – 19 tak terasa di dalam bulan suci Ramadan yang sudah memasuki hari ke 24 puasa, tidak harus membuat kita hilang semangat untuk terus melakukan berbagai upaya percepatan penanganan Covid–19 di wilayah NTB.
Terkait hal tersebut Korem 162/WB dan Jajaran terus melakukan upaya sinergi dengan semua pihak dalam membantu Pemerintah dan masyarakat NTB khususnya mengantisipasi dampak sosial ekonomi di tengah Covid-19.
Hal Tersebut disampaikan Danrem 162/WB pada kegiatan bakti sosial memberikan bantuan paket sembako secara simbolis, kepada warga sekitar Pondok Pesantren Qamrul Huda Desa Bagu kecamatan Pringgarata Lombok tengah, Minggu (17/05/2020).
“Kegiatan bakti sosial pembagian sembako ini terlaksana berkat
sinergi semua pihak di antaranya dengan ITDC, PLN Cabang Praya dan BRI Cabang Praya datang untuk sedikit membantu dan saling berbagi dengan masyarakat Desa Bagu, semoga bantuan ini bisa bermanfaat pada warga kurang mampu dan anak-anak yatim,” ungkap Danrem.
Sementara terkait Covid-19, Danrem alumni Akmil 1993 ini mengatakan kita tidak tahu sampai kapan ini akan berkahir, kita berharap semoga wabah ini cepat pergi khususnya di NTB.
“Tapi tentunya ini semua perlu kedisiplinan kita semua. Kita bersyukur yang terpenting masih bisa terciptanya silaturrahmi semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bisa dilaksanakan kembali kedepan selama masa Covid-19,” tandasnya.
Selain itu, Danrem juga mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol SOP kesehatan Cegah Covid-19, terkait tata cara pencegahan virus Corona agar usaha untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 bisa berhasil.
Penyerahan bantuan sembako secara simbolis dilanjutkan dengan penyerahan secara door to door terhadap 4 orang masyarakat penerima bantuan oleh Danrem 162/WB didampingi Dandim 1620/Loteng, Kepala BRI Cabang Praya, Perwakilan ITDC dan Perwakilan PLN ULP Praya.
Selanjutnya Sembako yang dibagikan tersebut akan ditindaklanjuti oleh 12 Kadus yang ada di Desa Bagu untuk dibagikan secara langsung kepada masing-masing warga penerima bantuan dirumahnya masing-masing.
Mataram – Sumbawanews.com,- Dari 6 Positif baru, kabupaten Sumbawa mendominasi. Bahwa pada hari ini Minggu, 17 Mei 2020, telah diperiksa di Laboratorium RSUD Provinsi NTB, Laboratorium RS Unram, dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark sebanyak 271 sampel
dengan hasil 250 sampel negatif, 15 sampel positif ulangan, dan 6 (enam) sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, yaitu :
• Pasien nomor 366, an. An. ATJP, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Pada Suka,
Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke
Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 367, an. An. RA, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 368, an. Tn. S, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Labuan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 369, an. An. PA, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 370, an. An. MIA, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Dalam,
Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 371, an. Tn. B, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 192. Saat ini sedang menjalani karantina di Kabupaten Bima dengan kondisi baik.
Hari ini terdapat penambahan 13 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :
• Pasien nomor 22, an. Ny. FES, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
• Pasien nomor 35, an. Tn. EAP, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
• Pasien nomor 104, an. Tn. H, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
• Pasien nomor 191, an. Tn. LASS, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
• Pasien nomor 252 ,an. Tn. RW, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Santong,
Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara;
• Pasien nomor 264, an. An. AH, perempuan, usia 9 tahun, penduduk Desa Labuan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa;
• Pasien nomor 265, an. Ny. N, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Labuan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa;
• Pasien nomor 268, an. Tn. I, laki-laki, usia 82 tahun, penduduk Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima;
• Pasien nomor 277, an. Tn. D, laki-laki, usia 71 tahun, penduduk Desa Krama Jaya,
Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat;
• Pasien nomor 301, an. An. MAF, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule,
• Pasien nomor 302, an. An. MRF, laki-laki, usia 2 bulan, penduduk Kelurahan Bertais,
Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
• Pasien nomor 307, an. Tn. S, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah;
• Pasien nomor 337, an. An. S, perempuan, usia 4,5 tahun, penduduk Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.
3. Dengan adanya tambahan 6 (enam) kasus baru terkonfirmasi positif, 13 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini
(17/5/2020) sebanyak 371 orang, dengan perincian 232 orang sudah sembuh, 7 (tujuh) meninggal dunia, serta 132 orang masih positif dan dalam keadaan baik.
Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 862 orang dengan perincian 390 orang (45%) PDP masih dalam pengawasan, 472 orang (55%) PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.355 orang, terdiri dari 264 orang (5%) masih dalam pemantauan dan 5.091 orang (95%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 4.870 orang, terdiri dari 1.922 orang (39%) masih dalam pemantauan dan 2.948 orang (61%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku
Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 57.507 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 4.137 orang
(7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 53.370 orang (93%).
(Merauke). Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Bangun Nawoko selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sektor Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke jajaran Satuan Tugas maupun Satuan Komando Kewilayahan yang berada di wilayah perbatasan, Minggu (17/5/2020).
Kunjungan kerja perdana Danrem Merauke didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 174/ATW Ny. Renny Bangun Nawoko, Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ATW Kolonel Kav Ketut Adi Suasta Putra, dan para Kasi Korem 174/ATW.
Danrem 174/ATW Merauke Kolonel Inf Bangun Nawoko beserta rombongan mengunjungi Pos Kout Sota dan Koramil 1707-16/Sota serta Pos Samleber dan Pos Wamp Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad, untuk melihat secara langsung kondisi prajurit yang berada di garis terdepan dalam mempertahankan kedaulatan negara.
Danrem 174 Merauke Kolonel Inf Bangun Nawoko (Alumni Akmil 1992) juga menyerahkan secara simbolis bingkisan lebaran dari Kasad kepada segenap Prajurit Satgas Pamtas dan Komando Kewilayahan yang berada di jajaran Korem 174/ATW.
Dalam kunjungan tersebut, Kolonel Inf Bangun Nawoko menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk ucapan terima kasih atas perhatian pimpinan yang sangat besar kepada prajurit yang bertugas menjaga perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Untuk itu, tetap jaga kesehatan, kekompakan dan selalu berbuat baik terhadap masyarakat di sekitar kalian,” pesannya. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 memasuki fase krusial dengan lima wakil Asia resmi angkat koper lebih awal, menyisakan harapan hanya bagi dua tim lainnya yang...
Sumbawanews.com,- Pertandingan antara Kroasia dan Ghana di Stadion Philadelphia, Minggu, 28 Juni 2026, pukul 04.00 WIB, bakal menentukan nasib kedua tim di fase grup...
Sumbawanews.com,- Pemerintah Amerika Serikat resmi mencabut larangan penggunaan Claude Mythos 5, model kecerdasan buatan paling canggih buatan Anthropic, dua pekan setelahnya diblokir total. Akses...
Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 memperlihatkan kekuatan tak terduga dari klub kecil: Sunderland. Meski bukan nama besar di kancah Eropa, lima pemain asal The Black...